Paparan penanganan masalah sosial kemasyarakatan

3,802 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,802
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
89
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Untuk menurunkan angka kelahiran Total, kami akan melaksanakan berbagai langkah/upaya strategis sebagai berikut : Peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu memberikan pelayanan KB sesuai dengan standar Pembinaan dan peningkatan kesertaan ber-KB melalui intensifikasi penggarapan pembangunan KB di 10 provinsi penyangga utama Pembinaan Akseptor dan Peningkatan Advokasi-KIE; Pembinaan/pelestarian terhadap akseptor KB untuk meningkatkan jumlah akseptor, dan menurunkan angka DO; Peningkatan distribusi alokon ke Klinik KB/Puskesmas secara optimal; Harmonisasi Kebijakan dan Pendanaan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
  • Paparan penanganan masalah sosial kemasyarakatan

    1. 1. KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM KOORDINASIPENANGANAN MASALAH SOSIAL KEMASYARAKATANOleh : Dra. Eka Yulianti, MScOleh : Dra. Eka Yulianti, MScAsdep PerlindunganAsdep Perlindungan Perempuan danPerempuan dan AnakAnakYogyakarta, 14 Mei 2013Yogyakarta, 14 Mei 2013KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYATKEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYATREPUBLIK INDONESIAREPUBLIK INDONESIA
    2. 2. 2OUT LINEOUT LINE1.1. MASALAH SOSIAL KEMASYARAKATANMASALAH SOSIAL KEMASYARAKATAN2.2. KEMISKINAN/PENGANGGURANKEMISKINAN/PENGANGGURAN3.3. PENDIDIKANPENDIDIKAN4.4. KESEHATANKESEHATAN5.5. KEJAHATANKEJAHATAN
    3. 3. 311
    4. 4. 4• Masalah sosial sebagai suatu kondisi yang mempunyai pengaruhterhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagaisesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai dan yangkarenanya dirasakan perlu untuk ditangani .• Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenisfaktor, yakni antara lain :1. Faktor EkonomiFaktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, pendidikan dll.2. Faktor Sosial BudayaFaktor Sosial Budaya : Kejahatan, kenakalan remaja, dll.3. Faktor Biologis. Faktor Biologis : Kesehatan, Penyakit menular dsb.4. Faktor PsikologisFaktor Psikologis : Penyimpangan, perkosaan, kekerasanterhadap perempuan dan anak dsb.PENGERTIANPENGERTIAN
    5. 5. 5Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat : Sasaran RPJMNPerekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat : Sasaran RPJMN2010 – 20142010 – 2014 Maret 2012-Sept 2012: kemiskinan berkurang 0,54 jt org atau 0,3% per tahun (11.66%), dibandingkandengan penduduk miskin pada Maret 2012 yang sebesar 29,13 juta orang atau 11.96%. Tahun 2012, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun 6.14%, antara tahun 2011-2012, jumlahpengangguran berkurang sebanyak 460 ribu, dan dari 7,70 juta menjadi 7,24 juta. Tahun 2012, pertumbuhan ekonomi sebesar 6.5%, target tahun 2014 sebesar 7.0% - 7.7% Tahun 2012, realisasi pertumbuhan investasi 10.9%, target tahun 2014 sebesar 11.7% - 12.1% Penurunan angka kemiskinan dan angka pengangguran dilakukan melalui penciptaan lapangankerja dengan mendorong realisasi MP3EI serta menjalankan program MP3KI dan mengefektifkanbelanja APBN tepat sasaran dan tepat waktu.REALISASI PERKIRAAN2010 2011 2012 2013 2014Tingkat Kemiskinan (%) 13.33 12.49(Maret)11.96(Maret)11.66(Sept)9.5 – 10.5 8 - 10Tingkat PengangguranTerbuka (TPT) (%)7.14(Agust)6.56(11Agust)- 6.14(12Agust)5.8 - 6 5 - 6Pertumbuhan Ekonomi (%) 6.2 6.5 - 6.5 6.8 - 7.2 7.0 - 7.7Pertumbuhan Investasi (%) 8.5 8.8 - 10.9 12.1 11.7 – 12.1
