Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Pentingnya
Mengetahui Minat
Bakat Sejak Dini
Seta A. Wicaksana, M.Psi., Psikolog
Humanika Edukasi Indonesia
Seta A. Wicaksana, M.Psi., Psikolog
• Pembina Yayasan Humanika Edukasi Indonesia
• Pendiri dan Direktur Humanika Consultin...
PENGERTIAN BAKAT
• potensi  bawaan sejak lahir
• kemampuan khusus  Menguasai
Hal tertentu lebih cepat
• Sifatnya potensi...
Dimensi Bakat
Dimensi Bakat :
1.Dimensi Perseptual
2.Dimensi psikomotorik
3.Dimensi Intelektual
Dimensi Bakat
1. Dimensi Perseptual :
kemampuan dalam
mengadakan persepsi
maupun faktor :
- kekuatan individu
- perhatian
...
Dimensi Bakat
2. Dimensi psikomotorik
dalam memperoleh
ketrampilan, meliputi :
• Kekuatan
• Impuls
• Kecepatan gerak
• Ket...
Dimensi Bakat
3. Dimensi Intelektual :
kemampuan yang
berimplikasikan
sangat luas,meliputi
faktor :
• Ingatan
• Evaluatif
...
9
KECERDASAN SEBAGAI BAKAT
Ruang lingkup kecerdasan :
• Kecerdasan dapat dilihat
sebagai bakat yang
memungkinkan seseorang...
10
KECERDASAN SEBAGAI BAKAT
8 kecerdasan Majemuk :
– Kecerdasan Linguistik
– Kecerdasan Logis-
matematis
– Kecerdasan Spas...
Pervalensi atau angka kejadian
tingkat IQ dalam Populasi dunia
• 130+ – Sangat superior – 2.2%
• 120-129 – Superior – 6.7%...
IDENTIFIKASI BAKAT
Pentingnya Bakat Diidentifikasi
• Sebagai dasar dalam pemberian pendidikan
dan latihan berkenaan dengan...
Mengidentifikasi Bakat
• Dengan tes bakat (aptitude test)
• Dengan observasi terhadap minat Seseorang yang
punya bakat dlm...
FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI
PERKEMBANGAN BAKAT
• Pengaruh unsur genetik, khususnya yang
berkaitan dengan fungsi otak bila dom...
PRINSIP YANG HARUS DIMILIKI
UNTUK MENGEMBANGAN BAKAT
• Perlu keberanian
• Harus selalu berlatih
• Membutuhkan
lingkungan y...
KEPRIBADIAN
• Manusia dilahirkan berkembang
tidak ada yang sama
satu sama lain
Kepribadian menunjukkan ciri-ciri
yang unik
KEPRIBADIAN
KEPRIBADIAN :
Sistem yang dinamis dari sifat, sikap,
dan kebiasaan yang menghasilkan
tingkat konsistensi indi...
Big Five Personality
• Openness (O) to Experience/Intellect merupakan dimensi yang mengukur tingkat
penyesuaian seseorang....
• Agreeableness (A) merupakan dimensi yang mengukur tingkat keramahan
seseorang. Orang dengan nilai Agreeableness yang tin...
MINAT
Minat objek ketertarikan
Perilaku perhatian minat
MINAT
 Faktor yang mempengaruhi
minat
a)Stimulus : kekuatan objek
menimbulkan ketertarikan
b)Individu :
- kuat atau lemah...
RIASEC MODEL
Realistic.
• Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk
memilih lapangan kerja yang berorientasi kepada
pene...
Investigative
• Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk
memilih pekerjaan yang bersifat akademik. Ciri-cirinya
adalah ...
Artistic
• Tipe model orientasi ini memiliki
kecenderungan berhubungan dengan
orang lain secara tidak langsung,
bersifat s...
Social
• Tipe model ini memiliki kecenderungan
untuk memilih lapangan pekerjaan yang
bersifat membantu orang lain. Ciri-ci...
Enterpreneur
• Tipe model ini memiliki cirri khas
diantaranya menggunakan ketrampilan-
ketrampilan berbcara dalam situasi
...
Conventional
• Tipe model ini pada umumnya memiliki
kecenderungan untuk terhadap kegiatan
verbal, ia menyenangi bahasa yan...
Kepribadian, Bakat, dan Minat
Kepribadian : perilaku khas yang mengarah
pada kebiasaan belajar
Bakat : kemampuan khusus ...
Belajar dan Berbagi untuk Indonesia
Lebih Baik
Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini
Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini
Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini
Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini
You’ve finished this document.
Download and read it offline.
Upcoming SlideShare
15 the role of service in the hospitality industry
Next
Upcoming SlideShare
15 the role of service in the hospitality industry
Next
Download to read offline and view in fullscreen.

