Semiloka Nasional Penyempurnaan Permenkumham tentang Pola Karir
Hotel Amoz Cozy, Jakarta, 3-4 Desember 2013
Moment of Truth …

• Pola Karir;

AS N

• Standar
Kompetensi;
• Etika & Kode Etik;
• Carrot and Stick;
• TNA;
• SIM-Peg;
•...
Current Situation …
Banjarmasin

Papua

1.Ada pejabat yg menduduki
jabatan selama lebih dari 15
tahun. Tidak adanya penyeg...
Current Situation …
Makassar

Yogya

1. Ada pejabat yang setelah
dilantik tidak melaksakanan
tugas krn masih melaksanakan
...
Current Situation …
1. Struktur kelembagaan yg “gemuk”
• 6 Ditjen, 3 Badan, 1 Setjen, 1 Itjen, 33 Kanwil
• Eselonisasi : I...
Manajemen Karir …
Manajemen Karir …
Manajemen Karir …
UNSUR

DIMENSI

PENDIDIKAN FORMAL

PENGADAAN

DIKLAT JABATAN

PENEMPATAN

USIA

PENGANGKATAN JAB.

MASA ...
Goals …
• “Jaminan” masa depan PNS dan kepastian karier;
• Meminimalisir bias kepentingan dan bias
subyektivitas dalam man...
Breakthrough 1: Prinsip Keadilan
Pola karier berlaku
secara inklusif bagi
semua pegawai tanpa
ada diskriminasi. Pola
karie...
Breakthrough 2: Comprehensive
Tidak sekedar mengatur
perpindahan vertikal
(promosi) atau
pengangkatan dalam
jabatan strukt...
Breakthrough 3: Fast Track
Memperkuat
mekanisme fast track
(jalur karier cepat)
bagi PNS berprestasi.
• Variasi dari pola
...
Breakthrough 4: Open Recruitment
Mendorong budaya
kompetisi yg fair dan
sehat melalui seleksi
jabatan secara
terbuka.
• Ru...
Breakthrough 5: Rewarding System
Memperkenalkan
rewarding system
(penghargaan) yg
berpijak pada
paradigma PNS sbg
human in...
6: Memperkuat Merit + Kompetensi
Penguatan unsur Merit:
1. Pangkat / golongan;
2. Lama dalam pangkat /
golongan;
3. Pengal...
Epilog …
Pola Karier Kemenkumham
bukanlah segala-galanya.
Namun, tanpa Pola Karier,
segalanya tidak akan
bermakna.
Pola Ka...
Epilog …
Through

Break

Implementasi Pola
Karir

Pola Karir

Breakthrough
PNS Kumham yg
Profesional
Semoga Bermanfaat …
Tim LAN: Tri Widodo W. Utomo, Edy Sutrisno, Agustinus Sulistyo
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Breakthrough Pola Karir untuk Mewujudkan Profesionalisme PNS di Kemkumham

1,048 views

Published on

Semiloka Nasional Penyempurnaan Peraturan Menkumham tentang Pola Karir
Hotel Amoz Cozy, Jakarta, 3-4 Desember 2013

2 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
1,048
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
51
Comments
2
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Breakthrough Pola Karir untuk Mewujudkan Profesionalisme PNS di Kemkumham