    6. 6. 6DISPARITAS KEMISKINANMASIH TINGGI - MARET 2012TINGKAT KEMISKINAN RATA-RATA NASIONAL: 11,66%16 PROVINSI MASIH DIATAS RATA-RATA KEMISKINAN NASIONALDAN 17 PROVINSI BERADA DI BAWAH RATA-RATA KEMISKINANNASIONAL
    7. 7. 7INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIATIAP PROVINSI TAHUN 2012Rata-rata IPM Indonesia 2012 (72,77) 15 provinsi diatas rata-rata nasional dan 18 provinsi dibawah rata-rata nasional
    8. 8. 8PERIODE BONUSPERIODE BONUSDEMOGRAFIDEMOGRAFIDalam 10 tahun kedepan, Indonesiadiproyeksikan akanmengalami bonusdemografi, yaitu masadimana jumlah kelompokusia produktif melebihidari usia tidak produktif.Untuk itu, menjaditantangan kita untukbenar-benar mewujudkansistem perlindungansosial yang handal agarkualitas pendudukIndonesia kompetitif,sehat dan berkualitas
    9. 9. 922
    10. 10. 10Tren penurunan prosentase kemiskinandari tahun 2004 sd 2012
    11. 11. 11
    12. 12. 12
    13. 13. Klaster-11. BEASISWA MISKIN2. JAMKESMAS3. RASKIN4. PKH5. BLT (bila diperlukansaat krisis)6. Dll.Klaster-2PROGRAM-PROGRAMPEMBERDAYAANMASYARAKAT(PNPM)Klaster-3KREDITUSAHARAKYAT(KUR)Klaster-41. PROGRAM RUMAH SANGAT MURAH2. PROGRAM KENDARAAN ANGKUTAN UMUM MURAH3. PROGRAM AIR BERSIH UNTUK RAKYAT4. PROGRAM LISTRIK MURAH & HEMAT5. Program Peningkatan Kehidupan Nelayan *)6. Program Peningkatan Kehidupan Masyarakat Miskin Perkotaan *)KEBIJAKAN EKONOMI-MAKROPeningkatanKesejahteraanMasyarakat, sertaPerluasan danPeningkatanKesempatan KerjaPenguranganAngka Kemiskinan*) Program Peningkatan Kehidupan Nelayan dan Program Peningkatan KehidupanMasyarakat Miskin Perkotaan merupakan program dengan target sasaran kelompoktertentu, pada umumnya 60% RTS termiskin.ARAH KEBIJAKAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN PROGRAM PRO-RAKYAT13
    14. 14. 14LOKASI & ALOKASI BLM PNPM MANDIRIPNPM Mandiri telah mencakup 99,4% dari total jumlah kecamatan.
    15. 15. 15PEMANFAATAN BLM PNPM MANDIRI
    16. 16. RASIO KESEMPATAN KERJA TERHADAP ANGKATANKERJA TERUS MENINGKAT Sejak tahun 2006,rasio yang memilikipekerjaan meningkathampir sama antarakota dan desa. Ketersediaan lapangankerja di perkotaan danperdesaan merata. Kecenderungan dalam rasiopekerja untuk kaum mudamenunjukkan situasi yanglebih baik. Rasio ini pernah menuruntajam tahun 2002-2005.
    17. 17. 17PROGRAMRASKINPagu Beras Miskin (raskin) th. 2013: 2,8 juta ton; sasaran15,5 juta RTM dan Rentan; manfaat 15 kg/RT/Bulan/RTS,membayar Rp. 1.600/kg, durasi: 12 bulan; subsidi hargatebus Rp. 6.151,-/kg; Total Anggaran subsidi Raskin : 17,2Triliun.1. PEMDA (Gub/Bupati/Walikota) agar mempercepatrealisasi penyaluran Raskin di wilayahnya.2. PEMDA menyediakan dana penyaluran Raskin dariTitik Distribusi ke Titik Bagi.
