Tugas kimia dasar i sylvester saragih

760 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
760
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
12
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas kimia dasar i sylvester saragih

  1. 1. TUGAS KIMIA DASARPERKEMBANGAN MODEL TEORI ATOM DOSEN : Dra. Rully Melliawaty, M.Pd DISUSUN OLEH : SYLVESTER SARAGIH DBD 111 0105 UNIVERSITAS PALANGKARAYA FAKULTAS TEKNIK JURUSAN PERTAMBANGAN PALANGKARAYA 2011
  2. 2. KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat danbimbingan-Nya saya dapat menyelesaikan penulisan, walaupun 80 % isi dari karya ilmiah inisaya kutip langsung dari sumber. Tapi saya berharap karya ilmiah ini dapat membantu danmenambah wawasan saudara-saudari yang ingin lebih memahami atau mengetahui sekilastentang “PERKEMBANGAN MODEL TEORI ATOM”. Ada pun isi dari karya ilmiah saya inihanyalah berupa pengetahuan INSECTA yang telah pernah kita pelajari sejak kita yang berisikantentang pengertian atom, struktur atom, perkembangan model atom mulai dari model atomDalton sampai model atom modern. Banyak rintangan dan hambatan yang penulis hadapi ketika menyusun makalah ini.Namun, dengan berkat rahmat dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa saya dapat menyelesaikanmakalah ini. Saya menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan, untuk itu sayamenerima kritik dan saran dari pembaca. Dan akhirnya semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua terutama bagi pembaca.Terima kasih,.,.,, Penulis
  3. 3. BAB I PERKEMBANGAN MODEL ATOM1.1 PENDAHULUAN Atom adalah suatu satuan dasar materi, yang terdiri atas inti atom serta awan elektronbermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan positif,dan neutron yang bermuatan netral (kecuali pada inti atom Hidrogen-1, yang tidak memilikineutron). Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik.Sekumpulan atom demikian pula dapat berikatan satu sama lainnya, dan membentuk sebuahmolekul. Atom yang mengandung jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral,sedangkan yang mengandung jumlah proton dan elektron yang berbeda bersifat positif ataunegatif dan disebut sebagai ion. Atom dikelompokkan berdasarkan jumlah proton dan neutronyang terdapat pada inti atom tersebut. Jumlah proton pada atom menentukan unsur kimia atomtersebut, dan jumlah neutron menentukan isotop unsur tersebut. Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani átomos, yang berarti tidak dapat dipotong ataupunsesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Konsep atom sebagai komponen yang tak dapatdibagi-bagi lagi pertama kali diajukan oleh para filsuf India dan Yunani. Pada abad ke-17 danke-18, para kimiawan meletakkan dasar-dasar pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa zat-zattertentu tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi menggunakan metode-metode kimia. Selamaakhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, para fisikawan berhasil menemukan struktur dankomponen-komponen subatom di dalam atom, membuktikan bahwa atom tidaklah tak dapatdibagi-bagi lagi. Prinsip-prinsip mekanika kuantum yang digunakan para fisikawan kemudianberhasil memodelkan atom.Dalam pengamatan sehari-hari, secara relatif atom dianggap sebuahobjek yang sangat kecil yang memiliki massa yang secara proporsional kecil pula. Atom hanyadapat dipantau dengan menggunakan peralatan khusus seperti mikroskop gaya atom. Lebih dari
  4. 4. 99,9% massa atom berpusat pada inti atom, dengan proton dan neutron yang bermassa hampirsama. Setiap unsur paling tidak memiliki satu isotop dengan inti yang tidak stabil, yang dapatmengalami peluruhan radioaktif. Hal ini dapat mengakibatkan transmutasi, yang mengubahjumlah proton dan neutron pada inti. Elektron yang terikat pada atom mengandung sejumlah arasenergi, ataupun orbital, yang stabil dan dapat mengalami transisi di antara aras tersebut denganmenyerap ataupun memancarkan foton yang sesuai dengan perbedaan energi antara aras.Elektron pada atom menentukan sifat-sifat kimiawi sebuah unsur, dan mempengaruhi sifat-sifatmagnetis atom tersebut1.2 Model Atom Dalton Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom.Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukumLavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa "Massa totalzat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi". SedangkanProuts menyatakan bahwa "Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap".Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut: 1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi 2. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda 3. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen 4. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru.Seperti gambar berikut ini:
