AKIP & Pengukuran Kinerja

8,486 views

Published on

Bahan Ajar Diklatpim III berdasarkan Kurikulum & Modul 2008 (PLUS)

76 Comments
23 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
8,486
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
199
Comments
76
Likes
23
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

AKIP & Pengukuran Kinerja

  1. 1. AKIP & PENGUKURAN KINERJA<br />BahanAjaruntuk”DiklatKepemimpinanTingkat III”<br />(SesuaidenganModulDiklatpim III LAN Tahun 2008 PLUS)<br />Tri Widodo W. Utomo<br />PusatKajianManajemenKebijakan<br />LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA<br />PKMK LAN-RI<br />
  2. 2. Data Pribadi<br />Nama : Tri Widodo W. Utomo, SH.,MA<br />TTL : Yogyakarta, 15-07-1968<br />NIP : 19680715 199401 1 001<br />Jabatan : Kepala Pusat Kajian Manajemen Kebijakan/<br />Peneliti Madya Bidang Administrasi Negara<br />Gol/Pangkat : IV-c / Pembina Utama Muda<br />Alamat Ktr : Jl. Veteran No. 10 Jakarta<br /> Telp. 021-3868202 ext. 179; Fax. 021-3800187<br />Alamt Rmh : Villa Melati Mas Blok M6/12A, Serpong<br /> Tangerang Selatan, HP. 0819-503-4500<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  3. 3. DaftarIsi / Materi<br />Refleksi & KonsepttgAkuntabilitas<br />SistemAkuntabilitas (SAKIP)<br />PerencanaanStrategis (Renstra & RKT)<br />IndikatorKinerja<br />PenetapanKinerja<br />PengukuranKinerja<br />EvaluasiKinerja<br />PelaporanKinerja<br />Evaluasi AKIP<br />Penutup: Refleksi (Kisah Pygmalion)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  4. 4. Refleksi & KonsepAkuntabilitas<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  5. 5. Refleksi - 1<br />Untukapa<br />Akuntabilitas & SAKIP?<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  6. 6. INDEKS PERSEPSI KORUPSI<br />Meskipun IPK Indonesia telahmembaikdaritahunketahun, tetapinilainyamasihrendah (2,8 dari 10), masihjauhlebihrendahdibandingkandenganNegara Asia Tenggara lainnya<br />
  7. 7. Paramaterpengukurannyameliputikualitaspelayananpublik, kualitasbirokrasi, kompetensiaparatpemerintah, danindependensi PNS terhadaptekananpolitik.<br />
  8. 8. Fakta<br />Masihmerebaknyapenyimpangan, inefisiensi, ketidakdisiplinan, korupsi, dll … Tata kelolatetaplemah!!<br />2001-2008, Kementerian Keuangan telah mengevaluasi 1.121 Raperda, dan 67% di antaranya dibatalkan (Kompas, 12/12/2008).<br />Periode 2003-2009, MK telahmenerima 247 permohonanUjiMaterithd UU, dan 58 diantaranyadinyatakanbertentangandg UUD. Tahun 2009: 78 permohonan, 14 dikabulkan.<br />Banyaknyasengketa TUN (Tata Usaha Negara) akibatdikeluarkannyaKeputusan(beschikking).Periode 2004-2009 terdapat 1857 putusanatassengketa TUN.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  9. 9. Refleksi - 2<br />Bagaimanamenjadikan SAKIP sebagaibagian integral denganpositioning lembaga? 1x LAKIP = 1 step ahead menujukinerjaunggul.<br />Bagaimanamenjaminbahwapenilaian LAKIP ygbaiksecaraotomatisberkontribusipadakinerjariildarisebuahorganisasi? LAKIP ≠ Kinerja? LAKIP Kinerja?<br />Bagaimanajikasebuahinstansimendapatkannilai B untukpelaporan LAKIP, namunopini BPK justrudisclaimer? Bagaimana pula jikasuatuinstansi/daerahmendapatopini WTP dari BPK namunbanyakpejabatnyaygtersangkutkasuskorupsi?  methodological exchange, penyetaraanstandarpenilaian, data cross-checking & cross-sharing?<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  10. 10. Refleksi - 3<br /><ul><li>Jadi, apaitu “Akuntabilitas”?
  11. 11. ApakahkitamemilikiBudayaAkuntabilitas?
  12. 12. MampukahBudayaAkuntabilitasmenekankorupsi? (Hendarman: perilakutidakmematuhiprinsip; SyedHusenAlatas = penyalahgunaanamanah / abuse of trust)?</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  13. 13. Akuntabilitas - 1<br />Modul LAKIP Kementerian PAN, 2010: “kewajibanuntukmenyampaikanpertanggungjawabanatauuntukmenjawab & menerangkankinerja & tindakanseseorang/badanhukum/ pimpinankolektifsuatuorganisasikpdpihakygmemilikihakatauberkewenanganuntukmemintaketeranganataupertanggungjawaban.<br />Oxford Advance Learner’s Dictionary: required or expected to give an explanation for one’s action (sesuatuygdibutuhkan/ diharapkanuntukmemberikanpenjelasan/jawabanmengenaisuatutindakanseseorang).<br />J.B. Ghartey: upayamencarijawabanterhadappertanyaanygberhubungandenganpelayananapa, siapa, kepadasiapa, miliksiapa, ygmana, danbagaimana.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  14. 14. Akuntabilitas - 2<br />Ledvina V. Carino:evolusi kegiatan2ygdilaksanakanolehseorangpetugas, baikmasihberadapadajalurotoritasnyaatausudahberadajauhdiluartanggungjawab & kewenangannya.<br />Tri Widodo WU: Soft System – Soft Culture – Soft Control untukmenjaminberfungsinyaorganisasi jangandireduksimenjadiperangkatkeraspengendalianmelaluiinstrumenpelaporanygkaku. Akuntabilitas = setiapupayamemberinilaitambahthdtanggungjawabjabatan; setiapupayamenegakkannorma; setiapupayamenghindaripenyimpangan & perangkapjabatan; termasukketeladanan (exemplary paragon), kepedulian & kebersamaan (care and share), keakraban (costumer intimacy), kedekatan (getting closer to the public), & kepercayaantimbalbalik (reciprocal trust).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  15. 15. Akuntabilitas - 3<br />Miriam Budiardjo:Pertanggungjawaban pihak yg diberi mandat untuk memerintah kepada mereka yg memberi mandat itu.<br />Jadi, akuntabilitasadalahkonsekuensilogisdari model relasionalantara: MandandenganMandatarisATAU Principal denganAgent.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  16. 16. Akuntabilitas - 4<br />Hubungan Mandan – Mandataris mandatarisharusberbuatuntuk, atasnama, atausesuaipetunjukygditetapkanolehmandan; mandatarisharusmenunjukkanloyalitaspenuh & tidakbolehmelampauiwewenangygdimiliki. <br />Hubungan Principal – Agent principal memberikepercayaanpenuh (trust & confidence) kepadaagent, ygharusberbuatuntuk, atasnama, atausesuaipetunjuk/pedomanygditetapkanprincipal (agent must act in interest of the principal). Agentharusmenunjukkanloyalitaspenuh & tidakbolehmelampauiwewenangygdimiliki hubungankepercayaanygsalingmenguntungkan(afiduciary relationship of trust & confidence).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  17. 17. RelasiPrincipal Agent<br />Sumber: State Services Commission, Improving Accountability: Setting the Scene, Occasional Paper No. 10, Wellington NZ,1999. http://www.ssc.govt.nz<br />
  18. 18. Accountability≠ Accounting<br />Accountability suggests a process of public engagement rather than the mere issue of a report.<br />Accounting refers to the acts of gathering, organizing, and making available for use any of a variety of information describing the performance of the system. Accountability takes that information and uses it to inform judgments about performance and how it can be improved -- including planning and action.<br />(Paul G. LeMahieu, From Authentic Assessment to Authentic Accountability, Canada, 2003).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  19. 19.
