Be confident

1,125 views

Published on

Percaya diri mempunyai pengaruh yang besar untuk

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,125
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
47
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Be confident

  1. 1. Be Confident BIMBINGAN KONSELINGSMA ST.CAROLUS SURABAYA
  2. 2. SELF CONFIDENT – SELF ESTEEM Harga diri (SELF ESTEEM) proses evaluasi diri sendiri, yang berkaitan dengan proses penerimaan individu terhadap dirinya. Masa Remaja - peningkatan self esteem – pencarian JATI DIRI/mengenal diri (unik, berbakat dan berkemampuan, berharga.)  sebelum usia 20 th Percaya diri tinggi = Self Esteem tinggi
  3. 3. APA PENTINGNYA?• Maslow (Tokoh Psikologi) mendefinisikan kepercayaan diri merupakan modal dasaruntuk pengembangan dalam aktualisasi diri (memaksimalkan potensi dan kelebihan kita) • Rifki, Mustofa (2008) melakukan penelitian dan hasilnya bahwa ada pengaruh yang positif atau siginifikan antara rasa percaya diri terhadap prestasi belajar siswa di sekolah
  4. 4. • Kurang percaya diri dapat menghambatpengembangan potensi diri  pesimis hadapi tantangan, takut dan ragu-ragu untuk menyampaikan gagasan, bimbang dalammenentukan pilihan dan sering membanding- bandingkan dirinya dengan orang lain • Optimisme adalah faktor atau unsur penting yang harus dimiliki oleh individu yang memiliki kepercayaan diri, sedangkan hal tersebut merupakan pemicu utama dalam pencapaian prestasi atau hasil yang diharapkan
  5. 5. • Dalam pergaulan secara sosial, orang yangkurang mempunyai rasa percaya diri(rendah), akan mengalami kesulitan dalambergaul, titik ekstrimnya terkucil dalamlingkungan sosialnya.• Kodrat manusia sebagai mahkluk sosial timbul masalah SEBERAPA PERCAYA DIRIKA
  6. 6. BAGIAN 1 SKOR KETERANGAN 4 Selalu (SL) 3 Sering (SR) 2 Kadang-Kadang (K) 1 Tidak Pernah (TP) BAGIAN 2 SKOR KETERANGAN 1 Selalu (SL) 2 Sering (SR) 3 Kadang-Kadang (K) 4 Tidak Pernah (TP)
  7. 7. Skor Kriteria149-184 Penuh rasa percaya diri Memiliki rasa percaya diri112-148 tinggi Memiliki rasa percaya diri75-111 sedang Memiliki rasa percaya diri 37-74 rendah Tidak memiliki rasa 0-36 percaya diri
  8. 8. Pada dasarnya batu permata dulunya penampakannya seperti batu biasa pada umumnya, tapi dia bersedia mau ditempa sampaikesekian kalinya hingga sakit dan akhirnya dia berkilau dan menjadi batu yang “mahal” harganya.
  9. 9. Be Confident BIMBINGAN KONSELINGSMA ST.CAROLUS SURABAYA
  10. 10. APA PENTINGNYA?• Maslow (Tokoh Psikologi) mendefinisikan kepercayaan diri merupakan modal dasaruntuk pengembangan dalam aktualisasi diri (memaksimalkan potensi dan kelebihan kita) • Rifki, Mustofa (2008) melakukan penelitian dan hasilnya bahwa ada pengaruh yang positif atau siginifikan antara rasa percaya diri terhadap prestasi belajar siswa di sekolah
  11. 11. • Kurang percaya diri dapat menghambatpengembangan potensi diri  pesimis hadapi tantangan, takut dan ragu-ragu untuk menyampaikan gagasan, bimbang dalammenentukan pilihan dan sering membanding- bandingkan dirinya dengan orang lain • Optimisme adalah faktor atau unsur penting yang harus dimiliki oleh individu yang memiliki kepercayaan diri, sedangkan hal tersebut merupakan pemicu utama dalam pencapaian prestasi atau hasil yang diharapkan
  12. 12. “L” merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Sejak dia dibangku sekolah dasar dia menjadiKASUS siswa berprestasi, sehingga rumahnya berjejer piala-piala yang tak terhitung banyaknya. Dalam pergaulan dia termasuk siswa yang populer di kalangan teman-temannya dan para guru. Tak ayal selain karena telah menyabet berbagai prestasi , dalam pergaulan “L” mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Dan sampai dengan saat ini dia duduk di bangku kelas XI SMA, dia menjadi seorang gadis yang menarik, karena “L” ternyata multitalent. Berbagai kegitan sekolah, “L” ditunjuk sebagai panitianya. Sahabatnya sangat banyak, dan dia menjadi jujukan teman-temannya yang sedang alami masalah.
