SlideShare a Scribd company logo
1 of 12
MASALAH POKOK EKONOMI

     * WHAT (APA dan berapa) YANg HARUS
           DIPRODUKSI?
* HOW (BAGAIMANA) CARA MEMPRODUKSI?
     * FOR WHOM (UNTUK SIAPA) BARANG
           DIPRODUKSI?
WHAT ?

• BARANG APA YANG HARUS DIPRODUKSI?
        * PRIMER? (Kebutuhan pokok: beras)
           * SEKUNDER? (mebeler, elektronik,dll)
           * TERSIER? (mobil, dll)


• jASA APA YANG HARUS DIPRODUKSI?
  (pendidikan, transportasi, klinik, dll)
HOW?
  – CAPITAL INTENSIVE (PADAT MODAL) : SUATU
    PERUSAHAAN LEBIH BANYAK MENGGUNAKAN MESIN DARIPADA TENAGA
    MANUSIA DALAM MELAKSANAKAN PROSES PRODUKSI.



• LABOUR INTENSIVE (PADAT KARYA) : TENAGA
 MANUSIA LEBIH BANYAK DIGUNAKAN DARIPADA MESIN DALAM
 MELAKSANAKAN PROSES PRODUKSI.
FOR WHOM?
•   STRATA EKONOMI MASYARAKAT
•   JENIS KELAMIN
•   MATA PENCAHARIAN/PEKERJAAN
•   PENDIDIKKAN
•   AGAMA
•   ADAT ISTIADAT
•   KEBUDAYAAN
•   LETAK GEOGRAFIS
•   USIA
•   DLL.
CARA PEMECAHAN MASALAH
            EKONOMI

• MEKANISME PASAR
• KURVVA KEMUNGKINAN PRODUKSI
• BERDASARKAN PENDAPAT PARA PAKAR
  EKONOMI
MEKANISME PASAR

• PERMINTAAN KONSUMEN DAN
  KESANGGUPAN PENAWARAN PRODUSEN

• KEMAMPUAN DAYA BELI KONSUMEN

• KESEPAKATAN ANTARA KONSUMEN/PEMBELI
  DAN PRODUSEN/PENJUAL
BATAS KEMUNGKINAN PRODUKSI :

• BATAS KEMAMPUAN SUATU
  MASYARAKAT UNTUK
  MEMPRODUKSI BARANG DAN
  JASA
ASUMSI BATAS KEMUNGKINAN
        PRODUKSI DAN KURVA
      KEMUNGKINAN PRODUKSI
• SEMUA FAKTOR PRODUKSI SEPENUHNYA
  DIGUNAKAN (FULL EMPLOYMENT)
• JUMLAH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TIDAK DAPAT
  DITAMBAH (CONSTANT)
• TINGKAT TEKNOLOGI TIDAK MENGALAMI
  PERUBAHAN (CONSTANT)
• HANYA DAPAT DIHASILKAN DUA JENIS BARANG
• BIAYA KESEMPATAN (OPPORTUNITY COST) SEMAKIN
  MENINGKAT
KURVA KEMUNGKINAN PRODUKSI

    6


B   5
A
R
A   4
N
G
P   3
E
R
T   2
A
N
I   1
A
N
    0
        0       5         10          15   20


                    BARANG INDUSTRI
OPPORTUNITY COST (BIAYA KESEMPATAN)

• APABILA SATU BARANG PERTANIAN HARUS
  DIHASILKAN MAKA LEBIH BANYAK
  PENGORBANAN YANG HARUS DILAKUKAN
  DALAM PRODUKSI BARANG INDUSTRI UNTUK
  MEMPEROLEH 1 UNIT TAMBAHAN BARANG
  PERTANIAN TSB.
HUKUM BIAYA KESEMPATAN
     (OPPORTUNITY COST LAW)
• APABILA SUATU BARANG (BARANG
  PERTANIAN) SUDAH SEMAKIN BANYAK, MAKA
  BIAYA KESEMPATAN (OPPORTUNITY COST)
  UNTUK MEMPROLEH SATU UNIT TAMBAHAN
  BARANG TERSEBUT (BARANG PERTANIAN)
  MENJADI SEMAKIN BESAR DAN PRODUKSI
  BARANG INDUSTRI MENJADI TURUN.
SEKIAN
     &
TERIMA KASIH