  20. 20. Perspektif HAN<br />RECHTMATIGHEID, artinyabenardilihatdariasas-asasumumpemerintahanygbaikataunilai-nilaietika (algemeenebeginselen van behoorlijkbestuur). <br />WETMATIGHEID, artinyabenarsecaraaturanbaikygmengatursecaraumummaupunsecarakhusus (bijzondere wet). <br />DOELMATIGHEID, artinyabenardilihatdariperbuatannyataygdilakukan. Dengankata lain, perbuatannyataygdilakukanpejabat/badanpemerintah (feitelijkerechtshandelingen) tersebutmenawarkansolusiataukeuntunganygmaksimalsertamengandungpotensikerugianyg paling minimal bagimasyarakat (voordeligereoplossing; weg van de minstepijn).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  21. 21. BudayaAkuntabilitas<br />World Bank: “In French, Korean, Spanish, Thai (inc. Indonesia) there is no one-word translation for accountability”. <br />Maknanya, negara-negaratersebuttidakmemilikibudayaakuntabilitas. Yang adahanyabudayapelaporan?Sindromnegarajajahan?<br />Anwar Nasution (JurnalNasional, 20 Nov 2007): ketikaotonomidiberikan, anggarandisediakanbegitubesar, kekuasaanbesardiberikan, belumdibarengidenganbudayaakuntabilitas. Merekamasihmenganggappertanggungjawabansebagaikewajibanygterpaksaharusdilakukan, bukansatuhalygmenjadikultur. <br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  22. 22. MenumbuhkanBudayaAkuntabilitas<br />Integritasorganisasi: susun SOP, kodeetik, aturandisiplin, standarkompetensi, polakarir & CBT, manajemenkinerja & tunjangankinerja, dll.<br />Tumbuhkanbudaya anti korupsiygmembentukperilaku anti korupsi: kantinkejujuran, keteladananpemimpin, budayamalu, pelumrahan (atarimae), dll.<br />StrategiDasar: Penyuluhan & pendidikanhukum, Pendidikanbudipekertisejakdini, Penanaman moral/etika, Kegiatankeagamaan, Peningkatan rasa kebangsaan, dll.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  23. 23. SistemAkuntabilitasKinerjaInstansiPemerintah (SAKIP)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  24. 24. Pengertian SAKIP<br />Instrumen yg digunakan instansi pemerintah dalam memenuhi kewajiban untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan & kegagalan pelaksanaan misi organisasi, terdiri dari berbagai komponen yang merupakan satu kesatuan, yaitu: 1) Perencanaan Stratejik, 2) Perencanaan Kinerja, 3) Pengukuran Kinerja, dan 4) Pelaporan Kinerja.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  25. 25. SistemAkuntabilitasKinerjaInstansiPemerintah (SAKIP)<br />RENSTRA<br />INDIKATOR KINERJA:<br />RENJA<br />INPUT PROSES OUTPUT OUTCOMES BENEFIT IMPACT<br />PENETAPAN KINERJA<br />PENGUKURAN KINERJA<br />EVALUASI<br />LAKIP<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  26. 26. SistemAkuntabilitasKinerjaInstansiPemerintah (SAKIP)<br />Perencanaan<br />Strategis<br />Perencanaan<br />Kinerja<br />Implementasi<br />Feed-back<br />Pelaporan<br />Kinerja<br />Pengukuran &<br />Evaluasi<br />Kinerja<br />Akuntabilitas<br />Kinerja<br />(LAKIP)<br />(Instrumen: IK)<br />AnalisisdanEvaluasiKinerja<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  27. 27. DokumenygDigunakandalam<br />Sistem AKIP<br />2013<br />2014<br />2012<br />2010<br />2011<br />RencanaStrategis<br />2010-2014<br />RencanaKinerja<br />2013<br />RencanaKinerja<br />2012<br />RencanaKinerja<br />2014<br />RencanaKinerja<br />2011<br />RencanaKinerja<br />2010<br />PenetapanKinerja<br />2010<br />PenetapanKinerja<br />2011<br />PenetapanKinerja<br />2014<br />PenetapanKinerja<br />2012<br />PenetapanKinerja<br />2013<br />. . . <br />. . . <br />LAKIP<br />2010<br />LAKIP<br />2011<br />LAKIP<br />2014<br />LAKIP<br />2012<br />LAKIP<br />2013<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  28. 28. Indikator Kinerja<br />PerencanaanStrategis<br />IndikatorKinerjamerupakanunsurpentingSAKIP<br />Perencanaan Kinerja Tahunan<br />Penganggaran Kinerja <br />Pelaporan Kinerja <br />Kontrak Kinerja <br />Pengukuran Kinerja <br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  29. 29. SAKIP dlmKonteks SPPN<br />SAKIP terkaitdenganSistemKeuanganNegara (UU 17/2003, UU 1/2004, UU 15/2004), SPPN (UU 25/2004), serta UU 32/2004 danUU 33/2004. Dalamkonteks SPPN terdapat:<br /><ul><li>RPJP = Dokumenperencanaanuntukperiode 20 tahun
  30. 30. RPJM = Dokumenperencanaanuntukperiode 5 tahun
  31. 31. RPJM K/L, ygdisebutRenstra-KL = dokumenperencanaanK/L untukperiode 5 tahun
  32. 32. Renstra – SKPD = Dokumenperencanaansatuankerjaperangkatdaerahuntukperiode 5 tahun
  33. 33. RKP = Dokumenperencanaannasionaluntukperiode 1 tahun
  34. 34. RKPD = Dokumenperencanaandaerahuntukperiode 1 tahun
  35. 35. Renja – KL = Dokumenperencanaankementrian/lembagauntukperiode 1 tahun
  36. 36. Renja – SKPD = DokumenperencanaansatuankerjaPerangkat Daerah untukperiode 1 tahun</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  37. 37. SISTEM <br />PERENC. P. NAS<br />UU 25/2004<br />UU 17/ 2003<br />Inpres 7/ 1999<br />SISTEM <br />PENGANGGARAN<br /><ul><li> N
  38. 38. D</li></ul>RPJP<br /> SISTEM AKIP<br /><ul><li> KL
  39. 39. D
  40. 40. SKPD
  41. 41. dll</li></ul>RENCANA<br />STRATEGIS<br />KERANGKA <br />PENG. JANGKA <br />MENENGAH <br />RPJM<br /><ul><li> N
  42. 42. D</li></ul>PAGU ANGGRN<br /><ul><li> P
  43. 43. KL
  44. 44. D
  45. 45. SKPD</li></ul>RENCANA <br />KINERJA <br />RENCANA<br />KERJA<br />RENCANA KERJA DAN ANGGARAN<br /><ul><li> KL
  46. 46. SKPD</li></ul>DPR/D<br />(Persetujuan<br />Anggaran)<br />PENETAPAN<br />KINERJA<br />(?)<br />umpan balik<br />Inpres5/2004<br />RENCANA<br />AKSI <br />RENCANA AKSI<br />(OPRNAL PLAN)<br />PENGUKURAN <br />KINERJA<br />SISTEM PERENC P. NAS, SISTEM AKIP, SISTEM PENGANGGARAN<br />LAKIP<br />LAPORAN <br /> KEUANGAN<br />BPK<br />(Audit)<br />EVALUASI AKUN<br />TABLTS KINERJA<br />LKKIP<br />UU 1/ 2004<br /> Designed by SR<br />
  47. 47. Keterkaitan SPPN denganSistemKeuangan<br />
  48. 48. SAKIP & ManajemenKinerja<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  49. 49. Manfaat SAKIP<br /><ul><li>Membangunresult oriented governance
  50. 50. Mendorongpeningkatanakuntabilitas, peningkatankinerjadansustainability/kosistensiperbaikan
  51. 51. Memberikandasarbagipenganggaranberbasiskinerja
  52. 52. Membangunpemerintahanberorientasikepentinganmasyarakat
  53. 53. Mendorongpemerintahanygfokuspadabidang-bidangstrategis
  54. 54. Mendorongparapenyelenggarapemerintahanlebihamanahdalammelaksanakantugasnya
  55. 55. Mendorongpertanggungjawabanygtransparan
  56. 56. Merupakaninstrumenpencegahan KKN (anti corruption preventive approach) </li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  57. 57. PerencanaanStrategis<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  58. 58. PengertianRenstra - 1<br />Proses secara sistematis dan berkelanjutan dari keputusan yg berisiko, dengan memanfaatkan sebanyak-banyaknya pengetahuan antisipatif, mengorganisasi secara sistematis usaha-usaha melaksanakan keputusan tersebut dan mengukur hasilnya melalui umpan balik yg terorganisasi dan sistematis (Modul SAKIP, 2006).<br />Proses yg berorientasi pada hasil yg ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan kendala yg ada atau mungkin timbul (Inpres No. 7/1999).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  59. 59. PengertianRenstra - 2<br />A continuous and systematic process where the guiding members of an organization make decisions about its future, develop necessary procedures and operations to achieve that future, and determine how success is to be measured (Goodstein, 1993).<br />Suatuprosesygberkelanjutandansistematisdimanaparapenentudalamorganisasi:<br />Membuatkeputusantentangmasadepannya;<br />Menyusunprosedurygdiperlukandanmenjalankannyautkmencapaitujuan ;<br />Menentukancaramengukurkeberhasilannya.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  60. 60. ManfaatRenstra<br />Untukmerencanakanperubahandlmlingkunganygsemakinkompleks & meningkatkanadaptabilitasthdperubahanlingkungan.<br />Untukpengelolaankeberhasilan.<br />Memberiorientasipadamasadepan.<br />Memberiorientasipadapelayanan prima.<br />Meningkatkankomunikasi.<br />Menjaminefektivitaspenggunaan sumber2 organisasi.<br />Meningkatkanproduktivtas.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  61. 61. MuatanRenstra<br />Memuatsecarajelasarahmasadepanyang hendakdituju (where do we want to be)? (Visi, Misi, TujuandanSasaran)<br />Renstramempertimbangkankondisisaatini(where are we now)? (Nilai-nilai, SWOT analysis)<br />Memuatcara2mencapaitujuan & sasaran(how to get there)? (Strategi, Kebijakan, Program & Kegiatan)<br />Memuatukurankeberhasilan(how do we measure our progress)? (Indikatorkinerja)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  62. 62. KeterkaitanAntar MuatanRenstra<br />VISI&MISI<br />(VISSION & <br />MISSION)<br />Isu Strategi & <br />Analisis SWOT<br />Dimana Kita Sekarang<br />(Where we are now?)<br />STRATEGI<br />(STRATEGY))<br />Dimana Kita Ingin Berada<br />(Where we want to be?)<br />Bagaimana Kita Kesana(How do we get there?)<br />How Do We Measureour progress<br />Outcomes oriented<br />Tujuan, Sasaran,RencanaTindak(Goals, Objectives, Action Plans)<br />
  63. 63. DALAM RENSTRA <br />TERDAPAT DUA HAL PENTING YAITU:<br /><ul><li>Ensuring</li></ul>Renstramenjaminbahwastrategiygtelahdipilihakandilaksanakandenganbaikdanstrategitsbmenghasilkanhasilygdiharapkan.<br /><ul><li>Controlling</li></ul>Merupakan prosesmembandingkankeadaansekarangdengankeadaanygdirencanakan, menganalisaperbedaan2 tsbdanmelakukan langkah2 perubahanygdiperlukan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  64. 64. EsensiRenstra<br /><ul><li>Strategic planning accepts and builds on the nature of political decision making. If done well actually improves political decisions, programs, and policies (Bryson, 1998)  Renstramenampungdanmembangunprosespembuatankeputusanpolitik. Jika (disusun & dilakukandengan) benar, makasesungguhnyarenstradapatmeningkatkankualitaskeputusanpolitik, program dankebijakan.
