Dakwah, Dont Stop

3,375 views

Published on

Published in: Spiritual, Business, Technology
1 Comment
7 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
3,375
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
483
Comments
1
Likes
7
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Target Ngawi berapa? Breakdown per AJM berapa?
  • Yang disiapkan oleh Mahaliyah : 1. Penyiapan Tim Rekrut (training merekrut efektif/the winner) 2. Penyiapan Musrif (training TOT)
  • Dibuatkan kartu kontrol kontak sales yg dibawa musrif & evaluasi tiap 1 bulan sekali
  • Trainer/musrif Pramuka: dr. Amin, Rouf, Ahmad, Sakim
  • Pertemuan: 3-4 kali saja
  • Dakwah, Dont Stop

    1. 1. Laa Raihata Ba’dal Yaum, Ya Khadijah DAKWAH SEBAGAI SUMBU PUTAR
    2. 2. Kenapa kita memilih Dakwah? <ul><li>Apa karena isteri kita? </li></ul><ul><li>Apa karena sungkan pada orang yang mengajak kita? </li></ul><ul><li>Apa karena nggak ada pilihan lain/terpaksa? </li></ul><ul><li>Sekedar mencari teman? </li></ul><ul><li>Bisa untuk menambah rekan bisnis? </li></ul><ul><li>Dll </li></ul>
    3. 3. (1) Sebaik-baik lisan <ul><li>وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ ( ٣٣ ) </li></ul><ul><li>“ Siapa yang lebih baik perkataanya daripada orang-orang yang menyeru kepada Allah dan yang beramal shalih, dan mengatakan: aku bagian dari kaum muslimin” (QS. Fushilat 33) </li></ul>
    4. 4. (2) Bertransaksi dengan Allah <ul><li>إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالإنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ( ١١١ ) </li></ul><ul><li>“ Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At-Taubah 111) </li></ul>
    5. 5. <ul><li>Ayat ini turun kepada Rasulullah saw. pada saat Baiat Aqabah II. Saat itu 70 orang Anshar berkumpul di sekitar Rasul. Abdullah bin Rawahah ketika itu berkata kepada beliau, &quot;Silakan engkau meminta syarat apa saja untuk Tuhanmu dan dirimu.&quot; </li></ul><ul><li>Nabi saw. lalu bersabda, &quot; Untuk Tuhanku, aku meminta syarat agar kalian menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun. Untuk diriku, aku meminta syarat agar kalian menjaga diriku sebagaimana kalian menjaga diri dan harta kalian .&quot; </li></ul><ul><li>Orang-orang Anshar bertanya, &quot;Jika kami melakukannya, apa balasannya?&quot; </li></ul><ul><li>Rasul menjawab, &quot; Surga .&quot; </li></ul><ul><li>Mendengar itu, mereka berkata, &quot;Sungguh, ini adalah perniagaan yang sangat menguntungkan! Kami tidak akan tinggal diam dan membatalkan jual-beli ini.&quot; </li></ul><ul><li>Kemudian turunlah ayat di atas. (Ath-Thabari, 1405: XI/36). </li></ul>
    6. 6. <ul><li>S eorang Arab Badwi, ketika dia melewati Nabi saw., sementara beliau sedang membaca QS at-Taubah ayat 111 di atas. Orang itu bertanya, &quot;Ucapan siapa itu?&quot; </li></ul><ul><li>Nabi saw. menjawab, &quot; Kalamullah (ucapan Allah) .&quot; </li></ul><ul><li>Lelaki itu berkata, &quot;Betapa menguntungkan jual-beli dengan Allah! Aku tidak akan tinggal diam dan tidak akan membatalkan perniagaan ini.&quot; </li></ul><ul><li>Segera setelah itu, ia pun pergi ke medang perang, menjual dirinya kepada Allah. Ia pun terbunuh; ia sukses menukar dirinya dengan surga yang telah dijanjikan-Nya. (Al-Qurthubi, 1372: VIII/287). </li></ul>