More Related Content

Similar to EKONOMI

Pengantar bisnis
Pengantar bisnisPengantar bisnis
Pengantar bisnisArib Herzi
 
presentasi managing competitive n monopolistic (1).pptx
presentasi managing competitive n monopolistic (1).pptxpresentasi managing competitive n monopolistic (1).pptx
presentasi managing competitive n monopolistic (1).pptxrahmiiryanti1
 
Konsep Bisnis
Konsep BisnisKonsep Bisnis
Konsep BisnisPynatih3
 
Pengantar Bisnis
Pengantar BisnisPengantar Bisnis
Pengantar BisnisSelfia Dewi
 
Pengantar_Bisnis_Semester_1.pptx
Pengantar_Bisnis_Semester_1.pptxPengantar_Bisnis_Semester_1.pptx
Pengantar_Bisnis_Semester_1.pptxTangkasBudi
 
Sosiologi pertanian (kelembagaan pertanian)1
Sosiologi  pertanian (kelembagaan  pertanian)1Sosiologi  pertanian (kelembagaan  pertanian)1
Sosiologi pertanian (kelembagaan pertanian)1Imo Priyanto
 
Pengenalan ilmu ekonomi stpm
Pengenalan ilmu ekonomi stpmPengenalan ilmu ekonomi stpm
Pengenalan ilmu ekonomi stpmNur Firdaus
 
Utf 8''pengantar bisnis (1)
Utf 8''pengantar bisnis (1)Utf 8''pengantar bisnis (1)
Utf 8''pengantar bisnis (1)lsm ipkab
 
Eb Model Pemberdayaan B
Eb Model Pemberdayaan BEb Model Pemberdayaan B
Eb Model Pemberdayaan Bguestda53ab
 
6 Inovasi & Kewirausahaan
6 Inovasi & Kewirausahaan6 Inovasi & Kewirausahaan
6 Inovasi & KewirausahaanDhimas kasep
 
Slide pengantar bisnis tm 2
Slide pengantar bisnis tm 2Slide pengantar bisnis tm 2
Slide pengantar bisnis tm 2Asep suryadi
 
Bab industri (alia)
Bab industri (alia)Bab industri (alia)
Bab industri (alia)Alia Jessica
 
Interaksi Manusia dan Teknologi dalam Era Globalisasi
Interaksi Manusia dan Teknologi dalam Era GlobalisasiInteraksi Manusia dan Teknologi dalam Era Globalisasi
Interaksi Manusia dan Teknologi dalam Era GlobalisasiAnang Zaini Gani
 
PRESENTASI USAHA KEMITRAAN UKM & AGRO BUSINESS CENTER
PRESENTASI USAHA KEMITRAAN UKM & AGRO BUSINESS CENTERPRESENTASI USAHA KEMITRAAN UKM & AGRO BUSINESS CENTER
PRESENTASI USAHA KEMITRAAN UKM & AGRO BUSINESS CENTERBrassindo Persada
 
Materi SAP Pasar dan Pemasaran
Materi SAP Pasar dan PemasaranMateri SAP Pasar dan Pemasaran
Materi SAP Pasar dan Pemasaransafiranurulita12
 
Pengantar bisnis ( PPT )
Pengantar bisnis ( PPT )Pengantar bisnis ( PPT )
Pengantar bisnis ( PPT )pesta356
 

Similar to EKONOMI (20)

Pengantar bisnis
Pengantar bisnisPengantar bisnis
Pengantar bisnis
 
presentasi managing competitive n monopolistic (1).pptx
presentasi managing competitive n monopolistic (1).pptxpresentasi managing competitive n monopolistic (1).pptx
presentasi managing competitive n monopolistic (1).pptx
 