  65. 65. The heart of the strategic planning is the identification and resolution of strategic issues (Ansoff, 1990)  IntiRenstraadalahpengidentifikasian & penampungan (resolusi) berbagaiisustrategis.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  66. 66. TujuanRenstra<br />Sebagaipemanduinstansidalammencapaitujuaninstansinya.<br />Sebagaigambaranumum program dankegiatanygakandilaksanakanselama 5 thkedepan.<br />Sebagaiacuanumumpihakygterlibatdalampenyediaansumberdaya.<br />Instrumenbagipihakpihakygbertugasmelaksanakan, memantau, mengendalikan & mengevaluasi program/ kegiatan.<br />Memenuhiamanatperaturanperundangundangan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  67. 67. Model Renstra 1: GPRA (Whittaker)<br />
  68. 68. Rencana Tindakan Strategis<br />Sasaran Jangka Panjang<br />Jangka Panjang<br />Perencanaan<br />Analisis Isu Kritis<br />Area Strategi Kunci<br />STRATEGI<br />VISI<br />Pemikiran Strategis<br />MISI<br />NILAI<br />Model Renstra 2: Morrisey<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  69. 69.
  70. 70. Model Renstra 3: SAKIP<br />Organization Values<br />VISION<br />MISSION<br />SWOT<br />Analysis<br />Outcome/Impact <br />Indicators<br />Goals<br />Output/outcome<br />Indicators<br />Objectives<br />Policy<br />PROGRAMS<br />Input / Output /<br />Outcome Indicators<br />44<br />Activities<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  71. 71. KeterkaitanAntarAturan & Dokumen<br />PEDOMAN<br />PEDOMAN<br />RINCIAN APBN<br />RENSTRA KL<br />RENJA KL<br />RKA - KL<br />PEMERINTAH PUSAT<br />DIACU<br />PEDOMAN<br />PEDOMAN<br />DIJABARKAN<br />PEDOMAN<br />RPJP NASIONAL<br />RPJM NASIONAL<br />RKP<br />APBN<br />RAPBN<br />DIACU<br />DIPERHATIKAN<br />DISERASIKAN MELALUI MUSRENBANG<br />PEDOMAN<br />PEDOMAN<br />DIJABARKAN<br />RPJP DAERAH<br />RPJM DAERAH<br />APBD<br />RAPBD<br />RKP Daerah<br />PEMERINTAHDAERAH<br />PEDOMAN<br />Kep KDH tentang Rincian APBD<br />PEDOMAN<br />PEDOMAN<br />RENSTRA SKPD<br />RENJA SKPD<br />RKA - SKPD<br />UU SPPN<br />UU KN<br />Sumber:AchmadRochyadi, 2005<br />
  72. 72. VISI - VISION<br />Cara pandang jauh kedepan kemana instansi pemerintah harus dibawa agar dapat eksis, antisipatif, dan inovatif. <br />Gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan oleh instansi pemerintah. <br />(Modul SAKIP 2006)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  73. 73. Karakteristik VISI<br />Singkat & mudah diingat. <br />Inspiratif & menantang.<br />Sesuatu yg ideal.<br />Sesuatu yg ingin dicapai di masa datang.<br />Menarik bagi organisasi, pelanggan & pihak-pihak lain yg terkait.<br />FORMULA VISI: <br />Menjadi (yang ter) …….<br />(menunjukkankeunggulan, kehandalan, keprofesionalan, dllygbersifatpositifdibandingkandenganorganisasi lain ygsejenis, ATAU menunjukkanyang terbaikdalammenjalankanperandanfungsinya).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  74. 74. Kriteria VISI<br /><ul><li>Dapatdibayangkanolehseluruhanggotaorganisasi (imaginable);
  75. 75. Memilikinilaiygdiinginkanolehanggotaorganisasi (desirable);
  76. 76. Memungkinkanuntukdicapai(achievable);
  77. 77. Terfokuspadapermasalahanutamainstansi agar dapatberoperasisecara3 E (efisien, efektif, danekonomis);
  78. 78. Berwawasanjangkapanjang & tidakmengabaikanperkembanganzaman;
  79. 79. Dapatdikomunikasikan & dimengertiolehseluruhanggotaorganisasi.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  80. 80. Tips Perumusan VISI<br />Visi hendaknya dirumuskan bersama antara pimpinan dan anggota organisasi yg akan menjalankan visi tsb dapat berasal dari pimpinan & disesuaikan dengan aspirasi dari bawah atau berasal dari bawah & memperoleh komitmen dari pimpinan.<br />Gunakan informasi hasil penilaian lingkungan internal dan eksternal organisasi.<br />Visi hendaknya mengandung nilai-nilai luhur organisasi yg tumbuh dari aspirasi seluruh anggota organisasi.<br />Dapatkan komitmen dari seluruh organisasi.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  81. 81. TujuanPenetapan VISI<br />Menggambarkanapaygingindicapaisebuahorganisasi; <br />Memberikanarah & fokusstrategiygjelas;<br />Menjadiperekat & menyatukanberbagaigagasanstrategik;<br />Memilikiorientasiterhadapmasadepan;<br />Menumbuhkankomitmenseluruhjajarandalamlingkunganorganisasi;<br />Menjaminkesinambungankepemimpinanorganisasi.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  82. 82. ContohVisiInspiratif<br />MenjadiProduserberbiayarendahdanberkualitastinggidalampenyediaanproduk & jasakepadapelanggan(Ford Motor Company)<br />Menjadikan Carolina sebagaitempatygmenarik, produktif, danmenyenangkanuntukhidup(North Carolina)<br />Mewujudkankesejahteraandanstandarhidupyglebihbaikbagisegenapmasyarakat(Minnesota Milestone)<br />Membentukkepemimpinanyginovatif & kreatifdenganberfokuskepadahasildanperbaikandalammembentukimagebarubagiLousiana(DivisiAdministrasiLousiana)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  83. 83. Visi RS Vincent<br />VH = B (3 V + 5 A + 10 W ) G<br />B = The best<br /> V = in Victoria within 3 years<br /> A = in Australia within 5 years<br /> W = in the Word within 10 years<br /> G = God’s Will / Bless<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  84. 84. Misi / Mission<br />Sesuatu yg harus diemban atau dilaksanakan oleh instansi pemerintah, sebagai penjabaran visi yg telah ditetapkan.<br />Misi adalah sesuatu yg harus dilaksanakan oleh suatu instansi pemerintah agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. <br />Misi secara eksplisit menyatakan apa yg harus dicapai oleh suatu organisasi pemerintah dan kegiatan spesifik apa yg harus dilaksanakan dalam pencapaian hal tsb.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  85. 85. KarakteristikMisi<br />Berisikan maksud didirikannya organisasi dan bukan proses untuk mencapai maksud tersebut. <br />Identifikasi pelanggan atau pengguna produk dan jasa organisasi.<br />Identifikasi kebutuhan atau ekspektasi stakeholders.<br />Jelas dan ringkas.<br />FORMULA MISI: <br />KataKerja + Substansi / fungsiutama + Nilai / normakeunggulan yang ingindicapai<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  86. 86. Tips PerumusanMisi<br />Pernyataan Misi hendaknya dapat menjawab pertanyaan sbb:<br /><ul><li>Who are we?
  87. 87. What do we do?
  88. 88. For whom do we do it?
  89. 89. Why are public resources devoted to this effort?</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  90. 90. Vision  Mission Criteria<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  91. 91. Tujuan<br /><ul><li>Penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi.
  92. 92. Hasil akhir yg akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 s/d 5tahun.
  93. 93. Tujuan tidak harus dinyatakan dalam bentuk kuantitatif, namunharus dapat menunjukkan suatu kondisi yg ingin dicapai di masa mendatang.
