TEORI – TEORI TENTANG PEMILIHANDAN PERKEMBANGAN JABATAN<br />
PENDAHULUAN<br />Dalam dunia pendidikan, diakui bahwa akhir dari usaha – usaha pendidikan itu arahnya adalah membawa anak ...
3 macam pendekatan terhadap perkembangan jabatan yang berdasar mulai dari spekulasi sampai pada penelitian yang empiris.<b...
Pendekatan yang bersifat implusif
Pendekatan yang bersifat talent – matching, </li></li></ul><li>Teori Perkembangan Jabatan- Herr dan cramer (1972) -<br />
Teori Perkembangan Jabatan- Herr dan cramer (1972) -<br />
Teori Perkembangan Jabatan- Herr dan cramer (1972) -<br />
Pemilihan karier didasarkan pada : <br /><ul><li>Faktor subyektif ( nilai –nilai )
Faktor besar kecilnya kesempatan kerja
Kemungkinan diterimanya dalam pekerjaan
Harapan untuk mendapatkan keputusan</li></li></ul><li>TEORI-TEORI PEMILIHAN DAN PERKEMBANGAN KARIR<br /><ul><li>TeoriGinzberg
Teori perkembanganSuper
TeoripemilihanjabatanAnne Roe
Teori Holland
Teori pemilihan jabatan Hoppock
Teori Tiedeman dan O’hara</li></li></ul><li>TeoriGinzberg …….<br />Konsep perkembangan dan pemilihan pekerjaan atau karier...
Prosesberkembangtersebutmeliputi 3 tahapan yang berbeda-beda, yaitu :<br />1.  Masa Fantasi<br />2.  MasaTentatif<br />3. ...
Dalil2<br />Ketetapan (irreversibility) dalampemilihanjabatan<br />“pemilihan pekerjaan merupakan proses pengambilan keput...
Dalil 3<br />Pemilihanjabatanmerupakanhasilkompromi. Masalahpokokdisiniadalahseberapajauhindividuberanimengambilkeputusand...
Teori perkembanganSuper…….<br />5 Tahap pokok dalam hidup manusia, yaitu: <br />Pada teori Super ini dicanangkan suatu pan...
Manusia itu berbeda-beda dalam hal kemampuan, minat dan kepribadan.<br />Mereka mampu dalam hal untuk banyak pekerjaan.<br...
Pendekatan Super<br />Ditekankanpada 4 Aspek :<br />Tahap kehidupan jabatan (vocational life stage)<br />Kemasakan jabatan...
2prinsipdasar yang digunakan: <br />Perkembangan karir merupakan proses seumur hidup yang terjadi pada periode-periode per...
Tugas-Tugas<br /> perkembangan karir<br />(menurutteori Super)<br /><ul><li>Perencanaan garis besar masa depan ( Crrytaliz...
Penentuan ( Specification ) antara umur 18-24 tahun yang bercirikan mengarahkan diri ke bidang jabatan tertentu dan mulai ...
Pemantapan ( Establishment ) antara 24-35 tahun yang bercirikan membuktikan diri mampu memangku jabatan yang terpilih.