5

Share

Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini

Download to read offline

"Mastering Yourself is True Power"
- Lao Tzu

Pentingnya mengetahui minat bakat sejak dini

  1. 1. Pentingnya Mengetahui Minat Bakat Sejak Dini Seta A. Wicaksana, M.Psi., Psikolog Humanika Edukasi Indonesia
  2. 2. Seta A. Wicaksana, M.Psi., Psikolog • Pembina Yayasan Humanika Edukasi Indonesia • Pendiri dan Direktur Humanika Consulting • Trainer, Psikolog, karir Konselor dan Assessor di Humanika Consulting • Pengembang Alat Tes minat bakat BRIGHT dan Sistem Tes Psikologi berbasis aplikasi HITS dan HABIT • Narasumber di Radio DFM 103,4FM • Dosen Tetap Fakultas Psikologi Universitas Pancasila • Sedang mengikuti tugas belajar Doktoral (S3) di Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila Bidang MSDM • Lulusan Fakultas Psikologi S1 dan S2 Universitas Indonesia • Lulusan sekolah ikatan dinas Akademi Sandi Negara (Ilmu matematika dan komputer)
  3. 3. PENGERTIAN BAKAT • potensi  bawaan sejak lahir • kemampuan khusus  Menguasai Hal tertentu lebih cepat • Sifatnya potensi masih perlu dikembangkan • karakteristik unik individu yang membuatnya mampu melakukan suatu aktivitas dan tugas secara mudah dan sukses
  4. 4. Dimensi Bakat Dimensi Bakat : 1.Dimensi Perseptual 2.Dimensi psikomotorik 3.Dimensi Intelektual
  5. 5. Dimensi Bakat 1. Dimensi Perseptual : kemampuan dalam mengadakan persepsi maupun faktor : - kekuatan individu - perhatian - orientasi waktu - Luasnya daerah persepsi - Kecepatana persepsi
  6. 6. Dimensi Bakat 2. Dimensi psikomotorik dalam memperoleh ketrampilan, meliputi : • Kekuatan • Impuls • Kecepatan gerak • Ketelitian • Koodinasi • Keluwesan
  7. 7. Dimensi Bakat 3. Dimensi Intelektual : kemampuan yang berimplikasikan sangat luas,meliputi faktor : • Ingatan • Evaluatif • Berfikir konvergen • Berpikir divirgen
  8. 8. 9 KECERDASAN SEBAGAI BAKAT Ruang lingkup kecerdasan : • Kecerdasan dapat dilihat sebagai bakat yang memungkinkan seseorang menguasai kemampuan tertentu atas aneka macam ketrampilan. • Kecerdasan sebenarnya merupakan kemampuan untuk menangkap situasi baru serta kemampuan untuk belajar dari pengalaman masa lalu.
  9. 9. 10 KECERDASAN SEBAGAI BAKAT 8 kecerdasan Majemuk : – Kecerdasan Linguistik – Kecerdasan Logis- matematis – Kecerdasan Spasial – Kecerdasan Musikal – Kecerdasan Kinestetik- jasmani – Kecerdasan Antar pribadi – Kecerdasan Intrapribadi – Kecerdasan Naturalis
  10. 10. Pervalensi atau angka kejadian tingkat IQ dalam Populasi dunia • 130+ – Sangat superior – 2.2% • 120-129 – Superior – 6.7% • 110-119 – Rata-rata plus – 16.1% • 90-109 – Rata-rata – 50% • 80-89 – Rata-rata minus – 16.1% • 70-79 – Garis batas – 6.7% • Below 70 – Sangat rendah – 2.2%
  11. 11. IDENTIFIKASI BAKAT Pentingnya Bakat Diidentifikasi • Sebagai dasar dalam pemberian pendidikan dan latihan berkenaan dengan bakat. • Sebagai dasar dalam pengembangan karir • Sebagai dasar dalam pemilihan individu- individu dalam bidang tertentu.
  12. 12. Mengidentifikasi Bakat • Dengan tes bakat (aptitude test) • Dengan observasi terhadap minat Seseorang yang punya bakat dlm bidang tertentu mempunyai minat yang kuat dalam bidang tersebut. • Dengan pengalaman atau latihan Seseorang yang punya bakat dalam bidang musik ketika dirinya diberi kesempatan untuk belajar bermain musik cenderung menampakkan hasil.