  94. 94. Tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program & kegiatan dalam rangka merealisasikan misi.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  95. 95. KarakteristikTujuan<br />Selaras dengan Visi, Misi dan nilai2organisasi.<br />Jelas dan mengarah pada tujuan khusus.<br />Mencerminkan maksud utama dan arah stratejik.<br />Terkait dengan penilaian lingkungan internal,eksternal,issue stratejik dan CSF.<br />Time-Bound (biasanya lebih dari 3 tahun).<br />Menantang, realisitik & dapat dicapai.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  96. 96. Tips PerumusanTujuan<br />Gunakan informasi hasil penilaian lingkungan internal & eksternal organisasi.<br />Yakinkan bahwa tujuan yg akan dirumuskan masih dalam otoritas organisasi.<br />Jangan menetapkan tujuan terlalu banyak.<br />Tujuan yang dirumuskan dapat bersifat internal ataupun eksternal.<br />Tujuan disusun dengan skala prioritas.<br />Dokumentasikan catatan dalam setiap tahapan proses perumusan tujuan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  97. 97. Sasaran<br /><ul><li>Penjabaran dari tujuan, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh instansi pemerintah dalam jangka waktu tahunan, semesteran, triwulanan atau bulanan.
  98. 98. Usahakan dalam bentuk kuantitatif sehingga dapat diukur.
  99. 99. Menggambarkan hal yg ingin dicapai melalui tindakan-tindakan yg akan dilakukan untuk mencapai tujuan.
  100. 100. Memberikan fokus pada penyusunan kegiatan sehingga bersifat spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai (SMART).
  101. 101. Dalam sasaran dirancang pula indikator sasaran.Setiap indikator sasaran disertai dengan rencana tingkat capaiannya (targetnya) masing-masing.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  102. 102. KarakteristikSasaran<br /><ul><li>Specific
  103. 103. Measurable / Terukur
  104. 104. Aggressive but Attainable / DapatDicapai
  105. 105. Results-Oriented / BerorientasiHasil
  106. 106. Time-Bound / Terikatpadawaktu</li></li></ul><li>Strategi --CaraMencapaiTujuan & Sasaran<br />Rencana yg menyeluruh dan terpadu mengenai upaya-upaya organisasi yg meliputi penetapan kebijakan, program operasional, dan kegiatan atau aktivitas dengan memperhatikan sumber daya organisasi serta keadaan lingkungan yg dihadapi. <br />Strategi hendaknya telah membahas mengenai masalah yang diperkirakan akan timbul di waktu yg akan datang yg mungkin dapat berubah-ubah. <br />Selain merupakan upaya untuk antisipasi keadaan yg akan datang, strategi akan memberikan arah dan dorongan kegiatan operasi pada para pelaksana kegiatan instansi.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  107. 107. Syaratstrategiygbaik<br />Diarahkankepadatujuanjangkapanjangygjelas (directed toward unambiguous long term goals);<br />Didasarkanpadapemahamanygbenartentanglingkunganeksternal (based on insightful understanding of the external environment);<br />Didasarkanpadapengetahuanmenyeluruhtentangorganisasidankemampuaninternalnya (based on intimate self-knowledge of the organization and its internal capabilities);<br />Dilaksanakandengankomitmendanpengkoordinasianseluruhusaha / sumberdayaorganisasi (implemented with commitment and coordination of entire organization efforts).<br />Sumber: Strategic Planning and Performance Management, Robert M. Grant (Author of Contemporary Strategy Analysis, 2004). <br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  108. 108. AnalisisLingkunganStratejik (SWOT Analysis)<br /><ul><li>SWOTis acronym for the internalStrengths and Weaknesses of a firm and the environmental Opportunities and Threats facing that firm (Pearce & Robinson, 2000).
  109. 109. Proseskreatifdalammerencanakanstrategi, kebijakandan program kerjasuatuorganisasidenganmemperhatikansituasidankondisilingkungan internal daneksternalorganisasitersebut, baikpadasisipositifmaupunsisinegatifnya. Jadi, analisis SWOT adalahidentifikasiberbagaifaktorsecarasistematisuntukmerumuskanstrategiorganisasi, dengancaramemaksimalkankekuatandanpeluang, namunpadasaatbersamaandapatmeminimalkankelemahandanancaman (Freddy Rangkuti, 1997: 19). </li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  110. 110. LingkunganStratejikOrganisasi<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  111. 111. PELUANG<br />(+)<br />MENUNJANG STRATEGI YANG BERSIFAT KONSERVATIF<br />MENUNJANG STRATEGI YANG BERSIFAT AGRESIF<br />+/-<br />+/+<br />KELEMAHAN (-)<br />(+) KEKUATAN<br />-/-<br />-/+<br />MENUNJANG STRATEGI UNTUK MELAKUKAN DIVERSIFIKASI<br />MENUNJANG STRATEGI YANG BERSIFAT BERTAHAN<br />(-)<br />ANCAMAN<br />Matriks SWOT<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  112. 112. Matriks SWOT<br />Internal<br />Weaknesses<br />Strengths<br />WO Strategy<br />SO Strategy<br />Opport<br />External<br />ST Strategy<br />WT Strategy<br />Threaths<br />Source: Freddy Rangkuti, 2008, Analisis SWOT, Cetakan 15, Jakarta: Gramedia.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  113. 113. BSC<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  114. 114. PerhatikandlmAnalisis SWOT !!<br /><ul><li>Perlusangatrealistisdalammengidentifikasisetiapfaktor (S, W, O, T);
  115. 115. Analisisharusdapatmembedakanantarakondisisaatini(existing) dengankondisiygingindicapai(expected);
  116. 116. Harusspesifikdanhindarihal-halygmasihkurangpasti (grey areas) danmenimbulkanketidaksepahaman(dissenting);
  117. 117. Selaluanalisissetiapfaktordalamnuansapersainganataumenujukemajuan;
  118. 118. Usahakansesederhanamungkindanhindarikompeksitasatauanalisisygberlebihan.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  119. 119. Kebijakan<br /><ul><li>Pedoman pelaksanaan tindakanatau kegiatan tertentu, ygdisusun oleh organisasi dengan berdasarkan pandangan dari pimpinan puncak organisasi.
  120. 120. Kumpulan keputusanyg:
  121. 121. Menentukan secara teliti tentang bagaimana strategi akan dilaksanakan.
  122. 122. Mengatur mekanisme tindakan lanjutan untuk pelaksanaan pencapaian tujuan & sasaran.
  123. 123. Mengarahkan pada kondisi2 dimana setiap pimpinan & pelaksana organisasi mengatahui tentang apakah mereka memperoleh dukungan untuk bekerja dan mengimplementasikan keputusan.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  124. 124. Program<br />Kumpulan kegiatan yg sistematis & terpadu untuk mendapatkan hasil yg dilaksanakan oleh satu atau beberapa instansi pemerintah ataupun dalam rangka kerjasama dengan masyarakat, guna mencapai sasaran tertentu.<br />Upaya untuk implementasi strategi organisasi. Program kerja operasional merupakan proses penentuan jumlah dan jenis sumber daya yg diperlukan dalam rangka pelaksanaan suatu rencana.<br />Penjabaran rinci tentang langkah-langkah yg diambil untuk menjabarkan kebijakan. <br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  125. 125. Formulir RS<br />Ilustrasi/contoh:<br />Rencana Strategik<br />Tahun .... s/d .....<br />Visi : Institusiberkualitasinternasionaldalamkajiankebijakan, pembangunansistemadmnistrasinegara, danpenyelenggaraanpendidikandanpelatihanaparaturnegaradalammewujudkankepemerintahan yang baik.<br />Misi : Memberikankontribusinyatadalampembangunanaparaturnegaramelaluipengembanganpenelitian, pelayananinformasi, kajiankebijakan, konsultasisertapendidikandanpelatihan, dalambidangilmupengetahuandansistemadministrasinegara yang dilakukansecarainterdisiplinersesuaiposisi, tantangannasionaldaninternasional, perandantanggungjawabaparaturdalamsistempenyelenggaraanpemerintahannegara.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  126. 126. PerencanaanKinerja (RENJA)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  127. 127. Pengertian RENJA<br />Prosespenetapantingkatkinerjaygdiinginkan, ygdidasarkanpada program, kebijakandansasaranygtelahditetapkandalamrenstra. Hasildariprosesiniberuparencanakinerjatahunan (KeputusanKepala LAN No. 239/IX/6/8/2003).<br />PenjabarandariSasarandan ProgramygtelahditetapkandalamRencanaStrategis, ygakandilaksanakanolehinstansipemerintahmelaluiberbagaikegiatantahunan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  128. 128. Manfaat RENJA<br /><ul><li>MenghubungkanRenstra (perencanaanjangkamenengah) denganrencanatindakan (jangkapendek).
  129. 129. Menajamkandanmengoperasionalkanrangkaianperencanaansampaipenganggaran (jembatanantararencana & anggaran).
  130. 130. Memudahkanprosespengukuran & penilaiankinerja, serta monitoring & evaluasikinerja.
