Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Makalah ilmu alamiah dasar

25,987 views

Published on

Published in: Education

Makalah ilmu alamiah dasar

  1. 1. MAKALAH ILMU ALAMIAH DASAR ( PENCEMARAN UDARA) Disusun Oleh : Sylvester Saragih AFC 110 041 Windia Arianto AFC 110 043 Hikmah AFC 110 030 Engriyani AFC 110 031 Susi Wulandari AFC 110 003 Wiwi Natalia AFC 110 004 UNIVERSITAS PALANGKA RAYAFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN JURUSAN ILMU PENDIDIKANPROGRAM STUDI ADMINISTRASI PENDIDIKAN 2011
  2. 2. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ..........................................................................................iDAFTAR ISI .........................................................................................iiBAB I. PENDAHULUAN .......................................................................................1 A.Latar Belakang ................................................................................1 B.Rumusan Masalah ................................................................................1 C.Batasan Masalah ................................................................................1 D.Tujuan Penulisan ................................................................................2BAB II. PEMBAHASAN ................................................................................3BAB III. PENUTUP ..............................................................................14 A.Kesimpulan .............................................................................14 B.Saran .............................................................................15DAFTAR PUSTAKA
  3. 3. KATA PENGANTARAssalamu’alaikum Wr. Wb. Penyusun memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas segala rahmatdan karunia-Nya lah makalah Ilmu Alamiah Dasar yang berjudul Pencemaran Udara ini dapatdiselesaikan tepat waktu, walaupun masih terdapat banyak kekurangan dan kelemahannya.Hal inidikarenakan keterbatasan pengetahuan penyusun..Namun demikian, penyusun masih sangatmengharapkan semoga makalah ini dapat dijadikan sebagai penunjang dalam kegiatan belajar mengajaryang berkaitan dengan Mata Kuliah Ilmu Alamiah Dasar. Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan.Oleh karena itu,penyusun mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak,khususnya dosen dan mahasiswa. Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih atas segala kritik dan saran yang diberikan.Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Palangka Raya, Mei 2011 Penyusun
  4. 4. BAB I PENDAHULUANA. Latar belakang Pencemaran terjadi pada saat senyawaan-senyawaan yang dihasilkan dari kegiatanmanusia ditambahkan kelingkungan, menyebabkan perubahan yang buruk terhadap kekhasanfisik, kimia, biologis dan estesis. Tentu saja, semua makhluk hidup bukan manusia juga menghasilkan limbah yangdilepaskan kelingkungan, namun pada umumnya dianggap bagian dari sistem alamiah, apakahmereka memiliki pengaruh buruk atau tidak. Pencemaran biasanya dianggap sebagai hasil daritindakan manusia. Dengan demikian, proses-proses alamiah dapat terjadi dalam lingkunganalamiah yang sangat mirip dengan proses-proses yang terjadi karena pencemar.B. RUMUSAN MASALAH  Apa sajakah dampak polusi udara bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi?  Bagaimana solusi yang tepat untuk mengatasi pencemaran udara?C. BATASAN MASALAH Karena keterbatasan pengetahuan dan wawasan penulis, maka dalam makalah inipenulis membatasi masalah yang dibahas, yaitu hanya mengenai pencemaran udara, dampak-dampak negatifnya, serta pencegahannya.D. TUJUAN PENULISAN MAKALAH  Mengetahui dampak polusi udara bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi.  Menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi pencemaran udara.
  5. 5. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Pencemaran Udara Pencemaran udara adalah peristiwa masuknya, atau tercampurnya, polutan (unsur-unsur berbahaya) ke dalam lapisan udara (atmosfer) yang dapat mengakibatkan menurunnyakualitas udara (lingkungan).Pencemaran dapat terjadi dimana-mana.