Pengakaran ( Consolidation ) sesudah umur 35 tahun sampai masa pensiun yang bercirikan mencapai status tertentu dan memper...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Teori – teori tentang pemilihan jabatan

7,547 views

Published on

Published in: Business, Technology
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,547
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
119
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Teori – teori tentang pemilihan jabatan

  1. 1. TEORI – TEORI TENTANG PEMILIHANDAN PERKEMBANGAN JABATAN<br />
  2. 2. PENDAHULUAN<br />Dalam dunia pendidikan, diakui bahwa akhir dari usaha – usaha pendidikan itu arahnya adalah membawa anak ke arah dunia kerja. <br />Hal ini menyebabkan kedudukan bimbingan karier menjadi sangat penting dan merupakan bagian integral dari proses pendidikan, yang dapat membantu para siswa yang akan terjun ke dalam dunia kerja.<br />
  3. 3. 3 macam pendekatan terhadap perkembangan jabatan yang berdasar mulai dari spekulasi sampai pada penelitian yang empiris.<br /><ul><li>Pendekatan yang bersifat accident
  4. 4. Pendekatan yang bersifat implusif
  5. 5. Pendekatan yang bersifat talent – matching, </li></li></ul><li>Teori Perkembangan Jabatan- Herr dan cramer (1972) -<br />
  6. 6. Teori Perkembangan Jabatan- Herr dan cramer (1972) -<br />
  7. 7. Teori Perkembangan Jabatan- Herr dan cramer (1972) -<br />
  8. 8. Pemilihan karier didasarkan pada : <br /><ul><li>Faktor subyektif ( nilai –nilai )
  9. 9. Faktor besar kecilnya kesempatan kerja
  10. 10. Kemungkinan diterimanya dalam pekerjaan
  11. 11. Harapan untuk mendapatkan keputusan</li></li></ul><li>TEORI-TEORI PEMILIHAN DAN PERKEMBANGAN KARIR<br /><ul><li>TeoriGinzberg
  12. 12. Teori perkembanganSuper
  13. 13. TeoripemilihanjabatanAnne Roe
  14. 14. Teori Holland
  15. 15. Teori pemilihan jabatan Hoppock
  16. 16. Teori Tiedeman dan O’hara</li></li></ul><li>TeoriGinzberg …….<br />Konsep perkembangan dan pemilihan pekerjaan atau karier oleh Ginzberg dikelompokkan dalam tiga dalil yaitu <br />
  17. 17. Prosesberkembangtersebutmeliputi 3 tahapan yang berbeda-beda, yaitu :<br />1. Masa Fantasi<br />2. MasaTentatif<br />3. MasaRealistis<br />Dalil 1.<br />Pemilihanjabatanadalahproses yang berkembang yang terdiridari 3 periode yang berawaldarimasakanak-kanaksampaipadaadolensi (6-20 tahun)<br />
  18. 18. Dalil2<br />Ketetapan (irreversibility) dalampemilihanjabatan<br />“pemilihan pekerjaan merupakan proses pengambilan keputusan yang berlangsung seumur hidup bagi mereka yang mencari kepuasan dari pekerjaannya. Keadaan ini mengharuskan mereka berulang-ulang melakukan penilaian kembali, dengan maksud mereka dapat lebih mencocokkan tujuan-tujuan karier yang terus berubah-ubah dengan kenyataan dunia kerja”.<br />Ginzberg (Munandir, 1996:2) <br />
  19. 19. Dalil 3<br />Pemilihanjabatanmerupakanhasilkompromi. Masalahpokokdisiniadalahseberapajauhindividuberanimengambilkeputusandanberanimengambilresikosebagaihasildaripadapengumpulaninformasi yang telahdiaperoleh. Tiaplangkahbiasanyamembutuhkankompromiantaraduaataulebihkemungkinan-kemungkinandenganbakatnya.<br />PadaakhirnyaGinzbergmenggantidalilkompromisinidengan : Optimisasiyang merupakan penyempurnaan teori (individu yang mencari kecocokan kerja).<br />Adanyasifatkompromissebagaiaspek yang pentingdalamsetiappemilihan.<br />
  20. 20. Teori perkembanganSuper…….<br />5 Tahap pokok dalam hidup manusia, yaitu: <br />Pada teori Super ini dicanangkan suatu pandangan tentang perkembangan karir yang berlngkup sangat luas, karena perkembangan jabatan itu dipandang sebagai suatu proses yang mencakup banyak faktor.<br />