Konsep Bisnis
Konsep BisnisKonsep Bisnis
Konsep Bisnis
 
Pengantar Bisnis
Pengantar BisnisPengantar Bisnis
Pengantar Bisnis
 
Pengantar_Bisnis_Semester_1.pptx
Pengantar_Bisnis_Semester_1.pptxPengantar_Bisnis_Semester_1.pptx
Pengantar_Bisnis_Semester_1.pptx
 
Sosiologi pertanian (kelembagaan pertanian)1
Sosiologi  pertanian (kelembagaan  pertanian)1Sosiologi  pertanian (kelembagaan  pertanian)1
Sosiologi pertanian (kelembagaan pertanian)1
 
Pengenalan ilmu ekonomi stpm
Pengenalan ilmu ekonomi stpmPengenalan ilmu ekonomi stpm
Pengenalan ilmu ekonomi stpm
 
Bagai mana memulai bisnis
Bagai mana memulai bisnisBagai mana memulai bisnis
Bagai mana memulai bisnis
 
Utf 8''pengantar bisnis (1)
Utf 8''pengantar bisnis (1)Utf 8''pengantar bisnis (1)
Utf 8''pengantar bisnis (1)
 
Eb Model Pemberdayaan B
Eb Model Pemberdayaan BEb Model Pemberdayaan B
Eb Model Pemberdayaan B
 
6 Inovasi & Kewirausahaan
6 Inovasi & Kewirausahaan6 Inovasi & Kewirausahaan
6 Inovasi & Kewirausahaan
 
Slide pengantar bisnis tm 2
Slide pengantar bisnis tm 2Slide pengantar bisnis tm 2
Slide pengantar bisnis tm 2
 
Bab industri (alia)
Bab industri (alia)Bab industri (alia)
Bab industri (alia)
 
Marketing_plan_Semen_Gresik.pptx
Marketing_plan_Semen_Gresik.pptxMarketing_plan_Semen_Gresik.pptx
Marketing_plan_Semen_Gresik.pptx
 
Interaksi Manusia dan Teknologi dalam Era Globalisasi
Interaksi Manusia dan Teknologi dalam Era GlobalisasiInteraksi Manusia dan Teknologi dalam Era Globalisasi
Interaksi Manusia dan Teknologi dalam Era Globalisasi
 
PRESENTASI USAHA KEMITRAAN UKM & AGRO BUSINESS CENTER
PRESENTASI USAHA KEMITRAAN UKM & AGRO BUSINESS CENTERPRESENTASI USAHA KEMITRAAN UKM & AGRO BUSINESS CENTER
PRESENTASI USAHA KEMITRAAN UKM & AGRO BUSINESS CENTER
 
Pengantar bisnis
Pengantar bisnisPengantar bisnis
Pengantar bisnis
 
Materi SAP Pasar dan Pemasaran
Materi SAP Pasar dan PemasaranMateri SAP Pasar dan Pemasaran
Materi SAP Pasar dan Pemasaran
 
Pengantar bisnis ( PPT )
Pengantar bisnis ( PPT )Pengantar bisnis ( PPT )
Pengantar bisnis ( PPT )
 
2014 11-03 - prd week 2 rolling
2014 11-03 - prd week 2 rolling2014 11-03 - prd week 2 rolling
2014 11-03 - prd week 2 rolling
 

More from tri wulandari

Koperasi Sebagai Badan Usaha
Koperasi Sebagai Badan UsahaKoperasi Sebagai Badan Usaha
Koperasi Sebagai Badan Usahatri wulandari
 
Badanusaha Dalam Kewirausahaan
Badanusaha Dalam KewirausahaanBadanusaha Dalam Kewirausahaan
Badanusaha Dalam Kewirausahaantri wulandari
 
PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASIPENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASItri wulandari
 
Bab ii manajemen strategis strategi
Bab ii manajemen strategis   strategiBab ii manajemen strategis   strategi
Bab ii manajemen strategis strategitri wulandari
 
