Pengembangan media & pengelolaan sumber belajar

7,383 views

Published on

Materi ini disampaikan dalam kunjungan mahasiswa S2 Teknologi Pendidikan Universitas Islam Assyafi'iyah ke Pustekkom, Kemdikbud, 19 September 2013

Published in: Education
  • Be the first to comment

Pengembangan media & pengelolaan sumber belajar

  1. 1. engembangan Media & engelolaan Sumber Belajar UWES A. Chaeruman
  2. 2. Babak 1 Belajar dan Sumber Belajar: Apakah gerangan?
  3. 3. BELAJARapakah gerangan? Belajar adalah perubahan yang relatif menetap sebagai akibat dari pengalaman dan interaksi siswa dengan dunia (sumber belajar) -Marcy P. Driscoll, 2004 “ “
  4. 4. terjadi ketika … MENGALAMImelihat mendengar merasakan mencoba melakukan membuat menilai memodifikasi mempublikasikan dll. BELAJAR
  5. 5. “ “ Peristiwa MENGALAMI ditentukan oleh rendah tidaknya interaksi antara siswa dengan dunia (sumber belajar)
  6. 6. Media Lingkungan Orang [1] [2] [3] cetak non cetak Dirancang (by design) Dimanfaatkan (by utilization) Guru Siswa Tokoh dll Sumber Belajar 3
  7. 7. Core Bussiness memfasilitasi belajar meningkatkan kinerja dengan mengoptimalkan proses dan sumber belajar TEKNOLOG PENDIDIKAN Lihat definisi TP 2004 1 2
  8. 8. Bagaimana memilih dan menentukan sumber belajar yang tepat? Mari kita gunakan kerucut pengalaman Edgare Dale sebagai tool!
  9. 9. Menganalisis Merancang Menciptakan mengevaluasi
  10. 10. Babak 2 Pengelolaan Sumber Belajar: Mengenal lebih dekat tentang Pusat Sumber Belajar
  11. 11. Asumsi Belajar terjadi karena proses mengalami. Proses mengalami terjadi karena interaksi antara pemelajar dengan sumber belajar. Sumber belajar beraneka ragam jenis dan bentuk. Satu jenis dan bentuk sumber belajar tidak cocok untuk semua kebutuhan belajar (membuat siswa mengalami) Sumber belajar perlu dikelola sedemikian rupa untuk memungkinkan peristiwa belajar terjadi secara optimal Oleh karena itu, diperlukan suatu unit di lembaga pendidikan untuk mewujudkan hal tersebut.
  12. 12. Unit itulah yang disebut dengan PUSAT SUMBER BELAJAR Suatu unit dalam suatu lembaga (khususnya sekolah/universitas) yang berperan mendorong efektifitas serta optimalisasi proses pembelajaran melalui pemanfaatan dan pengelolaan aneka sumber belajar secara tepat guna.
  13. 13. 13 Fungsi pengembangan sistem pembelajaran; Fungsi pelayanan media pembelajaran; Fungsi produksi; Fungsi administrasi/pengelolaan; Fungsi pelatihan dan pembinaan; Fungsi penelitian; Fungsi PSB
  14. 14. 14 Contoh ideal PSB di Sekolah
  15. 15. Babak 3 Pengembangan Media Visual: Beberapa Prinsip dan Tips dalam Pengembangannya
  16. 16. Anda, pasti tak akan PERCAYA http://knowledgeoverflow.com/cute-babies/
  17. 17. 95%Presentasi yang kita buat MEMBOSANKAN!- Gay Kawasaki “ “
  18. 18. masih tak percaya? mari kita buktikan … http://www.24x7photography.com/2011/04/06/cute-baby-8/
  19. 19. Benarkah seperti ini … ?
  20. 20. atau seperti ini … ?
  21. 21. Jika seperti itu… inilah AKIBATNYA …!
  22. 22. Bagaimana dengan slide presentasi Anda? Bagaimana dengan slide presentasi kolega Anda? Masihkah seperti itu…? Jika YA, Mari kita HIJRAH…!
  23. 23. BEBERAPA KESALAHAN UMUM
  24. 24. 1Power PARAGRAF slide presentasi saya zaman jahiliyah
  25. 25. 2Bullet MINDED slide presentasi saya zaman jahiliyah
  26. 26. 3Bagaikan RUMAH SUSUNslide presentasi saya zaman jahiliyah
  27. 27. 4Bak PELANGI slide presentasi saya zaman jahiliyah
  28. 28. 5Tergantung pada built in TEMPLATE LUPAKAN, BUANG JAUH-JAUH
