PERMENPAN NO. 5/2012 TENTANGJABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN     (JFAK) DAN ANGKA KREDITNYA         Sebuah Rencana & Ag...
LAN-RILatar Belakang Tujuan Negara diwujudkan melalui instrumen  kebijakan publik, namun kinerja kebijakan publik  relati...
LAN-RIFramework of ThinkingSumber: Dunn, William N., 1995, Analisa Kebijakan Publik : Kerangka Analisa dan Prosedur Perumu...
LAN-RIFramework of ThinkingSumber: Dunn, William N., 1995, Analisa Kebijakan Publik : Kerangka Analisa dan Prosedur Perumu...
LAN-RIFramework of ThinkingSumber: Carl V. Patton and David S. Sawicki, Basic Methods of Policy Analysis and Planning, Pre...
LAN-RITugas LAN dlm Pembinaan JFAK - 1 1. Menyusun petunjuk teknis pelaksanaan JFAK; 2. Menyusun pedoman formasi JFAK; 3. ...
LAN-RITugas LAN dlm Pembinaan JFAK - 2 8.  Mengembangkan sistem informasi JFAK; 9.  Memfasilitasi pelaksanaan JFAK; 10. Me...
LAN-RIPrioritasi Tugas …    Prioritas 1            Prioritas 2               Prioritas 3• Juknis pelaksanaan   • Sosialisa...
LAN-RITugas Tambahan …  Tugas lain diluar perintah Permenpan No. 5/2012• Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengangkatan, Kenaika...
LAN-RIMilestones …                                TUGAS                                UTAMA:                  AGENDA     ...
LAN-RI Pembentukan Task-Force Task Force 1: PENATAAN ORGANISASI Task Force 2: PENYUSUNAN JUKLAK JFAK   POKJA I:    Peny...
LAN-RIPENATAAN ORGANISASI Perlunya unit kerja setingkat Eselon II yg menangani Pembinaan JFAK  (analog dengan Ditbin Widy...
LAN-RIPOKJA I  Penyusunan Juknis Pelaksanaan   JFAK;  Penyusunan Pedoman   Inpassing JFAK;  Penyusunan Pedoman Formasi ...
LAN-RIJuknis Pelaksanaan JFPENELITI• Pendahuluan (Maksud, Tujuan, Pengertian, Jenjang Jabatan);• Pedoman Penilaian (Unsur ...
LAN-RIJuknis Pelaksanaan JFWIDYAISWARA• Pendahuluan (Tujuan, Sasaran, Pengertian);• Pengangkatan, Kenaikan Jabatan, Pembeb...
LAN-RIPedoman Inpassing JF• Pendahuluan (Latar Belakang, Dasar Hukum, Tujuan,  Pengertian);• Pelaksanaan Inpassing bagi Gu...
LAN-RIPedoman Inpassing JF• Pendahuluan (Maksud dan Tujuan, Dasar, Ruang  Lingkup dan Tata Urut, Pengertian);• Ketentuan I...
LAN-RI  Pedoman Inpassing JFAK PNS yg pada saat ditetapkan Peraturan ini masih dan telah menjalankan tugas di  bidang keb...
LAN-RI     Pedoman Inpassing JFAK                       ANGKA KREDIT KUMULATIF UNTUK PENYESUAIAN/INPASSING JABATAN FUNGSIO...
LAN-RIPedoman Formasi JFDasar Hukum Penyusunan Formasi• PP No. 97 Tahun 2000 tentang Formasi PNS;• Kepmenpan No. 75 Tahun ...
LAN-RIPOKJA II  Penyusunan Standar   Kompetensi JFAK;  Penyusunan Kurikulum Diklat   Fungsional JFAK.
LAN-RIStandar Kompetensi JF Peneliti    • Pengetahuan (knowledge):       o   Menguasai teknik penelusuran kepustakaan;    ...
