Kumpulan Hadits Shahih Bukhari Muslim

118,044 views

Published on

Kumpulan hadits shahih Bukhari-Muslim
RIWAYAT SINGKAT :
Imam Bukhari
Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ju'fi al-Bukhari atau lebih dikenal Imam Bukhari (Lahir 13 Syawal 196 H/21 Juli 810 M - Wafat 256 H/31 Agustus 870 M) adalah ahli hadits yang termasyhur di antara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu Majah bahkan dalam kitab-kitab Fiqih dan Hadits, hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.
.....
Imam Muslim
Al-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi(bahasa Arab: أبو الحسين مسلم بن الحجاج القشيري النيشابوري), atau sering dikenal sebagai Imam Muslim (821-875) dilahirkan pada tahun 204 Hijriah dan meninggal dunia pada sore hari Ahad, 25 Rajab 261 Hijriah / 5 Mei 875 Masehi dan dikuburkan di Naisaburi..
...
Berikut ini (beberapa) hadits-haditsnya :
JANGANLAH KALIAN KEMBALI KAFIR SEPENINGGALANKU, YANG SATU MEMENGGAL LEHER YANG LAIN
44. Jarir r.a. berkata: Ketika hajjatul wada’ Nabi saw. menyuruhnya supaya memanggil orang-orang untuk mendengarkan khotbah Nabi saw. Lalu Nabi saw. bersabda: Janganlah kalian kembali sepeninggalanku menjadi kafir karena setengah kamu memenggal leher setengahnya. (Bukhari, Muslim).


45. Ibn Umar r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Awaslah/celakalah kalian, jangan sampai kembali menjadi kafir sepeninggalanku, yaitu yang satu memenggal leher yang lain. (Bukhari, Muslim).
• Yakni karena berebut dunia, kekayaan dan kedudukan.

Published in: Education
8 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
118,044
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6,268
Actions
Shares
0
Downloads
1,011
Comments
8
Likes
10
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kumpulan Hadits Shahih Bukhari Muslim

  1. 1. KUMPULANHADITS SHAHIHBUKHARI-MUSLIMDihimpun dari beberapa sumber  http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Bukhari  http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Muslim  http://bukharimuslim.wordpress.com/ http://slideshare.net/Wdarminto
  2. 2. RIWAYAT SINGKATImam BukhariDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasAbu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirahbin Bardizbah al-Jufi al-Bukhari atau lebih dikenal Imam Bukhari(Lahir 196 H/810 M - Wafat 256 H/870 M) adalah ahli hadits yangtermasyhur di antara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersamadengan Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu Majahbahkan dalam kitab-kitab Fiqih dan Hadits, hadits-hadits beliau memilikiderajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan AmirulMukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits).Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.Beliau diberi nama Muhammad oleh ayah beliau, Ismail bin Ibrahim.Yang sering menggunakan nama asli beliau ini adalah Imam Turmudzidalam komentarnya setelah meriwayatkan hadits dalam Sunan Turmudzi.Sedangkan kuniah beliau adalah Abu Abdullah. Karena lahir di Bukhara,
  3. 3. Uzbekistan, Asia Tengah; beliau dikenal sebagai al-Bukhari. Dengandemikian nama lengkap beliau adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismailbin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Jufi al-Bukhari. Ia lahirpada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Tak lama setelah lahir,beliau kehilangan penglihatannya.Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. Dalam kitabats-Tsiqat, Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orangyang wara dalam arti berhati hati terhadap hal hal yang bersifat syubhat(ragu-ragu) hukumnya terlebih lebih terhadap hal yang haram. Ayahnyaadalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan murid dari ImamMalik, seorang ulama besar dan ahli fikih. Ayahnya wafat ketika Bukharimasih kecil.Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili, ulama ahli hadits yangmasyhur di Bukhara. pada usia 16 tahun bersama keluarganya, iamengunjungi kota suci terutama Mekkah dan Madinah, dimana dikeduakota suci itu dia mengikuti kuliah para guru besar hadits. Pada usia 18tahun dia menerbitkan kitab pertama Kazaya Shahabah wa Tabiin, hafalkitab-kitab hadits karya Mubarak dan Waki bin Jarrah bin Malik. Bersamagurunya Syekh Ishaq, menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab,
  4. 4. dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan 80.000 perawi disaringmenjadi 7275 hadits.Bukhari memiliki daya hafal tinggi sebagaimana yang diakui kakaknya,Rasyid bin Ismail. Sosok beliau kurus, tidak tinggi, tidak pendek, kulitagak kecoklatan, ramah dermawan dan banyak menyumbangkan hartanyauntuk pendidikan.Penelitian HaditsUntuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih, Bukharimenghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kotaguna menemui para perawi hadits, mengumpulkan dan menyeleksihaditsnya. Di antara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah,Mesir, Hijaz (Mekkah, Madinah), Kufah, Baghdad sampai ke Asia Barat.Di Baghdad, Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besarImam Ahmad bin Hanbali. Dari sejumlah kota-kota itu, ia bertemu dengan80.000 perawi. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satujuta hadits.