  29. 29. 6Ramai, bak PASAR MALAM slide presentasi saya zaman dulu
  30. 30. presenter, speaker terkenal tak pernah melakukannya! kenapa?
  31. 31. karena, membunuh … KREDIBILITAS presenter & KREATIVITAS PERHATIAN MINAT & PEMAHAMAN audiens
  32. 32. Anda masih dalam kategori ini?
  33. 33. Maka, Anda adalah orang paling malas seantero dunia ini…!
  34. 34. PRINSIP DESAIN SLIDE PRESENTASI signal-to-noise ratio Garr Reynolds, Presentation ZEN, 2012 prioritas gambar ruang kosong kekontrasan repetisi kesejajaran kedekatan 7
  35. 35. 1Signal to NOISE ratio Perbandingan antara yang penting [signal] dengan yang tidak penting [noise]. Buang yang tidak penting!
  36. 36. jahiliyah
  37. 37. Garr, Reynolds, PresentationZen, 2012 setelah hijrah
  38. 38. 2Efek prioritas GAMBAR slide presentasi lebih VISUAL dari pada sekedar kumpulan teks belaka.
  39. 39. jahiliyah
  40. 40. 72% Part time workers in Japan are Woman setelah hijrah
  41. 41. 3Penting sekali menyisakan RUANG KOSONG Kesalahan terbesar kita adalah gatal untuk menempatkan apapun di setiap inchi bingkai slide presentasi.
  42. 42. jahiliyah
  43. 43. setelah hijrah Hara hachi bu eat only until 80% full berhentilah sebelum kenyang
  44. 44. 4Pastikan KONTRAS Jika semua dianggap penting. Maka tidak ada yang penting. Tonjolkan hal itu! Kontras adalah solusinya.
  45. 45. setelah hijrah jahiliyah
  46. 46. 5DEKATKAN 6SEJAJARKAN& Proximity Alignment Kedekatan dan kesejajaran membuat slide presentasi Anda indah dan bermakna.
  47. 47. jahiliyah
  48. 48. Garr Reynolds, PresentationZen, 2012 setelah hijrah
  49. 49. 7Satukan dengan REPETISI Repetisi memberikan kesan penyatuan terhadap hal-hal yang senada.
  50. 50. “Semakin visual presentasi Anda, semakin mudah orang ingat. Dan lebih penting lagi mereka akan mengingat Anda.” — Paul Arden
  51. 51. Hmmm, masuk akal. Apa teori yang melandasinya?
  52. 52. Optimalisasi fungsi penglihatan dan pendengaran.
  53. 53. words pictures ears eyes prior knowledge sounds verbal model images pictorial model multimedia presentation sensory memory working memory long-term memory integrating mediaselection mediaorganization
  54. 54. Slide Presentasi adalah media visual kenapa harus berTEKS ria?
  55. 55. area ini untuk visual plus pointers. bukan kumpulan teks. Area ini untuk kumpulan teks sebagai “contekkan”
  56. 56. karenanya …
  57. 57. Pilih VISUAL yang… MENGGUGAH IMPACTING & RELEVAN
  58. 58. Bagaimana dengan detailnya?
  59. 59. Itu, adalah bagian kita sebagai penyaji
  60. 60. Jadi, Kawan-kawan semuanya… apa rahasia utamanya?
  61. 61. SEDERHANAsimple JELAS clear RAPIunclutter YANG PENTING
  62. 62. - Philips James Bailey - Philips James Bailey
  63. 63. - Charles Minggus
  64. 64. - Koichi Kawana
  65. 65. Menurut saya, Presentasi ala SUFI
  66. 66. LESS MOREIS BIAR SEDIKIT TAPI BERKAH
  67. 67. TiPSuntuk ANDA 7
  68. 68. 1 THINK out of BOXgila dan berpikiran terbuka
  69. 69. Contoh hasil think out of box
  70. 70. 2 BillBOARD THINK
  71. 71. MEANINGFULL MESSAGE not SLIDE 3 THINK
  72. 72. SATU PESAN BERMAKNA SATU SLIDE 1-7-7 7 kalimat per slide 7 kata per kalimat
  73. 73. 4pikirkan apa yang bisa DIKURANGI bukan apa yang bisa DITAMBAH
  74. 74. Jangan GATAL untuk menambahkan apapun dalam setiap SLIDE ANDA!
  75. 75. 4Utamakan VISUAL Itu sangat penting!
  76. 76. Sisakan 6RUANG KOSONG
  77. 77. bagaikan Cerita Populer 7mengalir
  78. 78. Anda setuju?Mari kita hijrah!
  79. 79. Babak 4 Pengembangan Multimedia: Beberapa Prinsip dan Tips dalam Pengembangannya