Bab i manajemen strategis
Bab i manajemen strategisBab i manajemen strategis
Bab i manajemen strategistri wulandari
 
5 CONTOH DIKOTIL PADA SAYUR-SAYURAN DAN 5 CONTOH MONOKOTIL UNTUK SUKU PALMAE
5 CONTOH DIKOTIL PADA SAYUR-SAYURAN DAN  5 CONTOH MONOKOTIL UNTUK SUKU PALMAE5 CONTOH DIKOTIL PADA SAYUR-SAYURAN DAN  5 CONTOH MONOKOTIL UNTUK SUKU PALMAE
5 CONTOH DIKOTIL PADA SAYUR-SAYURAN DAN 5 CONTOH MONOKOTIL UNTUK SUKU PALMAEtri wulandari
 
presentasi pkn"Membina Kesadaran Berkonstitusi"
presentasi pkn"Membina Kesadaran Berkonstitusi"presentasi pkn"Membina Kesadaran Berkonstitusi"
presentasi pkn"Membina Kesadaran Berkonstitusi"tri wulandari
 
Presentation .membina kesadaran berkonstitusi
Presentation .membina kesadaran berkonstitusiPresentation .membina kesadaran berkonstitusi
Presentation .membina kesadaran berkonstitusitri wulandari
 
Pendahuluan fisika dasar
Pendahuluan fisika dasarPendahuluan fisika dasar
Pendahuluan fisika dasartri wulandari
 

More from tri wulandari (15)

Sukses
SuksesSukses
Sukses
 
Koperasi Sebagai Badan Usaha
Koperasi Sebagai Badan UsahaKoperasi Sebagai Badan Usaha
Koperasi Sebagai Badan Usaha
 
Jati Diri Koperasi
Jati Diri KoperasiJati Diri Koperasi
Jati Diri Koperasi
 
Badanusaha Dalam Kewirausahaan
Badanusaha Dalam KewirausahaanBadanusaha Dalam Kewirausahaan
Badanusaha Dalam Kewirausahaan
 
Proses Koperasi
Proses KoperasiProses Koperasi
Proses Koperasi
 
MANAJEMEN KOPERASI
MANAJEMEN KOPERASIMANAJEMEN KOPERASI
MANAJEMEN KOPERASI
 
PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASIPENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
 
KONSEP KOPERASI
KONSEP KOPERASIKONSEP KOPERASI
KONSEP KOPERASI
 
Bab ii manajemen strategis strategi
Bab ii manajemen strategis   strategiBab ii manajemen strategis   strategi
Bab ii manajemen strategis strategi
 
Bab i manajemen strategis
Bab i manajemen strategisBab i manajemen strategis
Bab i manajemen strategis
 
5 CONTOH DIKOTIL PADA SAYUR-SAYURAN DAN 5 CONTOH MONOKOTIL UNTUK SUKU PALMAE
5 CONTOH DIKOTIL PADA SAYUR-SAYURAN DAN  5 CONTOH MONOKOTIL UNTUK SUKU PALMAE5 CONTOH DIKOTIL PADA SAYUR-SAYURAN DAN  5 CONTOH MONOKOTIL UNTUK SUKU PALMAE
5 CONTOH DIKOTIL PADA SAYUR-SAYURAN DAN 5 CONTOH MONOKOTIL UNTUK SUKU PALMAE
 
Artis favorit
Artis favoritArtis favorit
Artis favorit
 
presentasi pkn"Membina Kesadaran Berkonstitusi"
presentasi pkn"Membina Kesadaran Berkonstitusi"presentasi pkn"Membina Kesadaran Berkonstitusi"
presentasi pkn"Membina Kesadaran Berkonstitusi"
 
Presentation .membina kesadaran berkonstitusi
Presentation .membina kesadaran berkonstitusiPresentation .membina kesadaran berkonstitusi
Presentation .membina kesadaran berkonstitusi
 
Pendahuluan fisika dasar
Pendahuluan fisika dasarPendahuluan fisika dasar
Pendahuluan fisika dasar
 

