Reproduksi virus
Virus hanya dapat bereproduksi
pada media sel atau jaringan
hidup.
Proses reproduksi virus sering
diseb...
Lanjutan…
I. Siklus lisis ini melalui 5 fase yaitu:
1. Adsorpsi
ujung ekor Bakterifage menempel
pada dinding sel Escherich...
3. Eklifase
 Setelah DNA virus bercampur dengan
sitoplasma bakteri, DNA virus
mengambil alih fungsi kontrol DNA
dalam sin...
4. Pembentukan virus baru
 Setelah terbentuk DNA dari tubuh
virus melalui proses yang kompleks
selanjutnya dbentuk virus-...
5. Pemecahan sel inang atau lisis
 DNA dari bakteriofage yang masuk e dalam sel
bakteri tanpa membentuk virion. Hal ini
d...
II. Fase-fase pada virus
Fase inisiasi:
 Virus menempel pada membran sel (attachment)
 Virus masuk ke dalam sel (penetra...
D. Peranan virus dalam
kehidupan1. Virus pada tumbuhan
a.Mosaik
 virus yang menyebabkan bercak-
bercak kuning pada daun.
...
b. Tungro
 Virus yang
menyerang
tanaman padi
sehingga
menjadi kerdil.
 Penyebaran
virus ini dari
tanaman satu ke
tanaman...
c. Citrus Vein Phloem Degeneration ( CVPD )
 Virus yang menyebabkan floem pada
tanaman jeruk rusak.
 Jika tanaman jeruk ...
2. Virus pada hewan
a. New Castle Disease (NCD)
 Virus ini menyerang saraf hewan ternak unggas
seperti ayam, burung dan i...
Lanjutan…
c. Avian Influenza
 Atau sering
disebut penyakit
flu burung
menyerang
burung/ unggas
 Influenza pada
unggas it...
d. Rous Sarcoma Virus (RSV)
 Virus penyebab kanker pada ayam.
e. Papovavirus
 Virus penyebab penyakit kulit (kutil)
dan ...
Lanjutan…
f. Adenovirus
 Virus penyebab infeksi pada paru-paru dan
tumor.
g. Herpes
 Virus penyebab penyakit cacar air, ...
2. Virus pada
manusia
a. Cacar
 Penyakit ini banyak
menyerang anak-
anak
 Penyakit ini
meninggalkan
bekas pada kulit
pen...
b. Influenza
 Virus ini menyerang saluran
pernapasan sehingga penderita
mengalami sulit bernapas.
 Virus ini juga dapat ...
c. Rabies
 Penyakit ini sering disebut penyakit anjing
gila
 Sebenarnya rabies adalah penyakit pada
hewan namun dapat pu...
d. Polio
 Virus ini
menyerang saraf
pada sistem gerak
anak balita.
 Virus ini
menyebabkan
kelumpuhan pada
anggot gerak
b...
f. Human Immunodeficiecy Virus
(HIV)
 Virus yang menyebabkan
penyakit Acquired Immune
Defciency Syndrome (AIDS)
penyakit...
g. Hepatitis
 Terdiri dari hepatitis A dan hepatitis B
 Virus hepatitis A dan hepatitis B
menyebabkan orang yang terinfe...
h. Paramyxovirus
 Paramyxovirus adalah semacam
virus ARN yang selanjutnya
mengalami replikasi menjadi mARN.
Paramyxovirus...
Reproduksi virus.  bag.2
Reproduksi virus.  bag.2
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Reproduksi virus. bag.2

1,716 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,716
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
22
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Reproduksi virus. bag.2

  1. 1. Reproduksi virus Virus hanya dapat bereproduksi pada media sel atau jaringan hidup. Proses reproduksi virus sering disebut replikasi. Proses replikasi virus semenjak menempel pada sel inang hingga terbentuknya virus baru yang disebut siklus lisis. Siklus lisis virus yang telah berhasil diteliti adalah siklus lisis virus T/ Bakteriofage yang menyerang bakteri usus Escherichia coli.
