Tugas KimiaOleh: Teza Nugroho.A
Larutan Buffer                 MULAI
Pengertian              Cara KerjaFungsi Serta Manfaat
Larutan penyanggapenyangga tersusun dari asam            Larutan atau buffer adalah larutan yang digunakan untuk basa konj...
•Buffer Asam    Larutan ini mempertahankan pH pada daerah asam                (pH < 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapa...
Adapun cara kerjanya dapat dilihat padaPada penambahan asam (H+) penambahanyang Jika yang ditambahkan               laruta...
Adapun cara kerjanya dapat dilihat pada larutanpenyangga yang mengandung NH3 dan NH4+ yangmengalami kesetimbangan. Dengan ...
Larutan penyangga mengandungkomponen asam dan basa dengan asamdan basa konjugasinya, sehingga dapatmengikat baik ion H+ ma...
pH BASA     Dapat digunakan tetapan ionisasi     dalam menentukan konsentrasi ionDapat digunakansuatu larutan dengan     H...
Larutan penyangga sangat penting dalam kehidupan; misalnyadalam analisis kimia, biokimia, bakteriologi, zat warna,fotograf...
CONTOH – CONTOH BUFFER                     a. Penyangga Karbonat                     Penyangga karbonat berasal dari campu...
Larutan buffer
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Larutan buffer

5,603 views

Published on

Published in: Education
1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
5,603
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
291
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Larutan buffer

