PENDEKATAN MANPOWER  PADA PERENCANAAN     PENDIDIKAN           Dipresentasikan Oleh :           LISBETH SIAGIAN           ...
PendahuluanPendidikan pada hakikatnya berlangsung seumurhidup. Oleh karena itu, secarahakiki, pembangunan pendidikan merup...
Banyak negara menggunakan manpower-planning untuk menghubungkan luaranekonomi, kebutuhan tenaga kerja danpersyaratan lemba...
Rumusan Masalah Apa yang dimaksud dengan perencanaan? Apa yang dimaksud dengan perencanaan pendidikan? Apa yang dimaksu...
PEMBAHASAN   Pengertian Perencanaan• Setiap kegiatan yang dilakukan oleh seorang akan selalu  memiliki tujuan dan cara men...
Pengertian Perencanaan  pendidikanMenurut Guruge Perencanaan Pendidikan adalah Prosesmempersiapkan kegiatan dimasa depan d...
Pendekatan Ketenagakerjaan(Man Power Aproach)Pendekatan kebutuhan ketenagakerjaan adalah suatu bentukperencanaan yang disu...
Dalam perencanaan model pendekatan ini, diperlukanadanya metoda yang tepat untuk memperkirakankebutuhan tenaga kerja berda...
Para ahli ekonomi banyak yang memilihpendekatan ini atas dasar asumsi bahwapertumbuhan ekonomi tidak hanyatergantung kepad...
Fungsi Pendekatan Kebutuhan Ketenagakerjaan• Mengaitkan lulusan pendidikan dengan  kebutuhan tenaga kerja• Mengupayakan re...
Konsep pendekatan ketenagakerjaanadalah pendekatan yangmengutamakan keterkaitan lulusandengan tuntutan kebutuhan tenagaker...
Kritik Terhadap Pendekatan Kebutuhan Ketenagakerjaan• Belum tersedianya data dan informasi yang memadai  tentang data tena...
• Sukar diperoleh perhitungan yang pasti hubungan  antara kebutuhan tenaga kerja dengan out put  pendidikan .• Tuntutan pe...
PENUTUP• Perencanaan dapat didefinisikan sebagai  upaya menentukan apa yang akan  dikerjakan, bagaimana cara,  mengerjakan...
• Konsep pendekatan ketenagakerjaan adalah  pendekatan yang mengutamakan keterkaitan  lulusan dengan tuntutan kebutuhan te...
• Adapun Kelemahan pendekatan ketenakerjaan (man power  approach) yaitu : 1). Peranan yang terbatas terhadap  perencanaan ...
Slide manpower
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Slide manpower

752 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
752
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Slide manpower

  1. 1. PENDEKATAN MANPOWER PADA PERENCANAAN PENDIDIKAN Dipresentasikan Oleh : LISBETH SIAGIAN TILHANG NAIBAHO MUTIHA HUTAJULU LAVANTER J. SIMAMORA
  2. 2. PendahuluanPendidikan pada hakikatnya berlangsung seumurhidup. Oleh karena itu, secarahakiki, pembangunan pendidikan merupakan bagianyang tidak terpisahkan dalam upaya pembangunanmanusia yang diharapkan dapat melahirkan sumberdaya manusia yang berkualitas.Oleh karena itu, manajemen sistem pembangunanpendidikan harus didesain dan dilaksanakan secaraterpadu, serta diarahkan pada peningkatan aksespelayanan yang seluas-luasnya bagi wargamasyarakat, dengan mengutamakan mutu, efektivitasdan efisiensi.
  3. 3. Banyak negara menggunakan manpower-planning untuk menghubungkan luaranekonomi, kebutuhan tenaga kerja danpersyaratan lembaga pendidikan. Usahamenciptakan kesesuaian antara proses dansubstansi pendidikan dengan kebutuhandunia kerja dimaksudkan untukmeningkatkan area pendidikan kejuruanyang didukung oleh semua pihak. Salahsatu cara adalah dengan mengadakanpenelusuran alumni.