  2. 2. Lanjutan… I. Siklus lisis ini melalui 5 fase yaitu: 1. Adsorpsi ujung ekor Bakterifage menempel pada dinding sel Escherichia coli yang masih dalam keadaan normal. 2. Penetrasi sel inang Kulit ujung ekor virus dengan didinding sel Escherichia coli yang telah menyatu tersebut larut sehingga terbentuklah saluran dari tubuh virus ke sitoplasma sel bakteri. Melelui saluran ini DNA virus masuk ke sitoplasma sel bakteri dan bercampur dengannya.
  3. 3. 3. Eklifase  Setelah DNA virus bercampur dengan sitoplasma bakteri, DNA virus mengambil alih fungsi kontrol DNA dalam sintesis protein didalam sitoplasma bakteri.  Lalu DNA virus mengendalikan pembentukan DNA virus baru serta mengendalikan pembentukan proten dinding tubuh virus dengan menggunakan bahan yang tersedia dalam sitoplasma bakteri.
  4. 4. 4. Pembentukan virus baru  Setelah terbentuk DNA dari tubuh virus melalui proses yang kompleks selanjutnya dbentuk virus-virus baru.  Didalam setiap sel bakteri dapat dihasilkan ratusan virus-virus baru.
  5. 5. 5. Pemecahan sel inang atau lisis  DNA dari bakteriofage yang masuk e dalam sel bakteri tanpa membentuk virion. Hal ini dikarnakan bakteri-bakteri mempunyai daya tahan sehingga virus menjadi tidak virulen (virus tidak ganas).  DNA virus yang menempel pada DNA bakteri akan membentuk gen asing yang disebut profage  Jika bakteri yang mengandung profage berkembang biak maka akan dihasilkan bakteri yang mengandung profage pula. fase pembiakan semacam ini disebut daur lisogenik. Seandainya imunitas bakteri hilang maka profage akan menjadi virulen dan berlanjut dengan daur lisis lagi.
  6. 6. II. Fase-fase pada virus Fase inisiasi:  Virus menempel pada membran sel (attachment)  Virus masuk ke dalam sel (penetration)  Selubung virus terbuka (uncoating) Fase replikasi:  Sintesis DNA  Sintesis RNA  Sintesis protein Fase pelepasan (release):  Perakitan virus (assembly)  Pendewasaan virus (maturation)  Keluarnya virus dari sel (exit from cell)
  7. 7. D. Peranan virus dalam kehidupan1. Virus pada tumbuhan a.Mosaik  virus yang menyebabkan bercak- bercak kuning pada daun.  Bercak ini lalu menggembung berwarna hijau sehingga menghambat pertumbuhan daun tembakau.
  8. 8. b. Tungro  Virus yang menyerang tanaman padi sehingga menjadi kerdil.  Penyebaran virus ini dari tanaman satu ke tanaman lain terjadi melalui perantara serangga yaitu wereng cokelat dan wereng hijau.
  9. 9. c. Citrus Vein Phloem Degeneration ( CVPD )  Virus yang menyebabkan floem pada tanaman jeruk rusak.  Jika tanaman jeruk terserang sebaiknya di cabut dan segera dibakar. d. Potato Yellow Dwarf  Virus yang menyerang tanaman kentang  Penularannya dapat dengan perantara serangga yang menggigit atau menusuk.  Selain itu dapat terjadi karna perlakuaan okulasi atau lewat tumbuhan parasit lainnya.
  10. 10. 2. Virus pada hewan a. New Castle Disease (NCD)  Virus ini menyerang saraf hewan ternak unggas seperti ayam, burung dan itik.  Penyakit ini sering disebut tetelo/ parrot fever  Umumnya penularannya melalui konta lansung  Cara pencegahnnya denganmemberkan vaksin NCD. b. Foot and Mouth Disease  Virus yang menyerang hewan ternak seperti kerbau, sapi, domba dan kuda.  Virus ini terutama menyerang pada bagian mulut sekitar gigi, jari kaki, kuku dan putting susu.  Penularannya terjadi dengan kontak langsung pada cairan mulut,hidung, tinja, air kemih, dan air susu.  Hewan ternak tidak bisa berjalan dan tidak mau makan.