  5. 5. Namun tidak semua hadits yang ia hafal kemudian diriwayatkan,melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung danapakah perawi (periwayat/pembawa) hadits itu tepercaya dan tsiqqah(kuat). Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani, akhirnya Bukhari menuliskansebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jamial-Shahil yangdikenal sebagai Shahih Bukhari.Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya seperti Syekh AbuZahrah, Abu Hatim Tirmidzi, Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim.KaryaKarya Imam Bukhari antara lain: Al-Jami ash-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari Al-Adab al-Mufrad] Adh-Dhuafa ash-Shagh At-Tarikh ash-Shaghir At-Tarikh al-Ausath At-Tarikh al-Kabir
  6. 6. At-Tafsir al-Kabir Al-Musnad al-Kabir Kazaya Shahabah wa Tabiin Kitab al-Ilal Raful Yadain fi ash-Shalah Birr al-Walidain Kitab ad-Duafa Asami ash-Shahabah Al-Hibah Khalq Afal al-Ibad Al-Kuna Al-Qiraah Khalf al-ImamDi antara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu haditsantara lain Ali ibn Al Madini, Ahmad bin Hanbal, Yahya bin Main,Muhammad ibn Yusuf Al Faryabi, Maki ibn Ibrahim Al Bakhi,Muhammad ibn Yusuf al Baykandi dan ibn Rahwahih. Selain itu ada 289ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahih-nyaDalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi.Imam Bukhari sangat sopan. Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para
  7. 7. perawi juga cukup halus namun tajam. Kepada Perawi yang sudah jelaskebohongannya ia berkata, "perlu dipertimbangkan, para ulamameninggalkannya atau para ulama berdiam diri dari hal itu" sementarakepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan "Haditsnyadiingkari". Bahkan banyak meninggalkan perawi yang diragukankejujurannya. Dia berkata "Saya meninggalkan 10.000 hadits yangdiriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkanhadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih, yang diriwayatan olehperawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan".Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyakmencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat. Untukmendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits, mencekkeakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawimeskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad,Kufah, Mesir, Syam, Hijaz seperti yang dikatakan beliau "Saya telahmengunjungi Syam, Mesir, dan Jazirah masing-masing dua kali; ke Basrahempat kali, menetap di Hijaz selama enam tahun, dan tidak dapat dihitungberapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits."
  8. 8. Di sela-sela kesibukannya sebagai ulama, pakar hadits, ia juga dikenalsebagai ulama dan ahli fiqih, bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatanolahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir. Bahkanmenurut suatu riwayat, Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecualidua kali.Di Naisabur, Bukhara, Samarkand, dan Wafatnya BeliauKebesaran akan keilmuan beliau diakui dan dikagumi sampai ke seanterodunia Islam. Di Naisabur, tempat asal imam Muslim seorang Ahli haditsyang juga murid Imam Bukhari dan yang menerbitkan kitab ShahihMuslim, kedatangan beliau pada tahun 250 H disambut meriah, juga olehguru Imam Bukhari sendiri Muhammad bin Yahya Az-Zihli. Dalam kitabShahih Muslim, Imam Muslim menulis. "Ketika Imam Bukhari datang keNaisabur, saya tidak melihat kepala daerah, para ulama dan warga kotamemberikan sambutan luar biasa seperti yang mereka berikan kepadaImam Bukhari". Namun kemudian terjadi fitnah yang menyebabkan ImamBukhari meninggalkan kota itu dan pergi ke kampung halamannya diBukhara.