  80. 80. prinsip desain multimedia multimedia kesinambungan spasial kesinambungan waktu koherensi modalitas redundansi personalisasi interaktivitas signal perbedaan individual pembelajaran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
  81. 81. 1 Orang belajar lebih baik dari gambar dan kata dari pada sekedar kata-kata saja. “ “ Prinisip MULTIMEDIA
  82. 82. Organisasi tradisional lebih mengandalkan fisik atau pekerjaan otot. Semakin banyak orang (tenaga) semakin baik. Itulah ciri utama organisasi-organisasi atau perusahaan masa lalu.
  83. 83. mengandalkan FISIK organisasi tradisional pekerjaan otot
  84. 84. 2 orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disandingkan berdekatan dibandingkan apabila disandingkan berjauhan atau terpisah. “ “ Prinisip KESINAMBUNGAN RUANG
  85. 85. ERA DIGITAL
  86. 86. ERA DIGITAL
  87. 87. 3 orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disajikan secara simultan dibandingkan apabila disajikan bergantian atau setelahnya. “ “ Prinisip KESINAMBUNGAN WAKTU
  88. 88. ERA DIGITAL
  89. 89. ERA DIGITAL
  90. 90. 4 Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, gambar, suara, video, animasi yang tidak perlu dan tidak relevan tidak digunakan. “ “ Prinisip KESINAMBUNGAN WAKTU
  91. 91. ERA DIGITAL
  92. 92. ERA DIGITAL
  93. 93. 5 orang belajar lebih baik dari animasi/video plus narasi, daripada dari animasi/video plus teks pada layar. “ “ Prinisip MODALITAS
  94. 94. 6 orang belajar lebih baik dari animasi/video plus narasi, daripada dari animasi/video, narasi plus teks pada layar (redundan). “ “ Prinisip REDUNDANSI
  95. 95. 7 orang belajar lebih baik dari teks atau narasi yang bersifat komunikatif (conversational) daripada kalimat yang lebih bersifat formal. “ “ Prinisip PERSONALISASI
  96. 96. Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Narasi:
  97. 97. Pernahkan Anda berkorban? Setiap usaha untuk mencapai sesuatu adalah pengorbanan. Setiap pengorbanan dihargai dengan satuan yang dinamakan uang. Maka setiap pengorbanan yang kita berikan, itulah yang disebut dengan biaya. Narasi:
  98. 98. 8 orang belajar lebih baik ketika ia dapat mengendalikan sendiri apa yang sedang dipelajarinya (manipulatif) simulasi, game, branching). “ “ Prinisip INTERAKTIFITAS
  99. 99. 9 orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight, penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan. “ “ Prinisip SIGNAL - CUE
  100. 100. Prinsip Signal: orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight, penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan.
  101. 101. Prinsip Signal: orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight, penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan.
  102. 102. 10 orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight, penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan. “ “ Prinisip INDIVIDUAL
  103. 103. 2 3 1 Prioritas visual (gambar, animasi, video) sangat berpengaruh positif bagi inividu yang memiliki modalitas belajar visual. Prioritas visual plus narasi sangat berpengaruh positif bagi inividu yang memiliki modalitas belajar auditory. Prioritas manipulatif (simulasi, game) sangat berpengaruh positif bagi inividu yang memiliki modalitas belajar kinestetik.
  104. 104. Gunakan multimedia (kombinasi antara teks, gambar, grafik, audio/narasi, animasi, simulasi, video) secara efektif untuk mengakomodir perbedaan modalitas belajar! KESIMPULAN
  105. 105. Babak 5 Penelitian Pengembangan: Konsep Dasar dan Prosedur

×