  131. 131. Memudahkanmanajemendalammenetapkanbebanatau target pada unit kerja.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  132. 132. Prasyarat RENJA<br /><ul><li>SudahadadokumenRenstraatauperencanaanjangkamenengah;
  133. 133. Sudahadakejelasanmengenaiperumusantujuandansasaranygjelas, spesifik, & dapatdiukur;
  134. 134. Sudahadaperumusanstrategiygjelasdandapatditentukanwaktupelaksanaannya;
  135. 135. Terdapathubunganygrasionalantarasumberdaya & outcome (hasilygdiinginkan).</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  136. 136. KegiatanUtamaPenyusunan RENJA<br /><ul><li>Menetapkan target indikatorsasaran;
  137. 137. Merumuskankegiatan;
  138. 138. Merumuskanindikatorkegiatan;
  139. 139. Merumuskansatuansetiapindikatorkegiatan;
  140. 140. Menetapkan target setiap indikator pada kegiatan yg satuannya telah ditetapkan.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  141. 141. Komponen RENJA<br /><ul><li>Sasaran
  142. 142. Program
  143. 143. Kegiatan
  144. 144. IndikatorKinerjaKegiatan</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  145. 145. Kegiatan<br />Tindakan nyata dalam jangka waktu tertentu yg dilakukan oleh instansi pemerintah sesuai dengan kebijakan dan program yg telah ditetapkan dengan memanfaatkan sumber daya yg ada untuk mencapai sasaran dan tujuan tertentu. <br />Dalam komponen kegiatan ini perlu ditetapkan INDIKATOR KINERJA kegiatan dan rencana capaiannya. <br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  146. 146. IndikatorKinerjaKegiatan (IKK)<br /><ul><li>INDIKATOR KINERJA adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif yg menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yg telah ditetapkan.
  147. 147. IKK mencakup:
  148. 148. IndikatorMasukan (Input),
  149. 149. IndikatorKeluaran (Output),
  150. 150. IndikatorHasil (Outcomes),
  151. 151. IndikatorManfaat (Benefit),
  152. 152. IndikatorDampak (Impact)</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  153. 153. IndikatorKinerjaKegiatan<br />Masukan (Inputs) adalah segala sesuatu yg dibutuhkan agar pelaksanaan kegiatan & program dapat berjalan atau dalam rangka menghasilkan output, misalnya sumber daya manusia, dana, material, waktu, teknologi, dsb.<br />Keluaran (Outputs) adalah segala sesuatu berupa produk/jasa (fisik dan/atau non fisik) sebagai hasil langsung dari pelaksanaan suatu kegiatan & program berdasarkan masukan yg digunakan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  154. 154. IndikatorKinerjaKegiatan<br />Hasil (Outcomes) adalah segala sesuatu yg mencerminkan berfungsinya keluaran kegiatan pada jangka menengah ukuran seberapa jauh setiap produk/jasa dapat memenuhi kebutuhan & harapan masyarakat.<br />Manfaat (Benefits) adalah kegunaan suatu keluaran (outputs) yg dirasakan langsung oleh masyarakat.<br />Dampak (Impacts) adalah ukuran tingkatpengaruh sosial, ekonomi, lingkungan atau kepentingan umum lainnya yg dimulai oleh capaian kinerja setiap indikator dalam suatu kegiatan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  155. 155. INPUT<br />PROSES<br />OUTPUT<br />OUTCOME<br />BENEFIT & IMPACT<br />IKK<br />PENYULUHAN LINGKUNGAN SEHAT UNTUK DAERAH PERKAMPUNGAN<br />PENYEDIAAN OBAT GENERIK UNTUK PUSKESMAS<br />DANA YANG DIBUTUHKAN<br />DANA YANG DIBUTUHKAN<br />TENAGA PENYULUH YANG BERASAL DARI MASYARAKAT SETEMPAT<br />LAMANYA PENGIRIMAN OBAT KE PUSKESMAS<br />JUMLAH OBAT GENERIK YANG DITERIMA OLEH PUSKESMAS<br />JUMLAH KAMPUNG YANG MENDAPAT PENYULUHAN<br />PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT THD KESEHATAN LINGKUNGAN<br />PENINGKATAN KUALITAS PENGOBATAN<br />TINGKAT KESEMBUHAN PASIEN<br />MASYARAKAT MEMELIHARA KESEHATAN LINGKUNGAN<br />TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT<br />KUALITAS KESEHATAN LINGKUNGAN<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  156. 156. HirarkiOutput  Outcome<br />REDUCTION IN SMOKER MORTALITY<br />Ultimate Outcome<br />SMOKERS CHANGE BEHAVIOR<br />SMOKERS CHANGE OPINIONS ON SMOKING<br />SMOKERS SEEK FURTHER INFORMATION<br />SMOKERS READ PAMPHLET<br />SMOKERS OBTAIN CAMPAIGN PAMPHLETS<br />AGENCY DISTRIBUTES PAMPHLETS IN TARGET POPULATION AREAS<br />Agency’s <br />Output<br />AGENCY PREPARES ANTI-SMOKING PAMPHLET<br />
  157. 157. PenetapanIndikatorKinerja<br />Penetapan indikator kinerja kegiatan merupakan proses identifikasi, pengembangan, seleksi dan konsultasi tentang ukuran kinerja atau ukuran keberhasilan kegiatan dan program-program instansi.<br />Kriterianya:spesifik dan jelas; dapat diukur secara obyektif; relevan dengan tujuan dan sasaran yg ingin dicapai; dan tidak bias.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  158. 158. Formulir RKT<br />Rencana Kinerja Tahunan<br />Tahun ....<br />Instansi : .………….<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  159. 159. Form RS<br />Form RKT<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  160. 160. Keterkaitan IKK  Renstra<br />RENJA<br />KEGIATAN <br />Ind. Input<br />Ind. Output<br />Ind. Outcome<br />Ind. Benefit<br />Ind. Impact<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  161. 161. IndikatorKinerja<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  162. 162. IndikatorKinerja<br />Ukurankuantitatif & kualitatifygmenggambarkantingkatusaha (efforts) & pencapaian (accomplishment) sesuatuygdiukurkinerjanya. <br />Sesuatuygdiukurtersebutdapatmeliputikinerjaentitasorganisasiatau unit kerja, perorangan, kegiatan2, program2dalammencapaisasaran, bahkan kebijakan2ygdimaksudkanuntukmencapaisasaran & tujuanorganisasi.<br /> Digunakansebagaidasaruntukmenilaitingkatkinerjabaikdalamtahapperencanaan (ex-ante), pelaksanaan, maupunsetelahkegiatanselesai / berfungsi (ex-post).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  163. 163. FungsiIndikatorKinerja<br />Memperjelastentangapa, berapadanbagaimanakemajuanpelaksanaankegiatan/ program dankebijakanorgnisasi.<br />Menciptakankonsensus yang dibangunolehberbagaipihakterkaituntukmenghindarikesalahaninterpretasiselamapelaksanaankebijakan/ program /kegiatandandalammenilaikinerjanyatermasukkinerjainstansipemerintah yang melaksanakannya.<br />Membangundasarbagipengukuran, analisis, danevaluasikinerjaorganisasi/ unit kerja.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  164. 164. Kriteria IK ygBaik - 1<br /><ul><li>Dinyatakandenganjelas.
  165. 165. Konsistendengantujuanstratejik
  166. 166. Merefleksikanapaygdibutuhkanorganisasi agar dapatberhasil.
  167. 167. Dapatdikembangkan(stretch) tapijanganmenjadimengambang(burnout).
  168. 168. Dapatdikomunikasikansecarajelas.
  169. 169. Dapatberbentukkualitatifdankuantitatif (asalmudahdiukur).
  170. 170. Dapatdinilaivaliditasnya.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  171. 171. Kriteria IK ygBaik - 2<br /><ul><li>Relevan & langsung(mengukursedekatmungkindenganhasil).
  172. 172. Objektif & tidak bias (tidakambigu, kesepakatanumumtentanginterpretasithdhasil).
  173. 173. Spesifik(sesuaidengan program/kegiatan).
  174. 174. Cukup(tidakperlubanyak, ygpentingcukupmampumengukurhasil).
  175. 175. Kuantitatif(ataudapatdikuantifikasikan).
  176. 176. Terinci(jikamungkin).
  177. 177. Praktis(data dapat diperoleh pada saat yg tepat dengan biaya yg wajar).
