Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kepemimpinan Birokrasi Pemerintah Daerah

12,223 views

Published on

Published in: Education

Kepemimpinan Birokrasi Pemerintah Daerah

  1. 1. KEPEMIMPINAN BIROKRASI PEMERINTAH DAERAH Disampaikan dalam Rakor Camat se Kab. Kutai Barat Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III (PKP2A III LAN-RI) Samarinda Sendawar, 25 September 2008
  2. 2. Basic Types of Leadership in Organization Autocratic style Participative style Free Rein style
  3. 3. PENGERTIAN <ul><li>Seni dan proses mempengaruhi sekelompok orang sehingga mereka mau bekerja dengan sungguh-sungguh untuk meraih tujuan kelompok ( Koontz dan Donnel ). </li></ul><ul><li>Kegiatan untuk mempengaruhi orang-orang agar bekerja dengan ikhlas untuk mencapai tujuan bersama ( Terry ). </li></ul><ul><li>Proses atau tindakan untuk mempengaruhi aktivitas suatu kelompok organisasi dalam usahanya mencapai tujuan yang telah ditentukan ( Stogdil ). </li></ul><ul><li>Kemampuan memperoleh konsensus yang dicapai dengan pengalaman, sumbangan dan kepuasan dipihak kelompok kerja ( Cribbin ). </li></ul><ul><li>Kemampuan untuk mengajak orang lain untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan dengan penuh semangat ( Davis ). </li></ul><ul><li>Mempengaruhi orang untuk lebih berusaha mengerahkan tenaga dalam tugasnya, atau merubah tingkah laku mereka ( Wexley & Yulk ). </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Tidak selalu mensyaratkan adanya posisi struktural tertentu . </li></ul><ul><li>Sumber kekuasaan : kemampuannya untuk mempengaruhi orang lain, karena sifat & sikapnya, luas pengetahuan & pengalaman, pandai berkomunikasi, memiliki kesaktian / kewibawaan, atau karena pandai bergaul / berkomunikasi. </li></ul><ul><li>Melekat pada status dalam struktur organisasi . </li></ul><ul><li>Sumber kekuasaan : kedudukan yang didasarkan atas otoritas yg dimiliki secara formal. </li></ul>LEADERSHIP HEADSHIP
  5. 5. <ul><li>Fokus pada karakteristik fisik, ciri kepribadian & kemampuan orang yg dipercaya sebagai pemimpin alami. </li></ul><ul><li>Sifat/ciri-ciri tsb ternyata tidak memiliki hubungan yg kuat & konsisten dgn keberhasilan kepemimpinan seseorang. </li></ul>TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN Teori Sifat ( Trait Theory ) <ul><li>Fokus pada perilaku dan kaitannya dengan kepuasan dan kinerja bawahan. </li></ul><ul><li>Perilaku pemimpin pada dasarnya terdiri dari perilaku yg pusat perhatiannya kepada manusia (bawahan), dan perilaku yg pusat perhatiannya pada produksi / hasil. </li></ul>Teori Perilaku ( Behavioral Theory )
  6. 6. <ul><li>Teori Atribut Kepemimpinan  kepemimpinan semata-mata merupakan suatu atribusi yg dibuat seorang pemimpin mengenai individu 2 lain yg menjadi bawahannya. </li></ul><ul><li>Kepemimpinan Kharismatik  menekankan kepada identifikasi pribadi (kharisma) sebagai proses utama mempengaruhi dan internalisasi sebagai proses sekunder. </li></ul><ul><li>Kepemimpinan Transformasional  mencoba menimbulkan kesadaran para pengikut dengan mengarahkannya kpd cita 2 & nilai 2 moral yg lebih tinggi; serta membuat para pengikut menjadi lebih peka terhadap pentingnya pekerjaan, mengaktifkan kebutuhan 2 pada tingkat yg lebih tinggi dan menyebabkan para pengikut lebih mementingkan organisasi . Hasilnya: para pengikut merasa adanya kepercayaan dan rasa hormat terhadap pemimpin tsb & termotivasi untuk melakukan sesuatu melebihi dari yg diharapkan darinya. </li></ul>TEORI KEPEMIMPINAN MODERN