  11. 11. Lanjutan… c. Avian Influenza  Atau sering disebut penyakit flu burung menyerang burung/ unggas  Influenza pada unggas itu dibawa oleh virus influenza tipe A dari famili Orthomyxo miridae.  Virus ini menimbulkan gejala gangguan pernapasan pada unggas.
  12. 12. d. Rous Sarcoma Virus (RSV)  Virus penyebab kanker pada ayam. e. Papovavirus  Virus penyebab penyakit kulit (kutil) dan tumor
  13. 13. Lanjutan… f. Adenovirus  Virus penyebab infeksi pada paru-paru dan tumor. g. Herpes  Virus penyebab penyakit cacar air, infeksi alat kelamin dan kanker.  Virus herpes merupakan virus ADN dengan rantai ganda yang kemudian disalin menjadi mARN. h. Rabies  Virus yang menyebabkan radang selaput otak pada anjing, kucing dan kera.  Penyakit rabies dapat menular pada manusia.
  14. 14. 2. Virus pada manusia a. Cacar  Penyakit ini banyak menyerang anak- anak  Penyakit ini meninggalkan bekas pada kulit penderita yang telah sembuh.  Pada tahun 1996 Edward Jenner berhasil menemukan vaksin yang dapat mencegah penyakit cacar yaitu vaksin cacar
  15. 15. b. Influenza  Virus ini menyerang saluran pernapasan sehingga penderita mengalami sulit bernapas.  Virus ini juga dapat menyerang kulit maupun tulang.  Penyakit ini sering mewabah pada musim pancaroba.  Siklus replikasi virus influenza hampir same dengan siklus replikasi virus herpes. Hanya saja, pada virus influenza materi genetiknya berupa rantai tunggal ARN yang kemudian mengalami replikasi menjadi mARN.
  16. 16. c. Rabies  Penyakit ini sering disebut penyakit anjing gila  Sebenarnya rabies adalah penyakit pada hewan namun dapat pula menyebabkan penyakit pada manusia.  Penyakit rabies di tularkan dari hewan penderta rabies kepada manusia melalui gigitan.  Contoh hewan yang dapat mederita/membawa virus ini adalah anjing, kusing, kera.  Penyaki ini dapa dicegah dengn menggunakan vakinrabies yang pertama kali ditemukan oleh Louis Pasteur pada tahun 1881.
  17. 17. d. Polio  Virus ini menyerang saraf pada sistem gerak anak balita.  Virus ini menyebabkan kelumpuhan pada anggot gerak bawah/kaki.  Penyakit ini dapat dicegah dengan memberikan vaksin polio yang diberkan secra oral (melalui mulut) pada anak balita.  Vaksin polio ditemukan oleh Jonas Salk. e. Demam berdarah  Virus penyebab DBD dapat menyebaban menurunnya kadar trombosit dan dapat menyebabkan pecahnya kapiler darah.  Gejala yng tmpk adalah timbulnya bercak-bercak merah pada kulit penderita.  Virus penyebab DBD ditularkan dari orang yang terkena DBD ke orang yang sehat dengan perantara nyamuk Aedes aegypti.
  18. 18. f. Human Immunodeficiecy Virus (HIV)  Virus yang menyebabkan penyakit Acquired Immune Defciency Syndrome (AIDS) penyakit AIDS (acquired immune deficiency syndrome), yaitu suatu penyakit yang mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh penderita penyakit tersebut disebabkan oleh virus HIV yang secara khusus menyerang sel darah putih.
  19. 19. g. Hepatitis  Terdiri dari hepatitis A dan hepatitis B  Virus hepatitis A dan hepatitis B menyebabkan orang yang terinfeksi menderita penyakit hepatitis A dan hepaitis B.  Virus hepatitis B sangat ditakuti orang karna menyebabkan penyakit hati  Virus hepatitis A menyebabkan orang yang terinfeksi menderita penyakit hepatitis A. penyakit ini dapat disembuhkan dengan cukupistirahat dan mengkonsumsi makanan bergizi.
  20. 20. h. Paramyxovirus  Paramyxovirus adalah semacam virus ARN yang selanjutnya mengalami replikasi menjadi mARN. Paramyxovirus merupakan penyebab penyakit campak dan gondong.

×