ADMINISTRASI NEGARA, LAN dan MANAJEMEN KAJIAN Disampaikan dalam Diskusi Lintas Generasi dalam rangka HUT RI ke-65 dan HUT ...
External Concerns … <ul><li>Lemahnya link antara policy research dengan policy making , yang mengakibatkan masih maraknya ...
Internal Curiosity … <ul><li>Gejala divergensi fungsi Kajian dan Diklat . Kajian cenderung konsentrasi pada perbaikan kebi...
Where r we now?  (Strategic Positioning) A2 B2 B1 A1 Expectation Capacity A1 :  high expectation, high capacity     stars...
Where r we now?  (2) <ul><li>Peringkat 28 dari 74 instansi pemerintah      hasil penilaian Kemenneg PAN  2009.*) </li></u...
Expectation vs reality: 1 Kenyataannya sejak reformasi bergulir mental aparatur kita masih sama saja dengan zaman Orde Bar...
Expectation vs reality: 2 LAN salah satu intansi yang bisa memberikan masukan terhadap negara. Tapi sayang fungsi itu tida...
Expectation vs reality: 3 Kinerja LAN dalam menata dan memperbaiki administrasi negara sudah lumayan. Namun,  belum diberi...
Expectation vs reality: 4 Lemahnya pemahaman pejabat di Departemen (instansi pemerintah) dalam melaksanakan perbaikan admi...
Expectation vs reality: 5 LAN belum maksimal dalam meningkatkan perbaikan administrasi pemerintahan, karena tidak mempunya...
Expectation vs reality: 6 Tapi nyatanya tidak terlihat perannya. Dalam pelayanan publik, LAN seharusnya punya kontribusi. ...
Possible Strategies ... <ul><li>External de-bottleneck-ing:  Linking Policy Research (PR) to Policy Making  + + + </li></u...
Links between PR – Policy Making
LAN dlm Konfigurasi Sistem Kebijakan Diadopsi dari Randall B. Ripley,  Policy Analysis in Political Science , Nelson-Hall ...
What’s Meta Model (of Research)? <ul><li>Terhadap  class of problems  tsb kemudian di- breakdown  kedalam problema (agenda...
Sinergi Unit Kajian LAN dlm Membangun Litbang Administrasi (Meta Model) LITBANG ADMINISTRASI KLB &  KSDA Kajian  OTDA Kaji...
Konsep Relasional “Kebijakan” dengan Unit / Substansi Kajian Lainnya di LAN (Meta Model) Kajian Man.  Kebijakan Relasi 1: ...
Closing remark: Back to Basic! <ul><li>Keputusan Pemerintah untuk mendirikan LAN, yang berarti bahwa Pemerintah secara teg...
We love you Proud of you …  Taking care of you … and Promise to make you better and better! Dirgahayu LAN ... Be number ON...
Looking forward to your bright ideas … Thank You !
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Administrasi Negara, LAN dan Manajemen Kajian

1,372 views

Published on

"Sebuah Upaya Memaknai Peran & Posisi LAN Dalam Membangun SANKRI"

Disampaikan dalam Diskusi Lintas Generasi dalam rangka HUT RI ke-65 dan HUT LAN ke-53

Jakarta, 4 Agustus 2010

2 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • kebetulan donloadnya tidak di aktifkan nya
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Untuk mendownloadnya bagai mana Bapak
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
1,372
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
2
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Administrasi Negara, LAN dan Manajemen Kajian