  7. 7. <ul><li>Myers - Briggs mengelompokkan tipe-tipe kepribadian berdasar konsep psikoanalisa yg dikembangkan oleh Jung , yaitu: </li></ul>TIPOLOGI KEPEMIMPINAN (Berdasar Kepribadian) <ul><li>Extrovert – Introvert </li></ul><ul><li>Sensing – Intuitive </li></ul><ul><li>Thinking – Feeling </li></ul><ul><li>Judging – Perceiving </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Ada 4 klp tipologi kepemimpinan yg disusun berdasar gaya kepemimpinan: tipologi Blake - Mouton , tipologi Reddin , tipologi Bradford - Cohen & tipologi Leavitt . Menurut Blake - Mouton tipe pemimpin dibagi dalam 5 tipe: </li></ul>TIPOLOGI KEPEMIMPINAN (Berdasar Gaya Kepemimpinan) <ul><li>Pemimpin dg Orientasi Hubungan Ekstrim Rendah, Orientasi Tugas Ekstrim Tinggi, </li></ul><ul><li>Orientasi Hubungan Ekstrim Tinggi, Orientasi Tugas Ekstrim Rendah, </li></ul><ul><li>Orientasi Hubungan Ekstrim Rendah, Orientasi Tugas Ekstrim Rendah, </li></ul><ul><li>Orientasi Hubungan Moderat, Orientasi Tugas Moderat, </li></ul><ul><li>Orientasi Hubungan Ekstrim Tinggi, Orientasi Tugas Ekstrim Tinggi. </li></ul>
  9. 9. <ul><li>1. Fix the problem, Not the Blame </li></ul><ul><li>Lebih baik menentukan apa yg harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah, dari pada mencari siapa yg telah menimbulkan masalah. </li></ul><ul><li>2. Tell People what you want, not how to do it </li></ul><ul><li>orang akan lebih hormat jika kita dapat memberi bimbingan, dari pada perintah. Pemimpin harus mendorong tumbuhnya inisiatif, inovasi perilaku yg baik. </li></ul><ul><li>3. Manage the function, not the paperwork </li></ul><ul><li>Ingatlah bahwa tugas utama pemimpin adalah menjalankan fungsi organisasi, bukan hal teknis untuk merealisasikan fungsi tsb. </li></ul><ul><li>4. Don’t DO anything </li></ul><ul><li>Tugas pemimpin adalah &quot; plan, organize, control and direct .&quot; Konsentrasilah pada fungsi “ managing ”, bukan &quot; doing &quot;. </li></ul><ul><li>5. You never have to make up for a good start </li></ul><ul><li>Buatlah perencanaan yg matang sehingga tidak terjadi keterlambatan. </li></ul>21 Prinsip Kepemimpinan
  10. 10. <ul><li>6. Get out of your office </li></ul><ul><li>Management By Walking Around (MBWA) perlu dipraktekkan untuk meningkatkan penerimaan diri kita di instansi lain ( approachable ) dan mendapatkan info yg akurat tentang sesuatu. </li></ul><ul><li>7. Lead by Example </li></ul><ul><li>Berikan teladan, lakukan apa yg Anda inginkan bawahan melakukan sesuatu. </li></ul><ul><li>8. Delegate the easy stuff </li></ul><ul><li>Delegasikan hal yg sudah Anda kuasai, konsentrasilah pada hal sulit dan menantang. </li></ul><ul><li>9. Don’t get caught up in looking good </li></ul><ul><li>Bekerjalah dalam Tim, jangan berambisi terlalu besar, nikmatilah situasi normal organisasi. Jangan merasa bisa melakukan segala hal. </li></ul><ul><li>10. Quality is just conformance to requirements </li></ul><ul><li>Buatlah standar kerja dan taati. </li></ul><ul><li>11. Learn from the mistakes of others </li></ul><ul><li>Belajarlah dari kesalahan diri sendiri dan orang lain. </li></ul>21 Prinsip Kepemimpinan … cont’
