ATTITUDE SCALECONSTRUCTIONwww.humanikaconsulting.com
SIKAPMengapa Sikap ?:- Suatu predisposisi (perilaku), konsep paling klasik  dalam pengukuran di bidang sosial – prinsip da...
SIKAP- Direct or indirect method ?Misal : mengapa tidak tanya langsung: bagaimana sikap anda terhadap Aborsi ?Persoalan de...
SIKAP & PERILAKU Definisi: (dalam Azwar. 1988) Suatu pola perilaku, tendensi atau kesiapan antisipatif,  predisposisi un...
TEORI SIKAP Sikap NILAI OPINI
Variabel                                           Variabel denpenden yang dapat diukurindenpenden              Variabel i...
BehavioralBeliefs &         Attitudeoutcomes          toward theevaluation        behaviorNormativeBeliefs &         Subje...
ATTITUDE STATEMENT13 Kriteria Informal Edward1. Jangan menulis pernyataan yang membicarakan mengenai    kejadian yang tela...
ATTITUDE STATEMENT13 Kriteria Informal Edward5. Jangan menulis pernyataan yang sangat besar    kemungkinannya akan disetuj...
ATTITUDE STATEMENT13 Kriteria Informal Edward9. Setiap pernyataan berisi satu ide (gagasan) yang lengkap10. Pernyataan yan...
QUESTION AND STATEMENT - Beda antara “pertanyaan”dan “pernyataan Harap dibedakan antara kuesioner yang berisi  pertanyaa...
SKALA SIKAPATAU SKALA (KONSTRUKS) PSIKOLOGIK LAIN :         BELIEF, NILAI, TRAIT, DLL     STIMULUS:                       ...
PERANCANGAN SKALA SIKAP1. Penentuan tujuan (skala) apa yang akan   diukur  sikap, belief, nilai, trait tertentu,   kecend...
BATASAN KOMPONEN OBJEK SIKAP             (MATRIKS)Ranah/aspek          Komponen         Jumlah aspek A kognitif   afektif ...
KONTINUM:                FISIK VS PSIKOLOGISContinum : suatu rangkaian atau deretan suatu pengukuran  yang tersusun menuru...
BAGAIMANA DENGAN SKALA PSIKOLOGIS ?Misal: berat kita dekati dengan “Judgement” - 5 orang secara  bergantian mengurutKemudi...
PERNYATAAN SIKAPSerangkaian kalimat yang mengatakan sesuatumengenai objek sikap yang hendak diungkap
Likert scale   Method of summated ratingsAsumsI:1. Skor (Kontinum interval) adalah pada pada tingkat total skor,   bukan p...
Likert scale        Method of summated ratings5. Jawaban yang diberikan oleh individu yang mempunyai sikap +   harus diber...
LANGKAH PEMBUATAN SKALA LIKERT:1. Rumuskan skala sikap yang ingin dikembangkan (gunakan teori   yang jelas, indikator sika...
REFERENCE Edward, A (1957), Technique of Attitude Scale . New York:  Appleton-Centur y -Crof,Inc Azwar, Saifuddin. (1988...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Attitude scale construction

1,372 views

Published on

Bahan Diskusi Kuliah Pembuatan Alat Ukur Psikologi

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,372
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
54
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Attitude scale construction