    18. 18. 18PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)BANTUAN TUNAI BERSYARAT (Conditional Cash Transfer) Th. 2013 cakupan PKH: 2,4 juta RTSM, 33 Provinsi, 167 Kab, 1.429 Kec, rata-rata bantuan Rp. 1.39juta/RTSM/tahun. Total pagu Rp. 2,8 Triliun. USULAN APBN-P 2013: cakupan tetap, bantuan ditingkatkan rata2 Rp. 1,5 juta atau Rp. 1,8 jutaRTS/tahun. RENCANA TAHUN 2014; Penambahan sasaran 3,2 juta RTSM, bantuan ditingkatkan Rp. 1,5juta/RTSM/tahun/ Rp. 1,8 juta RTSM/tahun. Total pagu perluasan PKH Rp. 4,1 triliun. Perluasan wilayah melalui saturasi (dalam 1 kecamatan) dan ekspansi (penambahan kabupaten/kotayang baru) dengan memperioritaskan pada kabupaten yang supply side “ready”.TAHUNRTSM LOKASITARGET REALISASI % PROV KAB/KOTAKECAMATAN2007 500.000 387.947 77.5 7 48 3372008 642.000 620.848 96.55 13 70 6372009 720.000 726.376 100.88 13 70 7812010 816.000 774.293 94.88 20 88 9462011 1.116.000 1.052.201 94.28 25 119 1.3872012 1.516.000 1.492.473 98.44 33 166 1.7872013 2.400.000 2.425.000 101.04 33 167 1.429
    19. 19. 1933
    20. 20. 20Sumber: Susenas 2011JENJANG PENDIDIKAN TERTINGGI YANG PERNAHDIIKUTI OLEH PENDUDUK USIA 19-23 TAHUNMENURUT STATUS KELUARGA, TAHUN 2011
    21. 21. 2122 Prov diatas rata-rata nasionalPapua Barat, Maluku Utara,Maluku, Gorontalo, SulawesiTengah, Sulawesi Utara,Kalimantan Timur, KalimantanSelatan, Kalimantan Tengah,Banten, Jawa Barat, DKIJakarta, Kepulauan Riau, Kep.Bangka Belitung, Lampung,Bengkulu, Sumatera Selatan,Jambi, Riau, Sumatera Barat,Sumatera Utara, Aceh.11 Prov dibawah rata2 nasionalPapua, Sulawesi Barat,Sulawesi Tenggara, SulawesiSelatan, Kalimantan Barat, NTT,NTB, Bali, Jawa Timur, DI.Yogyakarta, Jawa TengahPROSENTASE ANGKA MELEK HURUF TAHUN2011
    22. 22. 22JenjangPendidikanJumlah SiswaJumlah Sasaran BSM (siswa)Tahun 2013 PERKIRAAN Tahun 2014Siswa Unit cost (Rp) Siswa Unit cost (Rp)SD/MI 30.468.203 4.966.533 Rp. 360 ribu/siswa/th9.498.789 Rp.450 ribu/siswa/thSD 26.875.203 3.530.305 8.062.561MI 3.593.000 1.436.228 1.436.228SMP/MTs 12.996.957 2.197.003 Rp. 560 ribu/siswa/th3.843.478Rp.750 ribu/siswa/thSMP 9.643.957 1.246.712 2.893.187MTs 3.353.000 950.291 950.291SMA/SMK/MA 9.823.227 1.574.443 Rp. 750 ribu/siswa/th2.089.704Rp.1 juta/siswa/thSMA/SMK 8.687.227 1.181.714 1.696.975MA 1.136.000 392.729 392.729Total53.288.3878.737.97915.431.971CAKUPAN DAN SATUAN BIAYABANTUAN SISWA MISKIN (BSM) TH.2013-2014
    23. 23. 23KONDISI RUANG KELAS RUSAK SD-SMP 201327.970 RuangKelas SDRusak11.215 RuangKelas SMPRusakRehab 2013 :7.100Rehab 2014 :18.100Rehab 2013 :2.100Rehab 2014 :3.300Sisa RuangKelas rusakdipenuhimelalui DAKSisa RuangKelas rusakdipenuhimelalui DAK
    24. 24. 2444
    25. 25. 25
    26. 26. SASARAN INDIKATOR STATUSPENINGKATAN KUALITASPELAYANAN KESEHATAN IBU DANBAYI1.Penurunan tingkat kematian Ibu (AKI)2.Penurunan tingkat kematian bayi (AKB)33Target dan Capaian Target dan CapaianANGKA KEMATIAN IBU DAN ANGKA KEMATIAN BAYIANGKA KEMATIAN IBU ANGKA KEMATIAN BAYI Masih tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI dan AKB) terutama karena : Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih sudah mencapai 88,64 persen namun kualitas pelayanan dankompetensi tenaga kesehatan belum sepenuhnya sesuai standar pelayanan. Cakupan imunisasi dasar lengkap meliputi HBV, BCG, DPT, Polio, dan Campak baru mencapai 66 persen,meskipun khusus imunisasi campak sudah mencapai 80,1 persen.26
    27. 27. 27
