Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

medan listrik

2,359 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

medan listrik

  1. 1. MEDAN LISTRIK
  2. 2. Medan Listrik Gaya akan ada bahkan ketika kedua benda tidak bersentuhan. Gagasan gaya bekerja pada jarak tertentu merupakan suatu hal yang sulit untuk para pemikir zaman dulu. Cara yang bisa membantu untuk memahami situasi ini menggunakan ide medan, yang dikembangkan oleh ilmuan Inggris Michael Faraday(1791-1867) + - + -
  3. 3. Medan Listrik dari satu muatan + r E +Q0 +Q0 +Q0 Catatan: Medan listrik terdefinisi di semua tempat, meski tidak ada muatan di sana. +Q0
  4. 4. Menurut faraday, suatu medan listrik keluar dari setiap muatan dan menyebar ke seluruh ruang. Ketika muatan kedua diletakkan di dekat yang pertama, ia akan merasakan gaya yang disebabkan adanya medan listrik di tempat itu. Medan listrik pada lokasi muatan kedua dianggap berinteraksi langsung dengan muatan ini untuk menghasilkan gaya. Kita dapat menyelidiki medan listrik yang mengelilingi sebuah muatan atau sekumpulan muatan dengan mengukur gaya pada muatan tes. Yang dimaksud dengan muatan tes adalah muatan yang sangat kecil sehingga gaya yang diberikannya tidak mengubah secara signifikan distribusi muatan yang mengakibatkan medan yang diukur.
  5. 5. Medan listrik E di setiap titik pada ruang didefenisikan sebagai gaya F yang diberikan pada muatan tes positif yang kecil pada titik tersebut dibagi dengan besar muatan tes, q. E didefinisikan sebagai limit F/q dan q diambil lebih keci dan lebih kecil lagi, sehingga mendekati nol. Medan listrik pada semua titik pada ruang merupakan vektor yang arahnya merupakan arah gaya pada muatan tes posiif di titik itu dan besarnya adalah gaya per satuan muatan. E =
  6. 6. Alasan pendefenisian E sebagai F/q ( dengan q → 0) adalah agar E tidak bergantung pada besar muatan tes q. hal ini berarti bahwa E hanya mendeskripsikan efek muatan yang menimbulkan medan listrik pada titik itu. Medan listrik pada jarak r dari suatu muatan titik Q akan mempunyai besar
  7. 7. Hitung besar dan arah medan listrik pada titik P yang terletak 30 cm di sebelah kanan muatan titik Q = -3,0 x 10-6 C. Penyelesaian, Arah medan listrik adalah menjauhi muatan Q Jika Q positif, medan listrik akan menjauhi muatan.
  8. 8. Contoh barusan mengilustrasikan bahwa medan listrik yang disebabkan oleh muatan positif menunjuk menjauhi muatan, medan listrik yang disebabkan oleh muatan negatif menunjuk ke arah muatan.
  9. 9. Garis-garis Medan Karena medan listrik merupakan vektor kadang – kadang disebut sebagai medan vektor. Kita dapat menunukkan medan listrik dengan tanda panah pada berbagai titik dalam situasi tertentu.bagaimanapun, menunjukkan medan listrik dengan suatu cara pada banyak titik akan menggasilkan banyak tanda panah, yang mungkin terlihat rumit dan membingungkan. Untuk menghindari hal ini, kita gunakan teknik yang lain,yaitu garis – garis medan.
  10. 10. Representasi dari medan listrik Tidak mungkin untuk merepresentasikan seluruh vektor medan listrik pada semua tempat
  11. 11. Sebagai gantinya dibuat garis-garis yang arahnya menggambarkan arah medan Sebagai gantinya dibuat garis-garis yang arahnya menggambarkan arah medan Pada daerah yang cukup jauh dari muatan kerapatan garis berkurang Pada daerah yang cukup jauh dari muatan kerapatan garis berkurang Semuanya ini dinamakan garis-garis medan listrik Semuanya ini dinamakan garis-garis medan listrik Representasi dari medan listrik
  12. 12. jumlah garis yang dimulai pada muatan positif,atau berakhir pada muatan negatif, sebanding dengan besar muatan. Di dekat muatan, dimana gaya paling besar, garis-garis lebih dekat satu sama lain. Ha ini merupakan properti umum garis medan listrik, makin rapar garis – garis tersebut makin kuat medan listrik pada tempat itu. Garis – garis medan listrik yang mengelilingi kedua muatan yang berlawanan melengkung dan berarah dari muatan positif ke muatan negatif.
  13. 13. Pembuatan garis-garis medan listrik • Garis-garis berawal dari muatan positif • Garis-garis berakhir di muatan negatif • Jumlah garis yang meninggalkan muatan (+) menuju muatan (–) • sebanding dengan besarnya muatan • Garis-garis medan listrik tidak dapat berpotongan
  14. 14. Medan dan Konduktor Listrik Properti dari konduktor yang baik: 1. Medan listrik E = 0 dalam keadaan statis Ketika muatan dalam keadaan diam dalam konduktor, jika ada medan listrik maka elektron- elektron bebasnya akan bergerak F = qE samapai medan dan gaya listriknya mencapai 0
  15. 15. Kosekuensi • Muatan total pada konduktor terdistribusi pada permukaan • Bila ada (+) dikelilingi oleh konduktor logam tidak bermuatan yang berbentuk bola
  16. 16. 2. Medan listrik terhadap permukaan di luar konduktor. Kalau ada komponen E yang paralel dengan permukaan, elektron-elektron akan bergerak sepanjang permukaan sampai F=0 dan E tegak lurus pada permukaan ⊥

×