Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kaolin

3,358 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Kaolin

  1. 1. GENESA BAHAN GALIAN KALOIN
  2. 2. DISUSUN OLEH : NAMA : SYLVESTER SARAGIH NIM : DBD 111 0105 JURUSAN : TEKNIK PERTAMBANGAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA 2013
  3. 3. KAOLIN Kaolin merupakan salah satu anggota dari beberapa kelompok mineral lempung. Kaolin merupakan masa batuan yang tersusun dari material lempung dengan kandungan besi yang rendah, dan umumnya berwarna putih atau agak keputihan. Kaolin mempunyai komposisi hidrous alumunium silikat (2H2O.Al2O3.2SiO2), dengan disertai mineral penyerta.
  4. 4. Kaolin dapat terbentuk oleh dua proses, yaitu : a) Proses alterasi hidrotermal. b) Proses pelapukan.
  5. 5. KAOLIN • Kekerasan : 2 – 2,5 • Berat jenis : 2,6 – 2,63 • Bersifat plastis • Mempunyai daya hantar panas dan listrik yang rendah
  6. 6. Gambar 1.1 KAOLIN
  7. 7. Kaolin terbagi dua macam yaitu : 1. Kaolin residual 2. Kaolin sedimenter
  8. 8. KAOLIN SEBAGAI BAHAN GALIAN INDUSTRI Kaolin banyak dipakai sebagai bahan pembuatan beberapa produk dalam berbagai industri, baik bahan baku utama maupun sebagai sebagai bahan campuran. Kaolin banyak dipakai sebagai aplikasi dalam industri lama dan industri baru (Murray, 1963 dalam Lefond, 1983). Kaolin biasanya dipakai pada Industri kertas, Industri karet, Industri keramik, Industri cat, Industri plastik.
  9. 9. EKSPLORASI DAN EKSPLOITASI KAOLIN Sama halnya dengan bahan galian yang lain, eksplorasi kaolin dilakukan dengan beberapa metode, yaitu : Metode geologi. Metode geofisika Metode geokimia
  10. 10. CARA PENAMBANGAN KAOLIN Penambangan kaolin dapat dilakukan dengan 2 cara bergantung kondisi endapan, yaitu: 1. Cara tambang terbuka (open pit) 2. Cara tambang semprot (hydraulicking)
  11. 11. TAHAPAN PROSES PENGOLAHAN KALOIN
  12. 12. KEGUNAAN KALOIN KEGUNAAN :  Industri kertas, kaolin digunakan sebagai bahan pengisi (filler material) dan sebagai bahan pelapis (coating material)  Industri keramik, kaolin digunakan sebagai bahan body maupun bahan glasir untuk meningkatkan kualitas warna produk menjadi lebih cerah  Industri karet, kaolin digunakan sebagai bahan vulkanisir untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan karet  Industri cat, kaolin digunakan sebagai bahan extender prduksi cat, substitusi mewarnai cat dan untuk membuat cat berwarna cemerlang  Industri plastik, kaolin digunakan untuk membuat permukaan plastik menjadi rata dan membuat plastik resisten terhadap serangan zat-zat kimia  Industri Fiberglass, kaolin digunakan sebagai penguat dalam fiberglass yaitu untuk memperbaiki proses integrasi fiber terhadap produkyang penguatannya menggunakan plastik

×