LAN-RIStandar Kompetensi JF Peneliti    • Pengetahuan (knowledge):        o   Menguasai teknik penelusuran kepustakaan;   ...
LAN-RIStandar Kompetensi JF Peneliti  Pengetahuan (knowledge):                             Sikap Kerja (attitude):   o   M...
LAN-RIStandar Kompetensi JF Peneliti  Pengetahuan (knowledge):                              Sikap Kerja (attitude):   o   ...
LAN-RIStandar Kompetensi JF Perencana  Pengetahuan (Knowledge), yakni mengetahui berbagai permasalahan   mutakhir (curren...
LAN-RI Standar Kompetensi Widyaiswara Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran:   o Membuat GBPP/Rancang Bangun Pembelajaran M...
LAN-RIStandar Kompetensi JFAK (?)       Sub Unsur               Kompetensi yg Dipersyaratkan                         Mampu...
LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Peneliti                                      • Materi Utama (7 Mata                    ...
LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Peneliti                   Diklat Fungsional Peneliti Tingkat Pertama1. Pembinaan Karir ...
LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Peneliti     Diklat Fungsional Peneliti Tingkat Lanjutan         1. Manajemen Pola Pikir...
LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Perencana No            Bidang Kompetensi               Kelompok       Sesi  1    Teknis...
LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Widyaiswara       Kelompok                        Jenjang JF Widyaiswara No       Mata D...
LAN-RIPOKJA III  Penyusunan Rancangan   Tunjangan JFAK;  Penyusunan Pedoman Formasi   JFAK.
LAN-RITunjangan JF PENELITI (Perpres No. 30 Tahun 2007)    •   Peneliti Peneliti Utama Rp. 1.400.000,00    •   Peneliti M...
LAN-RIPerencanaan Seleksi, Penempatandan Bangrir JFAK di Lingk. LAN• Akan dikaji secara khusus.
LAN-RI         Mohon masukan, saran & arahan …
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Permenpan No. 5/2012 Tentang Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK) dan Angka Kreditnya: Sebuah Rencana dan Agenda Tindak Lanjut

11,131 views

Published on

Disampaikan Dalam Rapat Pimpinan Kementerian PAN, LAN dan BKN,
Jakarta, 8 Mei 2012

Permenpan No. 5/2012 Tentang Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK) dan Angka Kreditnya: Sebuah Rencana dan Agenda Tindak Lanjut

  1. 1. PERMENPAN NO. 5/2012 TENTANGJABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN (JFAK) DAN ANGKA KREDITNYA Sebuah Rencana & Agenda Tindak LanjutLembaga Administrasi Negara RI Jakarta, 2012
  2. 2. LAN-RILatar Belakang Tujuan Negara diwujudkan melalui instrumen kebijakan publik, namun kinerja kebijakan publik relatif masih belum memuaskan. Tuntutan perampingan struktur organisasi sbg implikasi RB yg harus diimbangi dengan peningkatan profesionalisme SDM, terutama yg berhubungan dengan prumusan & analisis kebijakan. Masih belum berimbangnya struktur kepegawaian yg masih didominasi staf administrasi, sementara jabatan yg berbasis keahlian khusus masih sangat terbatas.
  3. 3. LAN-RIFramework of ThinkingSumber: Dunn, William N., 1995, Analisa Kebijakan Publik : Kerangka Analisa dan Prosedur Perumusan Masalah, terjemahan Muhadjir Darwin, Cet. Kelima, Yogyakarta : Hanindita.
  4. 4. LAN-RIFramework of ThinkingSumber: Dunn, William N., 1995, Analisa Kebijakan Publik : Kerangka Analisa dan Prosedur Perumusan Masalah, terjemahan Muhadjir Darwin, Cet. Kelima, Yogyakarta : Hanindita.
  5. 5. LAN-RIFramework of ThinkingSumber: Carl V. Patton and David S. Sawicki, Basic Methods of Policy Analysis and Planning, Prentice Hall, 1 Feb 1993.
