Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Akreditasi Rumah 
Sakit 
Oleh: Kelompok 16 
Patologi Anatomi
Sejarah Akreditasi Rumah Sakit 
• PENGERTIAN 
a.Akreditasi rumah sakit adalah pengakuan yang diberikan 
kepada rumah sakit...
VISI, MISI, TUJUAN DAN MANFAAT 
AKREDITASI
Visi Akreditasi 
Instrumen Menuju Indonesia Sehat melalui continuous quality 
improvement pelayanan perumahsakitan
Misi Akreditasi 
• Menjadi landasan utk memelihara & meningkatkan pelayanan 
kesehatan yang bermutu, merata & terjangkau; ...
Tujuan Akreditasi 
• Tujuan Umum 
Agar kualitas diintegrasikan dan dibudayakan kedalam sistem 
pelayanan di rumah sakit 
•...
Manfaat Akreditasi 
• Peningkatan pelayanan (diukur dg clinical indicator); 
• Peningkatan administrasi & perencanaan; 
• ...
Dasar Hukum Akreditasi 
• Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 Tentang Kesehatan 
• Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang...
Instrumen Akreditasi 
• Instrumen akreditasi disusun berdasarkan standar pelayanan 
rumah sakit yang telah ditetapkan oleh...
STRATEGI MENGHADAPI SURVEI 
AKREDITASI 
• Persiapan 
a.Pelatihan 
b.Membangun komitmen 
c.Membentuk Fasilitator 
d.Membent...
• Persiapan Penilaian 
a.Melakukan self assessment terakhir dan memastikan nilai tiap-tiap 
pelayanan sesuai kesepakatan (...
SURVEI AKREDITASI 
• Suvei akreditasi dilaksanakan berdasarkan permohonan rumah 
sakit yang bersangkutan, rencana kerja Di...
Hasil Keputusan Akreditasi 
Penetapan keputusan status akreditasi dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Medis 
atas...
PEMBINAAN PASKA 
AKREDITASI 
• Tujuan Umum 
Mendorong manajemen rumah sakit untuk meningkatkan 
mutu pelayanan 
• Tujuan K...
Penutup 
• Uraian tersebut diatas telah dapat memberikan pandangan 
dan kesimpulan bahwa upaya peningkatan mutu pelayanan ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Patologi anatomi 16