  1. 1. ATTITUDE SCALECONSTRUCTIONwww.humanikaconsulting.com
  2. 2. SIKAPMengapa Sikap ?:- Suatu predisposisi (perilaku), konsep paling klasik dalam pengukuran di bidang sosial – prinsip dan pengukuran kemudian banyak juga diterapkan ke hal lain: belief, nilai, bahkan test-test kepribadian (traits)- Masalahnya :Definisi & konsep Sikap : beragam tergantung theoretical ApproachPenskalaan (scaling) - scale construction
  3. 3. SIKAP- Direct or indirect method ?Misal : mengapa tidak tanya langsung: bagaimana sikap anda terhadap Aborsi ?Persoalan dengan direct: tidak mau terus terang, takut di”hukum”, terlalu global, tidak terlalu mengerti dengan konsep yang ditanya.Ada usulan untuk melihat manifestasi sikap dg perilaku langsung.Studi La Piere (1934) – hubungan sikap perilaku --- tidak langsung
  4. 4. SIKAP & PERILAKU Definisi: (dalam Azwar. 1988) Suatu pola perilaku, tendensi atau kesiapan antisipatif, predisposisi untuk menyesuaikan diri dalam situasi sosial, atau secara sederhana, sikap adalah respons terhadap stimuli sosial yang telah terkondisi ÀTTITUDE STATEMENT
  5. 5. TEORI SIKAP Sikap NILAI OPINI
  6. 6. Variabel Variabel denpenden yang dapat diukurindenpenden Variabel interveningyang dapatdiukur Respons syaraf simpatis AFEK Pernyatnaan lisan tentang afek Respon PerseptualSTIMULUS (individu,situasi, issu, sosial, Pernyataan Lisan SIKAP Kognisikelompok, dan obyek tentang keyakinansikap lainnya) Tindakan yang tampak Perilaku Pernyatan lisan mengenai perilaku Konsepsi skematik Rosenberg & Hovlan mengenai sikap (adaptasi Fisben & Ajzen, 1975
  7. 7. BehavioralBeliefs & Attitudeoutcomes toward theevaluation behaviorNormativeBeliefs & Subjective BehavioralMotivation to Intention Behavior NormcomplyBeliefs aboutease or Perceiveddifficulty of Behavioralcontrol Controlbehavior Theory of Planned Behavior (Ajzen, 1985)
  8. 8. ATTITUDE STATEMENT13 Kriteria Informal Edward1. Jangan menulis pernyataan yang membicarakan mengenai kejadian yang telah lewat kecuali kalau obyek sikapnya berkaitan dengan masa lalu.2. Jangan menulis pernyataan yang berupa fakta ataupun dapat ditafsirkan sebagai fakta3. Jangan menulis pernyataan yang dapat menimbulkan lebih dari satu penafsiran4. Jangan menulis pernyataan yang tidak relevan dengan obyek psikologisnya
  9. 9. ATTITUDE STATEMENT13 Kriteria Informal Edward5. Jangan menulis pernyataan yang sangat besar kemungkinannya akan disetujui oleh hampir semua orang atau bahkan hampir tak seorangpun akan menyetujuinya6. Pilihlah pernyataan-pernyataan yang diperkirakan akan mencakup keseluruhan liputan skala afektif yang diinginkan7. Usahakan agar setiap pernyataan dditulis dalam bahasa yang sederhana, jelas, lugas dan langsung. Jangan menuliskan pernyatatan dengan menggunakan kalimat - kalimat yang rumit8. Setiap pernyataan hendaknya ditulis ringkas dengan menghindari kata-kata yang tidak diperlukan dan tidak akan memperjelas isi pernyataan.
  10. 10. ATTITUDE STATEMENT13 Kriteria Informal Edward9. Setiap pernyataan berisi satu ide (gagasan) yang lengkap10. Pernyataan yang berisi unsur universal seperti “Tidak pernah”, “semuanya”, “selalu”, “tak seorangpun”, dan semacamnya , seringkali menimbulkan penafsiran yang berbeda-beda dan karenanya sedapat mungkin dihindari.11. Kata-kata seperti “hanya”, “sekedar”, “semata -mata”, dan semacamnya harus digunakan seperlunya saja dan dengan berhati-hati agar tidak menimbulkan kesalahan penafsiran isi pernyataan.12. Jangan menggunakan kata atau istilah yang mungkin tidak dapat dimengerti oleh para responden13. Hindarkan pernyataan yang berisi kata negatif ganda
