Tazkiyatun nafs

1,851 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,851
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
29
Actions
Shares
0
Downloads
80
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tazkiyatun nafs

  1. 1. Created By:Iqlima Putri Novitasari
  2. 2. SUB POKOK PEMBAHASANPengertian Tazkiyatun NafsPembagian Nafs menurut perspektiftasawufTahapan-tahapan Tazkiyatun NafsMetode Tazkiyatun Nafs
  3. 3. A.Pengertian Tazkiyatun NafsTazkiyatun Nafs berasal dari dua kata yaitutazkiyat dan nafs,kata tazkiyat berasal daribahasa Arab yaitu isim mashdar dari akar katazakka yang berarti penyucian.Sedangkan Nafsialah berupa akal,hati & nafsuAdapun pengertian tazkiyatun nafs secarateminology adalah suatu upaya pengkondisianspritual agar jiwa terasa tenang,tentram dansenang berdekatan dengan Allah.
  4. 4. B.Pembagian Nafs menurutPerspektif Tasawuf 1.Nafs al-amarah2.Nafs al-lawwamah3.Nafs al-mulhimah4.Nafs al-muthma’innah5.Nafs al-mardliyah6.Nafs al-kamilah7.Nafs al-radliah
  5. 5. 1. Nafs al-amarahNafs ini memiliki kecenderungan badaniyah yangberujung terhadap keinginan untuk mendapatkesenangan.Menurut perspektif tasawuf jiwa/nafsini memiliki tujuh gejala yaitu :a. al-Bukhl,atau kikirb. al-Hirst,atau berambisi dalam hal duniac. al-hasad,dengki atau iri hatid. al-Jahl,yakni bodoh,susah menerima kebenarane. al-syahwat,keinginan melanggar syari’atf. al-Kibr,merasa besarg. al-Ghadab,marah karena hawa nafsu
  6. 6. 2.Nafs al-lawwamahJiwa ini merupakan suatu kesadaran akankebaikan dan keburukan,jiwa ini juga mempunyaipotensi untuk taat dan durhaka pada Allah,selain itujiwa lawwamah ini terkadang suka mencela,baikpada diri sendiri maupun pada orang lain.Jiwa ini berada pada cahaya hati,dan karenaberada pada hati,maka nafsu ini terkadang semangatuntuk berbuat baik dan kadang semangat pula untukberbuat keburukan,sehingga akibat dari duakecenderungan itu muncul rasa penyesalan yangmendalam pada jiwa ini.
  7. 7. 3.Nafs al-Mulhimah` Nafsu ini berada di urutan ketiga dalam derajat kejiwaanmanusia,jiwa ini bersifat lembut sehingga mengakibatkanmunculnya kesadaran yang mudah juga menerima ilmupengetahuan Jiwa ini juga menimbulkan kesadaran berupasifat tawadlu’,qana’ah dan dermawan.Jiwa ini memiliki tujuh sifat yang dominan yaitu,al-sakhwat(dermawan), al-Qana’ah (menerima apa adanya), al-Hilm(lapang dada), at-Taubat (bertaubat), al-Sabr (sabar),al-Tahammul (tahan menjalani penderitaan)
  8. 8. 4.Nafs al-Muthma’innahJiwa ini adalah jiwa yang dibarengi oleh cahayahati,sehingga bersih dan jauh dari sifat-sifat tercelaserta stabil dalam menata keseimbangan antara dlahirdan batin.Jiwa ini memiliki sifat terpuji sebagai berikut,al-Jud (tidak kikir),al-Tawakkal (pasrah pada Allah),al-Ibadat (ibadah hanya pada Allah),al-Syukr (bersyukuratas nikmat Allah),al-Ridla (rela terhadap hukum danketentuan Allah),al-Khaswat (takut mengerjakanmaksiat).
  9. 9. 5.Nafs al-MardliyahJiwa ini merupakan realitas dari laufatulkhafi,iabersifat sangat lembut dankecenderungan ini sangatlah suci,bersih dandekat pada Allah.Jiwa ini muncul sebagai kesadaran agar relamenerima terhadap Allah sebagai Tuhan dansatu-satunya dzat yang berhak untukdisembah.
