Prodi Keperawatan

Konsep Dasar Keperawatan
Kegiatan Belajar 3

Berfikir Kritis

Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumbe...
Berfikir Kritis
Merupakan konsep dasar yang terdiri
dari konsep berfikir yang berhubungan
dengan proses belajar dan kritis...
Berfikir Kritis
Suatu proses dimana seseorang atau individu dituntut untuk
mengintervensikan atau mengevaluasi informasi u...
Berfikir Kritis
Pengujian secara rasional terhadap
ideide, kesimpulan, pendapat, prinsip, pe
mikiran,masalah, kepercayaan,...
Berfikir Kritis
Suatu proses pengujian yang menitikberatkan pendapat atau
fakta yang mutahir dan menginterfensikan serta m...
Manfaat Berfikir Kritis

1

Penerapan Profesionalisme
Perawat menggunakan keterampilan berfikir menggunakan
pengetahuan da...
Manfaat Berfikir Kritis

2

Penting Dalam Membuat Keputusan
Menggunakan pengetahuan untuk mengembangkan hasil
yang diharap...
Manfaat Berfikir Kritis

3

Argumentasi Dalam Keperawatan
Menurut Badman and Badman (1988) terkait dengan konsep
berfikir ...
Manfaat Berfikir Kritis

4

Penerapan Proses Keperawatan
Perawat berfikir kritis pada setiap langkah proses
keperawatan, m...
Metoda Berfikir Kritis
lndividual decision Group, Persuasi, Propaganda, Coercion
-Freely Debate
Elemen Berpikir Kritis

4 Menentukan
2
35
Tujuan
Elemen Berpikir Kritis

1 4 Kerangka
35
Masalah
Elemen Berpikir Kritis

12 4 Menujukan
5
Bukti
Elemen Berpikir Kritis

12 Menganalisis
35
Konsep
Elemen Berpikir Kritis

12 4
3

Asumsi
Feling Model
Model ini menerapkan pada rasa, kesan, dan data

1

atau fakta yang ditemukan. Pemikir kritis mencoba
mengede...
Vision model
Model ini dingunakan untuk membangkitkan pola pikir,

2

mengorganisasi dan menerjemahkan perasaan untuk
meru...
Examineketerampilan
model
Berfikir logis adalah penalaran atau

3

berfikir dengan tepat, ketepatan berfikir sangat
tergan...
a) Remembering ( mengingat)
Menurut costa and colleagues

Klasifikasi Berpikir
dikenal sebagai „the six Rs”

yaitu:

b) Re...
1. Total recall
2. Habits ( kebiasaan)

5
Model Berpikir Kritis

3. Inquiry ( penyelidikan /

menanyakan keterangan )
4. N...
Berfikir Logis
Penalaran atau keterampilan
berfikir dengan tepat, ketepatan
berfikir sangat tergantung pada
jalan pikiran ...
Karakteristik
Berpikir Kritis

1

Konseptualisasi artinya : proses intelektual

membentuk suatu konsep. Sedangkan konsep a...
Karakteristik
Berpikir Kritis

2

Rasional dan Beralasan artinya : argumen

yang diberikan selalu berdasarkan analisis dan...
Karakteristik
Berpikir Kritis

3

Reflektif artinya : bahwa seseorang pemikir kritis tidak
menggunakan asumsi atau preseps...
Karakteristik
Berpikir Kritis

4

Bagian Dari Suatu Sikap artinya : pemahaman
dari suatu sikap yang harus diambil pemikir ...
Karakteristik
Berpikir Kritis

5

Kemandirian Berpikir artinya : pemahaman dari
suatu sikap yang harus diambil pemikir kri...
Karakteristik
Berpikir Kritis

6

Berpikir Adil dan Terbuka artinya : Yaitu

mencoba untuk berubah dari pemikiran yang sal...
Karakteristik
Berpikir Kritis

7

Pengambilan Keputusan artinya : Berpikir kritis
digunakan untuk mengevaluasi suatu argum...
Karakteristik
Berpikir Kritis

8

Watak artinya :

Seseorang yang mempunyai keterampilan
berpikir kritis mempunyai sikap s...
Karakteristik
Berpikir Kritis

9

Kriteria (criteria) artinya : Berpikir kritis digunakan
untuk mengevaluasi suatu argumen...
Karakteristik
Berpikir Kritis

10

Sudut pandang artinya : cara memandang atau

menafkirkan dunia ini, yang akan menentuka...
Masalah
Kesenjangan diantara “apa yang ada
dan apa yang seharusnya ada”.
LangkahLangkah
Pemecahan
Masalah

• Mengetahui hakekat dari masalah dengan
mendefinisikan masalah yang dihadapi.
• Mengump...
Hal yang perlu
diperhatikan dalam
pengambilan
keputusan
1