  4. 4. Rumusan Masalah Apa yang dimaksud dengan perencanaan? Apa yang dimaksud dengan perencanaan pendidikan? Apa yang dimaksud dengan pendekatan manpower? Manfaat Penulisan Ada beberapa manfaat dari penulisan makalah ini yang dapat kita petik, di antaranya : Menambah pengetahuan mahasiswa dan mahasiswi Pasca Sarjana Jurusan Teknologi Pendidikan tentang pendekatan manpower pada perencanaan pendidikan Sebagai bahan masukan mahasiswa dan mahasiswi mengenai pendekatan manpower pada perencanaan pendidikan
  5. 5. PEMBAHASAN Pengertian Perencanaan• Setiap kegiatan yang dilakukan oleh seorang akan selalu memiliki tujuan dan cara mengerjakan, mengambil waktu tertentu, serta mengambil tempat tertentu. Dengan demikian, perencanaan, dapat didefinisikan sebagai upaya menentukan apa yang akan dikerjakan, bagaimana cara, mengerjakan, bilamana dikerjakan, serta di mana dikerjakan untuk mencapai tujuan tertentu.• Menurut Atmosudirdjo (1982), setiap rencana mengandung tiga ciri khas, yakni: (1) selalu mengenai masa mendatang (future, teokomtst), (2) selalu mengandung kegiatan kegiatan tertentu dan bertujuan (action, doelstellige activiteiten) yang akan dilakukan, dan (3) mesti ada alasan sebab, motif atau landasan baik personal (pribadi, perorangan) organisasional maupun kedua duanya.
  6. 6. Pengertian Perencanaan pendidikanMenurut Guruge Perencanaan Pendidikan adalah Prosesmempersiapkan kegiatan dimasa depan dalam bidangpembangunan pendidikan.Menurut Coombs, Perencanaan pendidikan adalah suatupenerapan yang rasional dari analisis sistematis prosesperkembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikan itulebih efektif dan efisien serta sesuai dengan kebutuhan dantujuan para peserta didik dan masyarakat.Tujuan utama perencanaan pendidikan adalah mengatasimasalah pendidikan secara efisien dengan melakukan upaya-upaya: (a) perumusan kerja; (b) menentukan langkah-langkahoperasional untuk menghindari tindakan yang tidakmenguntungkan; (c) selalu mengajak kepada tindakan yangbenar atau terarah.
  7. 7. Pendekatan Ketenagakerjaan(Man Power Aproach)Pendekatan kebutuhan ketenagakerjaan adalah suatu bentukperencanaan yang disusun untuk memenuhi kebutuhantenaga kerja nasional.Dalam pendekatan ketenagakerjaan, kegiatan pendidikandiarahkan kepada usaha untuk memenuhi kebutuhan tenagakerja nasional. Pendidikan diminta untuk mempersiapkandan menghasilkan tenaga kerja yang terampil untukmenjalankan pembangunan pada sector pertanian,perdagangan, dan lain-lain. Akan tetapi, sumber daya yangdibutuhkan dalam konteks ini, tidak hanya tenaga kerjaterampil, melainkan calon-calaon pemimpin, manajer yangprofessional yang mampu mengerakkan pembangunan.Jenis pendekatan perencanaan untuk menjawab tuntutanpembangunan ini disebut pendekatan ketenagakerjaan.
  8. 8. Dalam perencanaan model pendekatan ini, diperlukanadanya metoda yang tepat untuk memperkirakankebutuhan tenaga kerja berdasarkan komposisi tenagakerja secara vertical dan horizontal.Komposisi vertical berkenaan dengan struktur jumlah dankualitas berdasarkan gradasi keahlian, sedangkankomposisi horizontal berkenaan dengan jumlah dan jenispekerjaan dalam beragam pekerjaan. Juga, diperlukanmetoda untuk menyusun perbandingan tenaga kerjamenurut kualifikasi yang ada serta jumlah yangdiperlukan.
