Successfully reported this slideshow.
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                          KEL. 4                               ...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                             KEL. 4           perubahan atau in...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                     KEL. 4              7. Untuk mengetahui Ruang Lingkup Audi...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                              KEL. 4                           ...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                            KEL. 4         C. TUJUAN AUDIT SDM ...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                            KEL. 4                  sesuai deng...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                         KEL. 4              2. Pengelolaan (pe...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                            KEL. 4                Pelatihan dan...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                            KEL. 4         K. AUDIT ATAS PENGUR...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                        KEL. 4                                 ...
AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM                                                KEL. 4                                DAFTAR PU...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Makalah audit manajemen audit sumber daya manusia (jiantari c 301 09 013)

40,366 views

Published on

  • Be the first to comment

Makalah audit manajemen audit sumber daya manusia (jiantari c 301 09 013)

  1. 1. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Manusia merupakan sumber daya yang paling penting dan menentukan dalam arah dan perubahan organisasi. Tanpa manusia sebagai penggeraknya, organisasi menjadi kumpulan resources yang tidak berguna. Selain itu, sumber daya manusia menjadi pilar penyangga utama sekaligus penggerak roda organisasi dalam usaha mewujudkan visi – misi dan tujuan organisasi. Dan, persis seperti aspek keuangan, pemasaran, mutu, lingkungan, manajemen, operasional, internal dan eksternal, maka sumber daya manusia juga memerlukan audit untuk memeriksa dan melihat sejauh mana fungsi-fungsi sumber daya manusia dalam organisasi memenuhi azas kesesuaian, efektivitas dan efisiensi di dalam prakteknya untuk mendukung tercapainya tujuan dan sasaran organisasi secara keseluruhan. Audit sumber daya manusia sejatinya merupakan penilaian yang sifatnya komprehensif. Audit itu juga didesain untuk menentukan jika dan bagaimana suatu perusahaan memenuhi tanggung jawabnya yang berhubungan dengan aturan-aturan sumber daya manusia. Guna mengerti dengan benar akan budaya, dinamika internal, dan bagaimana fungsi-fungsi organisasi, maka porsi terbesar dari pekerjaan audit sumber daya manusia dilakukan on-site dan diikutsertakannya berbagai komponen audit. Kunci penilaian keseluruhan dalam audit ini adalah gap analysis yang mengukur aktivitas sumber daya manusia pada kondisi saat audit dengan praktek-praktek yang dipertimbangkan sebagai yang ‘terbaik’. Perlu juga dipahami, bahwasanya untuk lebih mengerti isi audit sumber daya manusia yang sebenarnya, siapapun terlebih dahulu mesti mengenal pengertian, manfaat, instrument-instrumen, dan bentuk laporan audit secara umum serta kemudian menghubungkannya dengan pengertian dan manfaat audit sumber daya manusia. Pemaparan pengertian ini sangatlah penting supaya pembaca tidak kehilangan makna dan maksud dari audit sumber daya manusia. Hal penting lain adalah bahwa audit sumber daya manusia tidak mesti selalu ditekankan untuk mencari pelanggaran atau ketidaksesuaian. Akan tetapi, berguna juga mencari terobosan dan tantangan baru. Auditor memanfaatkan pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya untuk menggali potensi nilai dari perspektif sumber daya manusia memotivasi auditee guna memacu prestasi dengan melakukan berbagai 1