  1. 1. Semiloka Nasional Penyempurnaan Permenkumham tentang Pola Karir Hotel Amoz Cozy, Jakarta, 3-4 Desember 2013
  2. 2. Moment of Truth … • Pola Karir; AS N • Standar Kompetensi; • Etika & Kode Etik; • Carrot and Stick; • TNA; • SIM-Peg; • Dll. PNS Professional
  3. 3. Current Situation … Banjarmasin Papua 1.Ada pejabat yg menduduki jabatan selama lebih dari 15 tahun. Tidak adanya penyegaran berpengaruh pada kinerja (rentan terhadap kejenuhan). 2.Mutasi dilakukan masih dalam nuansa kedekatan, pertimbangan senioritas lebih menonjol dibanding kompetensi. 3.Ketidakpastian karir pegawai DPK atau DPB pada saat kembali dengan menunjukkan prestasi. 1. Belum ada affirmative action bagi PNS yang menjabat di daerah konflik berupa pemberian reward. 2. Belum ada zonanisasi area penugasan, sehingga membuka peluang seorang PNS ditempatkan beberapa kali di zona / cluster yang sama. 3. Penempatan pegawai tidak merata.
  4. 4. Current Situation … Makassar Yogya 1. Ada pejabat yang setelah dilantik tidak melaksakanan tugas krn masih melaksanakan tugas di tempat sebelumnya. 2. Ada pejabat yang tidak mau dimutasi (dengan alasan tertentu) sehingga menghambat pola karier pegawai lainnya. 3. Reward and Punishment yang belum proporsional. 4. Distribusi dan komposisi pegawai belum merata. 1. Pola karir belum memberi rasa keadilan bagi semua pegawai untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan karier. 2. Satker yg memiliki eselon A/B dan Satker yg tidak memiliki eselon B, menyebabkan perbedaan waktu pencapaian karir jenjang berikutnya.
  5. 5. Current Situation … 1. Struktur kelembagaan yg “gemuk” • 6 Ditjen, 3 Badan, 1 Setjen, 1 Itjen, 33 Kanwil • Eselonisasi : I a & b; II a & b; III a & b; IV a & b; V a & b, yg berpotensi membawa efek “pelambatan” dalam mencapai puncak karier; 2. Model kelembagaan yang “integrated”, bukan “holding”; 3. Besarnya jumlah pegawai (41.993, Feb 2013), yang berpotensi menimbulkan fenomena bottleneck (mentok); 4. Karakter dan tugas unik/khas dari setiap Unit Eselon I (eg. Imigrasi – Pemasyarakatan) • Pola tertutup atau terbuka? • Perumpunan tugas/lembaga/karier?
  6. 6. Manajemen Karir …
  7. 7. Manajemen Karir …
  8. 8. Manajemen Karir … UNSUR DIMENSI PENDIDIKAN FORMAL PENGADAAN DIKLAT JABATAN PENEMPATAN USIA PENGANGKATAN JAB. MASA KERJA KENAIKAN PANGKAT PANGKAT / GOL. PENGEMBANGAN TINGKATAN JABATAN PERPINDAHAN PENGALAMAN JAB. PEMBERHENTIAN PRESTASI KERJA KOMPETENSI JAB. (14,073)
  9. 9. Goals … • “Jaminan” masa depan PNS dan kepastian karier; • Meminimalisir bias kepentingan dan bias subyektivitas dalam manajemen kepegawaian; • Meningkatkan transparansi kebijakan pembinaan SDM Aparatur; • Merangsang iklim kerja yg lebih kompetitif berbasis merit/kompetensi/profesionalisme; • Menghasilkan kader pimpinan organisasi yang kompeten, kredibel dan teruji; • Menciptakan symbiose mutualisme antara “organisasi” dengan “pegawai.
  10. 10. Breakthrough 1: Prinsip Keadilan Pola karier berlaku secara inklusif bagi semua pegawai tanpa ada diskriminasi. Pola karier juga disusun dengan semangat untuk memberi kesempatan yang seimbang bagi setiap pegawai untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensinya.
  11. 11. Breakthrough 2: Comprehensive Tidak sekedar mengatur perpindahan vertikal (promosi) atau pengangkatan dalam jabatan struktural, tapi juga: • Pengadaan dan Penempatan Pegawai; • Kenaikan Pangkat; • Pengembangan Pegawai; • Perpindahan Horizontal dan Diagonal; • Perpindahan antar Instansi (dipekerjakan & diperbantukan); • Pemberhentian.
  12. 12. Breakthrough 3: Fast Track Memperkuat mekanisme fast track (jalur karier cepat) bagi PNS berprestasi. • Variasi dari pola umum; • Talent pool special treatment (mengangkat dalam jabatan segera setelah memenuhi syarat, pola zig-zag untuk mendapat KPP, mutasi lebih cepat dari standar normal, dll).
  13. 13. Breakthrough 4: Open Recruitment Mendorong budaya kompetisi yg fair dan sehat melalui seleksi jabatan secara terbuka. • Ruang lingkup: unit utama (Eselon III teknis), kementerian (Eselon II dan Eselon III fasilitatif), nasional (Eselon I); • Memperoleh kandidat terbaik tanpa mengabaikan kaderisasi dan kompetensi internal.
  14. 14. Breakthrough 5: Rewarding System Memperkenalkan rewarding system (penghargaan) yg berpijak pada paradigma PNS sbg human investment bukan sekedar human resources. • Keseimbangan paradigma manusia “tipe X” dan “tipe Y” • SDM bukan sekedar “mesin” organisasi, tapi juga “organizational harvest”.
  15. 15. 6: Memperkuat Merit + Kompetensi Penguatan unsur Merit: 1. Pangkat / golongan; 2. Lama dalam pangkat / golongan; 3. Pengalaman dalam jabatan struktural; 4. Pendidikan formal; 5. Pengalaman dalam wilayah penugasan; 6. Diklat kepemimpinan; 7. Diklat teknis; 8. Hukuman disiplin; 9. Penghargaan dalam masa kerja; 10. Penghargaan atas kinerja; 11. Tingkat resiko jabatan.
  16. 16. Epilog … Pola Karier Kemenkumham bukanlah segala-galanya. Namun, tanpa Pola Karier, segalanya tidak akan bermakna. Pola Karier yg baik akan menjadi leverage untuk pembenahan manajemen kepegawaian secara menyeluruh menuju PNS (Kemenkumham) yg profesional & berkelas dunia.
  17. 17. Epilog … Through Break Implementasi Pola Karir Pola Karir Breakthrough PNS Kumham yg Profesional
  18. 18. Semoga Bermanfaat … Tim LAN: Tri Widodo W. Utomo, Edy Sutrisno, Agustinus Sulistyo

×