  11. 11. <ul><li>12. Set SMART </li></ul><ul><li>Buatlah tujuan Anda Specific, Measurable, Achievable, Realistic & Time-based . </li></ul><ul><li>13. Set an example </li></ul><ul><li>Jadilah role model yang baik bagi bawahan dan berikan pelayanan sesuai harapan mereka. </li></ul><ul><li>14. Know your GPM </li></ul><ul><li>Untuk dapat mencapai tujuan scr efektif, buatlah dengan jelas tujuan ( Goals ), rencana ( Plans ) & matriks ( Metrics ). </li></ul><ul><li>15. Train your Supervisors </li></ul><ul><li>Pegawai adalah kunci produktivitas organisasi, maka tingkatkan terus kompetensi mereka. </li></ul><ul><li>16. You can’t listen with your mouth open </li></ul><ul><li>Dengarkan setiap aspirasi, ide dan harapan orang lain. </li></ul><ul><li>17. Practice what you preach </li></ul><ul><li>Praktekkan yg Anda ajarkan. </li></ul><ul><li>18. Leaders can create change </li></ul><ul><li>Memimpin dpt membawa perubahan. Bersiaplah … !! </li></ul>21 Prinsip Kepemimpinan … cont’
  12. 12. <ul><li>19. Don’t limit yourself </li></ul><ul><li>Perbedaan pemimpin dan manager adalah bahwa pemimpin tidak menentukan batas untuk diri mereka. Kembangkan terus potensi diri !! </li></ul><ul><li>20. Anyone can steer the ship in calm waters </li></ul><ul><li>Tantangan besar dalam karir adalah bgmn menentukan langkah yg tepat pada waktu 2 yg berat. Jangan puas dan santai karena segala sesuatu berjalan lancar. Antisipasi setiap kemungkinan buruk di masa depan !! </li></ul><ul><li>21. You have to make a difference </li></ul><ul><li>Tim yg kita pimpin harus lebih produktif dibanding jika kita tidak bersama mereka. Anda harus membawa perubahan & menjadi bagian dari perubahan tsb !! </li></ul>21 Prinsip Kepemimpinan … cont’
  13. 13. <ul><li>Leader tidak mengerti makna kepemimpinannya. </li></ul><ul><ul><li>Ia punya kompetensi, tapi tidak cukup memiliki visi & misi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ia hanya tipe menjalankan perintah atasannya, kurang berinisiatif, kurang berani ambil resiko, safety player . </li></ul></ul><ul><ul><li>Peran &quot;directing&quot; , dan Dominance -nya pasti rendah. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ia masih bisa kerjasama tapi, produktifitas tak berpengaruh apa-apa. </li></ul></ul>Fenomena &quot; HALF-LEADER &quot; (setengah pemimpin)
  14. 14. <ul><li>Leader tidak memiliki moral sebagai leader . </li></ul><ul><ul><li>Ia adalah tipe single-fighter , urusan team tidak ia sukai . </li></ul></ul><ul><ul><li>Ia punya kompetensi, tapi tidak suka perubahan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ia tidak peduli terhadap lingkungan & cenderung egois. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ia tipe controlling yg kuat, jauh dari delegating . </li></ul></ul>Fenomena &quot; HALF-LEADER “ … cont’ <ul><li>Leader tidak memiliki jiwa melayani sbg leader . </li></ul><ul><ul><li>T ujuan utamanya adalah tercapainya target, hal lain ia tidak peduli. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ia tipe controlling, analizing, supporting, sedikit delegating. </li></ul></ul>
