Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
P
ETUNJUK HIDUP
Tuhan me mbe r iku se buah t ugas, yait u
me mbawa ke ong j alan-j alan.
Aku t ak dapat j alan t e r lalu ...
Aku me nde sak, me nghar dik, me mar ahinya,
Ke ong me mandangku de ngan pandangan
me mint a-maaf ,
S e r asa be r kat a :...
Ya Tuhan! Mengapa ?
Langit sunyi- senyap
Ah! Mungkin Tuhan
sudah mengangkat keong
kesana!
B
aiklah! Lepaskan saja!
Toh Tuh...
Oh? Tiba-t iba t e r cium ar oma bunga, t e r nyat a ini
adalah se buah t aman bunga.
Aku r asakan he mbusan se poi angin,...
BERTEMU
Saat bertemu dengan orang yang benar-benar
engkau kasihi,
Haruslah berusaha memperoleh kesempatan
untuk bersamanya...
Saat bertemu teman yang dapat dipercaya,
rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati
tak mudah ditemuka...
Saat bertemu penolongmu,
Ingat untuk bersyukur
padanya.
Karena ialah yang mengubah
hidupmu
Saat bertemu orang yang
pernah kau cintai,
Ingatlah dengan tersenyum
untuk berterima-kasih .
Karena ia lah orang yang
memb...
Saat bertemu orang yang pernah kau benci,
Sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh /
kuat.
Saat bertemu orang yang pernah
mengkhianatimu,
Baik-baiklah berbincanglah
dengannya.
Karena jika bukan karena dia,
hari in...
Saat bertemu orang yang pernah
diam-diam kau cintai,
Berkatilah dia.
Karena saat kau mencintainya,
bukankah berharap ia ba...
Saat bertemu orang yang
tergesa-gesa
meninggalkanmu,
Berterima-kasihlah bahwa
ia pernah ada dalam
hidupmu.
Karena ia adala...
Saat bertemu orang
yang pernah salahpaham padamu,
Gunakan saat tersebut
untuk menjelaskannaya.
Karena engkau mungkin
hanya...
Saat bertemu orang yang saat ini
menemanimu seumur hidup,
Berterima-kasihlah sepenuhnya
bahwa ia mencintaimu.
Karena saat ...
KELILING 3 LINGKARAN
Dahulu kala di Tibet…
Ada seeorang bernama Adiba, setiap kai ia
bertengkar dan marah pada orang, deng...
Semua orang heran mengapa Adiba setiap kali
marah akan berlari 3 keliling melingkari rumah dan
tanahnya, namun bagaimanapu...
Adiba duduk sendiri tersengal-sengal nafasnya, cucunya
duduk disebelah dan memohonnya : kakek, usiamu telah
lanjut, sekita...
Ia berkata : ketika aku muda dan
setiap bertengkat, berdebag dan
marah, kemudian berlari keliling
3 putaran, sambil berlar...
Cucu bertanya lagi : Kakek, umurmu sudah lanjut, juga
sudah menjadi orang terkaya, mengapa masih lari
berkeliling demikian...
Setiap mawar berduri, sama seperti sifat
dalam setiap diri manusia, ada sebagian
hal yang tak dapat kau tahan/sabar.