  21. 21. Manusia itu berbeda-beda dalam hal kemampuan, minat dan kepribadan.<br />Mereka mampu dalam hal untuk banyak pekerjaan.<br />Tiap-tiap jabatan menghendaki pola-pola tertentu dengan toleransi yang cukup luas untuk memberikan beberapa macam sifat individu dalam tiap-tiap jabatan.<br />Pemilihan jabatan berubah karena waktu dan pengalaman meskipun konsep akhir sampai maturits akhir.<br />Proses perkembangan melewati 5 tahapan.<br />Pola karir pada umumnya ditentukan oleh tingkat sosial ekonomi keluarga, kemampuan mental, kepribadan dan kesempatan (faktor internal dan eksernal)<br />Perkembangan dalam life stage dapat dibimbing oleh kecakapan minat, hasil tes dan minat diri.<br />Proses jabatan penting dalam mengembangkan dan melaksanakan suatu konsep diri.<br />Proses kompromi antara faktor individual dan sosial (antara self consep dan realita)<br />Kepuasan kerja dan hidup tergantung luasnya individu mendapatkan saluran keluar bagi aktifitasnya ; minat, kepribadian dan nilai-nilainya.<br />10Teori perkembangan jabatan( Super )<br />
  22. 22. Pendekatan Super<br />Ditekankanpada 4 Aspek :<br />Tahap kehidupan jabatan (vocational life stage)<br />Kemasakan jabatan (vocational maturity)<br />Pemindahan konsep diri ke dalam konsep diri tentang jabatan (vocational self consept)<br />Pemindahan konsep diri ke dalam pola karir (career pattern) <br />Pendekatan Multi Dimensi, yang merupakan kombinasi dari differensial-developmental-social dan phenomenological psychology.<br />
  23. 23. 2prinsipdasar yang digunakan: <br />Perkembangan karir merupakan proses seumur hidup yang terjadi pada periode-periode perkembangan tertentu.<br />Konsep diri terbentuk pada saat masing-masing fase kehidupan mendessakkan pengaruhnya pada perilaku manusia. <br />Aspek-aspek perkembangan dari teori Super memberikan penjelasan tentang berbagai faktor yang mempengaruhi proses pemlihan karir<br />
  24. 24. Tugas-Tugas<br /> perkembangan karir<br />(menurutteori Super)<br /><ul><li>Perencanaan garis besar masa depan ( Crrytalization) antara 14-18 tahun yang terutama bersifat kognitif dengan meninjau diri sendiri dan situasi hidupnya.
  25. 25. Penentuan ( Specification ) antara umur 18-24 tahun yang bercirikan mengarahkan diri ke bidang jabatan tertentu dan mulai memegang jabatan itu.
  26. 26. Pemantapan ( Establishment ) antara 24-35 tahun yang bercirikan membuktikan diri mampu memangku jabatan yang terpilih.
  27. 27. Pengakaran ( Consolidation ) sesudah umur 35 tahun sampai masa pensiun yang bercirikan mencapai status tertentu dan memperoleh senioritas. </li></li></ul><li>TeoripemilihanjabatanAnne Roe…….<br />Warisan genetik merupakan hal yang penting, karena hal ini merupakan batas kemungkinan batas perkembangan potensi.<br />Perkembangan sifat-sifat yang diwariskan dipengaruhi oleh pengalaman yang unik, latar belakang kebudayaan dan faktor sosial ekonomi.<br />Pola perkembangan minat, sikap dan kepribadian ditentukan oleh pengalaman individu arah perkembangan ditentukan oleh kepuasan dan kegagalan sebelumnya.<br />Teori ini berhubungan dengan teori kepribadian dari Maslow.<br />Teori Roe mengatakan ada tiga hal yang berhubungan dengan pemilihan jabatan, yaitu:<br />
  28. 28. Tingkat kepuasan dari kebutuhan-kebutuhan individu menentukan kebutuhan mana yang menjadi factor pendorong yang terkuat dan mana yang kurang kuat. <br />Sedang pola psikis merupakan penentu utama dari minat seseorang. “Intensitas kebutuhan dan kepuasan akan menentukan tingkat motivasi dalam diri seseorang” <br />(Rao, 1981)<br />Teori Anne Roe ini disebut : <br />childhood determinats<br />(menekankanpadahal-halmasakecil)<br />