  2. 2. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 perubahan atau inovasi. Sumber daya manusia akan bisa berkembang jika didukung oleh budaya dan iklim organisasi yang kondusif melalui habitat belajar yang dapat meningkatkan modal kredibilitas individu dan organisasi. Kompetensi individu dan organisasi saja tidak cukup jika tidak didukung oleh kredibilitas individu dan organisasi. Karena itu pula, audit sumber daya manusia perlu ditindaklanjuti oleh manajemen dengan melakukan perbaikan dan menghindari masalah yang sama di kemudian hari. Dan, peranan top management sangat diharapkan dalam keberhasilan audit ini. Caranya, dengan memberikan disposisi atas laporan hasil audit sumber daya manusia yang dapat menimbulkan dampak psikologis bagi auditee. Lebih penting lagi, audit sumber daya manusia dapat dipandang sebagai proses pembelajaran yang merupakan perluasan dari kata mencoba. Dalam pembelajaran (learning) juga terdapat beberapa kesalahan dan ini dipandang sebagai proses untuk lebih menghasilkan dan mencapai apa yang dipandang sebagai praktek terbaik. Seperti aturan umum yang disampaikan oleh Warren Bennis dan Burt Nanus untuk semua organisasi: reasonable failure should never be received with anger. B. RUMUSAN MASALAH 1. Apa pengertian dari Audit Sumber Daya Manusia? 2. Bagaimana Kerangka Kerja Audit Sumber Daya Manusia? 3. Apa Tujuan dari Audit Sumber Daya Manusia? 4. Apa Manfaat dari Audit Sumber Daya Manusia? 5. Bagaimana Pendekatan Audit Sumber Daya Manusia? 6. Apa saja Langkah-Langkah Audit? 7. Bagaimana Ruang Lingkup Audit? 8. Apa saja Program Kerja Audit? 9. Bagaimana Audit atas Perolehan Sumber Daya Manusia? 10. Bagaimana Audit atas Pengelolaan Sumber Daya Manusia? 11. Bagaimana Audit atas Pengurangan Sumber Daya Manusia? C. TUJUAN MAKALAH INI DIBUAT 1. Untuk mengetahui pengertian dari Audit SDM 2. Untuk mengetahui Kerangka Kerja Audit SDM 3. Untuk mengetahui Tujuan dari Audit SDM 4. Untuk mengetahui Manfaat dari Audit SDM 5. Untuk mengetahui Pendekatan Audit SDM 6. Untuk mengetahui Langkah-Langkah Audit 2
  3. 3. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 7. Untuk mengetahui Ruang Lingkup Audit 8. Untuk mengetahui Program Kerja Audit 9. Untuk mengetahui Audit atas Perolehan SDM 10. Untuk mengetahui Audit atas Pengelolaan SDM 11. Untuk mengetahui Audit atas Pengurangan SDM 3
  4. 4. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 BAB II PEMBAHASAN A. PENGERTIAN AUDIT SDM Audit Sumber Daya Manusia merupakan suatu proses sistematik dan formal yang didesain untuk mengukur biaya dan manfaat keseluruhan program Manajemen Sumber Daya Manusia dan untuk membandingkan efisiensi dan efektivitas keseluruhan program Manajemen Sumber Daya Manusia tersebut dengan kinerja organisasi di masa lalu, kinerja organisasi lain yang dapat dibandingkan efektivitasnya, dan tujuan organisasi, merupakan suatu proses sistematik dan formal untuk mengevaluasi kompatibilitas fungsi Sumber Daya Manusia dengan tujuan dan strategi implementasi berbagai fungsi SDM, kebijakan dan prosedur SDM, serta kinerja setiap program SDM. Audit Sumber Daya Manusia (Human Resource Audit) mengevaluasi aktivitas-aktivitas sumber daya manusia di dalam sebuah organisasi dengan tujuan memperbaiki aktivitas-aktivitas tersebut. Audit dapat meliputi satu divisi atau seluruh organisasi. Audit ini memberikan umpan balik mengenai fungsi sumber daya manusia kepada manajer manajer operasi dan spesialis-spesialis sumber daya manusia. Audit ini juga memberikan umpan balik perihal seberapa baik manajer memenuhi tanggung jawab sumber daya manusia mereka. Pendeknya, audit merupakan kontrol; kualitas keseluruhan yang mencek aktivitas sumber daya manusia di dalam sebuah departemen, divisi, atau seluruh perusahaan. B. KERANGKA KERJA AUDIT SDM TUJUAN BISNIS PENGELOLAAN SDM  PENENTUAN PRIORITAS  PENGELOLAAN SDM  PENGEMBANGAN STRATEGI SDM  AKTIVITAS PROGRAM SDM HARIAN PENINGKATAN PENINGKATAN PENINGKATAN BERKELANJUTAN BERKELANJUTAN BERKELANJUTAN IDENTIFIKASI DAN IMPLEMENTASI PROGRAM PERBAIKAN 4
  5. 5. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 C. TUJUAN AUDIT SDM Ada beberapa hal yang ingin dicapai melalui audit SDM yang merupakan tujuan dari dilakukannya audit tersebut, antara lain: 1. Menilai efektivitas dari fungsi SDM 2. Menilai apakah program/aktivitas SDM telah berjalan secara ekonomis, efektif, dan efisien 3. Memastikan ketaatan berbagai program/aktivitas SDM terhadap ketentuan hukum, peraturan dan kebijakan yang berlaku di perusahaan 4. Mengindentifikasikan berbagai hal yang masih dapat ditingkatkan terhadap aktivitas SDM dalam menunjang kontribusinya terhadap perusahaan 5. Merumuskan beberapa langkah perbaikan yang tepat untuk meningkatkan ekonomisasi, efisiensi, dan efektivitas berbagai program/aktivitas SDM D. MANFAAT AUDIT SDM a. Mengidentifikasi kontribusi-kontribusi departemen