EKONOMI

  • 1. MASALAH POKOK EKONOMI * WHAT (APA dan berapa) YANg HARUS DIPRODUKSI? * HOW (BAGAIMANA) CARA MEMPRODUKSI? * FOR WHOM (UNTUK SIAPA) BARANG DIPRODUKSI?
  • 2. WHAT ? • BARANG APA YANG HARUS DIPRODUKSI? * PRIMER? (Kebutuhan pokok: beras) * SEKUNDER? (mebeler, elektronik,dll) * TERSIER? (mobil, dll) • jASA APA YANG HARUS DIPRODUKSI? (pendidikan, transportasi, klinik, dll)
  • 3. HOW? – CAPITAL INTENSIVE (PADAT MODAL) : SUATU PERUSAHAAN LEBIH BANYAK MENGGUNAKAN MESIN DARIPADA TENAGA MANUSIA DALAM MELAKSANAKAN PROSES PRODUKSI. • LABOUR INTENSIVE (PADAT KARYA) : TENAGA MANUSIA LEBIH BANYAK DIGUNAKAN DARIPADA MESIN DALAM MELAKSANAKAN PROSES PRODUKSI.
  • 4. FOR WHOM? • STRATA EKONOMI MASYARAKAT • JENIS KELAMIN • MATA PENCAHARIAN/PEKERJAAN • PENDIDIKKAN • AGAMA • ADAT ISTIADAT • KEBUDAYAAN • LETAK GEOGRAFIS • USIA • DLL.
  • 5. CARA PEMECAHAN MASALAH EKONOMI • MEKANISME PASAR • KURVVA KEMUNGKINAN PRODUKSI • BERDASARKAN PENDAPAT PARA PAKAR EKONOMI
  • 6. MEKANISME PASAR • PERMINTAAN KONSUMEN DAN KESANGGUPAN PENAWARAN PRODUSEN • KEMAMPUAN DAYA BELI KONSUMEN • KESEPAKATAN ANTARA KONSUMEN/PEMBELI DAN PRODUSEN/PENJUAL
  • 7. BATAS KEMUNGKINAN PRODUKSI : • BATAS KEMAMPUAN SUATU MASYARAKAT UNTUK MEMPRODUKSI BARANG DAN JASA
  • 8. ASUMSI BATAS KEMUNGKINAN PRODUKSI DAN KURVA KEMUNGKINAN PRODUKSI • SEMUA FAKTOR PRODUKSI SEPENUHNYA DIGUNAKAN (FULL EMPLOYMENT) • JUMLAH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TIDAK DAPAT DITAMBAH (CONSTANT) • TINGKAT TEKNOLOGI TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN (CONSTANT) • HANYA DAPAT DIHASILKAN DUA JENIS BARANG • BIAYA KESEMPATAN (OPPORTUNITY COST) SEMAKIN MENINGKAT
  • 9. KURVA KEMUNGKINAN PRODUKSI 6 B 5 A R A 4 N G P 3 E R T 2 A N I 1 A N 0 0 5 10 15 20 BARANG INDUSTRI
  • 10. OPPORTUNITY COST (BIAYA KESEMPATAN) • APABILA SATU BARANG PERTANIAN HARUS DIHASILKAN MAKA LEBIH BANYAK PENGORBANAN YANG HARUS DILAKUKAN DALAM PRODUKSI BARANG INDUSTRI UNTUK MEMPEROLEH 1 UNIT TAMBAHAN BARANG PERTANIAN TSB.
  • 11. HUKUM BIAYA KESEMPATAN (OPPORTUNITY COST LAW) • APABILA SUATU BARANG (BARANG PERTANIAN) SUDAH SEMAKIN BANYAK, MAKA BIAYA KESEMPATAN (OPPORTUNITY COST) UNTUK MEMPROLEH SATU UNIT TAMBAHAN BARANG TERSEBUT (BARANG PERTANIAN) MENJADI SEMAKIN BESAR DAN PRODUKSI BARANG INDUSTRI MENJADI TURUN.
  • 12. SEKIAN & TERIMA KASIH