  9. 9. Seperti halnya di Naisabur, di Bukhara beliau disambut secara meriah.Namun ternyata fitnah kembali melanda, kali ini datang dari GubernurBukhara sendiri, Khalid bin Ahmad Az-Zihli yang akhirnya Gubernur inimenerima hukuman dari Sultan Uzbekistan Ibn Tahir.Tak lama kemudian, atas permintaan warga Samarkand sebuah negeritetangga Uzbekistan, Imam Bukhari akhirnya menetap di Samarkand,. Tibadi Khartand, sebuah desa kecil sebelum Samarkand, ia singgah untukmengunjungi beberapa familinya. Namun disana beliau jatuh sakit selamabeberapa hari. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M(256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. Iadimakamkan selepas Salat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri.
  10. 10. Imam MuslimDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasAl-Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi(bahasa Arab: ‫يريشقلا جاجحلا نب ملسم نيسحلا وبأ‬ iagabes lanekid gnires uata ,)‫ال ن ي شاب وري‬Imam Muslim (821-875)dilahirkan pada tahun 204 Hijriah dan meninggal dunia pada sore hariAhad bulan Rajab tahun 261 Hijriah dan dikuburkan di Naisaburi.Beliau juga sudah belajar hadis sejak kecil seperti Imam Bukhari danpernah mendengar dari guru-guru Al Bukhari dan ulama lain selainmereka. Orang yang menerima hadis dari beliau ini, termasuk tokoh-tokohulama pada masanya. Ia juga telah menyusun beberapa karangan yangbermutu dan bermanfaat. Yang paling bermanfaat adalah kitab Shahihnyayang dikenal dengan Shahih Muslim. Kitab ini disusun lebih sistematisdari Shahih Bukhari. Kedua kitab hadis shahih ini; Shahih Bukhari danShahih Muslim biasa disebut dengan Ash Shahihain. Kadua tokoh hadis inibiasa disebut Asy Syaikhani atau Asy Syaikhaini, yang berarti dua orangtua yang maksudnya dua tokoh ulama ahli hadis. Imam Al-Ghazali dalam
  11. 11. kitab Ihya Ulumuddin terdapat istilah akhraja hu yang berarti merekaberdua meriwayatkannya.Ia belajar hadis sejak masih dalam usia dini, yaitu mulai tahun 218 H. Iapergi ke Hijaz, Irak, Syam, Mesir dan negara-negara lainnya.Di Khurasan, ia berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih;di Ray ia berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu `Ansan. Di Irakia belajar hadis kepada Imam Ahmad dan Abdullah bin Maslamah; di Hijazbelajar kepada Sa`id bin Mansur dan Abu Mas`Abuzar; di Mesir bergurukepada `Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya, dan kepada ulama ahlihadis yang lain.Beliau berkali-kali mengunjungi Baghdad untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits, dan kunjungannya yang terakhir pada 259 H, di waktuImam Bukhari datang ke Naisabur, beliau sering datang kepadanya untukberguru, sebab ia mengetahui jasa dan ilmunya. Dan ketika terjadi fitnahatau kesenjangan antara Bukhari dan Az-Zihli, ia bergabung kepadaBukhari, sehingga hal ini menjadi sebab terputusnya hubungan dengan Az-Zihli. Muslim dalam Shahihnya maupun dalam kitab lainnya, tidakmemasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az-Zihli padahal ia adalah
  12. 12. gurunya. Hal serupa ia lakukan terhadap Bukhari. Ia tidak meriwayatkanhadits dalam shahihnya, yang diterimanya dari Bukhari, padahal iapunsebagai gurunya. Nampaknya pada hemat Muslim, yang lebih baik adalahtidak memasukkan ke dalam Shahihnya hadits-hadits yang diterima darikedua gurunya itu, dengan tetap mengakui mereka sebagai guru.Imam Muslim wafat pada Minggu sore, dan dikebumikan di kampung NasrAbad, salah satu daerah di luar Naisabur, pada hari Senin, 25 Rajab 261 H /5 Mei 875. dalam usia 55 tahun.KaryaImam Muslim meninggalkan karya tulis yang tidak sedikit jumlahnya, diantaranya : Al-Jami` ash-Shahih atau lebih dikenal sebagai Sahih Muslim Al-Musnad al-Kabir (kitab yang menerangkan nama-nama para perawi hadis) Kitab al-Asma wal-Kuna Kitab al-Ilal Kitab al-Aqran
  13. 13. Kitab Su`alatihi Ahmad bin Hambal Kitab al-Intifa` bi Uhubis-Siba` Kitab al-Muhadramin Kitab Man Laisa Lahu illa Rawin Wahid Kitab Auladish-Shahabah Kitab Auhamil-MuhadditsinShahih Bukhari dan Shahih MuslimAl-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas ShahihMuslim, antara lain, karena al-Bukhari mensyaratkan kepastianbertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan muriddalam hadits muanan; agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung.Sementara Muslim menganggap cukup dengan "kemungkinan"bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis.Al-Bukhari mentakhrij hadis yang diterima para perawi tsiqqat derajatutama dari segi hafalan dan keteguhannya. Walaupun juga mengeluarkanhadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif. SementaraMuslim, lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari.
