Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Keluarga sakinah mawddah wa rahmah

902 views

Published on

PPT agama semester 2

Published in: Education
  • Be the first to comment

Keluarga sakinah mawddah wa rahmah

  1. 1. Keluarga Sakinah Mawaddah WaRahmah Disusun oleh NEXT Kelompok 5 Deris Siantara Zulaila Ishelia Venegia Rengga Aditama Via Audina Muhammad Yasin Suryani
  2. 2. PENGERTIAN KELUARGA SAKINAH CIRI-CIRI KELUARGA SAKINAH TAHAPAN MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH FUNGSI KELUARGA HAK & KEWAJIBAN SUAMI ISTERI TUJUAN MENIKAH KESIMPULAN
  3. 3. KELUARGA 1. KI HAJAR DEWANTARA Keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang telah terikat oleh turunan lalu mengerti dan merasa sebagai satu gabungan yang hakiki,esensial,nyama dan berkehendak secara bersama-sama memperteguhkan hal tersebut untuk memulihkan masing-masing anggota keluarganya 2. ISTILAH BAHASA Keluarga dalam bahasa Sanksekerta “kulawarga”,”ras” dan “warga” yang berarti “anggota”. 3. PANDANGAN ISLAM Keluarga adalah Mereka yang berkumpul dalam satu tempat tinggal yang terdiri dari istri, suami dan anak-anak dan golongan mereka yang sedarah .
  4. 4. ARTI SAKINAH MAWADDAH WA RAHMAHSAKINAH Dalam bahasa ARAB , arti tenang, terhormat, aman, merasa dilindungi, penuh kasih sayang, mantap dan memperoleh pembelaan. al Qur’an surat 30:21 “Litaskunu ilaiha” yang artinya bahwa Allah SWT telah menciptakan perjodohan bagi manusia agar yang satu merasa tenteram terhadap yang lain. MAWADDAH • jenis cinta membara, yang menggebu-gebu kasih sayang pada lawan jenisnya • cinta yang lebih condong pada material seperti cinta karena kecantikan, ketampanan, cinta pada harta benda, dan lain sebagainya WA RAHMAH WA= DAN RAHMAH adalah jenis cinta kasih sayang yang lembut, siap berkorban untuk menafkahi dan melayani dan siap melindungi kepada yang dicintai.
  5. 5. Ciri-Ciri Keluarga SakinahAda 4 Aspek 1. Aspek Lahiriah • Tercukupinya kebutuhan hidup (kebutuhan ekonomi ) sehari-hari. • Kebutuhan biologis suami istri tersalurkan dengan baik dan sehat. • Mempunyai anak dan dapat mendidik dan membimbingnya. 2. Aspek Batiniah • Anggota keluarga dapat merasakan ketenangan dan kedamaian. • Terjalin hubungan penuh dengan pengertian dan saling menghormati yang dilandasi dengan rasa cinta dan kasihsayang. . 3. Aspek spiritual (keagaman) • Setiap anggota keluarga memiliki dasar pengetahuan agama yang kuat. • Meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. 4. Aspek social • Keluarga yang dapat di terima lingkungan sekitar atau masyarakat. • Bermanfat bgi masyarakat sekitar ataupun masyarakat luas.
  6. 6. Tujuan Pernikahan 1. Untuk Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia Yang Asasi 2. Untuk Membentengi Ahlak Yang Luhur 3. Untuk Menegakkan Rumah Tangga Yang Islami 4. Untuk Meningkatkan Ibadah Kepada Allah 5. Untuk Mencari Keturunan Yang Shalih
  7. 7. Tahapan Membentuk Keluarga 1. Pemilihan Pasangan 2. Melangsungkan Pernikahan 3. Cara Membina Rumah Tangga
  8. 8. Fungsi Keluarga Dalam Islam 1. Fungsi Produksi 2. Fungsi ekonomi 3. Fungsi perlindungan 4. Fungsi rekreatif 5. Fungsi afektif 7. Fungsi agama 6. Fungsi edukatif 8. Fungsi sosial budaya 9. Fungsi cinta kasih 10. Fungsi pendidikan