Meli...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Inspirasi hidup

1,667 views

Published on

  • Be the first to comment

Inspirasi hidup

  1. 1. P ETUNJUK HIDUP Tuhan me mbe r iku se buah t ugas, yait u me mbawa ke ong j alan-j alan. Aku t ak dapat j alan t e r lalu ce pat , ke ong sudah be r usaha ke r as me r angkak, S e t iap kali hanya be r alih se de mikian se dikit .
  2. 2. Aku me nde sak, me nghar dik, me mar ahinya, Ke ong me mandangku de ngan pandangan me mint a-maaf , S e r asa be r kat a : “aku sudah be r usaha de ngan se ge nap t e naga !” Aku me nar iknya, me nye r e t , bahkan me ne ndangnya, ke ong t e r luka. I a me ngucur kan ke r ingat , naf as t e r se ngalse ngal, me r angkak ke de pan. S ungguh ane h, me ngapa Tuhan me mint aku me ngaj ak se e kor ke ong be r j alan-j alan.
  3. 3. Ya Tuhan! Mengapa ? Langit sunyi- senyap Ah! Mungkin Tuhan sudah mengangkat keong kesana! B aiklah! Lepaskan saja! Toh Tuhan sudah tak peduli, untuk apa mengurusnya B iarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal dibelakang. P elankan langkah, tenangkan hati… .
  4. 4. Oh? Tiba-t iba t e r cium ar oma bunga, t e r nyat a ini adalah se buah t aman bunga. Aku r asakan he mbusan se poi angin, t e r nyat a angin malam de mikian le mbut . Ada lagi! Aku de ngar suar a kicau bur ung, suar a de ngung cacing. Aku lihat langit pe nuh bint ang ce me r lang. Oh? Me ngapa dulu t idak r asakan se mua ini ? Bar ulah aku t e r ingat , Mungkin aku t e lah salah me nduga! Te r nyat a Tuhan me mint a ke ong me nunt unku j alan-j alan.
  5. 5. BERTEMU Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu. Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.
  6. 6. Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya. Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.
  7. 7. Saat bertemu penolongmu, Ingat untuk bersyukur padanya. Karena ialah yang mengubah hidupmu
  8. 8. Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih . Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.
  9. 9. Saat bertemu orang yang pernah kau benci, Sapalah dengan tersenyum. Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.
  10. 10. Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglah dengannya. Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.
  11. 11. Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, Berkatilah dia. Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia ?
  12. 12. Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu. Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu
  13. 13. Saat bertemu orang yang pernah salahpaham padamu, Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya. Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.
  14. 14. Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup, Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu. Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati.
  15. 15. KELILING 3 LINGKARAN Dahulu kala di Tibet… Ada seeorang bernama Adiba, setiap kai ia bertengkar dan marah pada orang, dengan segera ia akan lari pulang dan lari mengelilingi rumah dan tanahnya sebanyak 3 kali, kemudian duduk tersengal-sengal. Adiba sangat rajin bekerja, rumahnya makin lama makin besar, tanah makin luas, namun tak pedulu berapa besar rumah dan tanahnya, setiap bertengkar atau marah, ia tetap akan berkeliling rumah dan tanahnya 3 keliling.
  16. 16. Semua orang heran mengapa Adiba setiap kali marah akan berlari 3 keliling melingkari rumah dan tanahnya, namun bagaimanapun ditanya, Adiba tak bersedia menjelaskan. Hingga suatu saat ketika Adiba beranjak tua, rumah dan tanahnya makin luas, saat marah dengan memegang tongkat ia mengelilingi rumah dan tanahnya, hingga ia selesai, matahari telah terbenam……….
  17. 17. Adiba duduk sendiri tersengal-sengal nafasnya, cucunya duduk disebelah dan memohonnya : kakek, usiamu telah lanjut, sekitar area ini juga tak ada seorangpun yang memiliki tanah seluas milikmu, jangan seperti dulu lagi setiap marah berkeliling 3 putaran. Bolehkah kau katakan padaku rahasa ini? Adiba tak tahan mendengar permohonan cucunya, akhirnya diungkapkanlah rahasia yang selama ini terpendam dalam hatinya.
  18. 18. Ia berkata : ketika aku muda dan setiap bertengkat, berdebag dan marah, kemudian berlari keliling 3 putaran, sambil berlari sambil aku berpikir, rumah dan tanahku demikian kecil, mana aku ada waktu dan mana aku punya hak marah pada orang lain ? Berpikir demikian, maka hilanglah amarahnya, dan waktunya dipergunakan untuk berjuang dan berusaha bekerja.
  19. 19. Cucu bertanya lagi : Kakek, umurmu sudah lanjut, juga sudah menjadi orang terkaya, mengapa masih lari berkeliling demikian? Adiba dengan tersenyum berkata : sekarang aku masih bisa marah, saat marah sambil berjalan keliling 3 putaran sambil berpikir, rumah dan tanahku sudah sedemikian luas, untuk apa aku berperhitungan dengan orang lain, maka hilanglah amarahku.
  20. 20. Setiap mawar berduri, sama seperti sifat dalam setiap diri manusia, ada sebagian hal yang tak dapat kau tahan/sabar. Melindungki sekuntum bunga mawar, tidak harus menghilangkan durinya, hanya bisa belajar bagaimana tidak terluka oleh durinya, masi ada lagi, yaitu bagaimana tidak membiarkan duri kita melukai orang yang kita cintai.

×