Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Sistem ekskresi pada manusia

27,762 views

Published on

Sistem ekskresi pada manusia

  1. 1. Sistem Ekskresi pada Manusia
  2. 2. Proses Pengeluaran Berdasarkan zat yang dibuang, proses pengeluaran pada manusia dibedakan menjadi: Defekasi: pengeluaran zat sisa hasil pencernaan (faeces) Ekskresi: proses pengeluaran zat sisa hasil metabolisme yang sudah tidak digunakan lagi oleh tubuh dalam bentuk CO2, keringat dan urine. Sekresi: proses pengeluaran hasil metabolisme yang yang masih berguna bagi tubuh (enzim dan hormon)
  3. 3. Sistem EkskresiAdalah sistem pengeluaran zat-zat sisa metabolismeyang tidak berguna bagi tubuh dari dalam tubuh, seperti:1. Menghembuskan gas CO2 ketika kita bernafas2. Berkeringat3. Buang air kecil (urine)
  4. 4. Alat-alat ekskresi
  5. 5. 1. Kulit (Integumen)Kulit merupakanlapisan terluar tubuhmanusia danmerupakanpelindung bagiandalam tubuh
  6. 6. Fungsi KulitKulit berfungsi sebagai:- Mengeluarkan keringat- Melindungi bagian dalam tubuh dari gesekan, kuman, penyinaran, panas dan zat kimia- Mengatur suhu tubuh- Menerima rangsangan dari luar- Mengurangi kehilangan air- Tempat pembentukan vitamin D
  7. 7. Struktur KulitKulit manusia tersusun dari dua lapisan, yaitu:a. Lapisan epidermisb. Lapisan dermisc. Lapisan subkutan
  8. 8. a. Lapisan Epidermis Lapisan epidermis terdiri atas 5 lapisan, yaitu:1. Stratum Corneum, yaitu lapisan yang berisi zat tanduk yang tersusun dari sel-sel mati , yang aktif mengelupas2. Stratum lucidum, yaitu lapisan yang tidak memiliki pigmen3. Stratum germinativum, yaitu lapisan yang aktif membentuk sel-sel baru menggantikan sel-sel yang mati4. Stratum granulosum, yaitu lapisan yang berpigmen, membentuk melanin yang berasal dari melanosit yang dipengaruhi oleh MSH (Melanocyt Stimulate Hormone)5. Stratum spinosum, yaitu lapisan kulit yang menanduk
  9. 9. b. Lapisan Dermis Lapisan ini terdiri atas:1. Glandula sudorifera (Kelenjar keringat) menghasilkan keringat yang berfungsi membuang garam-garam yang tidak perlu2. Glandula sebacea(Kelenjar minyak) menghasilkan minyak yang berfungsi untuk menjaga elastisitas kulit3. Pembuluh darah4. Akar rambut5. Syaraf6. Otot-otot penegak rambut
  10. 10. c. Lapisan subkutan Lapisan ini merupakan lapisan cadangan lemak, memiliki fungsi:• Menahan tubuh dari tekanan mekanis• Menahan tubuh dari suhu dinginYang mempengaruhi ekskresi keringat adalah:• Aktivitas tubuh• Suhu tubuh• Emosional• Gangguan penyerapan air di ginjal• Kelembaban di udara
  11. 11. 2. Ginjal (Ren)1.Ginjal berjumlah sepasang, terbungkus dalam lapisan pelindung yang tersusun dari lemak2. Ginjal terdapat di daerah pinggang bagian kiri dan kanan.3. Pada orang dewasa, setiap ginjal memiliki ukuran panjang sekitar 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. Ginjal memiliki bentuk seperti kacang dengan lekukan yang menghadap ke dalam..
  12. 12. Struktur Ginjal glomerulus Pembuluh kapilerkorteks Arteri ginjalMedula/ Vena ginjalSumsum ginjal ureter Saluran pembawa Hasil penyaringan
  13. 13. Struktur Ginjal Setiap ginjal tersusun dari bagian-bagian sebagai berikut:• Bagian luar (Kortek) Nefron merupakan unit struktural dan fungsional. Nefron berfungsi sebagai regulator air dan zat terlarut (terutama elektrolit) dalam tubuh dengan cara menyaring darah, kemudian mereabsorpsi cairan dan molekul yang masih diperlukan tubuh - badan malphigi terdiri atas: kapsula bowman dan glomerulus - tubulus kontortus terdiri atas: tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal dan tubulus kolektivus• Bagian dalam (Medula) terdiri dari pembuluh pengumpul dan lengkung henle• Rongga ginjal (Pelvis renalis)
  14. 14. Proses pembentukan urin Proses terbentuknya urin terjadi beberapa tahap:a. Filtrasib. Reabsorpsic. Augmentasi