  15. 15. MODEL-MODEL KEPEMIMPINAN
  16. 16. Leadership Leveling (Dari Individu yg Kapabel menjadi Eksekutif Bintang 5)
  17. 17. Leadership Continuum
  18. 21. IBM 2 x 2 Matrix Low Low High High POOR PERFORMER STAR PERFORMER Demonstrates Leadership Behaviours Performance Level
  19. 22. Model Kepemimpinan Situasional Hersey & Blanchard
  20. 23. Contingency Leadership
  21. 24. Gaya kepemimpinan yg efektif <ul><li>Birokrat (patuh pada aturan, loyal, memelihara situasi dan kondisi). </li></ul><ul><li>Developer (menciptakan kerjasama & percaya pada orang lain). </li></ul><ul><li>Benevolent autokrat (mampu memotivasi orang, belajar dari pengalaman, mudah mencapai hasil & paham metode/aturan kerja). </li></ul><ul><li>Eksekutif (berorientasi ke masa depan, memotivasi & meningkatkan partisipasi bawahan). </li></ul><ul><li>Demokratik (kebersamaan, loyalitas & tanggung jawab). </li></ul>
  22. 25. Gaya kepemimpinan yg kurang efektif <ul><li>Desenter (kurang inisiatif, mudah menyerah pada keadaan sulit) </li></ul><ul><li>Missionaris (santai, penolong dan lemah) </li></ul><ul><li>Autokrat (kaku, diktator dan mau menang sendiri) </li></ul><ul><li>Kompromis (angin anginan, berpandangan jangka pendek) </li></ul><ul><li>Bebas (saling lempar tangung jawab) </li></ul>
  23. 26. Tugas / Peran, Kompetensi & Ciri / Nilai Kepemimpinan
  24. 27. TUGAS PEMIMPIN <ul><li>1. Bertangung jawab. </li></ul><ul><li>2. Membuat prioritas. </li></ul><ul><li>3. Membuat konsep dan analisis. </li></ul><ul><li>4. Menjadi mediator. </li></ul><ul><li>5. Bertindak persuasif. </li></ul><ul><li>6. Penyelesai masalah. </li></ul><ul><li>(J. Stoner dan Henry Mitzberg) </li></ul>
  25. 28. KOMPETENSI PEMIMPIN <ul><li>Direction setting & Insipiring a shared vision : Envision the future, Enlist other, Effective communications. </li></ul><ul><li>Getting results & Challenging the process : kategori tantangan, conflict resolution, problem solving, mencari peluang & tantangan. </li></ul><ul><li>Managing relationships & Enabling others to act : foster collaboration, strengthen others, perspective on empowerment – delegation. </li></ul><ul><li>Leading change & Encouraging the heart : recognize individual contributions, reward system, celebrate team accomplishments. </li></ul><ul><li>Personal style & Modeling the way : set the example for other. </li></ul>
  26. 29. Karakter PNS sbg Manajer Lintas Budaya <ul><li>Mampu berfikir global. </li></ul><ul><li>Mampu merubah pandangan negatif ke pandangan positif orang lain. </li></ul><ul><li>Siap menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat, pemikiran baru dan meninggalkan pemikiran lama. </li></ul><ul><li>Memperlancar pengalaman lintas bangsa dan budaya. </li></ul><ul><li>Menciptakan sinergi antar budaya, kapan saja & dimana saja. </li></ul><ul><li>Mampu menciptakan skenario masa depan yg optimis. </li></ul><ul><li>Menjaga hubungan baik antar individu yg berlainan latar belakang. </li></ul><ul><li>Siap sebagai fasilitator bagi pendatang baru, orang asing, kaum minoritas dan perbedaan ras. </li></ul><ul><li>Selalu bersedia bekerja sama, bermitra dan berkoalisi. </li></ul>
