Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
AHMAD SOLIHIN
NIP.197509 200501 1 004
1. TEORI BEHAVIORISME
 Menurut paham ini Belajar adalah kegiatan mengaitkan stimulus
dan respon (Sutawijaya & Afghani : 2...
2. TEORI KONSTRUKTIVISME
a. Teori Vigotsky (Konstruktivisme Sosial)
Lev Vigotsky (Rusia, 1896-1934)
Menurut Vigotsky,
 Se...
b. Teori Piaget (Konstruktivisme Individual)
Jean Piaget (Swiss, 1886-1980)
Menurut Piaget,
pengetahuan atau informasi ti...
3. Perbedaan dan persamaan teori vygotsky dan piaget
a. Perbedaan
1) teori vygotsky :Konstruksi itu terjadi secara sosial,...
 COOPERATIVE LEARNING : ROBERT E. SLAVIN
 CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) :
ELINE B. JOHNSON
 PROBLEM BASED LEARNING...
1. Pembelajaran Langsung (KBK 2004)
2. Pembelajaran Inkuiri
3. Strategi Pembelajaran Kooperatif (KBK 2004)
4. Contextual T...
a. Pengertian
Model pembelajaran langsung merupakan model
mengajar yang dirancang khusus untuk menunjang
proses belajar ya...
c. Tujuan pembelajaran langsung
Pengajaran
langsung
Penguasaan
pengetahuan yang
distrukturisasikan
dengan baik
Penguasaan
...
d. Sintaks atau langkah-langkah pembelajaran langsung
1) Menyampaikan tujuan dan menyiapkan siswa
2) Presentasi dan demons...
e. Membuat variasi pada pembelajaran
langsung
1)Pada struktur pelajarannya (siswa
kemampuan rendah-tinggi)
2)Pada presenta...
a. Pengertian
Inkuiri (Inkuiry) mengandung arti :pernyataan, atau pemeriksaan, ikut serta atau
terlibat dalam mengujukan p...
e. Langkah-langkah pembelajaran inkuiri
1) Pendapat I
a) Orientasi
b) Merumuskan masalah
c) Merumuskan hipotesis
d) Menguj...
Merupakan Penerapan ZDP dari Vigotsky
Empat tipe (strategi/pendekatan) dalam Pembelajaran Kooperatif:
a. Tipe STAD (Studen...
a. Tipe STAD (Studen Teams-Achivement Division/Pembagian Pencapaian Tim Siswa)
Ide pokok STAD adalah memotivasi untuk memb...
b. TGT (Teams-Game-Tournamen / Turnamen Game Tim) David
DeVries dan Keit Edwards
Tahapan pembelajaran:
1) Sama dengan STAD...
Contoh denah turnamen
A-1
Tinggi
A-2
Sedang
A-3
Sedang
A-4
Rendah
Tim A
B-1
Tinggi
B-2
Sedan
g
B-3
Sedan
g
B-4
Renda
h
Tim...
Model –model pembelajaran
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Model –model pembelajaran

