Berita

421 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
421
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Berita

  1. 1. BERITA dan REPORTASE Berita adalah sebuah informasi, tapi tidak semua informasi layak dijadikan berita. Sebuah berita harus memiliki beberapa aspek diantaranya: - Penting - Aktual, tidak basi - Unik, diluar kebiasaan - Asas kedekatan. Bisa karena kedekatan lokasi atau hal lain. - Asas keterkenalan, nama besar membuat berita - Magnitude, kekuatan daya tarik sebuah berita - Unsur konflik - Tren atau gaya hidup yang diikuti banyak orang Jenis-jenis informasi pada surat kabar maupun televisi: - Berita; merupakan informasi yang disampaikan berbentuk berita murni tanpa dibubuhi opini. - Editorial; informasi yang sudah menjadi berita kemudian diberi tanggapan dan opini oleh pemimpin redaksinya. - Infotaintment; mengandung gossip dan mengalami pengolahan menurut versi reporternya - Info kehumasan; informasi yang dirilis institusi atau perusahaan Dua kategori berita yaitu berita harian (hot news) dan berita berkala. Dua bentuk penyajian untuk berita kategori hot news; - Straight news atau berita harian. Sangat terikat waktu dan harus segera diberitakan - Indepth news. Berita yang diolah lebih mendalam Tiga bentuk penyajian dalam straight news: - Hard news. Mengandung konflik bertegangan tinggi, tidak biasa, kontroversial dan melibatkan tokoh-tokoh penting. - Soft news. Berkaitan dengan kejadian umum serta penting disekitar masyarakat dan tidak selalu melibatkan tokoh penting. - Spot news. Disebut breaking news dan seringkali disiarkan diluar jam penyiaran rutin karena bersifat mendadak. Tahapan-tahapan dalam penulisan berita: - Mencari informasi - Menentukan 5w+1h - Menuliskan informasi menjadi berita dari 5w+1h - Mengembangkannya.
  2. 2. 3 Hal yang harus diperhatikan dalam membuat berita : 1. Character Assasination; tidak melakukan pembunuhan karakter 2. Trial by the press; perlakuan yang telah menghakimi seseorang sebelum pengadilan memutuskan 3. Presumption of Innocent; asas praduga tidak bersalah System R.O.S.S dalam penyajian berita: Reporter On the Spot and On the Screen Reporter berada di lokasi kejadian dan dimunculkan di televisi untuk melaporkan sendiri kejadian tersebut. Reporter On the Spot and Off the Screen Reporter berada di lokasi kejadian ,tetapi dirinya tidak dimunculkan di televisi, sehingga hanya suaranya atau laporannya saja yang terdengar dibacakan Reporter Off the Spot and On the Screen Reporter tidak berada di lokasi kejadian,tetapi sebagai redaksi yang menyusun dan menyampaikan berita dari sumber-sumber yang berasal dari telepon,Faksimile,teleks,internet, dan reporter muncul di televisi Reporter Off the Spot and Off the Screen Reporter tidak berada ditempat kejadian dan juga tidak muncul di televisi. Tapi ia mengumpulkan,menyeleksi dan menyusun berita yang diperoleh dari berbagai nara sumber. Latihan dasar dalam membaca berita: - Artikulasi. Pengucapan atau lafal - Mimik. Ekspresi wajah ketika membawakan sebuah berita - Aksentuasi. Penekanan pada kata-kata yang penting - Intonasi. Tinggi rendanya nada Persiapan untuk reportase yang maksimal: 1. Mulai dengan menyebutkan peristiwa dan tempat kejadian di mana anda meliput berita. Sebutkan nama stasiun televisi yang menugaskan Anda. 2. Lanjutkanlah dengan memberikan ringkasan informasi-informasi terkini dan perkembangan berita yang anda ketahui dan berhasil kumpulkan. 3. Ambilah background yang mampu menggambarkan situasi peristiwa yang anda laporkan 4. Laporkan fakta yang terdapat di lapangan, dan bukan opini.
  3. 3. 5. Berikan kalimat penutup di akhir reportase, informasikan dengan kameramen siapa anda meliput di sana. UNTUK CAMERAMAN: Untuk keperluan editing, jangan lupa untuk membuat cut away question, yaitu mengambil gambar adegan reporter sedang bertanya kepada interviewee (orang yang diinterview) (gambar 1) Sebuah shot cutaway question dalam interview : memperlihatkan reporter sedang mengajukan pertanyaan. Biasanya cameraman hanya mengambil gambar interviewee saja (gambar 2) Cut away shot ini nanti dapat digunakan dalam editing untuk menghindari jump-cut , ketika hasil interview akan dipotong. Selain itu juga dapat dibuat noddies shot, yaitu shot ketika reporter mengangguk merespon jawaban interviewee. Baik cutaway maupun noddies digunakan untuk keperluan editor ketika memotong dan menyambung gambar agar tidak terjadi effect jump-cut. Ketika membuat angket dari masyarakat atau vox populi, maka reporter hanya mengajukan sebuah pertanyaan saja, namun jawaban dari setiap orang bisa berbeda-beda mengenai hal terrsebut. Biasanya editor akan mengalami kesulitan untuk menghindari jump-cut, karena gambar para interviewee berganti-ganti,namun type of shotnya selalu sama. Oleh karena itu cameraman harus mengambil gambar ketika para interviewee menjawab tidak hanya dari satu arah saja, tapi bergantian dari hadap kanan dan hadap kiri (gambar 3,4,5 ) 3 4 5 reporter (interviewer) nara sumber (interviewee)

×