  1. 1. ADMINISTRASI NEGARA, LAN dan MANAJEMEN KAJIAN Disampaikan dalam Diskusi Lintas Generasi dalam rangka HUT RI ke-65 dan HUT LAN ke-53 Jakarta, 4 Agustus 2010 PKP2A III LAN Upaya Memaknai Peran & Posisi LAN Dalam Membangun SANKRI
  2. 2. External Concerns … <ul><li>Lemahnya link antara policy research dengan policy making , yang mengakibatkan masih maraknya symbolic-policy dan kebijakan yg tidak berbasis bukti 2 faktual (evidence-based policy ) . </li></ul><ul><li>Gejala pergeseran kompetensi kelembagaan kearah general competence dan kehilangan specific competence-nya (bisa apa saja, apa saja bisa). </li></ul><ul><li>Adanya expectation-gap dari stakeholders thd LAN  munculnya pertanyaan di berbagai forum: “Apa peran LAN dalam … ?” </li></ul>
  3. 3. Internal Curiosity … <ul><li>Gejala divergensi fungsi Kajian dan Diklat . Kajian cenderung konsentrasi pada perbaikan kebijakan, sedang Diklat fokus ke peningkatan kompetensi SDM. </li></ul><ul><li>Khusus lingkup Kajian: Indikasi ketidakjelasan wilayah substansi dan belum ada inter-linkages antar unit kajian di LAN . </li></ul><ul><li>Belum ada sebuah “Meta Model” yg menjelaskan posisi dan kontribusi masing 2 Pusat Kajian dalam membangun SANKRI. Justru yg terjadi adalah indikasi kegiatan yg overlap, tidak sinergis, berjalan secara divergen. Harusnya: parties “become known” to each other. </li></ul><ul><li>Perlu dibangun konsensus antar Pusat Kajian menyangkut wilayah substansi, inter-linkages antar unit; target capaian masing 2 , dll  Renstra Litbang Administrasi? </li></ul>
  4. 4. Where r we now? (Strategic Positioning) A2 B2 B1 A1 Expectation Capacity A1 : high expectation, high capacity  stars, heroes A2 : high expectation, low capacity  impotent B1 : high capacity, low expectation  supercilious B2 : low capacity, low expectation  waste, predator
  5. 5. Where r we now? (2) <ul><li>Peringkat 28 dari 74 instansi pemerintah  hasil penilaian Kemenneg PAN 2009.*) </li></ul><ul><li>7 keberhasilan + 9 kegagalan = defisit 2 point  hasil penilaian pengamat pemerintahan, pengamat politik, pemerhati kebijakan pemerintah, LSM & anggota DPR. </li></ul>*) BPN berada di peringkat 65. Sumber: Harian Rakyat Merdeka, Minggu 29-11-09
  6. 6. Expectation vs reality: 1 Kenyataannya sejak reformasi bergulir mental aparatur kita masih sama saja dengan zaman Orde Baru. LAN telah gagal total dalam menjalankan tugasnya. LAN seharusnya mempunyai peran vital dalam memperbaiki birokrasi, terutama dalam peningkatan mental pejabat Reality Expectation Umar S Bakry, Sekjen Asosiasi Riset Opini Publik (AROPI)
  7. 7. Expectation vs reality: 2 LAN salah satu intansi yang bisa memberikan masukan terhadap negara. Tapi sayang fungsi itu tidak dijalankan secara benar. Perlu pembenahan terhadap mental pejabat negara yang rusak secara total. Reality Expectation Tom Pasaribu, Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP31)
  8. 8. Expectation vs reality: 3 Kinerja LAN dalam menata dan memperbaiki administrasi negara sudah lumayan. Namun,  belum diberi pada posisi penting di birokrasi. Keberadaan LAN dianggap ada tapi tidak ada. Sebab, hasil kajiannya terkait penataan administrasi negara jarang ditindaklanjuti pemerintah. pemerintah. Fungsi LAN sangat strategis karena harus mengatur kelembagaan, ketatalaksanaan, dan SDM aparatur negara. Reality Expectation Agun Gunandjar Sudarsa, Anggota Komisi II DPR
  9. 9. Expectation vs reality: 4 Lemahnya pemahaman pejabat di Departemen (instansi pemerintah) dalam melaksanakan perbaikan administrasi. Keberadaan LAN sudah banyak membantu departemen dalam menerapkan sistem standarisasi administrasi. Reality Expectation Andi W Syahputra, Pengamat Pemerintahan, Sekretaris Eksekutif Government Watch (Gowa)
  10. 10. Expectation vs reality: 5 LAN belum maksimal dalam meningkatkan perbaikan administrasi pemerintahan, karena tidak mempunyai wewenang untuk memberikan sanksi. LAN harus meningkatkan koordinasi dengan Kemenneg PAN dan BKN dalam pelaksanaan reformasi birokrasi. Reality Expectation Denny Taloga, Pemerhati Kebijakan Pemerintahan; Pembina Lumbung Informasi Rakyat (LIRA)