  13. 13. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN BAKAT • Pengaruh unsur genetik, khususnya yang berkaitan dengan fungsi otak bila dominan otak sebelah kiri , bakatnya sangat berhubungan dengan masalah verbal, intelektual, teratur, dan logis dan bila dominan dengan otak kanan berhubungan dengan masalah spasial, non verbal, estetik, artistik serta atletis • Latihan: Bakat adalah sesuatu yang sudah dimiliki secara alamiah, yang mutlak memerlukan latihan untuk membangkitkan dan mengembangkannya. • Lingkungan, Lingkungan mempengaruhi motivasi untuk mengembangkan nakat • Struktur tubuh mempengaruhi bakat seseorang. Seorang yang bertubuh atletis akan memudahkannya menggeluti bidang olah raga atletik.
  14. 14. PRINSIP YANG HARUS DIMILIKI UNTUK MENGEMBANGAN BAKAT • Perlu keberanian • Harus selalu berlatih • Membutuhkan lingkungan yg kondusif • Perlu memahami hambatan dan mengatasinya
  15. 15. KEPRIBADIAN • Manusia dilahirkan berkembang tidak ada yang sama satu sama lain Kepribadian menunjukkan ciri-ciri yang unik
  16. 16. KEPRIBADIAN KEPRIBADIAN : Sistem yang dinamis dari sifat, sikap, dan kebiasaan yang menghasilkan tingkat konsistensi individu yang beragam Bagi remaja : saat mengembangkan identitas diri Kemampuan memilih dan mengambil keputusan : belajar, pekerjaan, orientasi, seksual, dan filsafat hidup
  17. 17. Big Five Personality • Openness (O) to Experience/Intellect merupakan dimensi yang mengukur tingkat penyesuaian seseorang. Jika nilai Openness Anda tinggi, maka Anda cenderung terbuka terhadap ide-ide baru, Anda mudah bertoleransi terhadap perubahan dan senang dengan pengalaman-pengalaman baru. Jika nilai Openness Anda rendah, maka Anda bisa digolongkan ke dalam golongan Closed-Minded yang berarti cenderung tertutup dengan ide-ide baru. • Conscientiousness (C) merupakan dimensi yang mengukur tingkat kehati-hatian seseorang. Jika nilai Conscientiousness Anda tinggi, maka Anda cenderung mengerjakan sesuatu dengan berhati-hati. Orang dengan Conscientiousness merupakan orang yang terorganisir serta disiplin karena sifat hati-hatinya itu. Jika nilai Conscientiousness Anda rendah, maka Anda masuk ke golongan Disorganized yang berarti cenderung tidak teratur atau kacau. • Extraversion (E) merupakan dimensi yang mengukur tingkat keterbukaan seseorang. Pernah dengar tentang Ekstrovert dan Introvert? Dimensi ini merupakan dimensi yang membahas hal tersebut. Jika nilai Extraversion Anda tinggi, maka Anda adalah orang yang memiliki tingkat sosial tinggi, senang berinteraksi serta bersahabat. Sebaliknya, nilai Extraversion yang rendah menunjukkan bahwa orang tersebut masuk ke golongan Introverted dimana orang ini cenderung tenang dan tidak memiliki tingkat motivasi yang tinggi dalam bergaul.
  18. 18. • Agreeableness (A) merupakan dimensi yang mengukur tingkat keramahan seseorang. Orang dengan nilai Agreeableness yang tinggi biasanya digambarkan dengan seseorang yang suka membantu, pemaaf dan penyayang. Nilai Agreeableness yang rendah menunjukkan bahwa orang tersebut masuk ke golongan Disagreeable, orang dengan tipe ini merupakan orang yang senang memberikan kritik, susah diajak kerjasama karena sifat kritisnya tersebut. • Neuroticism (N) merupakan dimensi yang mengukur tingkat kecemasan seseorang. Orang dengan nilai Neuroticism yang tinggi cenderung lebih mudah merasa kuatir dalam hidupnya, secara emosional labil dan mudah merasa tidak aman. Karena rasa khawatirnya tersebut, orang seperti ini sering mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan dan komitmen. Nilai Neuroticism yang rendah masuk ke golongan Calm / Relaxed yang membuat orang dengan tipe ini cenderung lebih gembira dan puas terhadap hidup dibandingkan orang dengan Neuroticism yang tinggi karena memiliki sifat yang tenang dan rileks. Big Five Personality