  178. 178. Dapatdiyakini(kualitas data yang memadai untuk pengambilan keputusan).</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  179. 179. Jenis2IndikatorKinerja<br />Angka/Index;<br />Jumlah (volume, buah, unit, set);<br />Nilaiuang (Rp, $, ₤);<br />Ratio (nisbah);<br />Persentase (%) atauProporsi, dll.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  180. 180. Contoh Jenis2 IK<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  181. 181. Contoh Jenis2 IK<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  182. 182. Contoh Jenis2 IK<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  183. 183. Contoh Jenis2 IK<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  184. 184. PenetapanKinerja<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  185. 185. PenetapanKinerjadlmKerangka & Siklus SAKIP<br />RPJM<br />RencanaStrategis<br />Performance Feedback<br />Rencana Kinerja <br />Tahunan<br />RencanaKerja<br />danAnggaran (RKA)<br />Penetapan Kinerja <br />(Performance<br />Agreement))<br />Kinerja <br />Aktual<br />Laporanpertanggungjawabankeuangan<br />LAKIP<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  186. 186. HakekatPenetapanKinerja<br />PenetapanKinerjamerupakanpernyataankomitmen yang merepresentasikanTEKAD & JANJI untukmencapaikinerjaygjelasdanterukurdalamwaktusatutahun.<br />PenetapanKinerjamerupakankesepakatanantarapengembantugas (penerimaamanah) denganatasannya (pemberiamanah).<br />PenetapanKinerjamerupakanikhtisarRencanaKinerjaTahunanygtelahdisesuaikandenganketersediaananggarannya. <br />RealisasiPenetapanKinerjadilaporkandalamLaporanAkuntabilitasKinerja (LAKIP).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  187. 187. PenetapanKinerjadlmKerangka SAKIP<br />PenetapanKinerjamerupakanturunanPerencanaanStrategis, sekaligusmerefleksikankinerjaygsesuaidenganperencanaananggaran.<br />Sasaranstrategis, program, indikatorkinerja, dan target dalamPenetapanKinerjaberasaldariRencanaKinerjaTahunandananggarannyadariRencanaKerjadanAnggaran.<br />PenetapanKinerjamerupakandokumenygmencerminkanintegrasisistemakuntabilitaskinerjadengansistempenganggaran.<br />PenetapanKinerjamendorongterlaksananyapengukurankinerjauntukmengetahuikeberhasilanataukegagalan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  188. 188. TujuanPenetapanKinerja<br />Meningkatkanakuntabilitas, transparansi, dankinerjaaparatur.<br />Sebagaiwujudnyatakomitmenantarapenerimaamanahdenganpemberiamanah.<br />Sebagaidasarpenilaiankeberhasilan/kegagalanpencapaiantujuandansasaranorganisasi.<br />Menciptakantolokukurkinerjasebagaidasarevaluasikinerjaaparatur.<br />Sebagaidasarpemberianpenghargaandansanksi.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  189. 189. IsiPenetapanKinerja<br />PernyataanPenetapanKinerjaAparatur;<br />Lampiran, yang berisi:<br />Program-Program Utama (+ Sub Program);<br />Sasaranygmencerminkansesuatuygakandicapaisecaranyatadaripelaksanaan program dalamrumusanygspesifik, terukur, danberorientasipadahasil (outcome);<br />Ukuran-ukurankinerjaygjelasberupa:<br />IndikatorKinerjaOutputdanatauOutcome;<br />Rencanatingkatcapaian (Target) untukmasing-masingindikator;<br />Anggaranuntuksetiap Program Utama.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  190. 190. Namainstansipemerintah<br />Nama unit kerja yang menyampaikan Penetapan Kinerja<br />Pernyataan untuk mewujudkan suatu kinerja tertentu<br />Tempat dan tanggal dibuatnya Penetapan Kinerja <br />Pejabat atasan yang menyetujui tingkat kinerja yang akan diwujudkan<br />Pimpinan unit kerja yang memberikan pernyataan<br />
  191. 191.
  192. 192. Form RKT<br />Form PK<br />®onn 2005<br />
  193. 193. PengukuranKinerja<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  194. 194. MengapaKinerjaDiukur?<br />CAN’T MEASURE<br />SUCCESS?<br />FAILURE?<br />Can’t learn from it<br />Can’t reward success<br />Reward failure<br />Keep wasting resources<br />Keep doing mistake<br />Can’t sustain success<br />Source: Eastern Regional Organization for Public Administration, Hongkong conference, 2000.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  195. 195. PertanyaanKuncidlmPengukuranKinerja<br />Seberapa baik pekerjaan kita?<br />Apakah tujuan kita tercapai?<br />Apakah pelanggan, klien atau target grup kita puas?<br />Apakah proses yang kita lakukan terkendali?<br />Apakah dan kapan diperlukan adanya suatu perbaikan?<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  196. 196. KerangkaPengukuranKinerja<br />Efisiensi<br />PROSES<br />INPUT<br />OUTPUT<br />OUTCOMES<br />Efektivitas Program<br />Ekonomis<br />Ketaatan<br />BAHAN<br />EfektivitasBiaya<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  197. 197. PengukuranKinerja<br /><ul><li>Adalahprosessistematis & berkesinambunganuntukmenilaikeberhasilandankegagalanpelaksanaankegiatansesuaidengan program, kebijakan, dantujuanygtelahditetapkandalammewujudkan VISI, MISI dan STRATEGI InstansiPemerintah.
  198. 198. Mengukur Kinerja = membandingkan kinerja nyata (capaian kinerja) dengan:
  199. 199. Kinerja nyata yang direncanakan;
  200. 200. Kinerja tahun-tahun sebelumnya;
  201. 201. Kinerja instansi lain;
  202. 202. Kinerja nyata di negara lain atau standar internasional.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  203. 203. ManfaatPengukuranKinerja<br /><ul><li>Membantumanajemenuntukmemastikanbahwasumber-sumberdayadigunakansecaraefisien & efektifdalamrangkapencapaiansasarandantujuanorganisasi.
  204. 204. Untukmelihatseberapajauhpenyelenggaraanorganisasitelahmenjalankantugasnyasesuaidenganygdimandatkan; danseberapajauhprestasiygdiraih.
  205. 205. Digunakansebagai media pertanggungjawabanataspelaksanaanmandat.
  206. 206. Digunakansebagaiumpanbalik.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  207. 207. 2 LangkahUtamaPengukuranKinerja<br /><ul><li>MengukurKinerjaKegiatan (gunakanFormulir PKK)
  208. 208. MengukurPencapaianSasaran (gunakanFormulir PPS)</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  209. 209. Pengukuran Kinerja Kegiatan<br /> Tahun …….<br />Instansi :………………<br />Formulir PKK<br />Inefisien 3%<br />Tkefektivitas 83%<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  210. 210. Pengukuran Pencapaian Sasaran<br /> Tahun …….<br />Instansi :………………<br />Formulir PPS<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  211. 211.
  212. 212. EvaluasiKinerja<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  213. 213. EvaluasiKinerja<br />Evaluasiadalahprosesuntukmengumpulkaninformasi, untukmenyediakanumpanbalikataskinerjamasalaluuntukmeningkatkanproduktivitas/hasil (successful outcomes) dimasamendatangmenurutukurannyatadanobyektif. <br />Penilaianygsistematisterhadapkebijakan/program ygdalambentuknyataberupakegiatanatausekelompokkegiatanygdilakukanolehpemerintahdanpelakulainnyadalamrangkamembuatpenetapantentangefek/dampakkebijakan/program, baikuntukjangkawaktupendekmaupunpanjang.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  214. 214. FokusEvaluasiKinerja<br />Menghasilkankesimpulandalambentukumpanbalikbagipimpinan & staf agar dapatterusmengarahkanpencapaianmisi/visi lebihdiarahkanpadaperbaikanimplementasikegiatan/program (to improve, not to prove).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  215. 215. EvaluasimenurutLingkup & Pelakunya<br />Evaluasiantar unit internal (peer evaluation)<br />Evaluasimandiri (self evaluation)<br />Evaluasimanajemen & senior manajemen<br />Manajemendaripelanggan external<br />3600 Evaluation<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  216. 216. Manfaat & FungsiEvaluasi<br />Memberiinformasiyg valid tentangkinerjakebijakan, program & kegiatan;<br />Memberiinformasitentangkesenjanganantarapencapaiankinerjadenganharapan/rencana, sertalangkahuntukmengurangikesenjangan;<br />Memberisumbanganpadaaplikasimetodeanalisiskebijakantermasukperumusanmasalah & rekomendasi.<br /><ul><li>FungsiDeteksi mengetahuitingkatkeberhasilan/kegagalan
  217. 217. FungsiRekomendasi memberimasukanutksolusipermasalahan.</li></ul>Pusat KMK LAN-RI<br />
  218. 218. Langkah/LingkupEvaluasi<br />EvaluasiKinerjaKegiatan & Sasaran<br />PendekatanAnalisis Input – Proses – Output  frekuensilbhsering/teratur dg pola monitoring.<br />PendekatanAnalisis Input – Output  1 atau 2 tahunsekali.<br />EvaluasiKinerja Program & Kebijakan<br />Evaluasi Program  untukmengetahuioutcomes.<br />EvaluasiKebijakan  untukmengetahuioutcomes & impacts.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  219. 219. PelaporanKinerja<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  220. 220. Model LAKIP<br />PERENCANAAN STRATEGIS <br />(RENSTRA)<br />LAPORAN<br />AKUNTABILITAS <br />KINERJA <br />INSTANSI (LAKIP)<br />PENETAPAN KINERJA<br />PENGUKURAN KINERJA<br />RENCANA KINERJA TAHUNAN<br />Pusat KMK LAN-RI<br />SUMBER: Permenpan No. 29/2010<br />