  9. 9. Para ahli ekonomi banyak yang memilihpendekatan ini atas dasar asumsi bahwapertumbuhan ekonomi tidak hanyatergantung kepada sumber-sumber alamdan fasilitas, namun juga tergantungkepada tenaga kerja yang memilikikemampuan untuk menggagas pekerjaan,merancang dan melaksanakan pekerjaan.
  10. 10. Fungsi Pendekatan Kebutuhan Ketenagakerjaan• Mengaitkan lulusan pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja• Mengupayakan relevansi program pendidikan dengan sektor pembangunan dari segi kebutuhan tenaga kerja• Mengarahkan arus murid sebanding dengan perkiraan tenaga kerja• Membantu lulusan memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik
  11. 11. Konsep pendekatan ketenagakerjaanadalah pendekatan yangmengutamakan keterkaitan lulusandengan tuntutan kebutuhan tenagakerja. Apabila dikaji dari semakinmembengkaknya angkapengangguran, maka keperluan untukmempertemukan antara duniapendidikan dengan dunia kerjasemakin mendesak.
  12. 12. Kritik Terhadap Pendekatan Kebutuhan Ketenagakerjaan• Belum tersedianya data dan informasi yang memadai tentang data tenaga kerja yang ada.• Sulit memperkirakan proyeksi kebutuhan tenaga kerja secara tepat pada masa yang akan datang menurut jenis lapangan kerja karena adanya aspek ketidakpastian perkembanan lngkungan;• Sulit melakukan perhitungan perbandingan jumlah tenaga kerja secara tepat berdasarkan tingkat keahlian;• Perencanakan pendidikan sangat tergantung kepada perencanaan pembangunan sector lain, sehingga kebutuhan tenaga kerja harus terintegrasi.
  13. 13. • Sukar diperoleh perhitungan yang pasti hubungan antara kebutuhan tenaga kerja dengan out put pendidikan .• Tuntutan pendidikan untuk sesuatu lapangan kerja berubah-ubah sesuai dengan kemajuan di bidang teknologi dan standar pendidikan.• Menitikberatkan pada kebutuhan tenaga kerja, bakal terabaikan tujuan sosial, demokrasi, kultural dan lain-lain
  14. 14. PENUTUP• Perencanaan dapat didefinisikan sebagai upaya menentukan apa yang akan dikerjakan, bagaimana cara, mengerjakan, bilamana dikerjakan, serta di mana dikerjakan untak mencapai tujuan tertentu.• Perencanaan Pendidikan adalah Proses mempersiapkan kegiatan dimasa depan dalam bidang pembangunan pendidikan.
  15. 15. • Konsep pendekatan ketenagakerjaan adalah pendekatan yang mengutamakan keterkaitan lulusan dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja. Apabila dikaji dari semakin membengkaknya angka pengangguran, maka keperluan untuk mempertemukan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja semakin mendesak. Dalam menyusun konsep perlu diperhatikan struktur pendidikan, komposisi usia penduduk dan ketenagakerjaan
  16. 16. • Adapun Kelemahan pendekatan ketenakerjaan (man power approach) yaitu : 1). Peranan yang terbatas terhadap perencanaan pendidikan (misalnya mengabaikan SD karena tidak langsung menyentuh dunia kerja, padahal tenaga- tenaga semi-skilled dan unskilled tetap dibutuhkan. 2). Menggunakan klasifikasi dan rasio manpower yang didasarkan atas keadaan masyarakat yang telah mencapai taraf ekonomi industri. 3). Prakiraan (forecasting) yang tidak dapat dipercaya mengenai kebutuhan manpower bagi perencanaan pendidikan karena ketidakpastian ekonomi dan teknologi. 4). Apabila pendekatan-pendekatan akan pendidikan adalah proses jangka lama yang menghendaki ketelitian dan kecermatan. secara murni dilaksanakan maka kesukarannya adalah dalam pengembangan program yang relevan itu. Jenis kerja, persyaratan kerja, klasifikasi kerja, tingkat kerja amat tidak pasti dan perubahannya amat cepat.

×