  14. 14. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebihbanyak dibanding kepada al-Bukhari.Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslimberalasan - sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar, bahwa Muslim lebihberhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya, karenamenyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupanguru-gurunya. Ia juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judulbab sebagaimana Bukhari lakukan. Dan sejumlah alasan lainnya.Namun prinsipnya, tidak semua hadis Bukhari lebih shahih ketimbanghadits Muslim dan sebaliknya. Hanya pada umumnya kesahihan haditsriwayat Bukhari itu lebih tinggi daripada keshahihan hadits dalam ShahihMuslim.Berikut ini (sebagian) hadits-haditsnya :
  15. 15. BERAT DOSA ORANG YANG BERDUSTA ATASNAMA RASULULLAH SAW.1. Ali r.a. berkata : Nabi saw. bersabda : Kalian jangan berdusta atas namaku, maka sesungguhnya siapa yang berdusta atas namaku pasti masuk neraka. (Bukhari, Muslim).2. Anas r.a. berkata : Sesungguhnya yang menahan diriku memperbanyak riwayat hadist kepadamu adalah karena Nabi saw. bersabda : Siapa yang berdusta atas namaku, maka ia menyiapkan tempatnya dalam neraka. (Bukhari, Muslim).3. Abu Hurairah r.a. berkata : Nabi saw. bersabda : Siapa yang sengaja berdusta atas namaku, maka hendaklah menyiapkan tempatnya di dalam neraka. (Bukhari, Muslim).4. Al-Mughirah ra. berkata : Aku telah mendengar Nabi saw. bersabda : Sesungguhnya berdusta kepada siapapun, tidak sama dengan berdusta atas namaku, siapa yang sengaja berdusta atas namaku maka hendaknya menyiapkan tempatnya di neraka. (Bukhari, Muslim).
  16. 16. NIAT Sesungguhnya tiap amal perbuatan itu tergantung pada niatnya. Dan yang dianggap bagi tiap manusia apa yang ia niatkan. Maka yang hijrahnya tulus ikhlas menurut kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrah itu diterima oleh Allah dan Rasulullah. Dan siapa yang niat hijrahnya untuk dunia (kekayaan) yang akan didapat (dikejar), atau wanita yang akan dikawin, maka hijrah itu terhenti pada niat hijrah yang ia tuju. (Bukhari, Muslim).SHALAT LIMA WAKTU SALAH SATU RUKUNISLAM6. Thalhah bin Ubaidillah r.a. berkata : Seorang dari Najed datang kepada Nabi saw. sedang ia terurai rambutnya, lalu ia mendekat kepada Nabi saw., dengung suaranya dapat didengar tetapi tidak dapat ditangkap (dimengerti) apa yang dikatakannya tiba-tiba ia
  17. 17. bertanya tentang Islam. Maka Rasulullah saw. bersabda : Limakali shalat dalam sehari semalam. Ia bertanya : Apakah adakewajiban bagiku selain itu ? Jawab Nabi saw. : Tidak, kecualijika anda akan shalat sunah. Lalu Nabi saw. bersabda : Danpuasa pada bulan Ramadhan. Orang itu bertanya : Apakah adalagi puasa yang wajib atasku selain itu ? Jawab Nabi saw. :Tidak, kecuali jika anda puasa sunah. Lalu Nabi saw.menerangkan kewajiban zakat. Maka ia bertanya : Apakah adakewajiban selain itu ? Jawab Nabi saw. Tidak, kecuali jika andabershadaqah sunah. Maka pergilah orang itu, sambil berkata :Demi Allah aku tidak akan melebihi atau mengurangi dari itu.Maka Rasulullah saw. bersabda : Sungguh bahagia ia jikabenar-benar (yakni dalam ucapannya tidak akan mengurangiatau melebihi itu). (Bukhari, Muslim).