  6. 6. LAN-RITugas LAN dlm Pembinaan JFAK - 1 1. Menyusun petunjuk teknis pelaksanaan JFAK; 2. Menyusun pedoman formasi JFAK; 3. Menetapkan standar kompetensi JFAK; 4. Mengusulkan tunjangan JFAK; 5. Mensosialisasikan JFAK; 6. Menyusun kurikulum pendidikan dan pelatihan fungsional/teknis fungsional AK; 7. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan fungsional/teknis fungsional AK;
  7. 7. LAN-RITugas LAN dlm Pembinaan JFAK - 2 8. Mengembangkan sistem informasi JFAK; 9. Memfasilitasi pelaksanaan JFAK; 10. Memfasilitasi pembentukan organisasi profesi AK; 11. Memfasilitasi penyusunan dan penetapan etika profesi dan kode etik AK; 12. Melakukan pembinaan Tim Penilai JFAK; dan 13. Melakukan monitoring dan evaluasi JFAK.
  8. 8. LAN-RIPrioritasi Tugas … Prioritas 1 Prioritas 2 Prioritas 3• Juknis pelaksanaan • Sosialisasi; • Sistem informasi JFAK; JFAK; • Penyelenggaraan • Fasilitasi pelaksanaan• Pedoman formasi Diklat fungsional AK. JFAK; JFAK; • Fasilitasi• Standar kompetensi pembentukan JFAK; organisasi profesi AK;• Usulan tunjangan • Fasilitasi penyusunan JFAK; dan penetapan etika• Kurikulum Diklat profesi & kode etik AK; fungsional/teknis • Pembinaan Tim Penilai fungsional AK. JFAK; dan • Monev JFAK.
  9. 9. LAN-RITugas Tambahan … Tugas lain diluar perintah Permenpan No. 5/2012• Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengangkatan, Kenaikan Pangkat/Jabatan, Pembebasan Sementara, Pengangkatan Kembali dan Pemberhentian dalam dan dari JFAK.• Tata Kerja dan Organisasi Tim Penilai Angka Kredit JFAK.• Pedoman Penyelenggaraan DIKLAT Fungsional AK.• Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penyesuaian/Inpassing ke dalam JFAK (Prioritas 1). Catatan: Prioritas ke-3 dan tugas tambahan (kecuali Pedoman Inpassing) akan dilaksanakan oleh unit kerja khusus yg ditugasi sbg Pembina JFAK.
  10. 10. LAN-RIMilestones … TUGAS UTAMA: AGENDA Pembinaan ANTARA: Jabfung AK Penataan Organisasi TARGET AWAL: Permenpan SIMULTAN atau No. 5/2012 SEKUENSIAL?
  11. 11. LAN-RI Pembentukan Task-Force Task Force 1: PENATAAN ORGANISASI Task Force 2: PENYUSUNAN JUKLAK JFAK POKJA I:  Penyusunan Juknis Pelaksanaan JFAK; *)  Penyusunan Pedoman Inpassing JFAK. Perbandingan  Penyusunan Pedoman Formasi JFAK. dengan JF lain: POKJA II: • Peneliti  Penyusunan Standar Kompetensi JFAK;  Penyusunan Kurikulum Diklat Fungsional AK. • Perencana POKJA III: • Widyaiswara  Penyusunan Rancangan Tunjangan JFAK;  Perencanaan Seleksi, Penempatan & Bangrir JFAK (di Lingkungan LAN). *) Tidak termasuk penyusunan Peraturan Bersama Kepala BKN dan Kepala LAN
  12. 12. LAN-RIPENATAAN ORGANISASI Perlunya unit kerja setingkat Eselon II yg menangani Pembinaan JFAK (analog dengan Ditbin Widyaiswara)  akan berpengaruh thd penataan kelembagaan secara menyeluruh. Perlunya revisi Keputusan Kepala LAN Np. 4/2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja LAN. Jika memungkinkan, diperlukan pula revisi Keppres No. 103/2001 jo. Perpres No. 64/2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja LPND, karena Keppres ini belum memberi mandat kepada LAN sbg Pembina JFAK. Perlunya penyesuaian rencana kegiatan dan anggaran yang mengakomodir ke-13 tugas baru LAN dalam kerangka perencanaan jangka pendek dan menengah. Dari aspek SDM, perlu segera dilakukan pemetaan potensi SDM untuk diusulkan mendapat pengangkatan pertama sbg JFAK, serta perencanaan karir (cq. mutasi dan promosi) terkait pembentukan struktur/jabatan baru.