    7. 7. <ul><li>Lalu bagaimana dengan kita, khususnya para pengemban dakwah? Adakah sesuatu yang sudah kita jual kepada Allah demi meraih surga-Nya? Sudahkan kita menyerahkan sebagian besar waktu , harta , tenaga , pikiran , dan semua hal yang ada pada diri kita kepada Allah yang telah membelinya dari kita? Sudahkah kita menjual semua itu di jalan dakwah, sebelum kita menjual diri kita di medan jihad fi sabilillah ? </li></ul><ul><li>Seorang penjual yang baik tentu akan memilihkan barang dagangan yang terbaik kualitasnya jika dia tahu bahwa barang tersebut akan dibeli oleh orang yang sangat terhormat—katakanlah seorang presiden, misalnya; apalagi jika sang presiden itu menawarnya dengan harga yang sangat tinggi. Ia bahkan akan menyerahkan barang yang terbaik kualitasnya itu dengan penuh sukarela dan kebanggaan, bahkan jikapun ia tidak dibayar. </li></ul>
    8. 8. (3) Manusia rugi? <ul><li>وَالْعَصْرِ ( ١ ) </li></ul><ul><li>إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ ( ٢ ) </li></ul><ul><li>إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ( ٣ ) </li></ul>1. Demi masa. 2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, 3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
    9. 9. Kita masih rugi <ul><li>> Jika umur kita 60 tahun, sejak umur 10 tahun kita sudah baligh, maka berapa tahun kita: - Nonton teve? – Sholat? – Kerja – Istirahat? - Dakwah? </li></ul><ul><li>> Diketahui: 1 tahun = 365 hari, masa aktif umur kita 50 tahun = 18.250 hari = 438.000 jam </li></ul><ul><li>> - Nonton teve = 3 jam sehari  6,2 tahun </li></ul><ul><li>- Sholat 5 waktu 5 x 12 menit = 1 jam  2,0 thn </li></ul><ul><li>- Kerja = 8 jam sehari  16,7 thn </li></ul><ul><li>- Istirahat = 8 jam sehari  16,7 thn </li></ul><ul><li>- Dakwah = 2 jam sehari  4,2 thn </li></ul><ul><li>- Aktivitas??? = 2 jam sehari  4,2 thn </li></ul><ul><li>---------------------- </li></ul><ul><li>24 jam  50 tahun </li></ul>
    10. 10. Mau bukti? <ul><li>> Jika umur kita 60 tahun, sejak umur 10 tahun kita sudah baligh, maka berapa tahun kita: - Nonton teve? – Sholat? – Kerja – Istirahat? - Dakwah? </li></ul><ul><li>> Diketahui: 1 tahun = 365 hari, masa aktif umur kita 50 tahun = 18.250 hari = 438.000 jam </li></ul><ul><li>> - Nonton teve = 3 jam sehari  6,2 tahun </li></ul><ul><li>- Sholat 5 waktu 5 x 12 menit = 1 jam  2,0 thn </li></ul><ul><li>- Kerja = 8 jam sehari  16,7 thn </li></ul><ul><li>- Istirahat = 8 jam sehari  16,7 thn </li></ul><ul><li>- Dakwah = 2 jam sehari  4,2 thn </li></ul><ul><li>- Aktivitas??? = 2 jam sehari  4,2 thn </li></ul><ul><li>---------------------- </li></ul><ul><li>24 jam  50 tahun </li></ul>
    11. 11. (4)Fokus (sumbu) hidup kita?
    12. 12. What’s Next? <ul><li>Tiada hari tanpa dakwah </li></ul><ul><li>Tiada hari tanpa opini </li></ul><ul><li>Tiada hari tanpa rekrutmen </li></ul><ul><li>Tiada hari tanpa kontak </li></ul><ul><li>Tiada hari tanpa koordinasi </li></ul><ul><li>Prinsip: Pokoke Kontak – Sapu Bersih </li></ul>
    13. 13. Alur Penyiapan tim rekrut Penyiapan Musyrif Penyiapan Acara 170 CALON DARISUN
    14. 14. Model Rekrut Feeder/CP Untuk setiap syabab yang potensial skill dan lahan dakwahnya, agar merekomendasikan utk dikontak 2 Model Sistemik Melalui sistem perhalaqahan, setiap kelompok halaqah agar rekruitmen lebih cepat dan efektif.