  18. 18. RUKUN ISLAM LIMA9. Ibn Umar r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Islam didirikan di atas lima perkara : 1. Percaya bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan bahwa Nabi Muhammad utusan Allah. 2. Mendirikan Shalat. 3. Mengeluarkan zakat. 4. Puasa bulan Ramadhan. 5. Haji ke Baitullah jika kuat perjalanannya. (Bukhari, Muslim).AMAL YANG UTAMA DALAM ISLAM24. Abdullah bin Amr r.a. berkata: Seorang bertanya kepada Nabi saw.: Apakah yang baik dalam Islam? Jawab Nabi saw.: Memberi makan, dan memberi salam pada orang yang engkau kenal atau tidak kenal. (Bukhari, Muslim).
  19. 19. 25. Abu Musa r.a. berkata: Sahabat bertanya: Ya Rasulullah apakah yang utama dalam Islam? Jawab Nabi saw.: Orang yang dapat selamat semua orang Islam (muslim) dari gangguan lidah dan tangannya. (Bukhari, Muslim).ORANG YANG MENGATAI SESEORANG :HAI KAFIR39. Abdullah bin Umar r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tiap orang yang berkata pada saudaranya hai kafir, maka pasti akan menimpa pada salah satunya. (Bukhari, Muslim). Yakni bila yang dituduh kafir tidak kafir, maka kembali kepada yang menuduh menjadi kafir. Jadi salah satu pasti akan terkena.
  20. 20. IMAN ORANG YANG TIDAK MENGAKUIAYAHNYA, PADAHAL IA MENGETAHUI BENARITU AYAHNYA40. Abu Dzar r.a. telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Tiada seorang yang bernasab kepada orang yang bukan ayahnya padahal ia mengetahui bahwa itu bukan ayahnya, melainkan ia kafir. Dan siapa mengakui bernasab pada suatu kaum yang ia tidak bernasab kepada mereka, maka hendaklah menempatkan dirinya di dalam neraka. (Bukhari, Muslim).41. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Jangan kalian mengabaikan ayah kandungmu, siapa yang tidak sudi bernasab pada ayah kandungnya, maka itu suatu kekufuran. (Bukhari, Muslim).
  21. 21. 42. Saad bin Abi Waqaash r.a. berkata: Aku telah mendengar Nabi saw. bersabda: Siapa yang mengakui nasab yang bukan ayah kandungnya, sedang ia mengetahui, maka haram baginya masuk surga. Hadits ini ketika diceritakan kepada Abu Bakar r.a., Abu Bakar r.a. berkata: Aku juga telah mendengar hadis itu dengan kedua telingaku, dan diingat oleh hatiku dari Rasulullah saw. (Bukhari, Muslim).MEMAKI ORANG MUSLIM ITU FUSUQ DANMEMERANGINYA BERARTI KUFUR43. Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Memaki orang muslim itu fusuq, dan memeranginya berarti kufur. (Bukhari, Muslim). Fusuq berarti menyeleweng dari kebenaran agama, menyimpang dari garis. Kufur berarti ingkar.
