HSDPA

6,841 views

Published on

P

Published in: Technology, Business
  • Be the first to comment

HSDPA

  1. 1. HSDPA (High Speed Downlink Packet Acces) Kelompok 2 Afrianto Andi Ramadhan Gilby Benaya Luthfi Zulhilmi Ramdhani Try Fathur Rachman
  2. 2.  Daftar Isi Pendahuluan Arsitektur HSDPA Pengertian Modem Channel Channel HSDPA W-CDMA ke HSDPA Fitur HSDPA Generasi GSM 1,2,3 Keunggulan HSDPA Cara Kerja HSDPA Source Materi
  3. 3.  Fenomena ketika GPRS keluar pertama kali, fitur ini menjadi pertimbangan utama saat membeli ponsel. Ketika teknologi 3G atau dieropa dikenal dengan nama UMTS (universal mobile telecomunication system) juga sama. Kemunculan 3G dibarengi dengan kemunculan HSDPA (high speed downlink packet access).  HSDPA adalah keturunan dari 3G. HSDPA ini dikenal dan digolongkan ke dalam teknologi 3.5G, karena kecepatan transfer datanya lebih bagus dibanding 3G. 3G pada permulaannya maksimal sampai 384 kbit/s, sedangkan dengan HSDPA dapat dinaikkan menjadi 14 Mbit/s. Perkembangan HSDPA tidak terlepas dari perkembangan teknologi GSM pada tiap generasinya. Tiap generasi memiliki kemampuan transfer data yang lebih cepat. Berikut evolusi perkembangan generasi ke generasi GSM sampai ke arah HSDPA. Pendahuluan
  4. 4.  Modem – Modulation demulation. Umumnya alat ini di gunakan untuk merubah sinyal analog menjadi digital dan sebaliknya.Misalnya untuk menghubungkan antara dua komputer melalui dial-IP dengan menggunakan line telepon dalam mengakses data melalui jarinag atau internet. (Kamus IT – halaman 297) Pengertian Modem
  5. 5.  Modem - Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. (wikipedia)
  6. 6.  W-CDMA - Wideband Code-Division Multiple Access atau biasa ditulis Wideband-CDMA atau W-CDMA, merupakan teknologi generasi ketiga (3G) untuk GSM, biasa disebut juga UMTS (Universal Mobile Telecommunication System). Teknologi ini tidak kompatibel dengan CDMA2000 atau sering disebut juga dengan CDMA saja. Kecepatan WCDMA bisa mencapai 384 kbps dan dimasa akan datang akan meningkat sampai mungkin sekitar 10Mbps. Teknologi ini menggunakan Wideband-AMR (Adaptive Multi- rate) untuk kodifikasi suara (voice codec) sehingga kualitas suara yang didapat menjadi lebih baik dari generasi sebelumnya. W-CDMA ke HSDPA
  7. 7.  1G berupa telepon analog yang diperkenalkan pada tahun 1980an dan dilanjutkan sampai digantikan dengan generasi kedua (2G) yang berbentuk digital. Beberapa generasi pertama mengikuti standar NMT (Nordisk MobilTelefoni atau Nordiska MobilTelefoni- gruppen), CDPD (Celluler Digital Packet Data, Mobitex and DataTAC). Generasi GSM Pertama (1G)
  8. 8.  Perbedaan utama antara dua sistem telepon mobile yang sukses ini yaitu 1G dan 2G adalah sinyal radio yang digunakan. Jaringan 1G mengunakan analog sedangkan 2G adalah digital. Percakapan dalam 2G diencode menjadi sinyal digital, tapi dalam 1G hanya dimodulasi ke frekuensi yang lebih tinggi (150 MHz ke atas).  Yang termasuk dalam generasi ini adalah: Generasi Kedua (2G – 2.75G)
  9. 9.  GSM (Global System for Mobile Communications) adalah standar paling  EDGE (EGPRS) (Enhanced populer untuk telepon Data rates for GSM mobile di dunia. Evolution) adalah teknologi telepon mobile  GPRS (General Packet yang memperbaiki Radio Service) adalah jaringan 2G dan 2.5G layanan data mobile yang khususnya dalam jalur tersedia pada telepon komunikasi data. GSM. GPRS sering disebut Teknologi ini bekerja pada sebagai generasi 2.5 jaringan GSM. EDGE G, yaitu teknolgi antara dapat bekerja pada generasi pertama dan jaringan GPRS ada. generasi kedua dalam teknologi telepon mobile. Generasi GSM Kedua