  11. 11. Expectation vs reality: 6 Tapi nyatanya tidak terlihat perannya. Dalam pelayanan publik, LAN seharusnya punya kontribusi. Reality Expectation Ade Irawan, Manajer Monitoring Pelayanan Publik ICW Tapi nyatanya tidak terlihat perannya. Dalam pelayanan publik, LAN seharusnya punya kontribusi. Reality Expectation Andrinof A Chaniago, Pengamat Politik UI
  12. 12. Possible Strategies ... <ul><li>External de-bottleneck-ing: Linking Policy Research (PR) to Policy Making + + + </li></ul><ul><ul><li>+ Perkuat Networking dengan K/L/Pemda. </li></ul></ul><ul><ul><li>+ Perkuat Citra sebagai Mitra . </li></ul></ul><ul><li>Internal de-bottleneck-ing: Creating Meta-Model in Administrative Studies/Research + + + </li></ul><ul><ul><li>+ Pemetaan ulang kompetensi institusi. </li></ul></ul><ul><ul><li>+ Review (analisis) jabatan secara total. </li></ul></ul><ul><ul><li>+ Evaluasi oleh Stakeholder (melalui survei), tidak cukup refleksi internal setahun sekali. </li></ul></ul>
  13. 13. Links between PR – Policy Making
  14. 14. LAN dlm Konfigurasi Sistem Kebijakan Diadopsi dari Randall B. Ripley, Policy Analysis in Political Science , Nelson-Hall Publisher, Chicago. PT & Lembaga Riset lainnya LAN K/L terkait DPR-RI Pemda Prov & Kab/Kot Pelaksanaan Kajian & Penyusunan Naskah Akademis Formulasi & Legitimasi Kebijakan Implementasi Kebijakan Evaluasi thd Implemen- tasi, Kinerja & Dampak Kebijakan Kebijakan Baru Agenda Pemerintah Kebijakan Tindakan Kebijakan Kinerja & Dampak Kebijakan
  15. 15. What’s Meta Model (of Research)? <ul><li>Terhadap class of problems tsb kemudian di- breakdown kedalam problema (agenda) kajian di masing unit, serta tolok ukur kinerjanya. </li></ul><ul><li>Analysis, construction and development of the frames, rules, constraints, models and theories applicable and useful for modeling a predefined class of problems. </li></ul><ul><li>Mungkinkah kita membangun Meta Model Kajian / Litbang Administrasi? </li></ul><ul><li>Class of problems dalam Litbang Administrasi </li></ul><ul><ul><li>How to strengthen Public Administration? </li></ul></ul><ul><ul><li>How to run Bureaucratic Reform successfully </li></ul></ul>
  16. 16. Sinergi Unit Kajian LAN dlm Membangun Litbang Administrasi (Meta Model) LITBANG ADMINISTRASI KLB & KSDA Kajian OTDA Kajian HAN KAI & SIOAN YAN & JAK
  17. 17. Konsep Relasional “Kebijakan” dengan Unit / Substansi Kajian Lainnya di LAN (Meta Model) Kajian Man. Kebijakan Relasi 1: KMK – Klb & SDA Relasi 2: KMK – OTDA Relasi 3: KMK – Pelayanan Relasi 5: KMK – HAN Relasi 4: KMK – KAI/SIOAN B E C D A
  18. 18. Closing remark: Back to Basic! <ul><li>Keputusan Pemerintah untuk mendirikan LAN, yang berarti bahwa Pemerintah secara tegas hendak membangun Public Administration di Indonesia, adalah suatu titik perubahan pokok di dalam sejarah kenegaraan kita . Dengan keputusan tersebut kita meninggalkan azas Negara Hukum yang kita pelajari dari Belanda, dan dengan tidak meninggalkan HUKUM itu, kita sekarang sedang menuju ke suatu ”Negara Administratif” ... </li></ul><ul><li>Dalam ”Negara Hukum” kewajiban pokok dari Pemerintah hanyalah memelihara keamanan dan ketertiban ( peace and order ), sedang di dalam ”Negara Administratif”, Pemerintah ikut aktif menyelenggarakan usaha-usaha untuk memperbesar kemakmuran masyarakat dan Negara ... </li></ul><ul><li>Dengan mendirikan LAN ini, Pemerintah ingin mempercepat proses perubahan jiwa Pegawai-pegawai Negeri kita, yang pada masa ini masih selalu menjadi ejekan masyarakat, yaitu perubahan dari pegawai negeri yang ”hanya menjalankan peraturan” saja ke Pegawai Negeri Indonesia yang BARU, yang mempunyai entrepreneurship dan leadership yang berjiwa sebagai ”managers of the state” atau ”public managers” yang penuh inisiatif sendiri serta berjiwa dinamis, dan yang selalu berusaha untuk mempertinggi produktivitas kerja, produktivitas negara, produktivitas modal nasional, dan sebagainya ... </li></ul><ul><li>(Pidato Prof. Dr. Mr. Prajudi Atmosudirdjo pada prosesi </li></ul><ul><li>Pelantikan sebagai Direktur LAN, 5 Mei 1958) </li></ul>
  19. 19. We love you Proud of you … Taking care of you … and Promise to make you better and better! Dirgahayu LAN ... Be number ONE, now & forever!
  20. 20. Looking forward to your bright ideas … Thank You !

×