  5. 5. Percobaan Lavosier Mula-mula tinggi cairan merkuri dalam wadah yang berisi udara adalah A, tetapi setelahbeberapa hari merkuri naik ke B dan ketinggian ini tetap. Beda tinggi A dan B menyatakanvolume udara yang digunakan oleh merkuri dalam pembentukan bubuk merah (merkuri oksida).Untuk menguji fakta ini, Lavoisier mengumpulkan merkuri oksida, kemudian dipanaskan lagi.Bubuk merah ini akan terurai menjadi cairan merkuri dan sejumlah volume gas (oksigen) yangjumlahnya sama dengan udara yang dibutuhkan dalam percobaan pertama.Percobaan Joseph Pruost Pada tahun 1799 Proust menemukan bahwa senyawa tembaga karbonat baik yangdihasilkan melalui sintesis di laboratorium maupun yang diperoleh di alam memiliki susunanyang tetap. Sebelum Setelah Percobaan Perbandingan pemanasan (g pemanasan (g ke- Mg/MgO Mg) MgO) 1 0,62 1,02 0,62/1,02 = 0,61 2 0,48 0,79 0,48/0,79 = 0,60 3 0,36 0,60 0,36/0,60 = 0,60  Kelebihan dan kelemahan Model Atom Dalton 1. Kelebihan Mulai membangkitkan minat terhadap penelitian mengenai model atom
  6. 6. 2. Kelemahan Teori atom Dalton tidak dapat menerangkan suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik. Bagaimana mungkin bola pejal dapat menghantarkan arus listrik? padahal listrik adalah elektron yang bergerak. Berarti ada partikel lain yang dapat menghantarkan arus listrik.1.3 Model Atom Thomson Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J.Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katodemerupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dananode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa sinar katode merupakan partikelpenyusun atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebutelektron.Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif,maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektrontersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom daltondan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. Yangmenyatakan bahwa:"Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatifelektron" Model atomini dapat digambarkan sebagai jambu biji yang sudah dikelupas kulitnya. bijijambu menggambarkan elektron yang tersebar marata dalam bola daging jambu yang pejal, yangpada model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal. Model atom Thomsondapat digambarkan sebagai berikut:
  7. 7.  Kelebihan dan Kelemahan Model Atom Thomson 1. Kelebihan Membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur. 2. Kelemahan Model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut.1.4 Model Atom Rutherford Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden)melakukanpercobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Sebelumyatelah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus,berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas. Percobaan tersebutsebenarnya bertujuan untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betulmerupakan bola pejal yang positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan ataudibelokkan. Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkanpada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (adapenyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satudiantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesipulan beberapa berikut: 1. Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan 2. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
  8. 8. 3. Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan. Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkanmodel atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiridari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatannegatif. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsimengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.Model atom Rutherford dapat digambarkan sebagai beriukut:Percobaan Rutherford
  9. 9.  Kelebihan dan kelemahan Model Atom Rutherford1. Kelebihan Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti2. Kelemahan Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika, gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi sehingga lama - kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Apa yang terjadi? Benar. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut.