  13. 13. LAN-RIPOKJA I  Penyusunan Juknis Pelaksanaan JFAK;  Penyusunan Pedoman Inpassing JFAK;  Penyusunan Pedoman Formasi JFAK.
  14. 14. LAN-RIJuknis Pelaksanaan JFPENELITI• Pendahuluan (Maksud, Tujuan, Pengertian, Jenjang Jabatan);• Pedoman Penilaian (Unsur Utama, Unsur Penunjang);• DUPAK (Angka Kredit, DUPAK, PAK);• Tata Kerja dan Tata Cara Tim Penilai (Tim Penilai Peneliti, Organisasi Tim Penilai, Tata Kerja Tim Penilai Peneliti, Prosedur);• Pembinaan Karir (Pengangkatan Pertama Kali dalam JF Peneliti, Kenaikan Jabatan dan Pangkat, Pembebasan Sementara dari JF Peneliti, Surat Peringatan bagi Pejabat Peneliti, Pemberhentian dari JF Peneliti, Pengangkatan Kembali JF Peneliti krn Dibebaskan Sementara, Penyetaraan JF Peneliti bagi Peneliti Non PNS);• Ketentuan Peralihan;• Penutup.
  15. 15. LAN-RIJuknis Pelaksanaan JFWIDYAISWARA• Pendahuluan (Tujuan, Sasaran, Pengertian);• Pengangkatan, Kenaikan Jabatan, Pembebasan Sementara, Pengangkatan Kembali, dan Pemberhentian Dalam Jabatan Widyaiswara;• Unsur-Unsur Kegiatan JF Widyaiswara (Unsur Utama, Unsur penunjang);• Rincian Kegiatan dan Persyaratan (Unsur Utama, Unsur penunjang);• Angka Kredit dan Contoh Penghitungan;• Penutup (Sistem Penilaian Angka Kredit, Pengajuan DUPAK, STMK/SPMK/SK Tim, Angka Kredit Untuk Diklat Berjenjang dan Tidak Berjenjang, Kontrol Kualitas Penilaian Angka Kredit).
  16. 16. LAN-RIPedoman Inpassing JF• Pendahuluan (Latar Belakang, Dasar Hukum, Tujuan, Pengertian);• Pelaksanaan Inpassing bagi Guru Bukan PNS (Persyaratan, Prosedur Pengusulan, Dasar dan Tata Cara Penetapan, Jenjang Jabatan Fungsional, Pejabat yang Berwenang Menetapkan, Lain-Lain);• Penutup (Lampiran2). Sumber: Pedoman Pelaksanaan Penetapan Jabatan Fungsional Bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil
  17. 17. LAN-RIPedoman Inpassing JF• Pendahuluan (Maksud dan Tujuan, Dasar, Ruang Lingkup dan Tata Urut, Pengertian);• Ketentuan Inpassing (Definisi Inpassing, Manfaat Inpassing, Pangkat Inpassing);• Pelaksanaan Inpassing (Prosedur, Kelengkapan Berkas, Waktu, Penentuan Perolehan Angka Kredit, Instansi/Unit Kerja Kodifikasi);• Ketentuan Penutup (Lampiran2). Sumber: Peraturan Menteri Pertahanan No. 13/2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Inpassing JF Kataloger.