  10. 10.  HSCSD (High-Speed Circuit-Switched Data),  iDEN (Integrated Digital Enhanced Network,  D-AMPS (Digital AMPS),  IS-95, PDC (Personal Digital Cellular),  CSD (Circuit Switched Data),  PHS (Personal Handy-phone System),  WiDEN (Wideband Integrated Dispatch Enhanced Network)  CDMA2000 (1xRTT/IS-2000). Generasi GSM Kedua
  11. 11.  3G memberikan kemampuan untuk mentransfer secara simultan baik data voice dan non-voice data (seperti saat download informasi, pertukaran email dan instant messaging). Generasi GSM Ketiga (3G – 3.75G)
  12. 12.  UMTS (3GSM) (Universal  3.5G HSDPA (High-Speed Mobile Downlink Packet Access) Telecommunications adalah protokol dalam System) menggunakan telepon mobile berbasis W-CDMA di bawah jaringan UMTS 3G yang standar 3GPP. UMTS menyediakan transfer mempunyai layanan data data yang lebih cepat. secara teori sampai 11 Sekarang HSDPA yang Mbit/s, meskipun dalam dipasang mendukung 1.8 perkembangannya yang Mbit/s sampai 3.6 Mbit/s disebarkan ke user dalam saat downlink. Untuk jaringan performanya kedepannya direncanakan hanya mencapai 384 mencapai 7.2 Mbit/s. kbit/s untuk handset R99 dan 1-2 Mbit/s untuk handset HSDPA untuk koneksi downlink. Standar 3G
  13. 13.  W-CDMA (Wideband Code Division Multiple Access),  FOMA (Freedom of Mobile Multimedia Access),  1xEV-DO/IS-856 (1x Evolution-Data Optimized),  TD-SCDMA (Time Division-Synchronous Code Division Multiple Access),  GAN/UMA (Generic Access Network),  3.75G HSUPA (High-Speed Uplink Packet Access). Standar 3G
  14. 14. Gen Type Typical Frequency Typical Data Speed Digital 1G Voice 600 -1200 bps 150 900 MHz Digital 400 & 450 MHz, 2G Voice & Data 9.6, 56 or 180 kbps 900 & 1800 MHz or 850 & 1900 MHz Digital 400 & 450 MHz, 3G Voice & Data 384 kbps, 1.8 or 3.6 Mbps 900 & 1800 MHz or 850 & 1900 MHz Tabel Perbandingan Antar Generasi
  15. 15.  HSDPA menggunakan kanal baru yang dlimiki oleh 3G yaitu high speed downlink shared channel (HS-DSCH). Kanal tersebut beroperasi berbeda dengan jalur 3G yang ada. Penambahan kanal berupa implementasi adaptive modulation and coding (AMC), hybrid automatic repestreQuest (HARQ), fast packet schedulling, retransmission protokol and fast cell selection (FCS), yang dikendalikan medium access control (AMC) di node yang berkemampuan 3G.HS-DSCH difungsikan untuk proses downlink data ponsel. Sedangkan untuk proses uplink, kemampuan HSDPA tak bisa sebesar downlinknya, yang secara teori hanya mampu sampai 2 Mbit/s. Cara Kerja HSDPA
  16. 16.  Jaringan HSDPA secara fisik memiliki 3 kanal, yakni high speed data physich downlink shared channel (HS-PDSC), high speed shared control channel (HS-SCCH) dan high speed dedicated physical control channel (HS-DPCCH). HS-PDSCH mengadopsi adaptive modulation QPSK (quadrature phase shift keying) atau algoritma fase modulasi yang sudah ada, dan 16 QAM (quadrative amplitude modulation) yakni empat aplitude dan empat fase yang memungkinkan pengunaan data rate tinggi dobawah kondisi jaringan radio yang bermacam-macam.