  13. 13. REMAJA – SELF ESTEEM TINGGI 1. Mandiri (berani membuat keputusan dan pilihan sendiri) 2. Mau menerima tanggung jawab (mau mengambil dan bertindak dg penuh keyakinan tgs yg diberikan) 3. Merasa bangga akn prestasinya dan dirinya akan apa yg dicapainya (tahu kelebihan, bakat, minatnya dan bangga dg dirinya) 4. Hadapi tantangan baru dg antusias
  14. 14. 5. Menunjukkan sederet perasaan dan emosi yg luas (tertawa, sedih, tan menangis, kasih sayang scrla nju spontan dan terbuka) 6. Menoleransi frustasi/kegagalan dg baik (tidak stress berkepanjangan/depresi, move on) 7. Merasa mampu mempengaruhi org lain (percaya diri akan kesan yg diperolehnya dr org lain dan bisa mempengarhui org disekitarnya)
  15. 15. “R” anak pertama dari dua bersaudara. Ketika SMP nilai akademik “R” tergolong rata-rata. NamunKASUS ketika di kelas X SMA “R” berubah total. Nilai-nilai “R” menurun drastis bahkan ketika kenaikan kelas terancam tidak naik. Sejak Rapotan semester 1 kelas X Reiner mulai sering melakukan pelanggaran dan terlambat. Sehingga dia mendapat label “bermasalah” dari gurunya. Di kelaspun “R” selalu ambil bangku paling pojok (depan/belakang), dan sangat minim dalam interaksinya dengan teman-temannya sekelas. “R” menjadi sosok yang sensitif dan mudah sekali tersinggung, shg temannya melabel dirinya “Freak” karena tiba-tiba dia bisa emosi ketika di kelas. “R” secara performence dia kelihatan sangat tidak nyaman dg dirinya, dia tak pernah melepas jaketnya kecuali saat OR.
  16. 16. REMAJA – SELF ESTEEM RENDAH 1. Meremehkan bakatnya sendiri (merasa sll tdk bisa, padahal blm mencoba) 2. Merasa bahwa orang lain tak menghargainya (pny sikap negatif thd dukungan kasih org tua) 3. Merasa tidak berdaya (tdk mau berusaha keras u/ hadapi masalah atau tantangan) 4. Mudah dipengaruhi org lain (perilakunya berubah –ubah mengikuti temannya)
  17. 17. lanjutan5. Menunjukkan deretan emosi dan perasaan yang sempit (tdk sopan, keras kepala, histeria, mogok yg dilakukan berulang)6. Menghindari situasi yg menimbulkan kecemasan7. Menjadi defensif dan mudah frustasi (mudah tersinggung, tdk bs trima kritik, punya dalih u/ tdk melaksanakan tgs)8. Menyalahkan org lain krn kelemahan diri (jrg akui salah/kelemahan, lbh menyalahkan org lain atau situasi)
  18. 18. 4 ASPEK HARGA DIRI 1. Rasa keterikatan akan relasi yang dibangunnya 2. Rasa Unik akan dirinya 3. Rasa berkuasa / punya pengaruh terhadap org disekitarnya 4. Adanya model / idola / panutan 5. Pengakuan (penghargaan) hal positif dari dirinya yang diberikan org lain
  19. 19. PENYEBAB NYADIRI SENDIRI 1.Merasa diri tidak mampu, dan orang lain lebih baik daripada kita  bs jd trauma kegagalan masa lalu 2. Takut dinilai jelek/salah  negatif thinking dari diri sendiri 3. EngganLINGKUNGAN 1. Adanya sikap negatif dari lingkungan ketika kita melakukan kesalahan (kurangnya penghargaan positif) 2. Pengaruh pergaulan teman
  20. 20. AYO TINGKATKAN PD MU 1. Carilah kelebihanmu dan kembangkan terus. Jangan terlalu memikirkan kelemahanmu. 2. Jangan pernah membandingkan dirimu dengan temanmu, bahwa kamu tidak bisa lebih hebat drpd mrka. Tapi berpikirlah sebaliknya, apa yang mereka tidak bisa, tp aku bisa lebih baik 3. Perbaiki diri (penampilan, tutur kata, kebiasaan jelek)  berimbas pada aspek yang lain 4. BERPIKIR POSITIF 5. Tindakan akan mengalahkan ketakutan. Sebaliknya, kebimbangan dan penundaan memupuk rasa takut.”
  21. 21. Jangan Biarkan Permata YangDiberikan Tuhan Kepada Kita, Kembali Menjadi Sebongkah Batu Yang Tersingkirkan, karena Kita Semua INDAH Dan BERHARGA Di Mata-nya. (ANDRIE WONGSO)

×