  18. 18. LAN-RI Pedoman Inpassing JFAK PNS yg pada saat ditetapkan Peraturan ini masih dan telah menjalankan tugas di bidang kebijakan berdasarkan keputusan pejabat yg berwenang dapat disesuaikan/diinpassing ke dalam JFAK. PNS yg disesuaikan/diinpassing, harus memenuhi syarat sbb: o Berijazah paling rendah Sarjana (S1)/Diploma IV dengan bidang ilmu yg relevan dengan analisis kebijakan dan sesuai dengan kebutuhan instansi; o Pangkat paling rendah Penata Muda Tingkat I (III/b); o Nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 tahun terakhir; o Memperhatikan beban kerja/kebutuhan formasi; dan o Lulus Uji Kompetensi. Angka kredit kumulatif untuk penyesuaian/inpassing dalam JFAK, sebagaimana tersebut dalam lampiran V Permenpan dan RB ini, hanya berlaku sekali selama masa penyesuaian/inpassing. Pelaksanaan penyesuaian/inpassing perlu mempertimbangkan formasi jabatan. Batas waktu inpasing/penyesuaian mulai sejak peraturan Menpan dan RB ditetapkan dan harus sudah selesai pada akhir Desember 2013.
  19. 19. LAN-RI Pedoman Inpassing JFAK ANGKA KREDIT KUMULATIF UNTUK PENYESUAIAN/INPASSING JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN ANGKA KREDIT DAN MASA KEPANGKATANNO GOLONGAN RUANG IJAZAH/STTB YANG SETINGKAT < 1 TAHUN 1 TAHUN 2 TAHUN 3 TAHUN 4 TH/LEBIH1 2 3 4 5 6 7 8 Sarjana/DIV 150 162 174 186 1971 III/b Magister (S2) 150 163 177 188 199 Sarjana/DIV 200 224 247 271 2942 III/c Magister (S2) 200 226 249 273 296 Doktor (S3) 200 228 251 275 298 Sarjana/DIV 300 322 345 368 3913 III/d Magister (S2) 300 325 347 370 393 Doktor (S3) 300 327 349 372 395 Sarjana/DIV 400 434 468 502 5364 IV/a Magister (S2) 400 437 471 505 539 Doktor (S3) 400 440 474 508 542 Sarjana/DIV 550 584 618 652 6865 IV/b Magister (S2) 550 587 621 655 689 Doktor (S3) 550 590 624 658 692 Sarjana/DIV 700 734 768 802 8366 IV/c Magister (S2) 700 737 771 805 839 Doktor (S3) 700 740 774 808 842 Sarjana/DIV 850 895 940 985 10307 IV/d Magister (S2) 850 899 944 989 1034 Doktor (S3) 850 903 948 993 1038
  20. 20. LAN-RIPedoman Formasi JFDasar Hukum Penyusunan Formasi• PP No. 97 Tahun 2000 tentang Formasi PNS;• Kepmenpan No. 75 Tahun 2004 tentang Pedoman Perhitungan Kebutuhan Pegawai Berdasar Beban Kerja Dalam Rangka Penyusunan Formasi PNS.
  21. 21. LAN-RIPOKJA II  Penyusunan Standar Kompetensi JFAK;  Penyusunan Kurikulum Diklat Fungsional JFAK.
  22. 22. LAN-RIStandar Kompetensi JF Peneliti • Pengetahuan (knowledge): o Menguasai teknik penelusuran kepustakaan; o Menguasai teknik pengumpulan data; o Menguasai teknik pengolahan data; o Menguasai teknik penulisan ilmiah. • Kecakapan (skill): o Mampu berkomunikasi dengan baik; o Mampu mengoperasikan peralatan penunjang penelitian; o Mampu mengolah dan menganalisis data; o Mampu menulis dalam Bahasa Indonesia dengan baik dan benar. • Sikap Kerja (attitude): o Jujur; o Bertanggung jawab; o Disiplin; o Dapat bekerja sama.