Dalam proses
pengambilan
keputusan tidak
terjadi secara
kebetulan.
2

Pengambilan
keputusan tidak
dilakukan secara
sembrono tapi
harus berdasarkan
pada sistematika
tertentu :
•
•
•
•

Terse...
3

Pemecahan
masalah harus
didasarkan pada
fakta-fakta yang
terkumpul dengan
sistematis.
4

Keputusan yang
baik adalah
keputusan yang
telah dipilih dari
berbagai alternatif
yang telah
dianalisa secara
matang.
5

Keputusan yang
baik adalah
keputusan yang
telah dipilih dari
berbagai alternatif
yang telah
dianalisa secara
matang.
Aspek-Aspek
Perilaku
Berfikir Kritis
Relevance
Yaitu keterkaitan dari
pernyataan yang dikemukan.
Importance
Yaitu Penting tidaknya isu atau
pokok-pokok pikiran yang
dikemukaan.
Novelty
Yaitu Kebaruan dari isi pikiran,
baik dalam membawa ide-ide
atau informasi baru maupun
dalam sikap menerima adanya...
Outside
Material
Yaitu menggunakan
pengalamanya sendiri atau
bahan-bahan yang
diterimanya dari perkuliahan
Ambiguity
Clarified
Yaitu mencari penjelasan atau
informasi lebih lanjut jika
dirasakan ada ketidak jelasan
Linking Ideas
Yaitu senantiasa menghubungkan
fakta, ide atau pandangan serta
mencari data baru dari informasi
yang berhasi...
Justification
Memberi bukti-bukti, contoh, atau
justifikasi terhadap suatu solusi atau
kesimpulan yang diambilnya.
Termasu...
Karakteristik berpikir
kritis (Wade 1995)
• Kegiatan merumuskan pertanyaan

• Menghindari pertimbangan yang sangat emosion...
•

http://www.wallsave.com/wallpapers/2560x1600/alone-nature/1974834/alonenature-danboard-box-man-grass-1974834.jpg

•

ht...
•

http://www.expertprepper.com/wp-content/uploads/2012/04/water-bottle.jpg

•

http://blog.kampyle.com/wpcontent/uploads/...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Berfikir Kritis

3,449 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,449
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2,176
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Berfikir Kritis