177 views

Published on

materi mgmp smpn 1 balai riam

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Model –model pembelajaran

  1. 1. AHMAD SOLIHIN NIP.197509 200501 1 004
  2. 2. 1. TEORI BEHAVIORISME  Menurut paham ini Belajar adalah kegiatan mengaitkan stimulus dan respon (Sutawijaya & Afghani : 2011)  Bisa dilakukan dengan drill (latihan berulang-ulang sampai hafal; Kelemahan Hafal  Paham)  Guru menjelaskan (guru perlu aktif sebagai sumber pengetahuan, mengemas informasi sebaik mungkin agar bisa deterima siswa.  Contoh penerapan paham ini Kurikulum 1994 (hasil belummemenuhi harapan)
  3. 3. 2. TEORI KONSTRUKTIVISME a. Teori Vigotsky (Konstruktivisme Sosial) Lev Vigotsky (Rusia, 1896-1934) Menurut Vigotsky,  Seseorang memperoleh pengetahuan dengan jalan mengonstruksi (membangun) pengetahuan didalam pikirannya.  Konstruksi itu terjadi didalam wilayah perkembangan terdekat atau Zone Proximal Development (ZDP) yaitu daerah antara tingkat kemampuan aktual (kemampuan yang diperoleh tanpa bantuan orang lain) dan tingkat potensial (kemampuan yang mungkin dicapai dengan bantuan orang lain).  Konstruksi akan lebih efektif jika kegiatan terebut berada didalam konteks interaksi dengan orang lain.  Dalam pembelajaran interaksi secara maksimal dapat diperoleh dalam kerja kelompok.
  4. 4. b. Teori Piaget (Konstruktivisme Individual) Jean Piaget (Swiss, 1886-1980) Menurut Piaget, pengetahuan atau informasi tidak diterima secara pasif oleh pembelajar, tetapi konstruksi oleh pembelajar didalam pikirannya. Ada dua macam konstruksi, yaitu asimilasi dan akomodasi.  Proses asimilasi terjadi apabila struktur informasi baru sesuai dengan struktur sekema. (Skema adalah jaringan konsep-konsep yang ada didalam pikiran pembelajar).  Apabila struktur informasi baru tidak sesuai dengan skema akan timbul disequilibrium (ketidak seimbangan) didalam pikiran pembelajar, kemudian pembelajar berhasil menyesuaikan struktur skema dengan struktur informasi baru tersebut sehingga terjadi asimilasi, maka proses ini disebut dengan akomodasi. Secara alamiah, anak dari lahir membawa sifat ingin beradap tasi dengan lingkungannya melalui asimilasi dan akomodasi. Pertentangan pikiran (konflik kogitif) dalam pikiran seseorang dapat memicu terjadinya akomodasi. Kegiatan berinteraksi dengan orang lain merupakan kegiatan yang dapat menumbuhkan konflik kognitif. Oleh sebab itu, dalm proses pembelajaran guru perlu memiliki kemahiran menumbuhkan konflik kognitif dalam pikiran pemblajar (siswa).
  5. 5. 3. Perbedaan dan persamaan teori vygotsky dan piaget a. Perbedaan 1) teori vygotsky :Konstruksi itu terjadi secara sosial, 2) Teori piaget : Konstruksi itu terjadi secara individual, guru atau orang lain hanya membantu individu tersebut. b. Persamaan Mendukung belajar berkelompok c. Gabungan teori vygotsky dan piaget melahirkan pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning)
  6. 6.  COOPERATIVE LEARNING : ROBERT E. SLAVIN  CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) : ELINE B. JOHNSON  PROBLEM BASED LEARNING : ARENDS  OPEN-ENDED : SAWADA  INKUIRI : BELL dan Joyc
  7. 7. 1. Pembelajaran Langsung (KBK 2004) 2. Pembelajaran Inkuiri 3. Strategi Pembelajaran Kooperatif (KBK 2004) 4. Contextual Teaching and Learning 5. Pembelajaran Matematika Realistik 6. Pembelajaran Berbasis Masalah (KBK 2004, KTSP 2006, K13) 7. Pendekatan Open-Ended 8. Pengajuan Masalah (problem posing)
  8. 8. a. Pengertian Model pembelajaran langsung merupakan model mengajar yang dirancang khusus untuk menunjang proses belajar yang berkaitan dengan pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural yang terstruktur dengan baik yang dapat diajarkan dengan pola kegiatan bertahap, selangkah demi selangkah. b. Dukngan teori dan empirik Teori behaviorisme, teori belajar sosial, dan penelitian tentang efektivita guru (Arends, 2007)
  9. 9. c. Tujuan pembelajaran langsung Pengajaran langsung Penguasaan pengetahuan yang distrukturisasikan dengan baik Penguasaan ketrampilan
  10. 10. d. Sintaks atau langkah-langkah pembelajaran langsung 1) Menyampaikan tujuan dan menyiapkan siswa 2) Presentasi dan demonstrasi 3) Contoh 4) Dimensi eksplanasi dan demonstrasi a) Mainingfulness (Kebermaknaan) b) Clarity (Kejelasan) c) Variety (Keanekaragaman) d) Interest value e) Simplicity (Kesederhanaan) f) Concreteness (Kekongretan) 5) Framework (ketrekaitan unit elemen-elemen dan konsep-konsep dalam suatu gambaran yang koheren (berkaitan logis) 6) Memberikan latihan terbimbing 7) Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik 8) Memberikan latihan mandiri