  23. 23. LAN-RIStandar Kompetensi JF Peneliti • Pengetahuan (knowledge): o Menguasai teknik penelusuran kepustakaan; o Menguasai teknik pengumpulan data; o Menguasai teknik pengolahan data; o Menguasai teknik penulisan ilmiah; o Menguasai teknik presentasi; o Menguasai teknik memimpin kelompok. • Kecakapan (skill): o Mampu berkomunikasi dengan baik; o Mampu mengoperasikan peralatan penunjang penelitian; o Mampu mengolah dan menganalisis data; o Mampu menulis dalam bahasa Indonesiadengan baik dan benar; o Mampu menulis abstrak dalam bahasa Ingris dengan baik dan benar; o Mampu mengoperasikan alat bantu presentasi dan peraga. • Sikap Kerja (attitude): o Jujur; o Dapat bekerja sama; o Bertanggung jawab; o Kritis; o Disiplin; o Kreatif;
  24. 24. LAN-RIStandar Kompetensi JF Peneliti Pengetahuan (knowledge): Sikap Kerja (attitude): o Menguasai teknik penelusuran kepustakaan; o Jujur; o Menguasai teknik pengumpulan data; o Bertanggung jawab; o Menguasai teknik pengolahan data; o Disiplin; o Menguasai teknik penulisan ilmiah; o Dapat bekerja sama; o Menguasai teknik presentasi; o Kritis; o Menguasai teknik memimpin kelompok; o Kreatif; o Menguasai teknik perencanaan Penelitian; o Motivattif; o Menguasai teknik pengajaran dan pembimbingan. o Inovatif. Kecakapan (skill): o Mampu berkomunikasi dengan baik; o Mampu mengoperasikan peralatan penunjang penelitian; o Mampu mengolah dan menganalisis data; o Mampu menulis dalam bahasa Indonesiadengan baik dan benar; o Mampu menulis abstrak dalam bahasa Ingris dengan baik/benar; o Mampu mengoperasikan alat bantu presentasi dan peraga; o Mampu memotivasi dengan baik diri sendiri & orang lain.
  25. 25. LAN-RIStandar Kompetensi JF Peneliti Pengetahuan (knowledge): Sikap Kerja (attitude): o Menguasai teknik penelusuran kepustakaan; o Jujur; o Menguasai teknik pengumpulan data; o Bertanggung jawab; o Menguasai teknik pengolahan data; o Disiplin; o Menguasai teknik penulisan ilmiah; o Dapat bekerja sama; o Menguasai teknik presentasi; o Kritis; o Menguasai teknik memimpin kelompok; o Kreatif; o Menguasai teknik perencanaan Penelitian; o Motivattif; o Menguasai teknik pengajaran dan pembimbingan; o Inovatif; o Menguasai teknik penulisan buku. o Pengendalian Diri; o Adaptif Kecakapan (skill): o Mampu berkomunikasi dengan baik; o Mampu mengoperasikan peralatan penunjang penelitian; o Mampu mengolah dan menganalisis data; o Mampu menulis dalam bhs Indonesiadengan baik & benar; o Mampu menulis abstrak dlm bhs Ingris dengan baik/benar; o Mampu mengoperasikan alat bantu presentasi dan peraga; o Mampu memotivasi dengan baik diri sendiri & orang lain; o Mampu menulis dalam bahasa Inggris dengan baik/benar.