  10. 10. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang nanti disebut dengan kulit1.5 Model Atom Bohr Pada tahun 1913, pakar fisika Denmark bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalanatom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. Percobaannya iniberhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom.Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherforddan teori kuantum dari Planck, diungkapkan dengan empat postulat, sebagai berikut: 1. Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti. 2. Selama elektron berada dalam lintasan stasioner, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap. 3. Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain. Pada peralihan ini, sejumlah energi tertentu terlibat, besarnya sesuai dengan persamaan planck, ΔE = hv. 4. Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama sifat yang disebut momentum sudut. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏, dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck. Menurut model atom bohr, elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasantertentu yang disebut kulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi paling rendah adalahkulit elektron yang terletak paling dalam, semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dansemakin tinggi tingkat energinya.
  11. 11. Percobaan Bohr  Kelebihan dan Kelemahan model Atom Bohr : 1. Kelebihan atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempat berpindahnya elektron. 2. Kelemahan model atom ini adalah tidak dapat menjelaskan efek Zeeman dan efek Strack1.6 Model Atom Modern Model atom mekanika kuantum dikembangkan oleh Erwin Schrodinger (1926).SebelumErwin Schrodinger, seorang ahli dari Jerman Werner Heisenberg mengembangkan teorimekanika kuantum yang dikenal dengan prinsip ketidakpastian yaitu “Tidak mungkin dapat
  12. 12. ditentukan kedudukan dan momentum suatu benda secara seksama pada saat bersamaan, yangdapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti atom”.Daerah ruang di sekitar inti dengan kebolehjadian untuk mendapatkan elektron disebut orbital.Bentuk dan tingkat energi orbital dirumuskan oleh Erwin Schrodinger.Erwin Schrodingermemecahkan suatu persamaan untuk mendapatkan fungsi gelombang untuk menggambarkanbatas kemungkinan ditemukannya elektron dalam tiga dimensi.Persamaan Schrodinger :x,y dan z = Posisi dalam tiga dimensiY = Fungsi gelombangm = massaђ = h/2p dimana h = konstanta plank dan p = 3,14E = Energi totalV = Energi potensial Model atom dengan orbital lintasan elektron ini disebut model atom modern atau modelatom mekanika kuantum yang berlaku sampai saat ini, seperti terlihat pada gambar berikut ini: Model atom mutakhir atau model atom mekanika gelombang Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat kebolehjadian elektron. Orbitalmenggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital dengan tingkat energi yang sama atauhampir sama akan membentuk sub kulit. Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit.Dengandemikian kulit terdiri dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Walaupunposisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama.
  13. 13. CIRI KHAS MODEL ATOM MEKANIKA GELOMBANG 1. Gerakan elektron memiliki sifat gelombang, sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stasioner seperti model Bohr, tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang yang disebut orbital (bentuk tiga dimensi darikebolehjadian paling besar ditemukannya elektron dengan keadaan tertentu dalam suatu atom) 2. Bentuk dan ukuran orbital bergantung pada harga dari ketiga bilangan kuantumnya. (Elektron yang menempati orbital dinyatakan dalam bilangan kuantum tersebut) 3. Posisi elektron sejauh 0,529 Amstrong dari inti H menurut Bohr bukannya sesuatu yang pasti, tetapi bolehjadi merupakan peluang terbesar ditemukannya elektronPercobaan chadwickKelemahan Model Atom Modern Persamaan gelombang Schrodinger hanya dapat diterapkan secara eksak untuk partikeldalam kotak dan atom dengan elektron tunggal.
  14. 14. BAB II PENUTUP2.1 Rangkuman perkembangan model atomA. Model Atom Dalton John Dalton mengemukakan hipotesa tentang atom berdasarkan hukum kekekalan massa(Lavoisier) dan hukum perbandingan tetap (Proust). Teori yang diusulkan Dalton:a. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.b. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atomyang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.c. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dansederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen.d. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Hipotesa Dalton digambarkandengan model atom sebagai bola pejal seperti ada tolak peluru. Teori atom Dalton tidak dapatmenerangkan suatu larutan dapat menghantarkan listrik. Bagaimana mungkin suatu bola pejaldapat menghantarkan listrik, padahal listrik adalah elektron yang bergerak. Berarti ada partikellain yang dapat menyebabkan terjadinya daya hantar listrik.B. Model Atom Thomson Kelemahan dari Dalton diperbaiki oleh JJ. Thomson, eksperimen yang dilakukannyatabung sinar kotoda. Hasil eksperimennya menyatakan ada partikel bermuatan negatif dalamatom yang disebut elektron. Thomson mengusulkan model atom seperti roti kismis atau kueonde-onde. Suatu bola pejal yang permukaannya dikelilingi elektron dan partikel lain yangbermuatan positif sehingga atom bersifat netral.Gambar atom model Thomson dapat diklik disiniKelemahan model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatifdalam bola atom tersebut.