  27. 30. (Buth Nanus, 2001) <ul><li>1. Menantang proses: </li></ul><ul><li>a. Selalu mencari dan memanfaatkan peluang. </li></ul><ul><li>b. Mencoba mengambil resiko. </li></ul><ul><li>2. Mengilhami visi: </li></ul><ul><li>a. Menggambarkan masa depan yang diinginkan. </li></ul><ul><li>b. Memastikan bawahan mengetahui, mengikuti & menyeleraskan visi. </li></ul><ul><li>3. Menggerakkan orang: </li></ul><ul><li>a. Membina kalaborasi. </li></ul><ul><li>b. Memperkuat bawahan. </li></ul><ul><li>4. Menjadi model: </li></ul><ul><li>a. Dapat sebagai teladan. </li></ul><ul><li>b. Menghargai bawahan berkreasi. </li></ul><ul><li>5. Memotivasi bawahan: </li></ul><ul><li>a. Menunjukkan konstribusi individual. </li></ul><ul><li>b. Memberikan penghargaan atas keberhasilannya. </li></ul>PERAN PEMIMPIN
  28. 31. <ul><li>Amanah, jujur, adil & beradab. </li></ul><ul><li>Berorientasi mutu, empati, kreatif & inovatif. </li></ul><ul><li>Percaya diri & berani karena benar. </li></ul><ul><li>Bersedia untuk negosiasi & dikoreksi. </li></ul><ul><li>Aspiratif & menghargai orang lain. </li></ul><ul><li>Cerdas intelektual, emosional, spiritual & manajerial. </li></ul><ul><li>Sabar, tabah, cermat, ulet, tangguh & kompeten. </li></ul><ul><li>Berperilaku potensial, profesional, positif & optimistik. </li></ul><ul><li>Memiliki energi prima, tenggang rasa, suka menolong & bijaksana. </li></ul><ul><li>Mampu mencari peluang yg menantang. </li></ul><ul><li>Berani dan bersedia menanggung resiko. </li></ul><ul><li>Mampu membina kesamaan visi. </li></ul><ul><li>Mampu menggalang kerjasama. </li></ul><ul><li>Mampu memperkuat mitra kerja. </li></ul><ul><li>Mampu menunjukkan keteladanan. </li></ul><ul><li>Merencanakan keberhasilan bertahap. </li></ul><ul><li>Menghargai peran setiap individu. </li></ul><ul><li>Dapat mensyukuri setiap keberhasilan, DLL. </li></ul>SIFAT / KARAKTER PEMIMPIN
  29. 32. <ul><li>Mampu merancang apa yg belum dipikirkan orang. </li></ul><ul><li>Mengerjakan sesuatu yg baik & benar. </li></ul><ul><li>Memilih & mengelola alternatif dengan jitu & akurat. </li></ul><ul><li>Mampu, mau & sanggup berkorban dalam mengelola tujuan organisasi dengan sumber daya yg terbatas. </li></ul><ul><li>Menguasai teknologi terkini dengan memadukan budaya lokal secara arif. </li></ul><ul><li>Cerdas membuat prioritas, serta berani bertindak & menanggung resiko. </li></ul><ul><li>Mampu menunjukkan keteladanan, memberi dorongan untuk maju, serta siap dikoreksi oleh anak buah. </li></ul><ul><li>Ikhlas berestafet dengan generasi baru. </li></ul>CIRI PEMIMPIN MASA DEPAN
  30. 33. <ul><li>Ing Ngarsa sung Tuladha (di depan memberi teladan). </li></ul><ul><li>Ing Madya ambangun Karsa (di tengah membangun prakarsa, semangat, dll). </li></ul><ul><li>Tut Wuri Handayani (di belakang mengikuti dan mengawasi). </li></ul>Nilai2 Kepemimpinan Tradisional