  26. 26. LAN-RIStandar Kompetensi JF Perencana  Pengetahuan (Knowledge), yakni mengetahui berbagai permasalahan mutakhir (current issues) dengan cara  Identifikasi Permasalahan;  Perumusan Alternatif;  Pengkajian Alternatif;  Penentuan Alternatif dan Rencana;  Pengendalian Pelaksana  Penilaian Hasil Pelaksana  Skill/Keterampilan  Keterampilan Utama berupa Latihan Penyusunan Rencana.  Keterampilan Penunjang (aplikasi komputer, paket-paket statistik dan ekonomotrik, paket programming dan lain-lain).  Sikap (Attitude), yaitu sikap yang ditunjukkan harus profesional sebagai seorang perencana seperti jujur, bertanggung jawab, disiplin, dapat bekerja sama, kritis, kreatif, motivatif, inovatif, pengendalian diri, dan adaptif.
  27. 27. LAN-RI Standar Kompetensi Widyaiswara Kompetensi Pengelolaan Pembelajaran: o Membuat GBPP/Rancang Bangun Pembelajaran Mata Diklat (RBPMD) dan Satuan Acara Pembelajaran (SAP)/Rencana Pembelajaran (RP); o Menyusun bahan ajar; o Menerapkan pembelajaran orang dewasa; o Melakukan komunikasi yang efektif dengan peserta; o Memotivasi semangat belajar peserta; dan o Mengevaluasi pembelajaran. Kompetensi Kepribadian: o Menampilkan pribadi yang dapat diteladani; o Melaksanakan kode etik dan menunjukkan etos kerja sebagai Wi yg profesional. Kompetensi Sosial: o Membina hubungan dan kerjasama dengan sesama Widyaiswara; dan o Menjalin hubungan dengan penyelenggara/pengelola lembaga Diklat. Kompetensi Substantif: o Menguasai keilmuan dan keterampilan mempraktekkan sesuai dengan materi diklat yg diajarkan; dan o Menulis karya tulis ilmiah yg terkait dengan lingkup kediklatan dan/atau pengembangan spesialisasinya.
  28. 28. LAN-RIStandar Kompetensi JFAK (?) Sub Unsur Kompetensi yg Dipersyaratkan Mampu mengidentifikasi & mengklasifikasi, danAnalisis Permasalahan memformulasi masalah kebijakan.Perencanaan Kebutuhan Mampu menyusun perencanaan dan analisisKebijakan kebutuhan kebijakan publik Mampu mengembangkan pilihan atau alternatifPerumusan Alternatif kebijakan untuk mengatasi masalah yg ada &Kebijakan mencapai tujuan yg diinginkanPembuatan Konsep/Draft Mampu menghasilkan draft kebijakan bentukKebijakan tertentu dan/atau level tertentu.Analisis Implementasi Mampu menganalisis tingkat efektivitasKebijakan implementasi kebijakanMonitoring & Evaluasi Mampu menilai kinerja kebijakan & merumuskanKebijakan kebutuhan untuk penyempurnaannya
  29. 29. LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Peneliti • Materi Utama (7 Mata Diklat & 58 JP) Tingkat • Materi Penunjang (3 Mata Lanjutan Diklat & 5 JP) • Total 10 Mata Diklat & 63 JP. • Materi Utama (18 Mata Diklat & 188 JP) Tingkat Pertama • Materi Penunjang (4 Mata Diklat & 10 JP) • Total 22 Mata Diklat & 203 JP.Sumber: Pedoman Diklat Jabfung Peneliti Tahun 2008