  15. 15. C. Model Atom Rutherford Eksperimen yang dilakukan Rutherford adalah penembakan lempeng tipis dengan partikelalpha. Ternyata partikel itu ada yang diteruskan, dibelokkan atau dipantulkan. Berarti di dalamatom terdapat susunan-susunan partikel bermuatan positif dan negatif. Hipotesa dari Rutherfordadalah atom yang tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilinginya. Inti atombermuatan positif dan massa atom terpusat pada inti atom. Model atom Rutherford seperti tatasurya dapat diklik disini Kelemahan dari Rutherford tidak dapat menjelaskan mengapa elektrontidak jatuh ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika, gerakan elektron mengitari inti inidisertai pemancaran energi sehingga lama - kelamaan energi elektron akan berkurang danlintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah seutas tali dansalah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang.Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Apa yang terjadi? Benar. Lama kelamaan putarannyaakan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegalmemegang tali tersebut. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektronyang nanti disebut dengan kulit.D. Model Atom Niels BohrKelemahan dari Rutherford diperbaiki oleh Niels Bohr dengan percobaannya menganalisaspektrum warna dari atom hidrogen yang berbentuk garis.Hipotesis Bohr adalah :a. Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatannegatif di dalam suatu lintasan.b. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap atau memancarkanenergi sehingga energi elektron atom itu tidak akan berkurang. Jika berpindah lintasan ke lintasan yang lebih tinggi maka elektron akan menyerapenergi. Jika beralih ke lintasan yang lebih rendah maka akan memancarkan energi.->Kelebihan atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempatberpindahnya elektron.->Kelemahan model atom ini adalah: tidak dapat menjelaskan spekrum warna dari atom
  16. 16. berelektron banyak. Sehingga diperlukan model atom yang lebih sempurna dari model atomBohr.
  17. 17. DAFTAR PUSTAKAwww.duniaedukasi.net/2011/05/perkembangan-teori-atom.htmlwww.docstoc.com/.../Perkembangan-Teori-Atombelajarkimia.com/2009/08/perkembangan-teori-atom-bagian-i/id.wikipedia.org/wiki/Struktur_atomwww.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia.../atom.../teori-atom-dalton...belajarkimia.com/2009/08/perkembangan-teori-atom-bagian-i/ - Cekal semua hasil daribelajarkimia.comtokoh-ilmuwan-penemu.blogspot.com/.../ilmuwan-teori-atom-dalton...kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2007/.../dalton.html
  18. 18. KATA PENGANTAR ……………………………………………..iDAFTAR ISI …………………………………………….iiBAB I PERKEMBANGAN MODEL ATOM 1.1 PENDAHULUAN ……………………………………………. 1 1.2 MODEL ATOM DALTON ……………………………………………. 2 1.3 MODEL ATOM THOMSON ……………………………………………. 3 1.4 MODEL ATOM RUTHERFORD ……………………………………………. 5 1.5 MODEL ATOM BOHR ……………………………………………. 7 1.6 MODEL ATOM MODERN ……………………………………………. 9BAB II PENUTUP 2.1 RANGKUMAN PERKEMBANGAN ATOM …………………………………... 11 2.2 DAFTAR PUSTAKA

×