  1. 1. Tugas KimiaOleh: Teza Nugroho.A
  2. 2. Larutan Buffer MULAI
  3. 3. Pengertian Cara KerjaFungsi Serta Manfaat
  4. 4. Larutan penyanggapenyangga tersusun dari asam Larutan atau buffer adalah larutan yang digunakan untuk basa konjugatnya atau pH tertentu lemah dengan mempertahankan nilai oleh basa lemah tidak banyak berubah selama Reaksi kimia agar dengan asam konjugatnya. Reaksi di antaraberlangsung. Sifat yang khas dari larutansebagai kedua komponen penyusun ini disebut penyangga ini adalah reaksi asam-basa konjugasi. dengan pH-nya hanya berubah sedikit pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat.
  5. 5. •Buffer Asam Larutan ini mempertahankan pH pada daerah asam (pH < 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari asam lemah dan garamnya yang MENU merupakan basa konjugasi dari asamnya. Adapun JENIS-JENIS BUFFER cara lainnya yaitu mencampurkan suatu asam lemah Larutan ini mempertahankan pH pada daerah•Buffer Basa basa (pH > 7). Untuk mendapatkanlemahnya ini dengan suatu basa kuat dimana asam larutan dapat dibuat dari jumlah berlebih. Campuran akan dicampurkan dalam basa lemah dan garam, yang menghasilkan garam yang mengandung basa garamnya berasal dari asam kuat. Adapun cara konjugasi dari asam lemah yang bersangkutan. Pada lainnya yaitu dengan mencampurkan suatu basa umumnya basa kuat yang digunakan seperti lemah dengan suatu asam kuatdan lain-lain. natrium, kalium, barium, kalsium, dimana basa lemahnya dicampurkan berlebih.
  6. 6. Adapun cara kerjanya dapat dilihat padaPada penambahan asam (H+) penambahanyang Jika yang ditambahkan larutan penyangga Pada akan basa mengandungmenggeser kesetimbangan ke kiri. 3COO- yang mengalami basa itu CH3COOH dan CHbasa, maka ion OH- dari adalah suatu MENU kesetimbangan. Dengan proses + membentuk air. Hal akan bereaksi dengan ion H sebagaiDimana ion H+ yang ditambahkan akanbereaksi dengan ion CH3COO- berikut: akan menyebabkan kesetimbangan bergeser inimembentuk molekul CH3COOH. ke kanan sehingga konsentrasi ion H+ dapat dipertahankan. Jadi, penambahan basa menyebabkan berkurangnya komponen asam (CH3COOH), bukan ion H+. Basa yang ditambahkan tersebut bereaksi dengan asam CH3COOH 3membentuk(aq) → CH3COOH(aq) air. CH COO-(aq) + H+ ion CH COO- dan 3CH3COOH(aq) + OH-(aq) → CH3COO-(aq) + H2O(l)
  7. 7. Adapun cara kerjanya dapat dilihat pada larutanpenyangga yang mengandung NH3 dan NH4+ yangmengalami kesetimbangan. Dengan proses sebagaiberikut: Pada penambahan basa Jika ditambahkan Pada penambahan asam Jika yang suatu asam, maka ion H+ dari asam akan ditambahkan adalah suatu basa, maka mengikat ion OH-. Hal tersebut menyebabkan kesetimbangan bergeser ke kanan, sehingga kesetimbangan bergeser ke kiri, MENU sehingga konsentrasidapat dipertahankan. konsentrasi ion OH- ion OH- dapat dipertahankan. Basa yang ini menyebabkan Disamping itu penambahan ditambahkan itu bereaksi dengan komponen asam berkurangnya komponen basa (NH3), bukannya (NH4+), -membentukditambahkan bereaksi ion OH . Asam yang komponen basa (NH3) danbasa NH3 membentuk ion NH4+. dengan air.
  8. 8. Larutan penyangga mengandungkomponen asam dan basa dengan asamdan basa konjugasinya, sehingga dapatmengikat baik ion H+ maupun ion OH-. ASAM BASA Sehingga penambahan sedikit asam kuat atau basa kuat tidak mengubah pH-nya secara signifikan. Berikut ini cara kerja larutan penyangga: NEXT
  9. 9. pH BASA Dapat digunakan tetapan ionisasi dalam menentukan konsentrasi ionDapat digunakansuatu larutan dengan H+ dalam tetapan ionisasi [H+] = Ka x a/g rumus berikut:dalam menentukan konsentrasi ion atauH+ dalam suatu larutan dengan pH = p Ka - log a/grumus berikut: pH ASAM pH BASA MENU [OH-] = Kb x b/g atau pH = p Kb - log b/g Ka = tetapan ionisasi asam lemah a = jumlah mol asam lemah Kb = tetapan ionisasi basa = jumlah mol basa g lemah b = jumlah mol basa lemah konjugas g = jumlah mol asam konjugasi
  10. 10. Larutan penyangga sangat penting dalam kehidupan; misalnyadalam analisis kimia, biokimia, bakteriologi, zat warna,fotografi, dan industri kulit. Dalam bidang biokimia, kulturjaringan dan bakteri mengalami proses yang sangat sensitifterhadap perubahan pH. Darah dalam tubuh manusiamempunyai kisaran pH 7,35 sampai 7,45, dan apabila pHdarah manusia di atas 7,8 akan menyebabkan organ tubuhmanusia dapat rusak, sehingga harus dijaga kisaran pHnyadengan larutan penyangga.LANJUT
  11. 11. CONTOH – CONTOH BUFFER a. Penyangga Karbonat Penyangga karbonat berasal dari campuran asam karbonat (H2CO3) dengan basa konjugasi bikarbonat (HCO3). H 2CO3 (aq) --> HCO 3(aq) + H + (aq) b. Penyangga Hemoglobin DARAH Pada darah, terdapat hemoglobin yang dapat mengikat dapat mempertahankan pH pada ke Air ludah oksigen untuk selanjutnya dibawa seluruh sel tubuh.Air liur mengandung larutan mulut sekitar 6,8. Reaksi kesetimbangan dari larutan penyangga oksidapat menetralisir asam penyangga fosfat yang hemoglobin adalah: - + HHb + O2 (g) → HbO2 fermentasi sisa-sisa yang terbentuk dari + H AIR LUDAH makanan. HIDROPONIK c. Penyangga Fosfat Pada cairan intra sel, kehadiran penyangga Suatu metode penanaman dengan media selain fosfat sangat penting dalam mengatur pH darah. tanah, biasanya ikerjakan dalam kamar kaca Penyangga ini berasal dari campuran dihidrogen dengan menggunakan mendium air yang berisi zat hara, PO4- ) dengan monohidrogen fosfat fosfat (H2disebut dengan hidroponik . Setiap (HPO32). memiliki pH tertentu agar dapat tanaman tumbuh dengan baik. Oleh karena itu dibutuhkan larutan penyangga agar pH dapat dijaga.EXIT

×