  11. 11. e. Membuat variasi pada pembelajaran langsung 1)Pada struktur pelajarannya (siswa kemampuan rendah-tinggi) 2)Pada presentasi dan demonstrasi 3)Sifat interaksinya 4)Sifat dan dorongannyap enggunaan praktik, seatword, dan PR
  12. 12. a. Pengertian Inkuiri (Inkuiry) mengandung arti :pernyataan, atau pemeriksaan, ikut serta atau terlibat dalam mengujukan pertanyaan, mencari informasi, dan melakukan penyelidikan b. Latar belakang 1) Bermula dari keinginan dalam upaya mengembangkan para siswa yang mandiri 2) Metode inkuiri mensyaratkan partisipasi aktif siswa dalam penelitian ilmiah. c. Interprestasi pembelajaran inkuiri Konstruktifisme, pemecahan masalah, pembeajaran berbasis proyek, proses yang berpusat pada siswa d. Jenis pembelajaran Inkuiri 1) Guide Inkuiry 2) Modified Inquiri 3) Free Inkuiry 4)Inguiry Role Approach 5) Inovation into inquiry 6) Pictorial Riddle 7) Syntetics Lessons 8) Value Clarification
  13. 13. e. Langkah-langkah pembelajaran inkuiri 1) Pendapat I a) Orientasi b) Merumuskan masalah c) Merumuskan hipotesis d) Menguji hipotesis e) Merumuskan kesimpulan 2) Pendapat II a) Mengajukan pertanyaan atau permasalahan b) Merumuskan hipotesis c) Mengumpulkan data d) Analisis data e) Mebuat kesimpulan
  14. 14. Merupakan Penerapan ZDP dari Vigotsky Empat tipe (strategi/pendekatan) dalam Pembelajaran Kooperatif: a. Tipe STAD (Studen Teams-Achivement Division / Pembagian Pencapaian Tim Siswa) oleh Robert Slavin dkk b. TGT (Teams-Game-Tournamen / Turnamen Game Tim) David DeVries dan Keit Edwards c. Tipe JIGSAW d. CIR (Cooperative Inegrated Reading and Composision / Mengarang dan Membaca Terintegrasi yang Kooperatif, digunakan untuk pelajaran membaca pada kelas 2 – 8 ) e. TAI (Tipe Team Accelerated Instruction / Percepatan Pengajaran Tim, untuk mata pelajaran matematika pada kelas 3 – 6)
  15. 15. a. Tipe STAD (Studen Teams-Achivement Division/Pembagian Pencapaian Tim Siswa) Ide pokok STAD adalah memotivasi untuk memberanikan dan menolong satu sama lain menguasai keterampilan yang isajikan oleh guru (Robert Slavin, dkk : Johns Hopkinds University) Tahapan-tahapan: 1) Persiapan Pembentukan kelompok yang terdiri dari 4 siswa yang berbeda kamampuan, jenis kelamin, kesukuan 2) Penyajian materi Guru menyajikan (menyampaikan) materi pelajaran 3) Kegiatan Kelompok Siswa belajar dalam kelompoknya masing-masing untuk memahami atau menguasai materi pelajaran 4) Tes individu (kuis) Setiap siswa secaramandiri mengikuti tes atau kuis tentang materi pelajaran 5) Tahap perhitungan skorperkembangan individu, sebagai berikut: a) Skor perolehan setiap siswa dibandingkan dengan rerata sekor sebelumnya kemudian dihitung pertambahannya b) Pertambahan skor dari setiap anggota kelompok di jumlahkan untuk memperoleh skor kelompok 6) Penghargaan kelompok Jika skor kelompok memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya maka kelompok yang bersangkutan memperoleh sertifikat atau hadiah lainnya.
  16. 16. b. TGT (Teams-Game-Tournamen / Turnamen Game Tim) David DeVries dan Keit Edwards Tahapan pembelajaran: 1) Sama dengan STAD 2) Langkah Nomor 4 diganti turnamen permainan (Game Game) a) Turnamen ini dilaksanakan secara mingguan (seminggu sekali) b) Dalam kegiatan ini siswa dari satu kelompok bermain permainan akademik melawan siswa dari kelompok lain. c) Tiga siswa bermain pada satu meja turnamen. d) Semua anggota kelompok membantu siswa anggota kelompoknya yang maju ke turnamen dan mempersiapkan diri agar memperoleh kemenangan. e) Dalam turnamen diatur agar siswa yang lemah secara akademis bisa bertanding dengan siswa yang lemah secara akademis juga, demikian juga dengan siswa yang sedang dan siswa yang pintar 3) Tujuan turnamen sama dengan kuis, yaitu menumbuhkan motivasi siswa agar mereka mau belajar mencapai tingkat terbaiknya.
  17. 17. Contoh denah turnamen A-1 Tinggi A-2 Sedang A-3 Sedang A-4 Rendah Tim A B-1 Tinggi B-2 Sedan g B-3 Sedan g B-4 Renda h Tim B C-1 Tinggi C-2 Sedan g C-3 Sedan g C-4 Renda h Tim B Meja Turnamen 1 Meja Turnamen 2 Meja Turnamen 3 Meja Turnamen 4

×