Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

IPA cara pengolahan sampah metode insenerasi/pembakaran kelas XII SMK

  • Be the first to comment

IPA cara pengolahan sampah metode insenerasi/pembakaran kelas XII SMK

  1. 1. SEMUTY (SMECON MULTIMEDIA COMUNITY) productions@2013
  2. 2. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2
  3. 3. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2
  4. 4. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Insinerasi adalah pembakaran sampah/ limbah padat menggunakan suatu alat yang disebut insenerator. Pembakaran sampah yang ideal adalah jika api panas dan oksigen disuplai dengan jumlah yang cukup. Pada umumnya, sampah dikumpulkan ditumpuk menjadi satu, sehingga pada saat dibakar hanya sampah yang berada di permukaan yang mendapat cukup oksigen untuk menghasilkan CO2 sementara di bagian dalamnya yang kekurangan oksigen akan menghasilkan CO.
  5. 5. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Piringan Bergerak Piringan Tetap Rotary Kiln Fluidised Bed
  6. 6. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Piringan Bergerak Piringan Tetap Rotary Kiln Fluidised Bed Salah satu jenis insinerator adalah piringan bergerak (moving grate).Insinerator jenis ini memungkinkan pemindahan sampah ke ruang pembakaran dan memindahkan sisa hasil pembakaran tanpa mematikan api. Satu wadah piringan bergerak dapat membakar 35 metrik ton sampah perjam. Jenis insinerator ini dapat bergerak ribuan jam pertahun dengan hanya satu kali berhenti, yaitu pada saat inspeksi dan perawatan.
  7. 7. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Piringan Bergerak Piringan Tetap Rotary Kiln Fluidised Bed Ini adalah tipe yang lebih tua dan sederhana. Piringan tetap yang tidak bergerak berada di bagian bawah insinerator dengan bukaan pada bagian atas atau samping untuk memasukan sampah dan bukaan lainnya untuk memindahkan bahan yang tidak terbakar ( abu, logam, dan sebagainya).
  8. 8. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Piringan Bergerak Piringan Tetap Rotary Kiln Fluidised Bed Perangkat pyroprocessing digunakan untuk meningkatkan bahan sampai suhu tinggi (kalsinasi) dalam suatu proses berkelanjutan. Bahan diproduksi menggunakan rotary kiln meliputi: • Semen • Kapur • Refraktori • Metakaolin • Titanium dioksida • Alumina • Vermiculite • Bijih besi pelet
  9. 9. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Piringan Bergerak Piringan Tetap Rotary Kiln Fluidised Bed Sebuah fluidized bed terbentuk ketika jumlah partikulat zat padat (biasanya hadir dalam bejana holding) ditempatkan dalam kondisi yang sesuai untuk menyebabkan campuran padat / cairan untuk berperilaku seperti cairan. Hal ini biasanya dicapai dengan pengenalan fluida bertekanan melalui media partikulat. Ini hasil dalam medium kemudian memiliki banyak sifat dan karakteristik cairan normal, seperti kemampuan untuk aliran bebas di bawah gravitasi, atau harus dipompa menggunakan jenis teknologi cairan.
  10. 10. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Insinerasi memiliki sejumlah output seperti abu dan emisi ke atmosfer berupa gas sisa hasil pembakaran. Sebelum melewati fasilitas pembersihan gas, gasgas tersebut mungkin mengandung partikulat, logam berat, dioksin, furan, sulfur dioksida, dan asam hidroklorat. Dalam sebuah penelitian tahun 1994, Delaware Solid Waste Authority menemukan bahwa untuk sejumlah energi yang sama yang dihasilkan, insinerator menghasilkan hidrokarbon, [[SO2]], HCl, CO, dan [[NOx]] lebih sedikit dibandingkan pembangkit listrik dengan bahan bakar batu bara, namun lebih banyak dari pada pembangkit listrik dengan bahan bakar gas alam. Bahan beracun lainnya yang keluar dari gas yang dihasilkan dari sisa pembuangan diantaranya sulfur dioksida, asam hidroklorat, logam berat, dan partikel halus. Uap yang terkandung dalam gas menciptakan bagian yang dapat terlihat dari gas yang umumnya transparan sehingga menyebabkan polusi dapat terlihat.
  11. 11. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 1. 2. 3. 4. 5. 6.
  12. 12. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sampah awalnya disortir terlebih dahulu. Sampah yang kering dan yang mempunyai nilai pembakaran yang cukuplah yang bisa langsung diproses lanjut. Jika sampah dalam kondisi basah, yang berarti kandungan air dalam sampah tersebut cukup besar, maka sampah tersebut perlu dikeringkan terlebih dahulu. Hal ini untuk memudahkan dan memaksimalkan nilai pembakaran yang ada pada sampah tersebut.
  13. 13. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sampah ditampung di bak atau area penampungan kemudian akan dicacah yang akan memperbesar bidang kontak sampah dengan udara pada proses pembakaran di dalam insenerator. Sebelum masuk ke insenerator sampah diletakkan di hopper yang terhubung langsung dengan moving grate insenerator.
  14. 14. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sampah dimasukan kedalam insenerator menggunakan moving grate untuk mencegah terjadinya timbunan sampah dalam insenerator sehingga diharapkan pembakaran berlangsung sempurna karena bidang kontak sampah dengan udara cukup besar.
  15. 15. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Didalam insenerator sampah dibakar dengan temperatur tinggi (diatas 8500C) guna memecah gas dioxin akibat pembakaran sampah yang mengandung klor. Untuk menjamin pembakaran berlangsung diatas temperatur 8500C insenerator dilengkapi dengan burner (biasanya menggunakan bahan bakar minyak) yang akan menyala apabila temperatur di dalam insenerator kurang dari 8500C. Insenerator juga dilengkapi dengan blower untuk menyuplai udara sekunder berkecepatan tinggi yang menjamin cukupnya suplai oksigen dan terjadinya mixing yang baik sehingga proses pembakaran menjadi optimal.
  16. 16. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Gas sisa pembakaran kemudian dialirkan menuju ruang penyaringan. Gas sisa pembakaran ini terdiri dari CO2, asam hidroklorat, asam nitrat, asam hidrofluor, merkuri, gas NOx, fly ash, uap air dan logam berat lainnya.
  17. 17. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 1. 2. 3. 4. 5. 6. Gas buang yang sudah disaring kemudian dibuang ke lingkungan melalui cerobong asap.
  18. 18. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Positif Negatif
  19. 19. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Positif Negatif Residu abu padat yang tersisa setelah pembakaran telah diketahui tidak berbahaya dan bisa dibuang dengan aman di lahan pembuangan. Di lokasi berpopulasi padat, mencari lahan pembuangan sampah amatlah sulit sehingga insinerasi menjadi jalan terbaik dalam menangani sampah. Partikel halus bisa secara efisien dihilangkan dengan baghouse filter.
  20. 20. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Positif Negatif Abu ringan menjadi kekhawatiran penduduk lokal karena mengandung logam berat dan efeknya yang amat berbahaya bagi kesehatan. Masih terdapat kekhawatiran mengenai emisi dioksin dan furan terutama dari insinerator tua. Insinerator mengemisikan logam berat seperti vanadium, mangan, krom, nikel, arsenik, merkuri, timbal, d an kadmium.
  21. 21. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 Tungku Salikun Tungku di pasar Kemlagi, Mojokerto Tungku di Blitar
  22. 22. Pengertian Pencegahan Tipe Dampak Polusi Contoh2 T E R I M A K A S I H .. Wassalamu’alaikum Wr. Wb

×