    15. 15. Hal-hal yang dibutuhkan Komunikasi & kordinasi musrif-daris Database teman, saudara, tetangga (lijan) Disiplin pada waktu/jadwal Evaluasi 1 2 3 4
    16. 16. 1. Feeder/Kontak person (konvensional) Kontak person Kontak person SYABAB EVENT Diskusi Publik Bulanan Target Kwantitas Rekrutmen ? Output Minimal 10% Disebar ke AJM Ditunjuk PJ Khusus Pramuka Target 1-2 bulan Pelajar
    17. 17. 2. Sistemik (Real) <ul><li>Buat daftar nama untuk orang yang akan diajak ( min 2 org 1 bulan) </li></ul><ul><li>Buat janji untuk bertemu membicarakan tentang da’wah </li></ul><ul><li>Datangi bersama dengan musrif anda </li></ul>Memulai Mengajak
    18. 18. Memulai Pembicaraan <ul><li>Kenalkan musyrif anda </li></ul><ul><li>Bicarakan tentang Islam (hal-hal yang dia senangi) </li></ul><ul><li>Kalau anda pemula biarlah musrif anda yang jadi juru bicara. </li></ul><ul><li>Kalau anda sudah biasa andalah juru bicaranya dan musyrif anda memberi penguatan </li></ul><ul><li>Berikan kesempatan untuk memberi tanggapan </li></ul>
    19. 19. Tanggapan Tertarik Undang pada Acara Daurah/ Pramuka/ Event Tanggapan <ul><li>Tidak Tertarik </li></ul><ul><li>Tawari untuk langganan Al Islam </li></ul><ul><li>Buat ending yang terbaik </li></ul>
    20. 20. Halaqah Persiapan (PraMuka) 1 Peserta tidak lebih dari 10 orang, diadakan sebuan sekali. 2 Materi, Problematika umat dan solusinya, Hizbut Tahrir dan tujuannya, kewajiban bergabung dengan HT 3 Mintalah tanggapan dia tentang HT dan tawari mereka satu per satu Adakan Per Mahalay atau AJM
    21. 21. <ul><li>Anda ceritakan pengalaman anda mengapa anda tertarik dan bergabung dengan hizbut tahrir </li></ul><ul><li>Tawari satu persatu dan dengarkan dengan seksama jawabannya </li></ul><ul><li>Ceritakan tentang perhalaqohan </li></ul><ul><li>Persyaratan untuk bergabung dengan Hizbut Tahrir </li></ul>MENAWARI BERGABUNG Dilakukan saat mengikuti Pramuka
    22. 22. Hasil Pramuka 1. Kelompokkan 2. Tentukan Musyrifnya 1. Tetap dikontak Bersedia Hasil Pikir2/tdk bersedia 3. Janjian pertemuannya 2. Beri Al Islam” 3. Jaga hubungan baik
    23. 23. Memulai Halaqah Pertama
    24. 24. Cek Lagi <ul><li>Sebelum pertemuan cek lagi mereka (dengan tlpon atau yang lain) untuk mengingatkan tentang waktu dan tempat pertemuan pertama. </li></ul>
    25. 25. Materi <ul><li>Kenalkan diri anda (musyrif) dan pengalaman Anda Bergabung dengan Hizbut Tahrir, alamat anda, nomor tilpon </li></ul><ul><li>Minta mereka untuk memperkenalkan diri latar belakang (gerakan dakwah mereka, alamat, keluarga dsb, dan terutama motivasi bergabung dengan HT </li></ul><ul><li>Sampaikan tentang aturan perhalaqohan, kitab yang dihalaqohkan, </li></ul><ul><li>Konsensus tentang tempat dan waktu halaqoh lagi </li></ul><ul><li>Pertemuan pertama selesai </li></ul>
    26. 26. <ul><li>Target Pemahaman </li></ul><ul><li>1. “ Faham tentang Islam </li></ul><ul><li>a. Ditinjau dari kedudukannya sebagai satu-satunya mabda yang benar </li></ul><ul><li>b. Juga ditinjau dari segi kedudukannya sebagai solusi atas problematika kehidupan </li></ul><ul><li>c. Selain itu dari segi kewajiban kaum muslim untuk merupaya mengembalikan hukum islam dengan jalan menegakkan khilafah. </li></ul><ul><li>d. Juga dari sisi, bahwa Islam mengharamkan mereka berdiam diri thd diterapkannya sistem hukum kufur atas mereka </li></ul><ul><li>2.Tentang Hizb </li></ul><ul><li>a. Dilihat dari realitasnya sebagai takatul yang berdasarkan mabda Islam </li></ul><ul><li>b. Juga dilihat dari segi tujuannya untuk melanjutkan kehidupan Islam mlalui tegaknya khilafah Islamiyah serta mengembalikan hukum supaya sesuai dengan apa yang diturunkan leh Allah dan mengemban dakwah Islam. </li></ul>
    27. 27. Masihkah ada yang “tidak sanggup”?