  9. 9. Hak Dan Kewajiban 1. Suami istri memikul kewajiban yang luhur untuk menegakkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah yang menjadi sendi dasar dari susunan masyarakat. 2. Suami istri wajib saling mencintai, saling menghormati, setia dan memberi bantuan lahir batin yang satu kepada yang lain. 3. Suami istri memikul kewajiban untuk mengasuh dan memelihara anak-anak mereka, baik mengenai pertumbuhan jasmani, rohani, maupun kecerdasan. 4. Suami istri wajib memelihara kehormatannya. 5. Jika suami atau istri melalaikan kewajibannya, masing-masing dapat mengajukan gugatan kepada Pengadilan agama.
  10. 10. KESIMPULAN1 Keluarga sakinah adalah keluarga yang tenang, damai, tentram dan memuaskan hati. Dan demi mewujudkan hal tersebut kita harus melalui beberapa proses. Dengan niat yang ikhlas dan diberi komitmen untuk berjuang bersama yang penuh pertimbangan dan persiapan yang matang yang di landasi oleh rasa cinta, kasih sayang sehingga tercipta suasana keharmonisan dan terjadilah komunikasi yang baik di antara anggota keluarga, tetangga dan masyarakat luas. 2 Proses dalam membentuk keluarga sakinah yaitu kita harus mengikuti apa yang telah di contohkan oleh Rosulullah SAW. Yang di mulai dari niat yang kuat, cara memilih pasangan suami/istri, prosesi pernikahan dan contoh rosulullah dalam membina rumah tangga supaya tetap dalam keseimbangan yang penuh cinta dan kebahagian.
  11. 11. “Jazaakumullah Khairan Katsiran Wa Jazaakumullah Ahsanal Jaza” ( ُُ‫م‬ُ‫ك‬‫ا‬َ‫ز‬َ‫ج‬ُُ‫للا‬‫ا‬ً‫ْر‬‫ي‬َ‫خ‬ُ‫ث‬َ‫ك‬‫ا‬ً‫ْر‬‫ي‬ُُ‫م‬ُ‫ك‬‫ا‬َ‫ز‬َ‫ج‬ َ‫و‬ُُ‫للا‬ َُ‫ن‬َ‫س‬ْ‫ح‬َ‫ا‬‫اء‬َ‫ز‬َ‫ج‬ْ‫ال‬ ) “Semoga Allah SWT akan membalas kamu dengan kebaikan yang banyak dan semoga Allah SWT akan membalas kamu dengan balasan yang terbaik
  12. 12. PERTANYAAN 1. 2. 3.
  13. 13.  Kriteria Memilih Calon Istri • Beragama islam (muslimah). • Memiliki akhlak yang baik. . • Memiliki dasar pendidikan Islam yang baik. • Memiliki sifat penyayang.  Kriteria Memilih Calon Suami • Beragama Islam (muslim). • Memiliki akhlak yang baik. • Sholeh dan taat beribadah. • Memiliki ilmu agama Islam yang baik. BACK
  14. 14. BACK  Pernikahan atau nikah artinya adalah terkumpul dan menyatu. An Nuur:32 “Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. An Nuur:33 “Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan budak-budak yang kamu miliki yang memginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Dan barangsiapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa itu.
  15. 15. BACK a. Membukakan pintu untuk istrinya b. Mencium istri sebelum pergi dan pulang berpergian c. Makan sepiring berdua d. Berlemah lembut dan menemani istri yang sakit e. Bersenda gurau dan membangun ke akraban f. Tetap romantis dan akrab disaat istri sedang haid g. Mandi Bersama h. Mengajak istri makan diluar sambil refreshing i. Saling membersihkan setelah berhubungan j. Bersandar di atas dada istri dan tertidur dipaha istrinya k. Suami istri berpelukan disaat tidur l. Mengajak istri berpergian keluar kota m. Suami menyuapi istrinya n. Mencium istri dari waktu ke waktu o. Suami mengantarkan istri ketika keluar p. Suami istri berjalan” dimalam hari q. Istri menyisir rambut suami nya r. Istri menaburkan minyak wangi ke badan suami nya s. Ungkapan cinta dan panggilan sayang setiap hari

×