741 views

Published on

Akreditasi Rumah Sakit
oleh Patologi Anatomi
Kelompok 16

Published in: Health & Medicine
  • Be the first to comment

Patologi anatomi 16

  1. 1. Akreditasi Rumah Sakit Oleh: Kelompok 16 Patologi Anatomi
  2. 2. Sejarah Akreditasi Rumah Sakit • PENGERTIAN a.Akreditasi rumah sakit adalah pengakuan yang diberikan kepada rumah sakit oleh Pemerintah melalui badan yang berwenang (KARS) karena rumah sakit telah memenuhi standar pelayanan yang telah ditentukan. b.Suatu pengakuan publik melalui suatu badan nasional akreditasi rumah sakit atas prestasi rumah sakit dalam memenuhi standar akreditasi yang dibuktikan melalui suatu asesmen pakar sebaya (peer) eksternal yang independen (Isqua – Acreditation Federation)
  3. 3. VISI, MISI, TUJUAN DAN MANFAAT AKREDITASI
  4. 4. Visi Akreditasi Instrumen Menuju Indonesia Sehat melalui continuous quality improvement pelayanan perumahsakitan
  5. 5. Misi Akreditasi • Menjadi landasan utk memelihara & meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata & terjangkau; • Bermanfaat untuk masyarakat (public good and private good)
  6. 6. Tujuan Akreditasi • Tujuan Umum Agar kualitas diintegrasikan dan dibudayakan kedalam sistem pelayanan di rumah sakit • Tujuan Khusus a.Memberikan jaminan mutu, kepuasan & perlindungan kepada masyarakat; b.Memberikan pengakuan kepada Rumah Sakit yang telah menerapkan standar yang ditetapkan; c.Menciptakan lingkungan internal yang kondusif untuk penyembuhan sesuai standar struktur, proses dan outcomes
  7. 7. Manfaat Akreditasi • Peningkatan pelayanan (diukur dg clinical indicator); • Peningkatan administrasi & perencanaan; • Peningkatan koordinasi asuhan pasien; • Peningkatan koordinasi pelayanan; • Peningkatan koordinasi antar staf; • Minimalisasi risiko; • Penggunaan sumberdaya yg lebih efisien; • Penurunan keluhan (pasien & staf); • Meningkatnya kesadaran pegawai akan tanggungjawabnya; • Peningkatan kerjasama dari semua bagian organisasi.
  8. 8. Dasar Hukum Akreditasi • Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 Tentang Kesehatan • Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit • SK Menkes Nomor 436/93 menyatakan berlakunya Standar Pelayanan Rumah Sakit dan Standar Pelayanan Medis • SK Dirjen Yanmed Nomor YM.02.03.3.5.2626 Tentang Komisi Akreditasi Rumah Sakit dan Sarana Kesehatan Lainnya
  9. 9. Instrumen Akreditasi • Instrumen akreditasi disusun berdasarkan standar pelayanan rumah sakit yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dengan SK Menkes Nomor 436/93 Tentang Berlakunya Standar Pelayanan Rumah Sakit dan Standar Pelayanan Medis, disana disebutkan bahwa standar pelayanan rumah sakit terdiri dari 20 pelayanan yaitu : 1.Pelayanan Administrasi dan Manajemen; 2.Pelayanan Medis; 3.Pelayanan Gawat Darurat; 4.Pelayanan Keperawatan; 5.Pelayanan Rekam Medis; 6.Pelayanan Radiologi; 7.Pelayanan Laboratorium; 8.Pelayanan Kamar Operasi; 9.Pelayanan Farmasi; 10.Keselamatan Kerja, Kebakaran dan Kewaspadaan Bencana (K-3); 11.Pelayanan Perinatal Risiko Tinggi; 12.Pengendalian Infeksi; 13.Pelayanan Anestesi; 14.Pelayanan Rehabilitasi Medis; 15.Pelayanan Gizi; 16.Pelayanan Intensif; 17.Strerilisasi Sentral; 18.Pemeliharaan Sarana; 19.Pelayanan Lain, dan 20.Pelayanan Perpustakaan.
  10. 10. STRATEGI MENGHADAPI SURVEI AKREDITASI • Persiapan a.Pelatihan b.Membangun komitmen c.Membentuk Fasilitator d.Membentuk Panitia Akreditasi e.Studi banding • Pergerakan a.Sosialisasi/Desiminasi Program Akreditasi kepada seluruh karyawan b.Membuat/merevisi/menyusun dokumen Akreditasi (SK, Kebijakan, Protap, manual, dll) c.Pembangunan/perbaikan fisik d.Evaluasi (Program, kegiatan, dokumen, dll) e.Self Assessment f.Bimbingan dari KARS
  11. 11. • Persiapan Penilaian a.Melakukan self assessment terakhir dan memastikan nilai tiap-tiap pelayanan sesuai kesepakatan (misal : minimal 85%) b.Mengajukan permohonan survei akreditasi kepada KARS • Saat Penilaian a.Menyiapkan tempat penilaian/survei b.Menyiapkan dokumen c.Karyawan tidak ada yang cuti d.Dokter diminta tidak praktek sore e.Menyiapkan tim konsep & pengetik serta ruangannya f.Buat suasana nyaman untuk para surveior • Paska Penilaian a.Memenuhi rekomendasi surveior b.Menunggu hasil survei
  12. 12. SURVEI AKREDITASI • Suvei akreditasi dilaksanakan berdasarkan permohonan rumah sakit yang bersangkutan, rencana kerja Dinas Kesehatan Propinsi dan KARS. Survei dilaksanakan secara bertahap dimulai dari tingkat dasar untuk 5 (lima) pelayanan, tingkat lanjut untuk 12 (dua belas) pelayanan dan tingkat lengkap untuk 16 (enam belas) pelayanan. Bila rumah sakit dinyatakan lulus dengan status akreditasi penuh, maka setiap 3 (tiga) tahun akan dilakukan survei ulang dan dilakukan 3 (tiga) bulan sebelum habis masa berlakunya sertifikat akreditasi, sedangkan aspek penilaian akan ditingkatkan secara bertahap dimulai dari aspek struktur, aspek proses dan aspek outcomes dan untuk keperluan penilaian aspek outcomes, dikembangkan indikator mutu pelayanan.
  13. 13. Hasil Keputusan Akreditasi Penetapan keputusan status akreditasi dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Medis atas rekomendasi lembaga independen yang melaksanakan survei akreditasi rumah sakit (KARS). Ada 4 (empat) keputusan status akreditasi yaitu : 1.Tidak Terakreditasi Total Skor : < 65% Skor Masing-2 Pelayanan : - Masa Berlaku : - Keterangan : Setelah 6 bulan boleh dilakukan survei ulang 2.Akreditasi Bersyarat Total Skor : 65% s.d < 75% Skor Masing-2 Pelayanan : Minimal 60% Masa Berlaku : 1 Tahun Keterangan : Setelah 1 tahun dilakukan survei ulang, bila lulus berlaku sertifikat ditambah 2 tahun. 3.Akreditasi Penuh Total Skor : Minimal 75% Skor Masing-2 Pelayanan : Minimal 60% Masa Berlaku : 3 Tahun 4.Akreditasi Istimewa Total Skor : 65% s.d < 75% Skor Masing-2 Pelayanan : Minimal 60% Masa Berlaku : 5 Tahun Keterangan : 3 kali berturut-turut akreditasi penuh
  14. 14. PEMBINAAN PASKA AKREDITASI • Tujuan Umum Mendorong manajemen rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan • Tujuan Khusus 1.Memantau rumah sakit dalam hal pelaksanaan rekomendasi surveior 2.Memberikan arahan untuk dapat memenuhi rekomendasi surveior 3.Melakukan evaluasi terhadap penerapan standar di rumah sakit 4.Meningkatkan interaksi antara Rumah Sakit, Dinas Kesehatan Provinsi dan KARS
  15. 15. Penutup • Uraian tersebut diatas telah dapat memberikan pandangan dan kesimpulan bahwa upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit yang berorientasi kepada proses seperti halnya akreditasi sangatlah penting untuk dilaksanakan di rumah sakit karena proses akreditasi akan mambangun sistem dan mengintegrasikan budaya mutu kedalam pelayanan rumah sakit dan akan menghasilkan kinerja yang berlandaskan standar pelayanan dan standar profesi sehingga para pelaku pelayanan akan merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan tugas-tugasnya dan pihak penerima pelayanan akan merasa puas karena pelayanan yang diberikan telah memenuhi standar dan keinginannya.

×