  22. 22. JANGANLAH KALIAN KEMBALI KAFIRSEPENINGGALANKU, YANG SATU MEMENGGALLEHER YANG LAIN44. Jarir r.a. berkata: Ketika hajjatul wada’ Nabi saw. menyuruhnya supaya memanggil orang-orang untuk mendengarkan khotbah Nabi saw. Lalu Nabi saw. bersabda: Janganlah kalian kembali sepeninggalanku menjadi kafir karena setengah kamu memenggal leher setengahnya. (Bukhari, Muslim).45. Ibn Umar r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Awaslah/celakalah kalian, jangan sampai kembali menjadi kafir sepeninggalanku, yaitu yang satu memenggal leher yang lain. (Bukhari, Muslim). Yakni karena berebut dunia, kekayaan dan kedudukan.
  23. 23. KAFIRLAH ORANG-ORANG YANG BERKATA:HUJAN INI KARENA BINTANG46. Zaid bin Khalid Al-Juhani r.a. berkata: Ketika Rasulullah saw. shalat subuh berjamaah dengan kami di Hudaibiyah, yang mana pada malamnya telah turun hujan, maka sesudah shalat Nabi saw. langsung menghadap kami dan bersabda: Tahukah kamu apakah yang difirmankan Tuhanmu? Jawab kami: Allahu warasuluhu a’lam )Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui). Maka sabda Nabi saw.: Allah berfirman: Di waktu pagi hamba-Ku ada yang mukmin (percaya) kepada-Ku dan ada yang kafir. Adapun yang berkata: Hujan ini dengan karunia dan rahmat Allah, maka ia percaya kepada-Ku dan kafir terhadap bintang, adapun orang yang berkata: Hujan ini karena bintang ini dan bintang itu, maka kafir kepada-Ku dan percaya kepada bintang. (Bukhari, Muslim).
  24. 24. CINTA PADA SAHABAT ANSHARTANDA BERIMAN47. Anas r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tanda adanya iman itu cinta pada sahabat Anshar, dan tanda nifaq (munafik) itu benci pada sahabat Anshar. (Bukhari, Muslim).48. Al-Baraa’ r.a. berkata: Nabi saw. bersabda tentang sahabat Anshar : tidak cinta pada mereka kecuali orang mukmin, dan tidak membenci mereka kecuali orang munafik, maka siapa yang cinta kepada mereka (Al-Anshar) Allah cinta kepadanya, dan siapa yang membenci mereka, Allah benci kepadanya. (Bukhari, Muslim).
  25. 25. IMAN DAPAT BERKURANG KARENAKURANGNYA TAAT49. Abu Said Al-Khudri r.a. berkata: Rasulullah saw. keluar ke mushala untuk shalat Idul Fitri atau Adha, maka ia berjalan ke bagian wanita dan bersabda: Wahai kaum wanita bershadaqahlah kalian, sebab aku melihat kalian bagian terbanyak dalam neraka. Mereka bertanya: Mengapakah ya Rasulullah? Jawab Nabi saw.: Karena banyak mengomel (mencaci) dan melupakan kebaikan suami, tidak pernah aku melihat orang yang kurang akal dan agama, dapat menawan hati lelaki yang pandai selain kamu. Mereka bertanya: Apakah kekurangan agama dan akal kami ya Rasulullah? Sabda Nabi saw.: Tidakkah persaksian wanita separo dari persaksian laki- laki? Jawab mereka: Benar. Sabda Nabi saw.: Itu tanda kekurangan akalnya. Tidakkah diwaktu haid seorang wanita tidak shalat dan puasa? Jawab mereka: Benar. Maka sabda Nabi saw.: Itu dari kekurangan agamanya. (Bukhari, Muslim).
  26. 26. IMAN ITU SEUTAMA-UTAMA AMAL50. Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. ditanya: Apakah amal yang utama? Jawab Nabi saw.: Iman kepada Allah dan Rasul-Nya. Lalu ditanya: Kemudian apakah? Jawabnya: Jihad berjuang fi sabilillah (untuk menegakkan agama Allah). Ditanya: Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Haji yang mabrur (diliputi amal kebaikan). (Bukhari, Muslim).51. Abu Dzar r.a. berkata: Aku tanya kepada Nabi saw.: Apakah amal yang utama? Jawabnya: Iman pada Allah dan jihad fi sabilillah. Lalu aku tanya: Memerdekakan budak mana yang lebih utama? Jawab Nabi saw.: Yang lebih mahal harganya dan yang sangat disayang oleh pemiliknya. Abu Dzar bertanya: Jika aku tidak dapat berbuat itu? Sabda Nabi saw.: Membantu orang yang berbuat, atau membuatkan orang yang tunanetra (tidak dapat berbuat). Bertanya: Jika tidak dapat? Jawab Nabi saw.: Menjauhkan orang-orang dari kejahatan, maka itu sebagai shadaqah untuk dirimu. (Bukhari, Muslim).
