Siapa yang tidak ingin berhasil dalam menempuhUjian? Ah..pertanyaan itu sepertinya hanya sia-siasaja karena jawabnya sudah...
Saat mengerjakan soal, perlakukan Lembar Jawaban ini dengansebaik-baiknya, karena ini satu-satunya alat sebagai penghubung...
1. Gunakan alat sebagai alas LJK.   Meja yang tidak rata, membuat tidak nyaman dalam   mengerjakan soal dan lebih fatal la...
3. Pakailah Penggaris yang ber-mal.   Usahakan mengisi bulatan pada LJK secara penuh tetapi tidak   keluar dari batas bula...
1. Belajar sesuai dengan Kisi-kisi Soal Ujian.   Didalam kisi-kisi ada dua hal yang penting, yaitu Standar   Kompetensi Lu...
Dari indikator tersebut, strategi belajarnya adalah :       Mempelajari , bagaimana caranya menentukan kesimpulan       da...
1. Berdo’alah yang lebih khusyu’.   Jangan lupa, berdo’alah selalu untuk mengiringi usaha yang   maksimal. Dua hal ini har...
Cara Cerdas Menghadapi Ujian
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Cara Cerdas Menghadapi Ujian

7,073 views

Published on

Semua orang pasti ingin berhasil dalam menghadapi Ujian.. Tetapi belum tentu semua mengerti bagaimana cara mengatur strategi belajarnya. Inilah Cara cerdas untuk menghadapi Ujian

Published in: Education
3 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
7,073
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
551
Actions
Shares
0
Downloads
157
Comments
3
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Cara Cerdas Menghadapi Ujian

  1. 1. Siapa yang tidak ingin berhasil dalam menempuhUjian? Ah..pertanyaan itu sepertinya hanya sia-siasaja karena jawabnya sudah pasti bahwa semuaorang menginginkan ujiannya akan berhasil.Kalau demikian, apa yang harus diperhatikan agardapat berhasil..?. Nah ini yang mesti dipahamisupaya dapat mempersiapkan diri menghadapiujian dengan sebaik-baiknya.Berikut ini, ada beberapa hal yang mesti dipahamidalam rangka mempersiapkan diri untukmenghadapi ujian.
  2. 2. Saat mengerjakan soal, perlakukan Lembar Jawaban ini dengansebaik-baiknya, karena ini satu-satunya alat sebagai penghubungantara peserta ujian dengan penilai ujian, yang pada gilirannyananti akan menghantarkan keberhasilan itu.Oleh karena itu :1. Lembar jawaban tidak boleh kotor, basah, robek atau terlipat.2. Isilah data-data yang benar dengan cara menghitamkan bulatan kecil yang sesuai, antara lain : Nama Peserta, Nomor Peserta, Tanggal Lahir, Program Studi, Paket Soal, dan Nama Mata Ujian.3. Tulislah Nama Sekolah dan Tanggal Ujian serta bubuhkan Tanda Tangan pada kotak yang tersedia.4. Jika salah, hapus sebersih mungkin dengan karet penghapus kemudian hitamkan bulatan yang benar.
  3. 3. 1. Gunakan alat sebagai alas LJK. Meja yang tidak rata, membuat tidak nyaman dalam mengerjakan soal dan lebih fatal lagi kalau sampai membuat lubang saat menghitamkan bulatan pada LJK. Nah, kalau LJK cacat seperti ini kemungkinan besar scanner tidak bisa membaca isian tersebut. Untuk mengantisipasi itu maka gunakan alas LJK.2. Pilihlah penghapus yang baik. Jika terjadi kesalahan dalam mengisi jawaban, hapuslah dengan sempurna dengan penghapus karet yang halus. Menghapus bulatan yang tidak sempurna akan meninggalkan bekas, dan bekas ini kadang masih bisa terbaca oleh scanner sehingga oleh scanner dianggap ada lebih dari satu jawaban. Karet penghapus yang kasar akan membuat LJK jadi cacat atau sobek .
  4. 4. 3. Pakailah Penggaris yang ber-mal. Usahakan mengisi bulatan pada LJK secara penuh tetapi tidak keluar dari batas bulatan yang disediakan. Penghitaman bulatan yang tidak penuh bisa tak terbaca oleh scanner, sebaliknya jika keluar dari bulatan yang disediakan bisa terbaca ganda. Akibatnya sama, jawaban akan dianggap salah oleh scanner.4. Pakailah Pensil 2B yang sudah teruji. Pensil yang baru dan belum pernah diuji keasliannya kadang meragukan hasilnya. Oleh karena itu sangatlah penting saat tryout, selain menguji kemampuan juga menguji pensil yang nanti pada saat ujian akan kita pakai. Simpanlah pensil yang sudah lulus uji tersebut hingga saatnya dipergunakan ujian. Tidak bisa dibayangkan apabila memakai pensil yang ternyata palsu sehingga tidak terbaca oleh scanner, apapun jawabannya maka akan dianggap salah semua.
  5. 5. 1. Belajar sesuai dengan Kisi-kisi Soal Ujian. Didalam kisi-kisi ada dua hal yang penting, yaitu Standar Kompetensi Lulusan dan Indikator. Dari dua hal tersebut yang harus lebih dicermati adalah indikator, karena soal-soal ujian disusun mengacu pada indikator tersebut. Oleh karena itu aturlah strategi belajar yang berfokus pada indikator soal. Sebagai contoh, misalnya didalam kisi-kisi tercantum : Standar Kompetensi Indikator Lulusan Memahami pernyataan dalam Menentukan penarikan kesimpulan dari matematika dan ingkarannya, beberapa premis. menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan Menentukan ingkaran atau kesetaraan dari berkuantor, serta menggunakan pernyataan majemuk atau pernyataan prinsip logika matematika dalam berkuantor. pemecahan masalah.
  6. 6. Dari indikator tersebut, strategi belajarnya adalah : Mempelajari , bagaimana caranya menentukan kesimpulan dari beberapa premis, pahami benar bagaimana cara penarikan kesimpulan dengan modus ponens, tollens, dan silogisme. Mempelajari bagaimana caranya, suatu kalimat majemuk atau pernyataan berkuantor dinyatakan ingkarannya atau kalimat yang setara dengan itu.2. Perbanyak latihan mengerjakan soal-soal. Dengan banyak latihan, tentu akan memperlancar dalam mengerjakan soal. Lain halnya kalau jarang latihan, mungkin sebenarnya bisa menjawab soal itu, tetapi karena jarang latihan maka bisa jadi cukup lama bisa mengerjakannya.
  7. 7. 1. Berdo’alah yang lebih khusyu’. Jangan lupa, berdo’alah selalu untuk mengiringi usaha yang maksimal. Dua hal ini harus seiring dan sejalan.2. Bersikap tenang dan Percaya Diri. Ini juga tak kalah penting dari sekian banyak yang perlu dipersiapkan, karena kurang percaya diri akhirnya menjadi tidak tenang dalam menghadapi ujian.Konsentrasi dan Fokuslah dengan apa yang sedang dihadapi..!Pringsewu, 31 Desember 2011SEMOGA BERMANFAAT

×