sumber daya manusia bagi organisasi b. Meningkatkan citra profesional departemen sumber daya manusia c. Mendorong tanggung jawab dan profesionalisme yang lebih besar di antara anggota-anggota departemen sumber daya manusia d. Menjernihkan tugas-tugas dan tanggung jawab departemen sumber daya manusia e. Merangsang keseragaman berbagai kebijakan dan praktek sumber daya manusia f. Menemukan masalah-masalah sumber daya manusia yang kritis g. Memastikan ketaatan yang tepat waktu terhadap ketentuan-ketentuan ilegal h. Mengurangi biaya-biaya sumber daya manusia melalui prosedur personalia yang efektif i. Menciptakan peningkatan penerimaan terhadap perubahan-perubahan yang dibutuhkan di dalam departemen sumber daya manusia j. Mewajibkan suatu telaah yang cermat atas sistem informasi departemen E. PENDEKATAN AUDIT SDM Ada tiga pendekatan utama dalam audit SDM, yang umum digunakan, yaitu: 1. Menentukan ketaatan pada hukum dan berbagai peraturan yang berlaku Audit menekankan penilaian bagaimana perusahaan menetapkan berbagai aturan dan kebijakan yang secara internal berlaku di perusahaan, apakah telah 5
  6. 6. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 sesuai dengan aturan dan hukum yang telah ditetapkan pemerintah sebagai pemegang otoritas dan apakah setiap komponen dalam organisasi menjalankan aktivitasnya sesuai dengan aturan dan kebijakan tersebut. Manajemen puncak harus menyadari bahwa manajer disetiap tingkat berkewajiban untuk mentaati peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku. 2. Mengukur kesesuaian program dengan tujuan organisasi Manajer SDM sebagai pengendali fungsi ini, dituntut untuk mampu mengarahkan program-programnya pada berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan produktivitas karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 3. Mengukur kinerja program Mengukur kinerja program berarti menghubungkan aktivitas aktual program SDM yang diaudit dengan ukuran-ukuran keberhasilan yang telah ditetapkan sebelumnya. Disamping ukuran-ukuran keberhasilan, penilaian kinerja program juga dihubungkan dengan strategi dan rencana yang telah ditetapkan. F. LANGKAH-LANGKAH AUDIT Secara umum ada lima tahapan yang harus dilakukan dalam audit manajemen dan audit SDM mengacu pada tahapan ini dalam pelaksanaannya. Langkah (tahapan) tersebut meliputi: 1. Audit Pendahuluan: pada tahap ini, auditor menekankan auditnya pada pencarian informasi latar belakang dan gambaran umum terhadap program/aktivitas SDM yang diaudit. Tujuan audit terdiri atas tiga elemen, yaitu kriteria, penyebab, dan akibat. 2. Review terhadap sistem pengendalian manajemen 3. Audit lanjutan 4. Pelaporan 5. Tidak lanjut G. RUANG LINGKUP AUDIT SDM harus dikelola sebagaimana halnya aset yang dimiliki perusahaan. Jadi, pola pikir pemberdayaan karyawan harus menjadi dasar dalam pengelolaan SDM ini. Ruang lingkup audit SDM dibagi ke dalam tiga kelompok, sesuai dengan administrasi aset tetap pada umumnya, yaitu perolehan, penggunaan, dan penghentian penggunaan sebagai berikut: 1. Rekrutmen atau perolehan SDM, mulai dari awal proses perencanaan kebutuhan SDM hingga proses seleksi dan penempatan 6
  7. 7. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 2. Pengelolaan (pemberdayaan) SDM, meliputi semua aktivitas pengelolaan SDM setelah ada diperusahaan, mulai dari pelatihan dan pengembangan sampai dengan penilaian kinerja karyawan 3. Pemutusan hubungan kerja (PHK) karena mengundurkan diri maupun pemecatan akibat pelanggaran aturan perusahaan H. PROGRAM KERJA AUDIT Program kerja audit, atau cukup disebut program audit, merupakan rencana dan langkah kerja yang harus diikuti oleh auditor dalam melaksanakan tugas audit, berdasarkan tujuan dan tujuan audit yang telah ditetapkan. Program kerja audit ini memuat beberapa pertayaan dan langkah kerja untuk memperoleh temuan audit sesuai dengan tahapan-tahapan audit. I. AUDIT ATAS PEROLEHAN SDM Perencanaan SDM Perencanaan SDM merupakan proses analisis dan identifikasi tentang kebutuhan dan ketersediaan SDM untuk menyelesaikan berbagai bidang tugas dan tanggung jawab yang harus dikelola perusahaan dalam mencapai tujuannya. Rekrutmen Rekrutmen meliputi upaya pencarian sejumlah calon karyawan yang memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga dari mereka perusahaan dapat menyeleksi orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ada. Seleksi dan Penempatan Seleksi adalah proses mendapatkan dan menggunakan informasi mengenai pelamar kerja untuk menentukan siapa yang seharusnya diterima menduduki posisi jangka pendek dan jangka panjang. Sedangkan penempatan berkaitan dengan pencocokan seseorang dengan jabatan yang akan dipegangnya. Seleksi dan penempatan bertujuan untuk menempatkan orang yang tepat pada jabatan (pekerjaan) yang tepat. J. AUDIT ATAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA Pelatihan dan pengembangan Karyawan 7
