Materi 8

820 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
820
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
26
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Materi 8

  1. 1. BASIS DATAAHHMAD KURNIAWAN 1
  2. 2. MODEL RELASIONAL Konsep-Konsep Model Relasional• Model relasional berdasarkan pada konsep relasi dalam matematika Model relasional menjadi kokoh karena dukungan fondasi formal tentang teori relasi• Model relasional pertama diajukan oleh Dr. E.F. Codd, peneliti IBM, pada tahun 1970 pada paper: “A Relational Model for Large Shared Data Banks”, Communication of ACM, June 1970• Paper ini menyebabkan revolusi besar pada bidang manajemen basis data; Dr. Codd memenangkan ACM Turing Award 2
  3. 3. MODEL RELASIONAL Representasi Entity Type 3
  4. 4. MODEL RELASIONAL Terminologi• Suatu relasi adalah tabel dengan kolom dan baris tempat data disimpan• Atribut adalah judul kolom dari suatu relasi.• Domain adalah himpunan nilai yang mungkin untuk suatu atribut• Tuple adalah baris dari suatu relasi.• Degree adalah jumlah atribut dari suatu relasi.• Cardinality adalah jumlah tuples dari suatu relasi.• Basis data relasional adalah sekumpulan relasi yang mempunyai nama berbeda dan ternormalisasi 4
  5. 5. MODEL RELASIONAL Karakteristik Relation• Tiap baris berisi data tentang sebuah entity• Kolom-kolom berisi data tentang attribute dari suatu entity• Satu sel pada tabel berisi satu data tunggal• Seluruh entry pada satu kolom memiliki domain yang sama• Tiap kolom memiliki nama yang unik• Urutan kolom tidak penting• Urutan baris tidak penting• Tidak ada 2 baris yang identik 5
  6. 6. MODEL RELASIONAL Definisi Formal Relasi• Skema relasi ( relation schema ) adalah relasi yang memiliki nama, didefinisikan oleh himpunan pasangan attribute dan domainnya.• Notasi: R(A1, A2, … An) R menyatakan nama relasi, A1, A2, … An menyatakan nama attribute• Contoh:EMPLOYEE (SSN, FName, LName, Sex, Salary)menyatakan bahwa relasi bernama EMPLOYEE didefinisikanpada 5 attribute: SSN, FName, LName, Sex, Salary)Domain(SSN) = Number(9), Domain(FName) = Char(10),Domain(LName) = Char(10), Domain(Sex) = Char(1),Domain(Salary) = Currency 6
  7. 7. MODEL RELASIONAL Definisi Formal Tuple• Tuple adalah barisan (himpunan terurut) dari nilai-nilai yang masing-masing berada dalam domain tertentu• Dinyatakan dalam ‘< … >’• Contoh tuple dari EMPLOYEE: <0606007800, “Ahmad”, “Zakky”, 10-4-87, ‘M’, “Jakarta”> Disebut sebagai 6-tuple karena punya enam nilai• Relasi adalah himpunan dari tuple 7
  8. 8. MODEL RELASIONAL Definisi Formal Domain• Suatu domain memiliki definisi lojikal tertentu. Contoh: “Nomor Telepon di Indonesia” adalah 12 digit nomor telepon yang sah di Indonesia• Domain juga merupakan tipe data atau format yang didefinisikan untuk suatu attribute. Nomor telepon di Indonesia memiliki formal xxxx-yyyyyyyy dimana x dan y berupa bilangan bulat, xxxx menyatakan kode area dan yyyyyyyy menyatakan nomor telepon. Domain tanggal (date) memiliki beberapa format. Misal ddmm-yyyy, mm- dd-yyyy, dd-mm-yy, dan sebagainya• Nama attribute menyatakan peran yang diperankan oleh domain pada sebuah relasiContoh: domain date digunakan untuk mendefinisikan 2 attribute bernama invoice-date dan payment-date dengan makna yang berbeda. 8
  9. 9. MODEL RELASIONAL Definisi Formal State• Relation state adalah subset dari cartesian product dari domain attribute-attributenya.• Setiap domain berisi himpunan semua nilai yang mungkin yang dapat diambil oleh attribute.• Misal: attribute nama didefinisikan pada domain string (barisan karakter) sepanjang maksimal 20 karakter 9