  6. 6. Bila pencemaran tersebut terjadi di dalam rumah, di ruang-ruang sekolah ataupun di ruang-ruang perkantoran maka disebut sebagai pencemaran dalam ruang . Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal, regional, maupun global.A. Sumber Polusi Udara Pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu, pencemar primer dan pencemar sekunder. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Karbon monoksida adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Pencemar sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Pembentukan ozon dalam [smog fotokimia] adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder. Belakangan ini pertumbuhan keprihatinan akan efek dari emisi polusi udara dalam konteks global dan hubungannya dengan [pemanasan global yg mempengaruhi; Kegiatan manusia Transportasi Industri Pembangkit listrik Pembakaran (perapian, kompor, furnace, insinerator]dengan berbagai jenis bahan bakar Gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC) Sumber alami
  7. 7. Gunung berapi Rawa-rawa Kebakaran hutan Nitrifikasi dan denitrifikasi biologi Sumber-sumber lain Transportasi amonia Kebocoran tangki klor Timbulan gas metana dari lahan uruk /tempat pembuangan akhir sampah Uap pelarut organicB. Jenis-jenis pencemar
  8. 8. Karbon monoksida Oksida nitrogen 1. Pencemaran Udara Primer Pencemaran di udara berada dalam bentuk yang hampir tidak berubah, seperti padasaat dibebaskan dari sumbernya sebagai hasil dari suatu proses tertentu. Digolongkan menjadi lima kelompok,yaitu: a. Carbon monoksida (CO) Carbon Monoksida adalah suatu komponen gas yang tidak berwarna, tidak mempunyai rasa.Carbon Monoksida terbentuk melalui proses pembakaran tidak sempurna terhadap Carbon atau komponen yang mengandung karbon pada suhu tinggi Carbon Dioksida terurai menjadi Carbon Monoksida dan atom oksigen.Sumber Carbon Monoksida yang paling banyak adalah transportasi yang menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya.Sumber CO yang kedua terbanyak adalah pembakaran hasil-hasil pertanian(sampah, sisa-siasa kayu di hutan).Sumber CO yang ketiga adalah industri besi dan baja. b. Nitrogen Oksida (Nox) Nitrogen oksida adalah kelompok gas di atmosfer, terdiri dari gas nitrit oksida (NO2).NO merupakan gas yang tidak berwarna dan tidak berbau, sebaliknya NO 2 mempunyai warna coklat kemerahan dan berbau menyengat.Gas Nox di udara terutama berasal dari buangan hasil pembakaran yang keluar dari generator pembangkit listrik stationer atau mesin-mesin yang mengggunakan bahan bakar gas alam, kebakaran hutan, pembakaran sampah padat, pembakaran sampah pertanian. c. Hidrocarbon (HC) Komponen Hidrocarbon hanya terdiri dari unsur Hidrogen dan Carbon.Pembakaran tidak sempurna dalam mesin mobil, pengisian bensin
  9. 9. kedalam tanki bensin kendaraan, selalu terjadi penguapan.HC dapat berupa gas, cair dan padat. d. Sulfur oksida (SOx) Sox terutama disebabkan oleh 2 komponen gas yang tidak berwarna, yaitu Sulfur Dioksida (SO2) dan Sulfur Trioksida (SO3).SO2 mempunyai karakteristik bau yang tajam dan tidak terbakar di udara, sedangkan SO3 merupakan komponen yang tidak reaktif.SO2 bila bereaksi dengan uap air akan membentuk asam silfat yang akan merusak permukaan logam (rel kereta api, kendaraan, pagar halaman rumah), merusak batu-batuan (granit, pualam), Berubah warna benda dan benda menjadi rapuh (plastik, karet, kertas), Sox mengakibatkan iritasi pada system pernapasan.. Pencemaran Udara Sekunder Yaitu semua pencemaran udara yang sudah berubah karena reaksi tertentu antara duaatau lebih polutan. Umumnya polutan sekunder tersebut merupakan hasil antara polutanprimer dengan polutan lain yang ada di udara. Misalnya Ozon (Oз), yang terjadi antara molekul-molekul Hidricarbon (HC) yang ada diudara dengan Nitrogen oksida (Nox) melalui pengaruh sinar ultraviolet dari matahari.2. Macam-macam Polutan Udara a. Oksida karbon yaitu CO dan CO2. b. Polutan yang berupa oksida belerang yaitu SO2 dan SO3 c. Polutan yang berupa oksida Nitrogen, terutama NO2 d. Sinar dan subtansi radioaktif baik yang bersumber secara alami dari kerak bumi maupun dari hasil emisi instalasi radioaktif, merupakan polutan yang berbahaya karena dapat menimbulkan gangguan pada sel dan organ tubuh lainnya yaitu berbentuk penyakit kangker dan mutasi sel. e. Pencemaran suara timbul bila dalam lingkungan terdapat suara yang memiliki kekuatan lebih dari daya tahan manusia terhadap suara yaitu 85 desibel
  10. 10. f. Polutan panas, bersumber dari semua bentuk pembakaran dan panas matahari yang terperangkap bangunan kota.Bentuk-bentuk zat pencemar yang sering terdapat dalam atmosfer.1. Gas : Keadaan gas dari cair atau keadaan padatan.2. Embun : Tetesan cairan yang sangat halus yang tersuspensi di udara.3. Uap : Keadaan gas dari zat padat volatile atau cairan.4. Awan : Uap yang dibentuk pada tempat yang tinggi.5. Kabut : Awan yang terdapat diketinggian yang rendah.6. Debu : Padatan yang tersuspensi dalam udara yang dihasilkan dari pemecahan bahan.7. "size" : Partikel-partikel debu atau garam yang tersuspensi dalam tetes air.8. Asap : Padatan dalam gas yang berasal dari pembakaran tidak sempurna.C. FAKTOR PENYEBAB PENCEMARAN UDARA1. Kecepatan kendaraan. Arus lalu lintas kendaraan bermotor dengan kecepatan rata-rata rendah akanmenyebabkan pengingkatan konsentrasi terutama partikel karbon dioksida (CO) danHidrokarbon (HC) yang lebih berbahaya mengganggu kesehatan daripada dengan kecepatantinggi, dimana juga akan memproduksi lebih banyak emisi gas buang yang mengandungNitrogen Oksid (NOx)2. Usia kendaraan yang lama Mesin kurang berfungsi/sempurna akibat pemeliharaan dan suku cadang kendaraanyang terbatas/tidak diproduksi lagi.3. Kondisi lalu lintas Volume lalu lintas yang cenderung tinggi memberikan andil terbesar pencemaran udara4. Kondisi atmosfir Perubahan iklim atmosfir seperti menimbulkan panas global, efek rumah kaca, dll.