  31. 34. Leadership Challenge <ul><li>Honest </li></ul><ul><li>Forward-looking </li></ul><ul><li>Competent </li></ul><ul><li>Inspiring </li></ul><ul><li>Intelligent </li></ul><ul><li>Fair-minded </li></ul><ul><li>Broad-minded </li></ul><ul><li>Supportive </li></ul><ul><li>Straightforward </li></ul><ul><li>Dependable </li></ul><ul><li>Cooperative </li></ul><ul><li>Determined </li></ul><ul><li>Imaginative </li></ul><ul><li>Ambitious </li></ul><ul><li>Courageous </li></ul><ul><li>Caring </li></ul><ul><li>Mature </li></ul><ul><li>Loyal </li></ul><ul><li>Self-controlled </li></ul><ul><li>Independent </li></ul>
  32. 35. PROFIL KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN DARI 4 TINGKATAN HIRARKI ORGANISASI Sumber : Dr. Purnaman Natakusumah PIMPINAN TKT. PUNCAK PIMPINAN TKT. MENENGAH ATAS PIMPINAN TKT. MENENGAH BAWAH PIMPINAN TKT. BAWAH KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN 100 % PIM I 100 % PIM II 100 % PIM III 100 % PIM IV 31,8 % 12,6 % 42,6 % 9 % 29 % 13,4 % 9 % PEMBANGUN SISTEM, VISIONARY, ARCHITECT OF CHANGE 2,1 % 3,9 % 3,6 % 2,1 % 6 % 1,8 % 13 % KATALISATOR, HUMANIZER 4,6 % 12,1 % 7 % 5 % 10 % 8,2 % 27 % NEGOSIATOR , TROUBLESHOOTER, DIPLOMAT 61,5 % 71,5 % 46,8 % 82,5 % 55 % 76,5 % 50 % STABILISATOR SISTEM, TRADITIONALIST, CONSOLIDATOR
  33. 36. NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN APARATUR NEGARA <ul><li>Ketuhanan Yg Maha Esa </li></ul><ul><li>Kemanusiaan. </li></ul><ul><li>Keadilan </li></ul><ul><li>Peradaban </li></ul><ul><li>Perjuangan </li></ul><ul><li>Kemerdekaan (Kehidupan Kebangsaan yg Bebas) </li></ul><ul><li>Persatuan </li></ul><ul><li>Kedaulatan Rakyat </li></ul><ul><li>Kemakmuran </li></ul>10. Kesejahteraan Umum 11. Kecerdasan Hidup 12. Ketertiban 13. Perdamaian Abadi 14. Kerakyatan. 15. Kebijaksanaan Permusyawaratan 16. Transparansi 17. Partisipasi 18. Akuntabilitas Sumber : Dr. Purnaman Natakusumah
  34. 37. PARADIGMA BARU KEPEMIMPINAN DLM PENYELENGGARAAN NEGARA <ul><li>PEMBANGUN VISI BERSAMA. </li></ul><ul><li>PEMRAKARSA TRANSFORMASI. </li></ul><ul><li>DESIGNER (Perancang-bangun Transformasi untuk merealisasikan Visi Bersama). </li></ul><ul><li>TEACHER (Fasilitator Transformasi). </li></ul><ul><li>STEWARD (Pelayan Transformasi). </li></ul>(Peran Baru Kepemimpinan) Sumber : Dr. Purnaman Natakusumah
  35. 38. EXTERNAL ENVIRONMENT INTERNAL ENVIRONMENT PRESENT FUTURE Direction Setter Spokesperson Coach Change Agent VISION LEADERSHIP ROLES Visionary Leadership Burt Nanus DIMENSI: Lingkungan. Waktu. Sumber : Dr. Purnaman Natakusumah
  36. 39. <ul><li>Menjadi Pemimpin Pembelajaran (Learning Leader) </li></ul><ul><li>Menjadikan Instansinya sebagai Organisasi Pembelajaran (Public Institution as a Learning Organization) </li></ul><ul><li>Menjadikan Dunia Usaha Pembelajaran (Learning Business Community) </li></ul><ul><li>Menjadikan Masyarakat Pembelajaran (Learning Society) </li></ul>PERAN ALUMNI DIKLATPIM SBG PEMIMPIN PEMERINTAHAN DI INSTANSI / DAERAHNYA Sumber : Dr. Purnaman Natakusumah