  29. 29. 2 unsur pokok:<br />Penjelasan;<br />Jabatan ini dibedakan menjadikan 8 kelompok :<br />Pekerjaan yang berhubungan dengan service<br />Pekerjaan yang bersifat business contact<br />Pekerjaan yang bersifat organization<br />Pekerjaan yang berhubungan technology<br />Pekerjaan yang bersifat outdoor<br />Pekerjaan yang berhubungan dengan science<br />Pekerjaan yang bersifat arts and entertainment<br />Pekerjaan yang berhubungan dengan general cultural.<br /><ul><li>Skema untuk mengklasifikasi jabatan
  30. 30. Penjelasan tentang penentuan jabatan</li></li></ul><li>teori Holland …….<br />Selain itu John L. Holland juga merumuskan tipe-tipe (golongan) kepribadian dalam pemilihan pekerjaan berdasarkan atas inventori kepribadian yang disusun atas dasar minat.<br />Kemudian, setiap tipe-tipe kepribadian itu dijabarkan ke dalam suatu model teori yang disebut model orientasi (the model orientation).<br />Model orientasi ini merupakan suatu rumpun perilaku perilaku penyesuaian yang khas. Setiap orang memiliki urutan orientasi yang berbeda-beda, dan hal inilah yang menyebabkan mengapa setiap orang itu mempunyai corak hidup yang berbeda-beda.<br />suatu pemilihan pekerjaan atau jabatan merupakan hasil dari interaksi antara factor hereditas (keturunan) dengan segala pengaruh budaya, teman bergaul, orang tua, orang dewasa yang dianggap memiliki peranan yang penting<br />
  31. 31. model orientasi( John L. Holland )<br />Realistis<br />Intelektual<br />Sosial<br />Konvensional<br />Usaha<br />Artistik<br />
  32. 32. Teori pemilihan jabatan Hoppock ……..<br />Dikenal sebagai teori gabungan dari berbagai teori terutama berdasar pada teori tentang kebutuhan (needs) manusia. Jadi termasuk dalam kelompok teori psikologis<br />Pemilihan jabatan dimulai dengan adanya kesadaran bahwa pekerjaan dapat memenuhi kebutuhsn individu.hal ini berlangsung terus sampai individu dapat memenuhi kebutuhannya. Pengetahuan tentang diri sendiri berpengaruh terhadap pemilihannya.dan hal ini diperkuat oleh pengetahuan tentang informasi jabatan<br />
  33. 33. Jabatan itu dipilih untuk memenuhi kebutuhan<br />Jabatan yang dipilih adalah salah satu yang diyakiniakan memenuhi kebutuhan yang di inginkan.<br />Kebutuhan dapat difahami secara intelektual yang dapat mengarahkan pada tujuan tertentu, dan hal ini dapat mempengarihi pemilihan.<br />Pemilihan jabatan dimulai bila kita mulai menyadari bahwa jabatab itu dapat menolong memenuhi kebutuhan.<br />Pemilihan jabatan akan lebih baik jika kita mampu mempetkirakan bagaimana jabatan yang akan datang itu memenuhi keinginan.<br />Informasi tentang diri sendiri mempengaruhi pemilihan jabatan yang menolong diri sendiri dalam menemukan jabatan yang memenuhi kebutuhsn.<br />Informasi tentang jabatan mempengaruhi pemilihan jabatan dengan cara menolong kita menemukan jabatan yang kita perlukan.<br />Kepuasan jabatan tergantung pada luasnya jabatan yang kita pilih.<br />Kepuasan dapat dihasilkan dari jabatan yang memenuhi kebutuhan sekarang dan yang akan datang.<br />Pemilihan jabataan selalu dapat berubah bila kita percayabahwa perubahan itu membawa kearah lebih baik.<br />pokok – pokok teorihoppock<br />
  34. 34. Teori Tiedeman dan O’hara ……<br />Teorri tentang perkembangan jabatan dari kedua orang ini menunjukkan bahwa proses pembentukan identitas jabatan dilakukan melalui differensiasi dan integrasi<br />Prosesnya melalui 4 langkah :<br />Fase antisipasi : mengenal tujuan pengalaman lampau dan kemampuan diri<br />Fase kristalisasi : berkenaan dangan nilai – nilai<br />Fase penentuan : pilihan sesudah kristalisasi <br />Fase klasifikasi : meenyimpulkan perbedaan – perbedaan fase pengambilan keputusan.<br />
  35. 35. 3 langkah implementasi dan penyesuaian diri<br />
  36. 36. - Anieq, ifah, linda , novi, rian, ummi –<br /><ul><li> Team 04 -</li>

×