  11. 11. D. DAMPAK PENCEMARAN UDARA Dampak terhadap kesehatan
  12. 12. Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistempernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar.Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulatberukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap olehsistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA (infeksi saluran pernapasanakut), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zatpencemar dikategorikan sebagaitoksik dan karsinogenik. Memperkirakan dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan kematianprematur, perawatan rumah sakit, berkurangnya hari kerja efektif, dan ISNA pada tahun 1998senilai dengan 1,8 trilyun rupiah dan akan meningkat menjadi 4,3 trilyun rupiah di tahun 2015. Dampak terhadap tanaman
  13. 13. Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapatterganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam.Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis. Hujan asam
  14. 14. Dari gambar diketahui bahwa ada beberapa gas yang dihasilkan oleh kendaraan dan pabrik. Gastersebut akan naik ke lapisan atmosfir bumi dan berkeliaran di udara. Ketika awan hujan terbentuk, makasecara tidak langsung air hujan akan berikatan dengan zat polutandari kendaraan pabrik tersebut. Gas-gas ini akan membentuk senyawa H2SO4 dan HNO3 yang bersifat asam. Ketika airhujan turun, maka air yang turun adalah air dengan pH yang kurang dari 7. Hal ini dapatmenyebabkan ikan di danau, sungai, dll mati. Dapat juga menyebabkan pohon-pohon mati,bangunan menjadi rusak terkelupas, cat mobil menjadi terkelupas dan lain-lain. Hujan asam inijuga dapat termasuk kedalam pencemaran air. pH biasa air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Pencemar udara sepertiSO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan.Dampak dari hujan asam ini antara lain: Mempengaruhi kualitas air permukaan Merusak tanaman Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga memengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan Efek rumah kaca
  15. 15. Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O dilapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi.Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasanglobal.Dampak dari pemanasan global adalah: Pencairan es di kutub Perubahan iklim regional dan global Perubahan siklus hidup flora dan fauna Kerusakan lapisan ozon Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindungalami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan danpenguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yangmencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekulozon lebih cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.
  16. 16. E. Pencegahan Pencemaran Udaraa. Mengurangi pemakaian bahan bakar fosil terutama yang banyak mengeluarkan asap serta gas-gaspolutan lainnya, serta menggagalkan pemakaian bahan bakar yang tidak mencemarkan lingkungan.b. Melakukan pengolahan asap sebelum dilepas keudara, misalnya dengan memasang saringan ataubahan penyerap polutan. Gas buangan atau asap dialirkan kedalam air atau larutan penyakit sebelumdibebaskan ke atmosfer . untuk mencegah terjadinya pencemaran panas, gas yang akan dibuang keudara diturunkan dahulu suhunya. Sedangkan untuk sumber pencemaran yang bergerak, yaitu mobiljuga perlu memiliki saringan partikel atau gas-gas lainnya.c. Membangun cerobong asap yang cukup tinggi hingga asap dapat menembus lapisan inverse thermalagar tidak menambah polutan yang terperangkap di atas kota atau di atas daerah pemukiman.d. Memilih system transformasi yang efisien dan tidak menimbulkan banyak polutan. Misalnyamenggunakan bensin tanpa Pb, menciptakan mesin mobil yang hemat bensin atau mengurangiangkutan pribadi dan menambah angkutan umum.e. Memperbanyak penghijauan dan taman-taman dalam kota, agar banyak lebih banyak CO2 yangdiserap tumbuhan untuk proses fotosintesis. Penghijauan juga bermanfaat uantuk menambah kadaroksigen. Selain itu tumbuhan dapat bermanfaat pula sebagai penahan debu dan partikel lainnya. Biladalam udara terdapat bahan pencemar yang berbahaya atau kadar tinggi, maka efeknya dapat dilihatlebih dahulu pada tumbuhan, sehingga tumbuhan tersebut merupakan indicator pencemaran.f. Mendorong terlaksananya peraturan pencegahan pencemaran serta pelaksanaan sanksi bagi parapelanggar aturan. BAB III PENUTUPA.Kesimpulan Pencemaran dapat terjadi dimana-mana. Bila pencemaran tersebut terjadi di dalamrumah, di ruang-ruang sekolah ataupun di ruang-ruang perkantoran maka disebut sebagaipencemaran dalam ruang (indoor pollution). Sedangkan bila pencemarannya terjadi dilingkungan rumah, perkotaan, bahkan regional maka disebut sebagai pencemaran di luar ruang(outdoor pollution).