  11. 11. QUESTION AND STATEMENT - Beda antara “pertanyaan”dan “pernyataan Harap dibedakan antara kuesioner yang berisi pertanyaan dan pernyataanPERTANYAAN Vs PERNYATAAN_ Memerlukan jawaban -Memerlukan “respon”- Lebih obyektif; misal -Lebih Subyektifmenyangkut fakta - dirancang untuk membentuk- tidak dirancang untuk suatu “SCALE”membentuk skala (bisaberupa aitem-aitem - perlu perhitungan validitas,terpisah) reliabilitas (analisa item)-Tidak perlu analisa item
  12. 12. SKALA SIKAPATAU SKALA (KONSTRUKS) PSIKOLOGIK LAIN : BELIEF, NILAI, TRAIT, DLL STIMULUS: TEKNIK PERNYATAAN- PENSCALAAN PERNYATAAN Terdiri dari Multiple item SCALE
  13. 13. PERANCANGAN SKALA SIKAP1. Penentuan tujuan (skala) apa yang akan diukur  sikap, belief, nilai, trait tertentu, kecenderungan lainnya – Konstruk apa yang ingin diukur2. Perjelas konsep, batasan, pendekatan teori3. Definisi secara operasional dalam bentuk indikator perilaku - Pembatasan konsep sikap4. Penentuan dan pembatasan obyek sikap
  14. 14. BATASAN KOMPONEN OBJEK SIKAP (MATRIKS)Ranah/aspek Komponen Jumlah aspek A kognitif afektif konatif aspek B aspek C aspek D …dst
  15. 15. KONTINUM: FISIK VS PSIKOLOGISContinum : suatu rangkaian atau deretan suatu pengukuran yang tersusun menurut atura (order) tertentu.Tujuan : scale adalah untuk mengurut “obyek”Mulai dari rendah – tinggi, misal :cm, kg (dalam kontinum fisik) -- misal kita perlu “scale”(timbangan berat adan misalnya) Obyektif -- SKALA FISIK Sangat akurat, valid, reliabel
  16. 16. BAGAIMANA DENGAN SKALA PSIKOLOGIS ?Misal: berat kita dekati dengan “Judgement” - 5 orang secara bergantian mengurutKemudian dirata-rata : perkiraan subyektif dibuat kontinum- SKALA PSIKOLOGIS
  17. 17. PERNYATAAN SIKAPSerangkaian kalimat yang mengatakan sesuatumengenai objek sikap yang hendak diungkap
  18. 18. Likert scale Method of summated ratingsAsumsI:1. Skor (Kontinum interval) adalah pada pada tingkat total skor, bukan pada item.2. Item dianggap ordinal3. Setiap item yang ditulis harus dapat dikategorikan sebagai item favorable atau unfavorable4. Sehingga nilai skala dari masing-masing item tidak dinilai dari nilai stimulusnya seperti pada thurstone, tapi dari distribusi respons
  19. 19. Likert scale Method of summated ratings5. Jawaban yang diberikan oleh individu yang mempunyai sikap + harus diberi bobot (skor) yang lebih tinggi dibanding individu yang mempunyai sikap negatif6. Karena skor total merupakan indikasi sikap + atau -, karenanya item-item yang membentuknya harus “selaras”dengan kecenderungan total skor7. Sehingga pernyataan-pernyataan yang baik harus berkorelasi dengan total skor (internal consistency)8. Item yang bagus juga harus bisa membedakan antara respson + dengan respon -
  20. 20. LANGKAH PEMBUATAN SKALA LIKERT:1. Rumuskan skala sikap yang ingin dikembangkan (gunakan teori yang jelas, indikator sikap, dimensi dan ranah (kognitif, afeksi, konatif)2. Gunakan 13 kriteria informal Penulisan Item dari Edwards3. Siapkan kurang lebih 5 atau 6 kali dari jumlah item yang direncanakan akan digunakan dalam skala4. Lakukan uji coba pada sejumlah subyek5. Hitung nilai t (indeks discriminasi)6. Atau hitung nilai korelasi item-total pada menu reliabilitas di SPSS7. Pilih item yang r dan t nya tinggi
  21. 21. REFERENCE Edward, A (1957), Technique of Attitude Scale . New York: Appleton-Centur y -Crof,Inc Azwar, Saifuddin. (1988). Sikap manusia : Teori dan pengukurannya. Yogyakar ta. Pustaka Pelajar. Eagly.A .H & Chaiken,S (1993). The Psychology of Attitude . New York:Harcour t Brace College Publisher. Osgood, Suci & Tanembaum. (1957). Measurement of meaning. Urbana: Univer sity of Illinois

×