  19. 19. MINAT Minat objek ketertarikan Perilaku perhatian minat
  20. 20. MINAT  Faktor yang mempengaruhi minat a)Stimulus : kekuatan objek menimbulkan ketertarikan b)Individu : - kuat atau lemahnya indera - individu yang menentukan
  21. 21. RIASEC MODEL Realistic. • Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk memilih lapangan kerja yang berorientasi kepada penerapan. Ciri-cirinya yaitu; mengutamakan kejantanan, kekuatan otot, ketrampilan fisik, mempunyai kecakapan, dan koordinasi motorik yang kuat, kurang memiliki kecakapan verbal, konkrit, bekerja praktis, kurang memiliki ketrampilan social, serta kurang peka dalam hubungan dengan orang lain. • Orang model orientasi realistis dalam lingkungan nyatanya selalu ditandai dengan tugas-tugas yang konkrit, fisik, eksplisit yang memberikan tantangan bagi penghuni lingkungan ini. Untuk dapat memecahkan masalah yang lebih efektif seringkali memerlukan bentuk-bentuk kecakapan, gerakan, dan ketahanan tertentu. Diantaranya kecakapan mekanik, ketahanan dan gerakan fisikuntuk berpindah-pindah dan seringkali berada diluar gedung.Sifat-sifat yang nampak dengan jelas dari tuntutan-tuntutan lingkungan menciptakan kegagalan dan keberhasilan. • Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah, operator mesin/radio, sopir truk, petani, penerbang, pengawas bangunan, ahli listrik, dan pekerjaan lain yang sejenis.
  22. 22. Investigative • Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk memilih pekerjaan yang bersifat akademik. Ciri-cirinya adalah memiliki kecenderungan untuk merenungkan daripada mengatasinya dalam memecahkan suatu masalah, berorientasi pada tugas, tidak sosial. Membutuhkan pemahaman, menyenangi tugas-tugas yang bersifat kabur, memiliki nilai-nilai dan sikap yang tidak konvensional dan kegiatan-kegiatanya bersifat intraseptif. • Orang model orientasi intelektual dalam lingkungan nyatanya selalu ditandai dengan tugas yang memerlukan berbagai kemampuan abstrak, dan kreatif. Bukan tergantung kepada pengamatan pribadinya. Untuk dapat memecahkan masalah yang efektif dan efisien diperlukan intelejensi, imajinasi, serta kepekaan terhadap berbagai masalah yang bersifat intelektual dan fisik. Kriteria keberhasilan dalam melaksanakan tugas bersifat objektif dan bisa diukur, tetapi memerlukan waktu yang cukup lama dan secara bertahap. Bahan dan alat serta perlengkapan memerlukan kecakapan intelektual daripada kecakapan manual. Kecakapan menulis mutlak dipelihara dalam oreientasi ini. • Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah, ahli fisika, ahli biologi, kimia, antropologi, matematika, pekerjaan penelitian, dan pekerjaan lain yang sejenis. RIASEC MODEL
  23. 23. Artistic • Tipe model orientasi ini memiliki kecenderungan berhubungan dengan orang lain secara tidak langsung, bersifat sosial dan sukar menyesuaikan diri. • Orang model orientasi artistic ini ditandai dengan berbagai macam tugas dan masalah yang memerlukan interpretasi atau kreasi bentuk-bentuk artistic melalui cita rasa, perasaan dan imajinai.Dengan kata lain, orientasi artistic lebih menitikberatkan menghadapi keadaan sekitar dilakukan dengan melalui ekspresi diri dan menghindari keadaan yang bersifat intrapersonal, keteraturan, atau keadaan yang menuntut ketrampilan fisik. • Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah, ahli musik, ahli drama, pencipta lagu, penyair, dan pekerjaan lain yang sejenis. RIASEC MODEL