  1. 1. Prodi Keperawatan Konsep Dasar Keperawatan Kegiatan Belajar 3 Berfikir Kritis Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Jakarta 2013
  2. 2. Berfikir Kritis Merupakan konsep dasar yang terdiri dari konsep berfikir yang berhubungan dengan proses belajar dan kritis itu sendiri berbagai sudut pandang .
  3. 3. Berfikir Kritis Suatu proses dimana seseorang atau individu dituntut untuk mengintervensikan atau mengevaluasi informasi untuk membuat sebuah penilain atau keputusan berdasarkan kemampuan, menerapkan ilmu pengetahuan dan pengalaman. (Pery dan Potter,2005)
  4. 4. Berfikir Kritis Pengujian secara rasional terhadap ideide, kesimpulan, pendapat, prinsip, pe mikiran,masalah, kepercayaan, dan Menuruttindakan. (1988) Bandman
  5. 5. Berfikir Kritis Suatu proses pengujian yang menitikberatkan pendapat atau fakta yang mutahir dan menginterfensikan serta mengevaluasikan pendapat-pendapat tersebut untuk mendapatkan suatu kesimpulan tentang adanya perspektif pandangan baru. Strader (1992)
  6. 6. Manfaat Berfikir Kritis 1 Penerapan Profesionalisme Perawat menggunakan keterampilan berfikir menggunakan pengetahuan dari berbagai subjek dan lingkungannya dan menangani perubahan yang berasal dari stressor lingkungan
  7. 7. Manfaat Berfikir Kritis 2 Penting Dalam Membuat Keputusan Menggunakan pengetahuan untuk mengembangkan hasil yang diharapkan keterampilan guna mensintesa ilmu yang dimiliki untuk memilih tindakan.
  8. 8. Manfaat Berfikir Kritis 3 Argumentasi Dalam Keperawatan Menurut Badman and Badman (1988) terkait dengan konsep berfikir dalam keperawatan : a) Berhubungan dengan situasi perdebatan. b) Debat tentang suatu isu c) Upaya untuk mempengaruhi individu/kelompok d) Penjelasan yang rasional
  9. 9. Manfaat Berfikir Kritis 4 Penerapan Proses Keperawatan Perawat berfikir kritis pada setiap langkah proses keperawatan, mengumpulkan data dan validasi, perawat melakukan observasi berfikir kritis dalam pengumpulan data, Mengelola dan menggunakan ilmu-ilmu lain yang terkait.
  10. 10. Metoda Berfikir Kritis lndividual decision Group, Persuasi, Propaganda, Coercion -Freely Debate
  11. 11. Elemen Berpikir Kritis 4 Menentukan 2 35 Tujuan
  12. 12. Elemen Berpikir Kritis 1 4 Kerangka 35 Masalah
  13. 13. Elemen Berpikir Kritis 12 4 Menujukan 5 Bukti
  14. 14. Elemen Berpikir Kritis 12 Menganalisis 35 Konsep
  15. 15. Elemen Berpikir Kritis 12 4 3 Asumsi
  16. 16. Feling Model Model ini menerapkan pada rasa, kesan, dan data 1 atau fakta yang ditemukan. Pemikir kritis mencoba mengedepankan perasaan dalam melakukan pengamatan, kepekaan dalam melakukan aktifitas keperawatan dan perhatian. Model Berpikir Kritis Dalam Keperawatan
  17. 17. Vision model Model ini dingunakan untuk membangkitkan pola pikir, 2 mengorganisasi dan menerjemahkan perasaan untuk merumuskan hipotesis, analisis, dugaan dan ide tentang permasalahan perawatan kesehatan klien. Model Berpikir Kritis Dalam Keperawatan
  18. 18. Examineketerampilan model Berfikir logis adalah penalaran atau 3 berfikir dengan tepat, ketepatan berfikir sangat tergantung pada jalan pikiran yang logis dalam berfikir secara logis. Model Berpikir Kritis Dalam Keperawatan
  19. 19. a) Remembering ( mengingat) Menurut costa and colleagues Klasifikasi Berpikir dikenal sebagai „the six Rs” yaitu: b) Repeating (mengulang) c) Reasoning (memberi alasan) d) Reorganizing (reorganisasi) e) Relating (berhubungan) f) Reflecting (merenungkan)
  20. 20. 1. Total recall 2. Habits ( kebiasaan) 5 Model Berpikir Kritis 3. Inquiry ( penyelidikan / menanyakan keterangan ) 4. New ideas and creativity 5. Knowing how you think (mengetahui apa yang kamu pikirkan)
  21. 21. Berfikir Logis Penalaran atau keterampilan berfikir dengan tepat, ketepatan berfikir sangat tergantung pada jalan pikiran yang logis dalam berfikir secara logis.
  22. 22. Karakteristik Berpikir Kritis 1 Konseptualisasi artinya : proses intelektual membentuk suatu konsep. Sedangkan konsep adalah fenomena atau pandangan mental tentang realitas, pikiran-pikiran tentang kejadian, objek atribut, dan sejenisnya.
  23. 23. Karakteristik Berpikir Kritis 2 Rasional dan Beralasan artinya : argumen yang diberikan selalu berdasarkan analisis dan mempunyai dasar kuat dari fakta fenomena nyata.
  24. 24. Karakteristik Berpikir Kritis 3 Reflektif artinya : bahwa seseorang pemikir kritis tidak menggunakan asumsi atau presepsi dalam berpikir atau mengambil keputusan
  25. 25. Karakteristik Berpikir Kritis 4 Bagian Dari Suatu Sikap artinya : pemahaman dari suatu sikap yang harus diambil pemikir kritis akan selalu menguji apakah sesuatu yang dihadapi itu lebih baik atau lebih buruk dibanding yang lain.
  26. 26. Karakteristik Berpikir Kritis 5 Kemandirian Berpikir artinya : pemahaman dari suatu sikap yang harus diambil pemikir kritis akan selalu menguji apakah sesuatu yang dihadapi itu lebih baik atau lebih buruk dibanding yang lain.
  27. 27. Karakteristik Berpikir Kritis 6 Berpikir Adil dan Terbuka artinya : Yaitu mencoba untuk berubah dari pemikiran yang salah dan kurang menguntungkan menjadi benar dan lebih baik.