  37. 40. <ul><li>TINDAK LANJUT DIKLAT PIM II </li></ul><ul><li>Jangka Pendek : </li></ul><ul><li>Para Alumni Diklatpim II sebagai Pemimpin di Instansinya masing2: </li></ul><ul><li>I.1. Menjadi Model Pemimpin (Role Model Paradigma Baru Pemimpin). </li></ul><ul><li>I.2. Sebagai perancang Kebijakan dan Transformasi Sistem Kepemimpinan Aparatur. </li></ul><ul><li>I.3. Sebagai fasilitator dalam menyebarkan, mendalami dan mempertajam kompetensi sistem & disiplin-disiplin pembelajaran yg telah dimiliki dari hasil Diklat Pim. II di unit-nya masing2. </li></ul><ul><li>I.4. Sebagai pemberi layanan yg diperlukan bagi menciptakan situasi yg kondusif untuk proses pembelajaran / transformasi di instansinya, terutama menghilangkan 7 sumber ketidakmampuan belajar. </li></ul><ul><li>Jangka Panjang : </li></ul><ul><li>Menyusun dan melaksanakan MANAJEMEN STRATEJIK TRANSFORMASI SISTEM KEPEMIMPINAN APARATUR yg akan dimulai tahun 200..(?). </li></ul>
  38. 41. Leadership Followership <ul><li>Tipe teralienasi (memiliki sikap kritis, namun bersifat pasif). </li></ul><ul><li>Tipe pasif (kecenderungan mandiri & solidaritas). </li></ul><ul><li>Tipe konformist (sikap kerja yang baik & aktif menyumbangkan fikirannya, tapi sayang kurang punya pendirian). </li></ul><ul><li>Tipe pragmatis (trampil, tapi sensitif & suka memanipulasi). </li></ul><ul><li>Tipe keteladanan (aktif & memiliki sikap kritis, mandiri, kreaktif & inovatif). </li></ul>
  39. 42. 10 Prinsip Kepengikutan yg Baik <ul><li>Don't blame your boss for an unpopular decision or policy. </li></ul><ul><li>Fight with your boss if necessary; but do it in private, avoid embarrassing situations, and never reveal to others what was discussed. </li></ul><ul><li>Make the decision , then run it past the boss; use your initiative. </li></ul><ul><li>Accept responsibility whenever it is offered. </li></ul><ul><li>Tell the truth and don't quibble; your boss will be giving advice up the chain of command based on what you said. </li></ul>
  40. 43. <ul><li>Do your homework ; give your boss all the information needed to make a decision; anticipate possible questions. </li></ul><ul><li>When making a recommendation , remember who will probably have to implement it. </li></ul><ul><li>Keep your boss informed of what's going on in the unit; people will be reluctant to tell him or her their problems and successes. </li></ul><ul><li>If you see a problem, fix it . Don't worry about who would have gotten the blame or who now gets the praise. </li></ul><ul><li>Put in more than an honest day's work , but don't ever forget the needs of your family. </li></ul>
  41. 44. Suri Tauladan (lead by example) <ul><li>To lead is to serve … </li></ul><ul><li>Ketinggian derajatnya terletak pada kerendahan hatinya ... </li></ul><ul><li>Tugas utama pemimpin adalah membuat bawahan mampu mencapai kinerja melebihi kapasitasnya saat ini (beyond their capacity). </li></ul>Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad: menyapu dengan ikhlas tanpa rasa malu, jalan-jalan di dekat istana dan jalanan kota Teheran. Prinsipnya:
  42. 45. SEKIAN Terima Kasih & Semoga bermanfaat ...

×