  15. 15. a. filtrasi1. Filtrasi merupakan proses penyaringan darah yang berlangsung di Glomerulus dalam Badan malphigi2. Yang di saring adalah darah3. Yang tidak di saring adalah eritrosit, keping darah, dan protein darah4. Menghasilkan urine prime di filtrat glomerulus5. Kandungan urin primer: a. air e. garam-garaman berupa Na, K, Cl,HCO3 b. urea c. glukosa d. asam amino
  16. 16. b. Reabsorpsi• Terjadi di Tubulus proksimal• Yang di serap adalah glukosa dan asam amino• Menghasilkan urine sekunder• Kandungan urine sekunder: a. air b. urea c. garam-garaman
  17. 17. c. Augmentasi• Terjadi penambahan zat-zat yang akan di buang• Terjadi di Tubulus distal• MenghasilkanUrine tertier (urin sebenarnya)• Kandungan urine tertier adalah: a. air b. amonia c. zat warna urobilin (zat warna urin)
  18. 18. Penampang ginjal dan bagian nefron
  19. 19. Proses pembentukan urin
  20. 20. Proses pembentukan urin• Secara sederhana: Sel darah, air, garam, nutrisi, dan urea yang terdapat pada arteri akan masuk ke ginjal pada glomerulus dan terjadi penyaringan: sel darah akan tetap berada pada kapiler darah, sedangkan urea, air, garam, dan nutrisi masuk ke dalam kapsula bowman. hasil penyaringan ini akan disebut urin primer. Kapsula bowman akan mengalirkan hasil penyaringan ke Tubulus proksimal untuk menyerap kembali bahan-bahan yang masih dibutuhkan tubuh. Pada tubulus proksimal air, garam dan nutrisi akan diserap kembali ke dalam tubuh dan diangkut melalui vena. Setelah melewati tubulus proksimal, proses berlanjut ke tubulus distal untuk penambahan zat-zat sisa yang tidak dibutuhkan tubuh seperti sisa hasil metabolisme. Setelah itu akan disalurkan ke Duktus pengumpul kemudian ke ureter dan dibuang keluar dari tubuh.
  21. 21. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi urine• Jumlah air yang di minum• Hormon ADH (Anti Diuretic Hormone) yang dihasilkan di hipofisis bagian posterior
  22. 22. 3. Paru-paruDisamping sebagai alat pernafasan, paru-paru jugaberfungsi sebagai alat untuk untukmengekskresikan sisa-sisa metabolisme yangberupa CO2 dan uap air
  23. 23. 4. Hati• Zat sisa yang dikeluarkan dari hati adalah empedu• Fungsi hati adalah untuk:- Menyimpan gula dalam bentuk glikogen- Mengatur kadar gula darah- Tempat pembentukan urea dari amonia- Menawarkan racun- Membentuk vitamin A dari provitamin A- Tempat pembentukan fibrinogen protrombin
  24. 24. Penampang Hati
  25. 25. Penampang empedu
  26. 26. Proses di dalam hati• Sel darah merah yang sudah tua (histiosita) dipecah didalam hati. Eritrosit Hemin Fe Globulin Disimpan dalam hati Dibutuhkan bilirubin biliverdin untuk proses pengikatan oksigen untuk yang dilakukan oleh membentuk hemoglobin dan Hb baru dan urobilin sterobilin mioglobin berperan untuk pembentukan protein Zat warna Zat warna urin faeces
  27. 27. Gangguan pada sistem Ekskresi Manusia• Diabetes insipidus, yaitu penyakit pilulusan (banyak kencing) yang terjadi akibat kekurangan hormon ADH• Diabetes melitus, yaitu penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa di dalam darah sehingga urine yang dihasilkan masih mengandung glukosa• Albuminuria, yaitu penyakit yang ditandai dengan adanya protein dan albumin di dalam urine akibat kerusakan glomerulus• Nefritis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada bagian nefron• Batu ginjal, yaitu suatu endapan garam kalsium di dalam rongga ginjal, saluran ginjal, atau kandung kemih
  28. 28. Penyakit batu empedu (hati)
  29. 29. Sistem ekskresi pada hewan Sistem eksresi pada ikana. terdiri atas ginjal yangberfungsi untuk mengeksresikan limbah nitrogen dan mengatur tekanan osmotik cairan tubuh.b. hasil ekskresi ikan di buang melalui anusc. Organ ekskresi ikan adalah sepasang ginjal sederhana yang disebut, opistonefros ,
  30. 30. 2. Sistem ekskresi pada cacing tanaha. Alat ekskresi pada cacing tanah berupa metanefridia yang terdapat pada setiap ruas tubuhnyab. Metanefridia mempunyai lubang masuk yang ujungnya dikelilingi oleh nefrostom
  31. 31. 3. Sistem ekskresi pada belalangAlat ekskresibelalangberupapembuluhmalphigi
  32. 32. Thank You

×