    28. 28. <ul><li>Belief (prasangka, dugaan) </li></ul><ul><li>Sesuatu yang kita yakini </li></ul><ul><li>Setiap orang memiliki keyakinan-keyakinan tertentu di luar maupun di dalam dirinya sendiri </li></ul>
    29. 29. <ul><li>Bagaimana belief bisa terbentuk : </li></ul><ul><li>Belief dibentuk oleh kejadian-kejadian di masa lalu kita </li></ul><ul><li>Kejadian tersebut terjadi berulangkali dan kita selalu mendapatkan hasil yang sama, maka terbentuklah belief </li></ul>
    30. 30. <ul><li>Contoh-contoh Belief : </li></ul><ul><li>Orang tua saya bukan ustad/kyai </li></ul><ul><li>Saya tidak bisa bicara di depan publik </li></ul><ul><li>Saya kurang pandai </li></ul><ul><li>Saya hanya orang kecil/desa </li></ul><ul><li>Saya suka gagal kalau kontak </li></ul>
    31. 31. <ul><li>Dampak/akibat dari belief-belief tersebut : </li></ul><ul><li>Memenjara daya kreativitas & inovasi </li></ul><ul><li>Menghambat pengembangan potensi </li></ul><ul><li>Membatasi peningkatan valensi </li></ul><ul><li>Berisiko besar </li></ul>
    32. 32. <ul><li>Apa yang kita lihat dari diri kita sekarang tidak mencerminkan potensi kita yang sesungguhnya. </li></ul>
    33. 33. <ul><li>Mulai hari ini : </li></ul><ul><li>Buang Belief-belief negatif </li></ul><ul><li>Kembangkan Potensi Anda sesungguhnya </li></ul>
    34. 34. Awas Jangan!!! SINDROM Trap in a Comfort Zone !!!
    35. 35. <ul><li>PRINSIP DASAR </li></ul><ul><li>3 DIMENSI SUKSES </li></ul><ul><li>Surat Al Zalzalah (99:7- 8) </li></ul><ul><li>Apa yang kita lakukan PASTI dibalas </li></ul><ul><li>Jumlah Usaha (n) = Hasil Usaha (ul) </li></ul>
    36. 36. Kasus Bagaimana jika kita sudah berusaha mati-matian (Jumlah Usaha = 100) tetapi yang kita dapatkan hanya sedikit (10) ? APA YANG TERJADI ?
    37. 37. “ Hasil usaha ( HU ) terbagi menjadi 2 (dua) komponen, yaitu komponen hasil yang dapat langsung dirasakan oleh kita (HUT) dan komponen hasil yang tidak langsung dirasakan oleh kita. Komponen kedua inilah yang disebut TABUNGAN ENERGI (TE) HU (ul) = HUT + TE (n)
    38. 38. Injury Time <ul><li>“ La raihata ba’dal yaum” </li></ul><ul><li>Kata-kata “besok” adalah kata yang membinasakan </li></ul><ul><li>Tunjukkan jati diri, menembus batas kewajaran </li></ul><ul><li>Ujian cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya, sekarang juga, jangan tunda esok </li></ul>
    39. 39. Surga Allah Musibah / Cobaan Orang Sinis Surga = ujian cinta “ Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan : Tuhan kami adalah Allah, Kemudian mereka istiqomah, maka malaikat akan turun dan mengatakan kepadanya: janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih, dan gembirakanlah mereka dengan Surga yang telah dijanjikan oleh Allah kepadamu” (QS. Fushilat 30)
    40. 40. Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama (Islam) yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (TQS an Nuur [24] : 55) janji Allah

    ×