  10. 10. MODEL RELASIONAL Skema Basisdata• Skema basis data (database schema) adalah kumpulan skema relasi, masing-masing memiliki nama berbeda.• Notasi S = {R1, R2, … Rn}• R1, R2, … Rn adalah nama-nama skema relasi dalam basis data S 10
  11. 11. MODEL RELASIONAL Skema BasisData COMPANY 11
  12. 12. MODEL RELASIONAL Relational Integrity Constraint• Integrity Contraints: kondisi-kondisi yang harus dipenuhi pada semua relation state yang valid• DNo menyatakan nomor departemen tempat seorang pegawai bekerja. Apa yang terjadi jika user diperbolehkan menghapus sebuah departemen? 12
  13. 13. MODEL RELASIONAL Entity Integrity Constraints• Setiap relasi harus memiliki primary key• Attribute-attribute yang merupakan primary key tidak boleh bernilai NULL• Catatan: attribute lain kadang-kadang juga dibatasi agar tidak bernilai NULL, meskipun bukan primary key (sesuai requirement-nya) 13
  14. 14. MODEL RELASIONAL Contoh Referential Integrity 14
  15. 15. MODEL RELASIONAL Referential Integrity Constraints• Merupakan constraints yang melibatkan foreign key / melibatkan 2 buah relasi: Referencing relation (yang memiliki foreign key) Referenced relation• Nilai dari foreign key pada referencing relation R1 berupa salah satu dari 2 nilai berikut: nilai dari primary key yang berkaitan pada referenced relation R2 atau null. 15
  16. 16. MODEL RELASIONAL Operasi-Operasi untuk Memodifikasi Relasi• Ada 3 macam operasi yang dapat mengubah relation state: INSERT a tuple DELETE a tuple UPDATE a tuple• Proses modifikasi tidak boleh melanggar integrity constraints.• Suatu update kadang-kadang menyebabkan update yang lain secara otomatis, untuk menjaga integrity constraints 16
  17. 17. MODEL RELASIONAL Pelanggaran Integrity• Jika terjadi pelanggaran integrity pada saat relasi akan dimodifikasi, dapat dilakukan beberapa hal: Membatalkan operasi yang menyebabkan pelanggaran integrity (opsi RESTRICT atau REJECT) Melakukan operasi, namun memberi tahu pengguna tentang pelanggaran yang terjadi Men-trigger update yang lain sehingga pelanggaran integrity dapat dikoreksi (opsi CASCADE atau opsi SET NULL) Mengeksekusi error-correction routine yang ditetapkan oleh pengguna 17
  18. 18. MODEL RELASIONAL Kemungkinan Pelanggaran Integrity Constraints Pada Operasi Insert• Domain constraint: jika ada nilai attribute dalam tuple baru yang tidak sesuai domainnya.• Key constraint: jika nilai salah satu key attribute pada tuple baru telah ada pada tuple lain dalam relasi .• Referential integrity: jika nilai foreign key pada tuple baru tidak ada pada referenced relation.• Entity integrity: jika primary key bernilai null. 18
  19. 19. MODEL RELASIONAL Kemungkinan Pelanggaran Integrity Constraints Pada Operasi Delete• Pelanggaran terjadi jika akan menghapus nilai primary key yang direfer relasi lain• Opsi yang dapat dipilih RESTRICT: menolak penghapusan CASCADE: memberi primary key baru ke foreign key dari referencing tuple atau menghapus referencing tuple SET NULL: memberi nilai NULL foreign key dari referencing tuple• Salah satu dari opsi ini harus ditetapkan pada saat merancang basis data untuk setiap foreign key 19
  20. 20. MODEL RELASIONAL Kemungkinan Pelanggaran Integrity Constraints Pada Operasi Update• Operasi update dapat melanggar domain constraint dan NOT NULL constraint pada attribute yang akan dimodifikasi• Contraints lain dapat dilanggar, sesuai jenis attribute yang akan diupdate: Meng-update primary key (PK): Mirip dengan operasi DELETE diikuti INSERT Perlu memilih opsi seperti pada operasi DELETE Meng-update foreign key (FK):Dapat melanggar referential constraints Meng-update attribute lain (selain PK / FK):Hanya dapat melanggar domain constraints 20
  21. 21. PENUTUP 21

×