  17. 17.  Arsitektur UTRAN (UMTS Terrestrial Radio Access Network) dibangun oleh satu atau beberapa Radio Network System (RNS) yang terhubung pada Core Network (CN). RNS dapat dibagi menjadi dua entity, yaitu Radio Network Controller (RNC) dan Node B atau base station Node B pada HSDPA tidak hanya terdiri atas layer fisik, terdapat juga MAC (Medium Access Control) layer seperti terlihat pada gambar diatas . MAC-hs merupakan entity MAC yang menangani transport channel HS-DSCH. MAC-hs memiliki peran dalam fungsi retransmisi ARQ (Automatic Repeat Request) dan Scheduling dalam menangani prioritas paket . Dengan adanya MAC layer pada node B, maka proses retransmisi dapat terjadi lebih cepat dan delay untuk men-decode paket dapat berkurang karena round-trip retransmisi yang lebih pendek. Arsitektur HSDPA
  18. 18.  HS-DSCH (High Speed Downlink Shared Channel) HS-DSCH merupakan transport channel arah  HS-DPCCH (High Speed downlink pada HSDPA yang Dedicated Physical dapat digunakan untuk Control Channel) mengirim paket data oleh HS-DPCCH membawa beberapa user dalam satu cell. informasi control yang diperlukan dalam pengiriman  HS-SCCH (High Speed paket data, seperti ARQ Shared Control Channel) acknowledgement HS-SCCH merupakan downlink (ACK/NACK) serta CQI physical channel dengan SF (Channel Quality Indicator). tetap sebesar 128 yang membawa informasi kunci yang diperlukan untuk HS- PDSCH. Channel – Channel HSDPA
  19. 19.  AMC (Adaptive Modulation and Coding)  AMC merupakan teknologi utama pada HSDPA dimana feedback dari UE digunakan  Fast Scheduling untuk menentukan skema coding dan modulasi yang  Fast Scheduling merupakan akan digunakan berdasarkan mekanisme untuk CQI (Channel Quality menentukan user mana yang Indicator) . akan ditransmisikan paket data terlebih dahulu selama satu TTI. Dengan adanya  HARQ (Hybrid Automatic MAC-hs pada node B maka Repeat and Request) delay transmisi paket yang  HARQ meningkatkan terjadi dapat dikurangi. performansi dan menambah ketahanan terhadap error pada link adaptation. Fitur – Fitur HSDPA
  20. 20.  Penambahan data rates menghasilkan keuntungan bagi operator untuk membuka area baru yang luas, nilai tambah dan kaya akan service untuk media. Keuntungan user dengan kecepatan mencapai megabyte per detik memungkinkan untuk:  mengakses internet dengan cepat,  mudah mendownload email dan menambahkan attachment,  straming audio dan video,  mengambil gambar resolusi tinggi,  multiplayer game,  TV broadcasting,  dapat menangani kebutuhan secara korporat.  HSDPA sampai saat ini sudah digunakan di 39 negara dan 64 operator. Ke depan HSDPA masih dapat dikembangkan ke arah HSUPA (high speed uplink packet access). Jika teknologi HSDPA tergolong ke dalam teknologi 3.75G maka HSUPA masuk dalam generasi 3.75 (3.75G). Keunggulan HSDPA
  21. 21.  http://id.wikipedia.org/wiki/High-Speed_Downlink_Packet_Access  http://www.ws-sigma.com/artikel_detail.php?ida=8  http://andi.amikom.ac.id/blog/?p=18  http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/Telekomunikasi/2005/0510/t ele3.html  http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?view=article&catid=17% 3Asistem-komunikasi-bergerak&id=152%3A- umtswcdma&option=com_content&Itemid=15  http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?option=com_content&vie w=article&id=561:hsdpa-high-speed-downlink-packet- access&catid=17:sistem-komunikasi-bergerak&Itemid=15  http://id.wikipedia.org/wiki/Modem Source Materi

×