    28. 28. ANGKA KELAHIRAN TOTALSASARAN INDIKATOR STATUSMENURUNKAN ANGKA KELAHIRAN TOTAL(TOTAL FERTILITY RATE/ TFR) MENJADI 2,1 PERWANITA USIA REPRODUKSI (15-49 TAHUN) PADATH. 2014.Angka kelahiran total (TotalFertility Rate/TFR) 3Target RPJMN 2014:TFR = 2,1 SangatSulit TercapaiAngka Kelahiran Total (TFR)Stagnan selama 10 tahunterakhir, dikarenakan:• Kepesertaan ber-KB (CPR)hanya meningkat 0,5 persendalam kurun waktu 5 tahun• Masih tingginya angka ASFR14-19 tahun yaitu 48 /1.000wanita• Masih tingginya Unmet Need(8,5 persen).•Masih rendahnya peserta KBMetode Kontrasepsi JangkaPanjang /MKJP (10,6 persen)Sumber: BPS, SDKI 1991 - 201228
    29. 29. 29
    30. 30. 30JUMLAH KASUS HIV - AIDSJumlah kasus HIV danAIDS
    31. 31. 31
    32. 32. 32PERCEPATAN ELIMINASIMALARIA32
    33. 33. 33
    34. 34. 34PENAMBAHAN SARANA DAN PRASARANAKESEHATAN MENJELANG BPJS – KES 2012-2014Keperluan Penambahan Infrastruktur Kesehatan2012 2013 Perkiraan20142015 - 2019Rumah Sakit 40.000Tempat Tidur40.000Tempat Tidur20.000Tempat TidurSesuaikebutuhan danketersediaananggaranPuskesmas 5.323 unit 9.323unit9.536unitAPBN KemkesDAK YankesDasar + rujukanRp. 2,4TriliunRp. 2,0TriliunRp. 3,6 TriliunRp. 2.0 TriliunRp. 3,5 Triliun(masih proses)
    35. 35. 35
    36. 36. 3655
    37. 37. 37Sumber : Bareskrim, POLRI
    38. 38. 38KASUS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUANKASUS KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 20092001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 20092010 2011 20122010 2011 2012Sumber : Komnas Perempuan, 2013Sumber : Komnas Perempuan, 2013
    39. 39. 39TAHUNTAHUN JUMLAH KASUSJUMLAH KASUS20112011 2.275 kasus, diantaranya 887 kasus kekerasan2.275 kasus, diantaranya 887 kasus kekerasanseksualseksual20122012 3.871 kasus, diantaranya 1.028 kasus kekerasan3.871 kasus, diantaranya 1.028 kasus kekerasanseksualseksual20132013 919 kasus, diantaranya 216 kasus kekerasan919 kasus, diantaranya 216 kasus kekerasanseksualseksualKasus Kekerasan terhadap AnakKasus Kekerasan terhadap AnakSumber : KPAI, 2013Sumber : KPAI, 2013
    40. 40. 40BENTUK DAN JENIS KEKERASAN TERHADAPBENTUK DAN JENIS KEKERASAN TERHADAPPEREMPUAN 2012PEREMPUAN 2012(Komnas Perempuan)(Komnas Perempuan)(Komnas Perempuan)(Komnas Perempuan)
    41. 41. 41PERMASALAHAN LANGKAH STRATEGIS K/L TERKAITJumlah korban Kekerasanterhadap perempuan dan anakmasih tinggiPerlindungan dan PenangananTindak Pidana Kekerasanterhadap perempuan dan anakPusat Pelayanan TerpaduPemberdayaan Perempuan danPerlindungan Anak (P2TP2A)Kurangnya pemenuhan hak anaksebagai generasi penerusPemenuhan dan PerlindunganHak Anak dan Survey Kekerasanterhadap AnakInstansi Terkait melaluipendekatan Kab/Kota layak anakMasih banyaknya korbanPerdagangan Orang danEksploitasi Seksual AnakPencegahan dan PenangananTindak Pidana PerdaganganOrang dan Eksploitasi SeksualAnakGugus Tugas Pencegahan danPenangangan Tindak PidanaPerdagangan Orang (InstansiTerkaitPERMASALAHAN DAN LANGKAH-LANGKAH STRATEGISPERMASALAHAN DAN LANGKAH-LANGKAH STRATEGISUNTUK PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAKUNTUK PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK(2013/2014(2013/2014))Belum seluruh provinsi, kab/kotamembentuk Gugus Tugas danP2TP2AMengembangkan danmemperkuat kapasitaskelembagaan Gugus Tugas danP2TP2AGugus Tugas Pusat, 27 GugusTugas Provinsi dan 88 GugusTugas Kabupaten/KotaP2TP2A di 17 Propinsi dan 192Kabupaten/KotaPenegakan hukum belum optimal Meningkatkan upaya penegakanhukum agar pelaku mendapatKemenkumhamKepolisian
    42. 42. TERIMA KASIH

    ×