  221. 221. Fungsi LAKIP<br />Umpanbalikuntukpengambilankeputusanpihak-pihakterkait;<br />Alatperbaikanmanajemenkepemerintahandilingkunganinstansipemerintah;<br />Media hubungankerjaorganisasi;<br />Wujudtertulispertanggungjawabankepadapemberiamanah/mandat;<br />Media akuntabilitas;<br />Media informasi & keterbukaan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  222. 222. Manfaat LAKIP<br />Meningkatkanakuntabilitas;<br />Umpanbalikuntukmelakukanperbaikandanpeningkatankinerjasecaraterusmenerusdanberkesinambungan(sustainable and continuing improvement);<br />Mengetahuidanmenilaikeberhasilandankegagalandalampelaksanaantugasdantanggungjawab;<br />Mendoronguntukmenyelenggarakantugasumumpemerintahandanpembangunansecarabaik;<br />Menjadikaninstansipemerintah yang akuntabel.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  223. 223. KarakteristikLaporanBerkualitas<br />Memfokuskanpadahal-halkunci (focusing on critical things);<br />Mengaitkandengantujuandanhasil-hasilnya (relating goals and results);<br />Menempatkanhasildalamkonteksnya (putting results in context);<br />Mengaitkansumberdayadenganhasil yang dicapai (relating resources to results);<br />Menyajikanperbandinganinformasi (presenting comparative information);<br />Mengarahkanpadakehandalanisu (addressing the reliability issue);<br />Bermanfaatbagimasyarakat (benefits to the community);<br />Berpandanganjauhkedepan (forward-looking).<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  224. 224. OUTLINE LAKIP (Permenpan & RB No. 29/2010)<br />Executive Summary (IkhtisarEksekutif)<br />Bab I Pendahuluan<br />Dalam bab inidiuraikanmengenaigambaranumumorganisasi yang melaporkandansekilaspengantarlainnya.<br />Bab II PerencanaandanPerjanjianKinerja<br />Dalam bab inidiikhtisarkanbeberapahalpentingdalamperencanaandanperjanjiankinerja (dokumenpenetapankinerja).<br />Bab III AkuntabilitasKinerja<br />Dalam bab inidiuraikanpencapaiansasaran-sasaranorganisasipelapor, denganpengungkapandanpenyajiandarihasilpengukurankinerja.<br />Bab IV Penutup<br />Lampiran-lampiran<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  225. 225. WaktuPenyampaianLAKIP<br />LAKIP disampaikanselambat-lambatnya 3 (tiga) bulansetelahtahunanggaranberakhirdandisampaikanbersamaandenganpenyampaianPenetapanKinerjatahunangaranberikutnya.<br />(Contoh: Penyampaian LAKIP 2010 bersamaandenganPenetapanKinerja 2011)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  226. 226. Lampiran2<br />BerdasarkanPermenpan & RB <br />No. 29/2010 tentangPedomanPenyusunanPenetapanKinerja & Pelaporan AKIP<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  227. 227. Lampiran IA1/1-2<br />PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA TINGKAT KEMENTERIAN/LEMBAGA/PEMERINTAH PROVINSI/KABUPATEN/KOTA<br />--- Logo/Kop Lembaga ---<br />PENETAPAN KINERJA TAHUN .......<br />Dalamrangkamewujudkanmanajemenpemerintahan yang efektif, transparan, danakuntabelsertaberorientasipadahasil, yang bertandatangandibawahini:<br />Nama : .......................................<br />Jabatan : .......................................<br />Padatahun .... Iniberjanjiakanmewujudkan target kinerjatahunansesuailampiranperjanjianinidalamrangkamencapai target kinerjajangkamenengahseperti yang telahditetapkandalamdokumenperencanaan. Keberhasilandankegagalanpencapaian target tersebutmenjaditanggungjawabkami.<br /> .................., .................20 ...<br />Menteri/PimpinanLembaga/<br />Gubernur/Bupati/Walikota ……… <br /> ....................................................<br />
  228. 228. Lampiran IA1/2-2<br />PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA TINGKAT UNIT ORGANISASI ESELON I/SATUAN KERJA KEMENTERIAN LEMBAGA/SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH<br />--- Logo/Kop Lembaga ---<br />PENETAPAN KINERJA TAHUN .......<br />Dalamrangkamewujudkanmanajemenpemerintahan yang efektif, transparan, danakuntabelsertaberorientasipadahasil, kami yang bertandatangandibawahini:<br />Nama : .......................................<br />Jabatan : .......................................<br />Selanjutnyadisebutpihakpertama.<br />Nama : .......................................<br />Jabatan : .......................................<br />Selakuatasanlangsungpihakpertama<br />Selanjutnyadisebutpihakkedua<br />Pihakpertamapadatahun .... Iniberjanjiakanmewujudkan target kinerjatahunansesuailampiranperjanjianinidalamrangkamencapai target kinerjajangkamenengahseperti yang telahditetapkandalamdokumenperencanaan. Keberhasilandankegagalanpencapaian target tersebutmenjaditanggungjawabpihakpertama.<br />Pihakkeduaakanmemberikansupervisi yang diperlukansertaakanmelakukanevaluasiakuntabilitaskinerjaterhadapcapaiankinerjadariperjanjianinidanmengambiltindakan yang diperlukandalamrangkapemberianpenghargaandansanksi.<br /> .................., .................20 ...<br />PihakKedua, PihakPertama, <br />
  229. 229. PELAPORAN AKUNTABILITAS (Permenpan & RB No. 29/2010)<br />Lampiran IB/2-5<br />FORMULIR PENETAPAN KINERJA<br />TINGKAT UNIT ORGANISASI ESELON I KEMENTERIAN/LEMBAGA<br />Unit Organisasi Eselon I : ....................................<br />Tahun Anggaran : ....................................<br />Jumlah Anggaran:<br />Program ..................; Rp ..................<br />.................., ....................20...<br />Direktur Jenderal ...................,<br />...............................................<br />Menteri/Pimpinan Lembaga,<br />...............................................<br />
  230. 230. Lampiran IB/3-5<br />FORMULIR PENETAPAN KINERJA<br />TINGKAT SATUAN KERJA KEMENTERIAN/LEMBAGA<br />Unit Organisasi Eselon I : ....................................<br />Tahun Anggaran : ....................................<br />Jumlah Anggaran:<br />Kegiatan ..................; Rp ..................<br />.................., ....................20...<br />Direktur ..................<br />...............................................<br />Direktur Jenderal ..................<br />...............................................<br />
  231. 231. Lampiran IB/4-5<br />FORMULIR PENETAPAN KINERJA<br />TINGKAT SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH<br />Satuan Kerja Perangkat Daerah : ....................................<br />Tahun Anggaran : ....................................<br />JumlahAnggaran:<br />Program ..................; Rp ..................<br />..................., ......................... 20 ....<br />Kepala Dinas ...........................,<br />.........................................................<br />Gubernur/Bupati/Walikota .........,<br />.....................................................<br />
  232. 232. Lampiran II/1-3<br />FORMULIR RENCANA KINERJA TAHUNAN<br />TINGKAT KEMENTERIAN/LEMBAGA/PEMDA<br />Kementerian/Lembaga/Pemda : ....................................<br />TahunAnggaran : ....................................<br />
  233. 233. Lampiran II/2-3<br />FORMULIR RENCANA KINERJA TAHUNAN<br />TINGKAT UNIT ORGANISASI ESELON I KEMENTERIAN/LEMBAGA<br />DAN SKPD<br />Unit Eselon I Kementerian/Lembaga/SKPD : ....................................<br />Tahun Anggaran : ....................................<br />
  234. 234. Lampiran II/3-3<br />FORMULIR RENCANA KINERJA TAHUNAN<br />TINGKAT UNIT ORGANISASI ESELON II/ UNIT KERJA MANDIRI<br />KEMENTERIAN/LEMBAGA <br />Unit Eselon II/Unit Kerja Mandiri K/L : ....................................<br />Tahun Anggaran : ....................................<br />
  235. 235. Lampiran III/1-5<br />FORMULIR PENGUKURAN KINERJATINGKAT KEMENTERIAN/LEMBAGA<br />Kementerian Negara/Lembaga : ..........................<br />Tahun Anggaran : ..........................<br />Jumlah Anggaran Tahun ................ : Rp ......................<br />Realisasi Pagu Anggaran Tahun ........... : Rp ......................<br />
  236. 236. Lampiran III/2-5<br />FORMULIR PENGUKURAN KINERJATINGKAT PROVINSI/KABUPATEN/KOTA<br />Provinsi/Kabupaten/Kota : ..........................<br />Tahun Anggaran : ..........................<br />Jumlah Anggaran Tahun ................ : Rp ......................<br />Realisasi Pagu Anggaran Tahun ........... : Rp ......................<br />
  237. 237. Lampiran III/3-5<br />FORMULIR PENGUKURAN KINERJATINGKAT UNIT ESELON I KEMENTERIAN/LEMBAGA<br />Unit Organisasi Eselon I : ..........................<br />Tahun Anggaran : ..........................<br />Jumlah Anggaran Program Tahun ................ : Rp ......................<br />Realisasi Pagu Anggaran Program Tahun ........... : Rp ......................<br />