  30. 30. LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Peneliti Diklat Fungsional Peneliti Tingkat Pertama1. Pembinaan Karir PNS Peneliti & Etika Peneliti 12. Sumber dan Koleksi Data (IPA/IPT & IPS)2. Konsep Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 13. Pengolahan dan Analisis Data (IPA/IPT & IPS) 14. Teknik dan Praktek Pengumpulan Data3. Pengembangan Potensi Individu Lapangan (IPA/IPT & IPS)4. Dampak Sosial dan Ekonomi Kegiatan 15. Teknik dan Praktek Pengumpulan DataPenelitian Lapangan (IPA/IPT & IPS)5. Hak Kekayaan Intelektual 16. Praktik Penulisan KTI Individu6. Outbound/Dinamika Kelompok 17. Teknik Presentasi7. Kebijakan Penelitian dan IPTEK 18. Presentasi KTI Individu 19. Penjelasan Widyariset, Penilaian KTI &8. Kebijakan Program Penelitian Akreditasi Jurnal Ilmiah9. Penelusuran Informasi Ilmiah 20. Penjelasan Teknis Penyelenggaraan10. Pengantar & Usulan Penelitian (IPA/IPT & IPS) 21. Evaluasi Program11. Rancangan Penelitian (IPA/IPT & IPS) 22. Evaluasi Kemampuan Awal & Akhir
  31. 31. LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Peneliti Diklat Fungsional Peneliti Tingkat Lanjutan 1. Manajemen Pola Pikir (Mind-setting) 2. Etika Keilmuan dan Penelitian 3. Penyusunan KTI Internasional 4. Kebijakan Program dan Litbang 5. Kepemimpinan dalam Litbang 6. Pengelolaan Litbang Multi-Disiplin 7. Kerjasama Litbang 8. Penjelasan Teknis Penyelenggaraan 9. Evaluasi Penyelenggaraan 10. Evaluasi Kemampuan Awal dan Akhir
  32. 32. LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Perencana No Bidang Kompetensi Kelompok Sesi 1 Teknis Perencanaan 16 2 Spesifik Ekonomi 26 3 Spesifik Sosial MUATAN 16 4 Spesifik Spasial INTI 17 5 Studi Kasus 12 6 Uji Kompetensi 4 7 Latihan Perencanaan/Planning Exercise 12 MUATAN 8 Keterampilan Penunjang 10 LOKAL 9 Topik Khusus 27 Sumber: SK MenPPN/Kepala Bappenas No. Kep.13/M.PPN/02/2003
  33. 33. LAN-RIKurikulum Diklat Fungsional Widyaiswara Kelompok Jenjang JF Widyaiswara No Mata Diklat Pertama Muda Madya Utama 2 Mata Diklat, 3 Mata Diklat, 2 Mata Diklat, 2 Mata Diklat, 1 WAWASAN 10 JP 20 JP 12 JP 16 JP 7 Mata Diklat, 5 Mata Diklat, 7 Mata Diklat, 5 Mata Diklat, 2 INTI 62 JP 52 JP 64 JP 46 JP 4 Mata Diklat, 4 Mata Diklat, 3 Mata Diklat, 4 Mata Diklat, 3 APLIKASI 48 JP 48 JP 24 JP 38 JP 13 Mata 12 Mata 12 Mata 11 Mata TOTAL Diklat, 120 JP Diklat, 120 JP Diklat, 100 JP Diklat, 100 JP
  34. 34. LAN-RIPOKJA III  Penyusunan Rancangan Tunjangan JFAK;  Penyusunan Pedoman Formasi JFAK.
  35. 35. LAN-RITunjangan JF PENELITI (Perpres No. 30 Tahun 2007) • Peneliti Peneliti Utama Rp. 1.400.000,00 • Peneliti Madya Rp. 1.200.000,00 • Peneliti Muda Rp. 750.000,00 • Peneliti Pertama Rp. 325.000,00 PERENCANA (Perpres No. 44 Tahun 2007) • Perencana Utama Rp. 1.400.000,- • Perencana Madya Rp. 1.200.000,- • Perencana Muda Rp. 750.000,- • Perencana Pertama Rp. 325.000,- WIDYAISWARA (Perpres No. 59 Tahun 2007) • Widyaiswara Utama Rp. 1.400.000,00 • Widyaiswara Madya Rp. 1.000.000,00 • Widyaiswara Muda Rp. 700.000,00 • Widyaiswara Pertama Rp. 325.000,00
  36. 36. LAN-RIPerencanaan Seleksi, Penempatandan Bangrir JFAK di Lingk. LAN• Akan dikaji secara khusus.
  37. 37. LAN-RI Mohon masukan, saran & arahan …

×