  24. 24. Social • Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk memilih lapangan pekerjaan yang bersifat membantu orang lain. Ciri-ciri dari tipe model ini adalah pandai bergaul dan berbicara, bersifat responsive, bertanggung jawab, kemanusiaan, bersifat religiusm membutuhkan perhatian, memiliki kecakapan verbal, hubungan antarpribadi, kegiatan-kegiatan rapi dan teratur, menjauhkan bentuk pemecahan masalah secara intelektual, lebih berorientasi pada perasaan. • Orang model orientasi sosial memiliki ciri- ciri kebutuhan akan kemampuan untuk menginterpretasi dan mengubah perilaku manusia, serta minat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Secara umum orientasi kerja dapat menimbulkan rasa harga diri dan status. • Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah, guru, pekerja sosial, konselor, misionari, psikolog klinik, terapis, dan pekerjaan lain yang sejenis. RIASEC MODEL
  25. 25. Enterpreneur • Tipe model ini memiliki cirri khas diantaranya menggunakan ketrampilan- ketrampilan berbcara dalam situasi dimana ada kesempatan untuk menguasai orang lain atau mempengaruhi orang lain, menganggap dirinya paling kuat, jantan, mudah untuk mengadakan adaptasi dengan orang lain, menyenangi tugas-tugas sosial yang kabur, perhatian yang besar pada kekuasaan, status dan kepemimpinan, agresif dalam kegiatan lisan. • Orang model orientasi usaha ditandai dengan berbagai macam tugas yang menitikberatkan kepada kemampuan verbal yang digunakan untuk mengarahkan dan mempengaruhi orang lain. • Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah, pedagang, politikus, manajer pimpinan eksekutif perusahaan, perwakilan dagang, dan pekerjaan lain yang sejenis. RIASEC MODEL
  26. 26. Conventional • Tipe model ini pada umumnya memiliki kecenderungan untuk terhadap kegiatan verbal, ia menyenangi bahasa yang tersusun baik, numerical (angka) yang teratur, menghindari situasi yang kabur, senang mengabdi, mengidentifikasikan diri dengan kekuasaaan, memberi nilai yang tinggi terhadap status dan kenyataan materi, mencapai tujuan dengan mengadaptasikan dirinya ketergantungan pada atasan. • Individu yang memiliki model orientasi konvensional pada lingkungan nyatanya ditandai dengan berbagai macam tugas dan pemecahan masalah yang memerlukan suatu proses informasi verbal dan matematis secara kontinu, rutin, konkrit, dan sistematis. Berhasilnya dalam pemecahan masalah akan nampak dengan jelas dan memerlukan waktu yang relative singkat. • Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah, kasir, statistika, pemegang buku, pegawai arsip, pegawai bank, dan pekerjaan lain yang sejenis. RIASEC MODEL
  27. 27. Kepribadian, Bakat, dan Minat Kepribadian : perilaku khas yang mengarah pada kebiasaan belajar Bakat : kemampuan khusus yang memerlukan pengembangan melalui pendidikan dan latihan Minat : ketertarikan yang menimbulkan perhatian untuk dapat berprestasi
  28. 28. Belajar dan Berbagi untuk Indonesia Lebih Baik
  • dewirosdiana1

    Apr. 19, 2018
  • DebbyWidjaja

    Jan. 6, 2018
  • abdillahfuad

    Jul. 17, 2017
  • DewiNovita5

    Jun. 30, 2017
  • adeputrapl

    Apr. 13, 2017

"Mastering Yourself is True Power" - Lao Tzu

Views

Total views

2,496

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

3

Actions

Downloads

141

Shares

0

Comments

0

Likes

5

×