  238. 238. Lampiran III/4-5<br />FORMULIR PENGUKURAN KINERJATINGKAT SATUAN KERJA KEMENTERIAN/LEMBAGA<br />Unit Organisasi Eselon I : ..........................(Nama Satuan Kerja/unit kerja mandiri)<br />Tahun Anggaran : ..........................<br />Jumlah Anggaran Kegiatan Tahun ................ : Rp ......................<br />Realisasi Pagu Anggaran Kegiatan Tahun ........... : Rp ......................<br />
  239. 239. Lampiran III/5-5<br />FORMULIR PENGUKURAN KINERJATINGKAT SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH<br />Provinsi/Kabupaten/KOta : .......................... <br />Nama SKPD : ..........................<br />Jumlah Anggaran Kegiatan Tahun ................ : Rp ......................<br />Realisasi Pagu Anggaran Kegiatan Tahun ........... : Rp ......................<br />
  240. 240. Evaluasi AKIP<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  241. 241. PedomanUmumEvaluasi LAKIP<br />KeputusanMenteri PAN No Kep/135/M.PAN/9/2004 tgl 15 Sept 2004<br />Setiappimpinaninstansiwajibmelakukanevaluasikinerjainstansinyadanmemperbaikimanajemenkinerjanyauntukmeningkatkanakuntabilitaskinerjapelayananpublikdiinstansinyasecaraberkelanjutan.<br />Setiappimpinaninstansiataupejabatatasansecarahirarkisdanfungsionalwajibmelakukanevaluasiterhadap LAKIP unit-unit organisasi/satuankerjadibawahnya.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  242. 242. Evaluasi LAKIP<br />Aktivitasanalisis yang sistematis, pemberiannilai, atribut, apresiasi, danpengenalanpermasalahan, sertapemberiansolusiatasmasalahygditemukan.<br />Untuktujuanpeningkatankinerjadanakuntabilitasinstansi/unit kerjapemerintah.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  243. 243. EvaluasiSistemAKIP<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  244. 244. MetodeEvaluasi – EvaluasiSederhana (Riviu)<br />Metode Review denganmenggunakanteknikcriteria referenced survey, yaknimenilaisecarasederhana, bertahaplangkahdemilangkah (step by step assessment) setiapkomponendanmenilaisecarakeseluruhan (overall assessment) dengankriteriaevaluasi LAKIP sebagaimanatertuangdalamLembarKriteriaEvaluasi (LKE) akuntabilitaskinerjainstansipemerintah.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  245. 245. MetodeEvaluasi – EvaluasiMendalam (Riviu)<br />Criteria Referenced Survey untuk SAKIP denganmenggunakan LKE1;<br />Criteria Referenced Survey untukevaluasikinerjadenganmenggunakan LKE2;<br />Ujipetikevaluasi program dg melakukan survey target grupdan survey fokusgrupterhadap program ygdipilih;<br />Evaluasiatasrekomendasitahunlalu.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  246. 246. AspekygDinilai<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  247. 247. Sub-Komponen &Bobotnya - 1<br />PerencanaanKinerja (35%)<br />RencanaStrategis (15%)<br />RencanaKinerjaTahunan (10%)<br />PenetapanKinerja (10%)<br />PengukuranKinerja (20%)<br />PemenuhanPengukuran (4%)<br />KualitasPengukuran (10%)<br />ImplementasiPengukuran (6%)<br />PelaporanKinerja (15%)<br />PemenuhanPelaporan (3%)<br />PenyajianInformasiKinerja (8%)<br />PemanfaatanInformasiKinerja (4%)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  248. 248. Sub-Komponen &Bobotnya - 2<br />EvaluasiKinerja (10%)<br />PemenuhanEvaluasi (2%)<br />KualitasEvaluasi (5%)<br />PemanfaatanHasilEvaluasi (3%)<br />CapaianKinerja (20%)<br />KinerjaygDilaporkan – output (5%)<br />KinerjaygDilaporkan – outcome (5%)<br />KinerjaLainnya (10%)<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  249. 249. DimensiEvaluasi<br /><ul><li>Eksistensi
  250. 250. Kualitas
  251. 251. Implementasi</li></ul> Diantara 3 dimensi penilaian tsb, Kualitas memiliki bobot yg paling besar, shg perlu mendapat perhatian serius.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  252. 252. NilaiHasilAkhirEvaluasi<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  253. 253. TemuanEvaluasiygDominan<br /><ul><li>Goal setting & cascading,
  254. 254. IndikatorKinerja,
  255. 255. Pengembangansisteminformasi,
  256. 256. Konsistensi & keselarasan: perencanaan, kontrakkinerja, & laporan.
  257. 257. Integritas data.</li></ul>Kurangbaik !!<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  258. 258. A. KriteriaKualitasPerencanaanKinerja: RENSTRA<br />Tujuan & sasarantelahberorientasihasil;<br />Program/kegiatanmerupakancarauntukmencapaitujuan/sasaran;<br />Indikatorkinerjatujuan & sasarantelahmemenuhikriteriaindikatorkinerjaygbaik;<br />Target kinerjasesuaidengantargetygdisesuaikandalamdokumenRenstraatasannya;<br />Sasaranmerupakanpenjabaran dari tujuan;<br />DokumenRenstratelahmenetapkanseluruhhalygditetapkandalamdokumenRenstraatasannya;<br />DokumenRenstratelahselarasdengandokumenRenstraatasannya.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  259. 259. A. KriteriaKualitasPerencanaanKinerja: RKT<br />Dokumen RKT telahselarasdengandokumenRenstra;<br />Dokumen RKT telahselarasdengandokumen RKT atasannya;<br />Sasarantelahberorientasihasil;<br />Kegiatanmerupakancarauntukmencapaisasaran;<br />Indikatorkinerjasasaran & kegiatantelahmemenuhikriteriaindikatorkinerjaygbaik;<br />Target kinerjasesuaidengantargetkinerjaygditetapkandalamdokumen RKT atasannya.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  260. 260. A. KriteriaKualitasRenja: <br />PenetapanKinerja (PK)<br />Sasarantelahberorientasihasil;<br />Indikatorkinerjasasarantelahmemenuhikriteriaindikatorkinerjaygbaik;<br />Target kinerjaselarasdengantargetkinerjaygditetapkandalamdokumen RKT atasannya;<br />Dokumen PK telahselarasdengandokumen PK atasannya;<br />Dokumen PK telahselarasdengandokumen RKT.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  261. 261. B. KriteriaKualitasPengukuranKinerja<br />IKU telahdapatdiukursecaraobyektif;<br />IKU telahmenggambarkanhasil;<br />IKU telahrelevandengankondisiyg akan diukur;<br />IKU telahcukupuntukmengukurkinerja;<br />Indikatorkinerjasasarandapatdiukursecaraobyektif;<br />Indikatorkinerjasasaranmenggambarkanhasil;<br />Indikatorkinerjasasaranrelevandengansasaranyg akan diukur;<br />Indikatorkinerjasasarancukupuntukmengukursasarannya;<br />Target kinerjajangkapendektelahdiukurrealisasinya;<br />Target kinerjajangkamenengahtelahdiukurrealisasinya;<br />Pengumpulan data kinerjadapatdiandalkan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  262. 262. C. KriteriaKualitasPelaporanKinerja<br />LAKIP bukanmerupakankompilasi dari unit kerjadibawahnya;<br />LAKIP menyajikaninformasipencapaiansasaranygberorientasioutcomes;<br />LAKIP menyajikaninformasimengenaipencapaian IKU;<br />LAKIP menyajikaninformasimengenaikinerjaygtelahdiperjanjikan;<br />LAKIP menyajikankemajuanpencapaiantargetjangkamenengah;<br />LAKIP menyajikanevaluasi & analisismengenaicapaiankinerja;<br />LAKIP menyajikanpembandingan data kinerjaantararealisasitahuninidengantahunsebelumnya & pembandinganlain;<br />LAKIP menyajikaninformasikeuanganygterkaitdenganpencapaiankinerja;<br />Informasikinerjadalam LAKIP dapatdiandalkan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  263. 263. D. KriteriaKualitasEvaluasi Kinerja<br />Pedomanevaluasiselarasdenganpedoman/juklakevaluasi dari Menpan;<br />Evaluasidilaksanakanoleh SDM ygkompeten;<br />Pelaksanaanevaluasitelahdisupervisidenganbaikmelaluipembahasanygreguler & bertahap;<br />Hasilevaluasimenggambarkankondisiygdievaluasi;<br />Evaluasitelahmemberikanrekomendasipeningkatankinerjaygdapatdilaksanakan.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  264. 264. PenutupKisah Pygmalion, Galatea & Aphrodite<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  265. 265. Referensi<br />HarisFaozan, SaatnyaMendesainUlangRenstra LAN dan Unit-Unit Organisasinya.<br />Ismail Muhammad, Konsep & AplikasiManajemenKinerja, paparanpadaLokakaryaManajemenPenangananKeluhanMasyarakatDalamPelayananPublik, Makasar: PKP2A II LAN.<br />________, LaporanPertanggungjawabanKepala Daerah DalamKerangkaSistem AKIP, paparanpada Workshop LKPJ PemerintahProvinsi Papua, 2005.<br />Kementerian PAN, ModulPelaporanKinerjaInstansiPemerintah, 2010.<br />________, ModulSistemAkuntabilitasKinerjaInstansiPemerintah, 2006.<br />LAN, AKIP dan PengukuranKinerja, ModulDiklatKepemimpinanTingkat III Kurikulum 2008.<br />Rangkuti, Fredy, KonsepdanAplikasiManajemenStrategik, BahanAjar Diklatpim II.<br />Riyadi, SAKIP danPengukuranKinerja, Bahan Ajar Diklatpim III.<br />Pusat KMK LAN-RI<br />
  266. 266. TerimaKasih!<br />SemogaBermanfaat …<br />Tri Widodo W. Utomo<br />PusatKajianManajemenKebijakan<br />LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA<br />PKMK LAN-RI<br />

×