  8. 8. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 Pelatihan dan pengembangan karyawan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan SDM dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, baik saat ini maupun di masa yang akan datang. Perencanaan dan pengembangan Karier Karier adalah seluruh pekerjaan yang dimiliki atau dilakukan oleh individu selama masa hidupnya. Karier merupakan pola dari pekerjaan dan sangat berhubungan dengan pengalaman (posisi, wewenang, keputusan, dan interpretasi subjektif atas pekerjaan) dan aktivitas selama masa kerja individu. Tujuan karier adalah posisi dimasa depan yang ingin dicapai oleh individu dalam pekerjaannya. Tujuan ini berperan sebagai tolok ukur sepanjang jenjang karier seseorang. Pengembangan karier seorang karyawan menunjukkan semakin meningkatnya kemampuan karyawan tersebut dalam memegang tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang lebih besar dalam pekerjaannya. Penilaian Kinerja Penilaian kerja karyawan pada dasarnya adalah menghubungkan kinerja karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan standar (ukuran) keberhasilan yang telah ditetapkan sebelumnya untuk tugas dan tanggung jawab tersebut. Kompensasi dan Balas Jasa Kompensasi adalah sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti (imbalan) atas kontribusi yang telah diberikan karyawan kepada perusahaan. Keselamatan dan kesehatan Kerja Keselamatan dan kesehatan kerja mengacu pada kondisi fisiologis-fisik dan psikologis karyawan yang diakibatkan oleh lingkungan dan fasilitas kerja yang disediakan perusahaan. Kepuasan Kerja Karyawan Setiap individu memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai yang berlaku pada dirinya. Semakin tinggi penilaian terhadap kegiatan dirasakan sesuai dengan keinginan individu, maka semakin tinggi pula kepuasannya terhadap kegiatan tersebut. Jadi kepuasan kerja merupakan gambaran evaluasi seseorang atas perasaan sikapnya senang atau tidak senang, puas atau tidak puas dalam bekerja. 8
  9. 9. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 K. AUDIT ATAS PENGURANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Pengurangan tenaga kerja merupakan keputusan yang tidak berdiri sendiri. Berbagai kepentingan perusahaan harus diselamatkan agar perusahaan bisa bertahan hidup (survive) dan ikut bermain dalam persaingan yang sangat tinggi intensitasnya. UU No. 3 Tahun 2003 Pasal 158-167 mengatur tentang dalam hal apa perusahaan dapat melakukan PHK. Beberapa alasan perusahaan dapat melakukan PHK antara lain: 1. Tenaga Kerja mengundurkan diri (secara sukarela) 2. Perusahaan tutup 3. Perusahaan pailit 4. Terjadi perubahan status perusahaan 5. Tenaga kerja memasuki masa pensiun 9
  10. 10. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN Audit SDM di laksanakan untuk mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan baik untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Artinya audit SDM mempunyai misi membantu pimpinan dengan memberikan masukan informasi signifikan hasil penilaian auditor untuk membantu mengatasi permasalahan yang tengah dihadapi oleh Departemen. Hasil audit SDM dapat menjadi masukan berharga untuk referensi dalam membuat keputusan atau mengambil kebijakan tentang SDM sehingga pengelolaan SDM dapat lebih sesuai dengan perencanaan organisasi jangka panjang. B. SARAN Dari uraian makalah ini, penyusun merekomendasikan pentingnya untuk menguasai konsep Audit SDM karena hal tersebut akan dapat membantu mengevaluasi kegiatan-kegiatan SDM yang dilakukan dalam suatu perusahaan. Dan hasilnya memberikan umpan balik tentang fungsi SDM bagi para manajer operasional dan departemen SDM. Ini juga mengemukakan seberapa baik para manajer mengelola tugas-tugas SDM. 10
  11. 11. AUDIT MANAJEMEN | AUDIT SDM KEL. 4 DAFTAR PUSTAKA IBK. Bayangkara, AUDIT MANAJEMEN Prosedur dan Implementasi, Penerbit Salemba Empat, Jakarta:2008 Sumber lain: www.google.com//auditsumberdayamanusia 11

×