Alat alat ukur listrik

8,661 views

Published on

2 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
8,661
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
221
Comments
2
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Alat alat ukur listrik

  1. 1. Yaa Akhi.. Yaa Ukhti..
  2. 2. KELOMPOK IXPendidikan Teknik Elektro 2010
  3. 3. M. Irvan Ardiansyah 5115100201 Fairus Jazilah 5115102599 Indra Waliyuda 5115102590Putri Rismaningrum 5115102588 Furi Endang P 5115102608
  4. 4. GalvanometerMerupakan alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukurkuat arus dan beda potensial listrik yang relatif kecil.Bisa digunakan untuk mengukur kuat arus maupun bedapotensial listrik yang besar, jika pada galvanometer tersebutdipasang hambatan eksternal : Pada voltmeter disebut hambatan depan, Pada ampermeter disebut hambatan shunt.
  5. 5. Cara Kerja Galvanometero Arus listrik memasuki dan meninggalkan kumparan melalui pegas spiral.o Maka sisi kumparan yang dekat dengan kutub utara dan kutub selatan mengalami gaya Lorentz yang sama tetapi berlawanan arah, yang akan menyebabkan kumparan berputar.o Putaran kumparan ditahan oleh kedua pegas spiral, sehingga kumparan hanya akan berputar dengan sudut tertentu.o Putaran dari kumparan diteruskan oleh sebuah jarum untuk menunjuk pada skala tertentu.
  6. 6. Contoh PemakaianGalvanometer tidak dapat digunakan untuk mengukur kuat arusmaupun beda potensial listrik yang relatif besar, karena komponen-komponen internalnya yang tidak mendukung.
  7. 7. AmpermeterAmpermeter adalah alat ukur listrik yang digunakan untukmengukur kuat arus listrik.Galvanometer dengan hambatan shunt adalah ampermeter.Dalam pemasangannya, ampermeter ini harus dihubungkanparalel dengan sebuah hambatan shunt Rsh untukmeningkatkan batas ukur galvanometer agar dapatmengukur kuat arus listrik yang lebih besar dari nilaistandarnya.
  8. 8. Cara Kerja Ampermeter Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz. Arus yangmengalir pada kumparan yang selimuti medan magnet akanmenimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarumamperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakinbesar pula simpangannya. Besar gaya yang dimaksud sesuai dengan prinsip GayaLonrentz yaitu F= B.I.L
  9. 9. Contoh Pemakaian Jika akan mengukur arus yang melewati penghantar denganmenggunakan amperemeter maka harus dipasang seri dengancara memotong penghantar agar arus mengalir melewatiamperemeter.
  10. 10. Voltmeter Voltmeter adalah alat ukur listrik yang digunakan untukmengukur beda potensial atau tegangan pada ujung-ujungkomponen elektronika yang sedang aktif, seperti kapasitoraktif, resistor aktif, dll. Voltmeter dapat dibuat dari sebuah galvanometer dansebuah hambatan eksternal Rx yang dipasang seri, tujuannyauntuk meningkatkan batas ukur galvanometer.
  11. 11. Cara Kerja Voltmetero Hampir sama dengan amperemeter amperemeter karena desainnya juga terdiri dari galvanometer dan hambatan seri atau multiplier.o Galvanometer menggunakan prinsip Lorenz, di mana interkasi antara medan magnet dan kuat arus akan menimbulkan gaya magnet.o Gaya magnet yang akan menggerakkan jarum penunjuk sehingga menyimpang saat melewati arus yang melewati kumparan.
  12. 12. Contoh Pemakaian Menggunakan Voltmeter berbeda dengan menggunakanAmpermeter, dalam menggunakan Voltmeter harus dipasangparalel pada kedua ujung yang akan dicari beda tegangannya.
  13. 13. Jembatan Wheatstone Perangkat ini dipopulerkan oleh Sir Charles Wheatstone padatahun 1843, yakni rangkaian jembatan wheatstone. Jembatan wheatstone adalah susunan komponen komponenelektronika yang berupa resistor dan catu daya. Kegunaannyauntuk memperoleh ketelitian dalam melaksanakan pengukuranterhadap suatu tahanan yang nilainya relative kecil sekali.
  14. 14. Hasil kali antara hambatan hambatanberhadapan yang satu akan sama dengan hasilkali hambatan hambatan berhadapan lainnya jikabeda potensial antara c dan d bernilai nol.Persamaan :R1 . R3 = R2 . R4
  15. 15. Hambatan Jembatan WheatstoneBila harga R1R3 = R2R4, maka R5 tidak berfungsi, maka 1 1 1Rs1 R1 R4 Rs2 R2 R3 Rp Rs1 Rs2Sedangkan bila R1R3 ≠ R2R4, maka rangkaian tsb harus diganti : R1, R2 dan R5 diganti menjadi Ra, Rb dan Rc. R1.R2 Ra R1 R2 R5 R2 .R5 Rb R1 R2 R5 R1.R5 Rc R1 R2 R5
  16. 16. Potensiometer Potensiometer adalah perangkat komponenelektronika bagian dari sebuah resistor yangmemiliki tiga terminal dengan sambungan yangmembentuk pembagi tegangan yang dapat disetel.
  17. 17. Tujuan dan Manfaat Potensiometer Penguat sinyal Pengaturan suara Pengaturan intensitas Tranduser Pengendali masukan dan keluaran perangkat elektronik dll
  18. 18. Cara Kerja Potensiometer Potensiometer pada prinsipnya dapat kitaasumsikan sebagai gabungan dari dua buahresistor yang dihubungkan seri (R1 dan R2), tetapikedua resistor tersebut nilai resistansisnya dapatdiubah. Resistansi total akan selalu tetap dan nilaiini merupakan nilai resistansi Potensiometer(Variable Resistor). Jika resistansi R1 diperbesardengan cara memutar potensiometer tersebut,maka otomatis resistansi R2 akan berkurang,demikian juga sebaliknya.
  19. 19. Contoh pergerakan dari potensiometero Dapat dimisalkan sebuah kawat panjang digambar potensio kondisi awal adalah potensiometer geser, dimana nilai dari tahanan A terhadap tahanan B dan C terhadap B selalu berubah – ubah. AB tahanannya lebih kecil dari BC(AB<BC). Karena jarak A ke B lebih dekat dan B ke C tahanan nya pasti lebih besar.o Prinsip potensiometer ini adalah dengan menggeser, apabila digeser ke kanan menuju C maka, AB tahanannya sama dengan BC artinya nilai tahanannya bisa diatur sesuai dengan keinginan kita.
  20. 20. Apakah ada pertanyaan kawan-kawan??
  21. 21. SEKIAN..TERIMA KASIH ATASPARTISIPASI DANPERHATIAN dari kawan-kawan semua..

×