  17. 17. Secara umum pencemaran udara diartikan sebagai udara yang mengandung satu ataubeberapa zat kimia dalam konsentrasi tinggi sehingga menganganggu manusia, hewan,tumbuhan dan benda-benda lain dalam lingkungan.1. Faktor-faktor penyebab pencemaran udara :a. Kecepatan kendaraan.b. Usia kendaraan yang lamac. Kondisi lalu lintasd. Kondisi atmosfir2. Macam-macam polutan udaraa. Oksida karbon yaitu CO dan CO2.b. Polutan yang berupa oksida belerang yaitu SO2 dan SO3c. Polutan yang berupa oksida Nitrogen, terutama NO2d. Sinar dan subtansi radioaktif baik yang bersumber secara alami dari kerak bumi maupun darihasil emisi instalasi radioaktif, merupakan polutan yang berbahaya karena dapat menimbulkangangguan pada sel dan organ tubuh lainnya yaitu berbentuk penyakit kangker dan mutasi sel.e. Pencemaran suara timbul bila dalam lingkungan terdapat suara yang memiliki kekuatan lebihdari daya tahan manusia terhadap suara yaitu 85 desibelf. Polutan panas, bersumber dari semua bentuk pembakaran dan panas matahari yangterperangkap bangunan kota.g. Polutan panas, bersumber dari semua bentuk pembakaran dan panas matahari yangterperangkap bangunan kota.3. Pencegahan pencemaran udaraa. Mengurangi pemakaian bahan bakar fosil terutama yang banyak mengeluarkan asap sertagas-gass polutan lainnya, serta menggagalkan pemakaian bahan bakar yang tidak mencemarkanlingkungan.b. Melakukan pengolahan asap sebelum dilepas keudara, misalnya dengan memasang saringanatau bahan penyerap polutan.c. Membangun cerobong asap yang cukup tinggi hingga asap dapat menembus lapisan inversethermal agar tidak menambah polutan yang terperangkap di ats kota atau di atas daerahpemukiman.d. Memilih system transformasi yang efisien dan tidak menimbulkan banyak polutan. Misalnyamenggunakan bensin tanpa Pb, menciptakan mesin mobil yang hemat bensin atau mengurangi
  18. 18. angkutan pribadi dan menambah angkutan umum.e. Memperbanyak penghijauan dan taman-taman dalam kota, agar banyak lebih banyak CO2yang diserap tumbuhan untuk proses fotosintesis.f. Mendorong terlaksananya peraturan pencegahan pencemaran serta pelaksanaan sanksi bagipara pelanggr aturan.g. Pencegahan pencemaran suara dilakukan dengan melindungi tubuh dari suara yang kerasdan meredam suara pada tempat atau sumber suara.B.Saran Untuk dapat menanggulangi terjadinya pencemaran udara dapat dilakukan beberapausaha antara lain: mengganti bahan bakar kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang tidakmenghasilkan gas karbon monoksida dan diusahakan pula agar pembakaran yang terjadiberlangsung secara sempurna, selain itu pengolahan/daur ulang atau penyaringan limbah asapindustri, penghijauan untuk melangsungkan proses fotosintesis (taman bertindak sebagai paru-paru kota), dan tidak melakukan pembakaran hutan secara sembarangan, serta melakukanreboisasi/penanaman kembali pohonpohon pengganti yang penting adalah untuk membuka lahantidak dilakukan pembakaran hutan, melainkan dengan cara mekanik.
  19. 19. DAFTAR PUSTAKA Laksmi prihantoro. 1989. Manusia dan Lingkungan. Bandung. FPMIPA IKIP Rukaesih Ahmad. 2004. Kimia Lingkungan. Jakarta. Penerbit: ANDIhttp://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-lingkungan/pencemaran-udara/terjadinya- pencemaran-udara-dan-penanggulangannya/ http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-lingkungan/pencemaran-udara/zat-zat- pencemar-dan-pencemaran-udara/ http://ilmupedia.com/akademik/92/622-penanggulangan -pencemaran-udara.html

×