  27. 27. 52. Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Aku tanya kepada Nabi saw.: Apakah amal yang lebih disukai Allah? Jawab Nabi saw.: Shalat tepat pada waktunya. Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Patuh taat kepada kedua orangtua. Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Jihad fi sabilillah (berjuang untuk menegakkan agama Allah). Ibn Mas’ud berkata: Demikian Rasulullah saw. menerangkan kepadaku, dan andaikan aku minta tambah tentu ditambah. (Bukhari, Muslim).DOSA-DOSA BESAR53. Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Aku tanya kepada Nabi saw.: Apakah dosa yang terbesar di sisi Allah? Jawab Nabi saw.: Jika engkau mengadakan sekutu bagi Allah padahal Dia lah yang menjadikan engkau. Aku bertanya: Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Jika engkau membunuh anakmu khawatir makan bersamamu. Aku bertanya: Kemudian apakah? Jawab Nabi saw.: Berzina dengan istri tetanggamu. (Bukhari, Muslim).
  28. 28. 54. Abu Bakrah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Sukakah aku beritahukan kepadamu sebesar dosa-dosa yang besar? Pertanyaan ini diulang tiga kali. Jawab sahabat: Baiklah ya Rasulullah. Maka sabda Nabi saw.: Syirik mempersekutukan Allah, dan Durhaka terhadap kedua ayah bunda. Nabi saw. tadinya menyandar tiba-tiba duduk dan bersabda: Ingatlah, dan Kata-kata dusta, tipuan. Lalu mengulang yang ketiga ini beberapa kali sehingga kami (sahabat) berkata: Semoga berhenti (diam). (Bukhari, Muslim).55. Anas r.a. berkata: Ketika Nabi saw. ditanya tentang dosa-dosa besar, maka jawabnya: Syirik mempersekutukan Allah, dan durhaka terhadap kedua ayah bunda, membunuh jiwa (manusia), dan saksi palsu. (Bukhari, Muslim).
  29. 29. 56. Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Tinggalkan tujuh dosa yang dapat membinasakan. Sahabat bertanya: Apakah itu ya Rasulullah? Jawab Nabi saw.: Syirik mempersekutukan Allah, Berbuat sihir (tenung), Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan haq, Makan harta riba, Makan harta anak yatim, Melarikan diri dari perang jihad pada saat berperang, dan Menuduh wanita mukminat yang sopan (berkeluarga) dengan zina. (Bukhari, Muslim).57. Abdullah bin Amr r.a. berkata: Rasulullah saw. berkata: Sesungguhnya yang terbesar dari dosa-dosa yang besar ialah orang yang memaki (mengutuk) kedua ayah bundanya. Ketika ditanya: Bagaimana seseorang mengutuk ayah bundanya? Jawab Nabi saw.: Memaki ayah orang lain lalu dibalas ayahnya dimaki, dan memaki ibunya orang lalu dibalas ibunya dimaki. (Bukhari, Muslim).
  30. 30. SIAPA YANG MATI DAN TIDAK SYIRIKTERHADAP ALLAH PASTI MASUK SURGA58. Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Siapa yang mati dan ia mempersekutukan Allah dengan suatu apapun pasti masuk neraka. Dan berkata: Siapa yang mati tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun pasti masuk surga. (Bukhari, Muslim).59. Abu Dzar r.a. berkata: Nabi saw. bersabda: Telah datang kepadaku utusan Tuhanku dan memberitakan bahwa siapa yang mati dari umatku tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun pasti masuk surga. Lalu aku bertanya: Meskipun ia berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw. Meskipun pernah berzina dan mencuri. (Bukhari, Muslim).