  28. 28. Karakteristik Berpikir Kritis 7 Pengambilan Keputusan artinya : Berpikir kritis digunakan untuk mengevaluasi suatu argumentasi dan kesimpulan, mencipta suatu pemikiran baru dan alternatif solusi tindakan yang akan diambil.
  29. 29. Karakteristik Berpikir Kritis 8 Watak artinya : Seseorang yang mempunyai keterampilan berpikir kritis mempunyai sikap skeptis, sangat terbuka, menghargai sebuah kejujuran, respek terhadap berbagai data
  30. 30. Karakteristik Berpikir Kritis 9 Kriteria (criteria) artinya : Berpikir kritis digunakan untuk mengevaluasi suatu argumentasi dan kesimpulan, mencipta suatu pemikiran baru dan alternatif solusi tindakan yang akan diambil.
  31. 31. Karakteristik Berpikir Kritis 10 Sudut pandang artinya : cara memandang atau menafkirkan dunia ini, yang akan menentukan kontruksi makna.
  32. 32. Masalah Kesenjangan diantara “apa yang ada dan apa yang seharusnya ada”.
  33. 33. LangkahLangkah Pemecahan Masalah • Mengetahui hakekat dari masalah dengan mendefinisikan masalah yang dihadapi. • Mengumpulkan fakta-fakta dan data yang relevan. • Mengolah fakta dan data. • Menentukan beberapa alternatif pemecahan masalah. • Memilih cara pemecahan dari alternatif yang dipilih. • Memutuskan tindakan yang akan diambil. • Evaluasi.
  34. 34. Hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan keputusan
  35. 35. 1 Dalam proses pengambilan keputusan tidak terjadi secara kebetulan.
  36. 36. 2 Pengambilan keputusan tidak dilakukan secara sembrono tapi harus berdasarkan pada sistematika tertentu : • • • • Tersedianya sumber-sumber untuk melaksanakan keputusan yang akan diambil. Kualifikasi tenaga kerja yang tersedia Falsafah yang dianut organisasi. Situasi lingkungan internal dan eksternal yang akan mempengaruhi administrasi dan manajemen di dalam organisasi.
  37. 37. 3 Pemecahan masalah harus didasarkan pada fakta-fakta yang terkumpul dengan sistematis.
  38. 38. 4 Keputusan yang baik adalah keputusan yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang telah dianalisa secara matang.
  39. 39. 5 Keputusan yang baik adalah keputusan yang telah dipilih dari berbagai alternatif yang telah dianalisa secara matang.
  40. 40. Aspek-Aspek Perilaku Berfikir Kritis
  41. 41. Relevance Yaitu keterkaitan dari pernyataan yang dikemukan.
  42. 42. Importance Yaitu Penting tidaknya isu atau pokok-pokok pikiran yang dikemukaan.
  43. 43. Novelty Yaitu Kebaruan dari isi pikiran, baik dalam membawa ide-ide atau informasi baru maupun dalam sikap menerima adanya ide-ide orang lain.
  44. 44. Outside Material Yaitu menggunakan pengalamanya sendiri atau bahan-bahan yang diterimanya dari perkuliahan
  45. 45. Ambiguity Clarified Yaitu mencari penjelasan atau informasi lebih lanjut jika dirasakan ada ketidak jelasan
  46. 46. Linking Ideas Yaitu senantiasa menghubungkan fakta, ide atau pandangan serta mencari data baru dari informasi yang berhasil dikumpulkan.
  47. 47. Justification Memberi bukti-bukti, contoh, atau justifikasi terhadap suatu solusi atau kesimpulan yang diambilnya. Termasuk didalamnya senantiasa memberikan penjelasan mengenai keuntungan dan kerungian dari suatu situasi atau solusi.
  48. 48. Karakteristik berpikir kritis (Wade 1995) • Kegiatan merumuskan pertanyaan • Menghindari pertimbangan yang sangat emosional • Membatasi permasalahan • Menghindari penyederhanaan berlebihan • Menguji data-data • Mempertimbangkan berbagai interpretasi • Menganalisis berbagai pendapat • Mentolerasi ambiguitas
  49. 49. • http://www.wallsave.com/wallpapers/2560x1600/alone-nature/1974834/alonenature-danboard-box-man-grass-1974834.jpg • http://danblackonleadership.info/wp-content/uploads/2013/02/Vision.jpg • http://vapresspass.com/wp-content/uploads/2013/07/Caring-for-Elderly.jpg • http://blog.entrepreneurthearts.com/etablog/wp-content/uploads/2012/04/thinkdifferent.jpg • http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/b2/Reading_glasses.jpg • http://barnabyisright.files.wordpress.com/2013/05/3d-wrong.png • http://www.staceyreid.com/news/wp-content/uploads/2012/03/andresr22195.jpg • http://www.pvzgears.com/wp-content/uploads/2013/03/gears2a.png • http://mechanicalpower.net/wpcontent/themes/mechanicalpower/images/large/DoublePitchRollerChain.jpg • http://www.chs.nl/images/uploads/Analyse.jpg • http://saasaddict.walkme.com/wp-content/uploads/2013/01/saas-softwaresolutions.jpg • http://www.saffiresolution.com/wp-content/uploads/2012/02/idea_sharing.jpg Sumber Gambar
  50. 50. • http://www.expertprepper.com/wp-content/uploads/2012/04/water-bottle.jpg • http://blog.kampyle.com/wpcontent/uploads/2012/05/shutterstock_102224914.png • http://us.123rf.com/400wm/400/400/lightwise/lightwise1109/lightwise110900278/ 10743649-focus-group-brainstorming-new-ideas-working-as-a-creative-team-to-findinnovative-concepts-and-inven.jpg • http://blogmedia.eventbrite.com/wp-content/uploads/connecting.jpeg • http://cobaltpm.com/wp-content/uploads/2011/07/issue-risk-management.jpg Sumber Gambar

×