Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Presentasi usaha roti bakar

181,142 views

Published on

usaha roti bakar

Published in: Business

Presentasi usaha roti bakar

  1. 1. PROPOSAL USAHA ROTI BAKAR
  2. 2. DIBUAT UNTUK MEMENUHI SALAH SATU SYARAT UJIAN NASIONAL OLEH : NILA WULANDARI
  3. 3. LATAR BELAKANG Masyarakat saat ini sudah mulai berhati-hati dalam memilih dan membeli makanan. Zaman dahulu orang dalam membeli makanan hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan murah, terutama bagi kalangan masyarakat menengah kebawah, hal inilah yang menjadi prioritas utama bagi masyarakat dalam membeli makanan. Mereka tidak begitu memikirkan kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung didalam makanan yang akan mereka beli. Saat ini roti banyak menjadi pilihan manusia untuk makanan ringan, dimana dari segi rasa menawarkan cukup banyak rasa yang ditawarkan, dari segi gizi juga memenuhi kebutuhan gizi manusia, dari segi harga dapat mudah dijangkau semua kalangan masyarakat. Dari fenomena diatas maka sangat cocok dan potensial bila kita mendirikan sebuah usaha jualan roti bakar, dimana dari segi rasa memenuhi konsumen yaitu enak, dari segi gizi sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen karena mengandung karbohidrat, protein dll. Dari segi harga terbilang mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.
  4. 4. Visi dan Misi VISI 1) Menambah Penghasilan 2) bersaing dngan penjual lain MISI 1) Mencari Keuntungan 2) Menjaga Kualitas Produk
  5. 5. ANALISA PELUANG USAHA 1)Strenght ( Kekuatan)/Bahan Higinis,Terjamin 2)Weakness(Kelemahan) Tidak Tahan Lama,mudah ditiru 3) Opportunity (Peluang).Tempat Strategis mudah dijangkau 4) Threath (Ancaman).banyak pesaing MARKETING MIX TERDIRI DARI 7P; 1. Product (produk) Produk yang dijual adalah “ROTI BAKAR” 2. Price (Harga) Harga perfariasi Rp.2.500 karena harga ini sangat murah. 3. Promotion (promosi) Promosi ini dilakukan dengan menyebarkan brosur dan membuat papan reklame. 4. Place (tempat) Tempat yang dipilih adalah di pinggir jalan raya. 5. People (orang) Dalam usaha ini membutuhkan karyawan 1 orang. 6. Physical building, Terletak di pinggir jalan dengan tempat terbuka dengan alat berupa gerobak. 7. Procecing (Proses)
  6. 6. BAHAN DAN CARA MEMBUAT ROTI BAKAR Bahan: • Roti Tawar Selai yang ber aroma rasa: • Kacang • Strawberry • Coklat • Pedas Cara membuat: • Iris roti belah jadi 2 • Masukkan selai kedalam roti • Olesi blue band terlebih dahulu • Bakar roti sampai kuning kecoklatan • Roti siap di jual
  7. 7. HARGA JUAL • tidak terlalu mahal yaitu Rp. 2.500/variasi untuk semua variasi.
  8. 8. PERHITUNGAN MODAL DAN HARGA JUAL • Modal awal • Kebutuhan Modal Awal / Biaya Tetap • Tempat untuk jualan / Gerobak : Rp. 1.000.000 • Tempat untuk bakar roti (Wajan) : Rp. 300.000 • Kompor Gas : Rp. 90.000 • Tempat selai / Toples 4 buah : Rp. 40.000 • Garpu roti : Rp. 15.000 • Pisau roti : Rp. 8.000 • Solet besar 4 biji : Rp. 16.000 • Solet Kecil 4 biji : Rp. 20.000 • Tempat garpu, pisau : Rp. 45.000 • Sticker dan daftar harga roti : Rp. 30.000 • Jumlah : Rp. 1.564.000,- •
  9. 9. • Kebutuhan Bulanan / Biaya Variabel 1 • Selai strawberry 5 kg : Rp. 35.000 • Selai nanas 5 kg : Rp. 35.000 • Simas 6 kg : Rp. 54.000 • cokelat ceres 6 kg : Rp. 85.000 • kacang 2 kg : Rp. 28.000 • plastic 2 pack : Rp. 8.000 • kertas roti 1 pack : Rp. 15.000 • Sambal 2 botol : Rp. 20.000 • Jumlah : Rp. 280.000 • • Kebutuhan 5 hari sekali / Biaya Variabel 2 • Roti 20 bungkus : Rp. 53.000 • Gas : Rp. 17.000 • Jumlah : Rp. 70.000 • Maka selama 1 bulan biaya untuk beli roti dan gas = Rp.70.000 X 6 = Rp.420.000 • Jadi jumlah total pengeluaran selama 1 bulan Variabel 1 + Biaya Variabel 2 • = Rp. 280.000 + Rp.420.000 = Rp.700.000
  10. 10. PERHITUNGAN R/L • Diperkirakan setiap hari mampu terjual roti sebanyak 25 buah. Maka selama 1 bulan = 25 x 30 hari : 750 roti. • Pendapatan kotor 1 bulan (harga roti terendah) = 750 roti x Rp.2.500 = Rp.1.875.000 • Pendapatan bersih 1 bulan = Pendapatan kotor – Pengeluaran Biaya keseluruhan = Rp.1.875.000 – Rp.700.000 = Rp.1.175.000 (ini belum termasuk Modal awal)
  11. 11. ANALISA KEUNTUNGAN Selama 1 bulan kita mampu mendapatkan Rp. 1.175.000, maka selama 5 bulan kita sudah balik modal, yaitu : • Pendapatan selama 5 bulan = Rp. 1.175.000 x 5 bulan= Rp. 5.875.000 • Investasi awal = (modal awal) + 5 bulan( pengeluaran 1 bulan) = Rp. 1.564.000 + 5 bulan (Rp. 700.000) = Rp. 1.564.000 + Rp. 3.500.000 = Rp. 5.064.000 • Keuntungan bersih selama 5 bulan = Rp. 5.875.000 – Rp. 5.064.000 = Rp. 811.000
  12. 12. KESIMPULAN Dari Penjelasan Proposal Usaha Roti Bakar diatas dapat disimpulkan : 1. Keterlaksanaan Usaha Roti Bakar dipengaruhi oleh Analisa Peluang Usaha dan Marketing Mix, Karena dengan menganalisa peluang usaha dan marketing mix pelaku usaha dapat melaksanakan usahanya dengan baik. 2. Kegiatan usaha roti bakar dapat berhasil bila selalu menjaga hasil produksi agar tetap higinis dan terjamin kelezatannya, karena dengan hal tersebut kita dapat dipercaya konsumen dan memberikan keuntungan yang besar bagi kita sebagai pelaku usaha.

×