  31. 31. 60. Abu Dzar r.a. berkata: Aku datang kepada Nabi saw. sedang beliau tidur berbaju putih, kemudian aku datang kembali dan ia telah bangun, lalu bersabda: Tiada seorang hamba yang membaca: Laa ilaha illallah kemudian ia mati atas kalimat itu, melainkan pasti masuk surga. Aku tanya: Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri. Aku tanya: Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri. Aku bertanya: Meskipun ia telah berzina dan mencuri? Jawab Nabi saw.: Meskipun ia pernah berzina dan mencuri, meskipun mengecewakan hidung Abu Dzar (meskipun mengecewakan diri Abu Dzar). (Bukhari, Muslim).
  32. 32. Tiga macam orang yang tidak akan dilihat olehAllah dengan Pandangan Rahmat-Nya68. Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tiga macam orang yang tidak akan dilihat oleh Allah dengan pandangan rahmat-Nya pada hari kiamat, dan tidak akan dimaafkan, dan bagi mereka tetap siksa yang pedih. 1. Seorang yang memiliki kelebihan air di tengah perjalanan lalu menolak orang rantau yang membutuhkannya. 2. Seorang yang berbaiat pada imam (pimpinan), semata-mata untuk dunia, jika ia diberi tetap rela, bila tidak diberi maka marah. 3. Seorang menjual barangnya sesudah Asar, lalu ia bersumpah: “Demi Allah aku telah membayar sekian pada penjualnya”, lalu dipercaya oleh pembelinya, padahal ia berdusta. Kemudian Nabi saw. membacakan ayat: “Sesungguhnya mereka yang menukar janji Allah dan
  33. 33. sumpah mereka dengan harga (harta dunia) yang sedikit, mereka tidak mendapat bagian di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dan tidak akan melihat mereka pada hari kiamat, bahkan tidak akan memaafkan mereka, dan bagi mereka tetap mendapat siksa yang sangat pedih”. (Q.S. Ali Imran:77). (Bukhari, Muslim).PEMERINTAH YANG KORUPSI PADARAKYATNYA AKAN MASUK NERAKA86. Ma’qil bin Yasar r.a. ketika sakit dijenguk oleh Gubernur Ubaidillah bin Ziyad, maka Ma’qil berkata: Aku akan menyampaikan kepadamu suatu hadits yang telah aku dengar dari Rasulullah saw., beliau bersabda: Siapa yang diamanati oleh Allah untuk memimpin rakyat, lalu ia tidak memimpinnya dengan tuntunan yang baik, maka ia tidak akan dapat merasakan bau surga. (Bukhari, Muslim). Yakni bila tidak merasakan bau surga maka pasti masuk neraka.
  34. 34. ORANG YANG TERAKHIR KELUARDARI NERAKA117. Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Nabi SAW. bersabda: Sungguh aku mengetahui orang-orang yang terakhir keluar dari neraka dan terakhir masuk surga. Ialah seorang yang keluar dari neraka sambil merangkak-rangkak, lalu diperintah oleh Allah: Masuklah ke surga, maka ia segera pergi ke surga, tetapi terbayang padanya surga telah penuh, maka ia kembali dan berkata: Ya Tuhan aku dapatkan sudah penuh. Lalu diperintah lagi: Pergilah masuk surga. Kemudian ia kembali berkata: Ya Tuhan, aku dapatkan surga sudah penuh, kemudian diperintah: Pergilah masuk surga, maka di sana untukmu seluas dunia sepuluh kali, atau, untukmu seluas dunia dan sepuluh kalinya, maka ia berkata: Engkau mengejek dan mentertawakan aku sedang Engkau raja yang berkuasa.
  35. 35. Sungguh aku telah melihat Rasulullah saw. tertawa ketika menerangkan hadits ini sehingga terlihat gigi gerahamnya. Dan itu serendah-rendah tingkat ahli surga. (Bukhari, Muslim).AHLI NERAKA YANG PALING RINGAN SIKSANYA127. An-Nu’man bin Basyir r.a. berkata: Aku telah mendengar Nabi SAW. bersabda: Sesungguhnya seringan-ringan siksa ahli neraka di hari kiamat, ialah orang yang di bawah telapak kakinya diletakkan bara api yang dapat mendidihkan otaknya. (Bukhari, Muslim).Pringsewu, 4 Desember 2011http://slideshare.net/WDarminto

×