  10. 10.  Jiwa ini merupakanpenjelmaan dari lathifatulakhfa (kelembutan yangsamar dalam diri manusia),dia tak lain kelembutanyang paling dalam pada dirimanusia. Jiwa ini merupakan jiwatertinggi bagi manusiasecara realitas yaitu bahwamanusia sebagai makhlukjasmani dan rohani.Pusatpengendalian jiwa iniberada pada seluruh tubuhmanusia secarakeseluruhan mulai dariujung rambut sampai ujungkaki.7.Nafs al-radliah6.Nafs al-kamilah
  11. 11. 1.Tahapan Pembersihan dari Penyakit HatiTahap ini merupakan tahap awal dari prosespenyucian jiwa,dimana ibarat tubuh atau suatu bendakotor,maka yang harus dilakukan pertama kali adalahmembuang kotoran tersebut sebelum dibasuh denganair sehingga pembersihan yang dilakukan tidaklah sia-sia.Dalam pembuangan sifat tercela ini harus melaluibeberapa cara di antaranya ialah riyadlah danmujahadah.
  12. 12. 2.Tahap Pengisian Sifat Terpuji Pertama,Tobat berarti kembali dari perkara yangdilarang oleh syara’.Taubat juga berarti menyesalterhadap kesalahan atas dosa yang telahdilakukan seseorang. Kedua,Sabar.Secara garis besar,sabar dapatdibagi dua,yaitu sabar dalam menahan amarahdan hawa nafsu yang kemudian disebutkesabaran badani yaitu sabar dari penyakit fisik. Ketiga,Syukur yang dimaksud disini adalahbersyukur pada Allah atas nikmat yang diberikankepada kita.
  13. 13.  Keempat,al-Raja’(hanya berharap pada Allah) dan al-Khauf(hanya takut pada Allah).Kedua hal ini merupakan sisiyang menjadi inti ajaran setiap sufi dalam rangka membantumenemukan ma’rifat serta kesucian diri. Kelima,faqr dan zuhud dan wara’.faqr harus dimilikiseseorang,sebab hanya dengan faqr lah seseorang tidakakan bergantung pada harta.Zuhud merupakan sikapberpaling dan berusaha agar hati menjauh dari kesenangandunia serta tidak sedikitpun untukmenginginkannya.Sedangkan wara’ adalah berusaha hidupselektif terhadap makanan dan semua hal yang kita miliki. Keenam,adalah pengisian hati dengan niat ikhlas dankebenaran sebab ikhlas adalah rukun yang paling pentingdalam beberapa pokok tentang pembersihan hati.
  14. 14. Ketujuh,adalah muhassabah(mawasdiri/waspada)yaitu meyakini bahwa Allah senantiasamengetahui segala pikiran,perbuatan dan rahasiadalam hati manusia sehingga ia menjadihormat,tunduk dan takut kepada-Nya.Kedelapan,ialah tawakkal atau pasrah kepada Allahdan menyerahkan diri dan semua persoalan yangdihadapi hanya pada Allah. Kesembilan,ialah cinta(mahabbah),rindu(syauq) danrela(ridla).Cinta merupakan sifat terpuji yang tertinggidiantara semua kebajikan orang yang mensucikanbahkan seorang sufi perempuan Rabi’ah al-adawiyahbisa mencapai ma’rifat dengan cinta.
  15. 15. Metode Tazkiyatun Nafs Metode mujahadah (bersungguh-sungguh)dan riyadlah (latihan jiwa).Mujahadah ditinjau dari bahasa ialah berasaldari kata jahadah yang satu rumpun denganijtihada’,yang berarti berusaha keras denganpenuh kesungguhan hati agar tercapainyatujuan.Namun dalam hal ini mujahadah yangdimaksud adalah kesungguhan perjuanganmelawan tarikan hawa nafsu berdasarkannorma-norma syari’at dan akal.
  16. 16. • Adapun riyadlah ialah pembebanan diri denganmembiasakan melatih suatu perbuatan baik ,yangpada fase awal merupakan beban yang sangatberat,namun konsep riyadlah ini jika dilakukandengan sungguh-sungguh pada fase akhir akanmenjadi suatu karakter dan kebiasaan yang sangatbaik.• Dalam konteks ini,mujahadah dan riyadlahmerupakan metode tazkiyatun nafs dalam rangkamembina akhlak serta dalam rangka usahapensucian jiwa agar bersih dan terbiasaberakhlaqul karimah.

×