Klasifikasi strategi belajar mengajar

9,211 views

Published on

Klasifikasi strategi belajar mengajar

Published in: Education, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
9,211
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5,104
Actions
Shares
0
Downloads
130
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Klasifikasi strategi belajar mengajar

  1. 1. KLASIFIKASI STRATEGI<br />La Tahang<br />FKIP UNHALU<br />
  2. 2. LatarBelakang<br />Dalamkeseluruhanprosespendidikandiperguruantinggi, pembelajaranmerupakanaktivitas paling utama.<br />SalahsatufaktorpenentukeberhasilanprosespembelajaranadalahGURU/DOSEN.<br />TugasGURU/DOSEN dalamprosespembelajaranadalahsebagaiperencana, pelaksanasekaligussebagipenilaikeberhasilanbelajarmahasiswa.<br />
  3. 3. KOMPETENSI TENAGA AKADEMIK<br />Kepmen 045/2002<br />Utama<br />Kepribadian<br />Keilmuan<br />Kekaryaan<br />Sikap<br />Kemasyarakatan<br />Pendukung<br />Gayut<br />PP No.19/2005<br />Pedagogik<br />Kepribadian<br />Profesional<br />Sosial<br />
  4. 4. CONTOH KASUS:<br />GURU/DOSEN kurangmenguasaibidangilmunyaatauGURU/DOSEN memberikuliahdiluarbidangkeilmuannya.<br />GURU/DOSEN mengucapkankata-kata yang bernadamerendahkankemampuanmahasiswa.<br />GURU/DOSEN mempermalukanmahasiswanyadidepanumum (teman-temannya).<br />GURU/DOSEN menganggaprendahdisiplinilmulainnya.<br />GURU/DOSEN tidakmentolerirpendapatmahasiswanya yang berbedadengannya.<br />GURU/DOSEN menghambatmahasiswanyadalampencapaianhasilpembelajarannya(GURU/DOSEN “killer” dsb) <br />
  5. 5. Antagonisme pembelajaran "gaya bank" (Paulo Freire)<br />guru mengajar - murid belajar; <br />guru tahu segalanya - murid tidak tahu apa-apa; <br />guru berpikir - murid dipikirkan; <br />guru bicara - murid mendengarkan;<br />guru mengatur - murid diatur;<br />guru memilih dan memaksakan pilihannya - murid menuruti; <br />guru bertindak - murid membayangkan bagaimana bertindak sesuai dengan tindakan guru;<br />guru memilih apa yang akan diajarkan - murid menyesuaikan diri. <br />
  6. 6. 7 (tujuh) Kesalahanbesar yang sering dilakukan oleh para guru/Dosen<br />Mengambil jalan pintas dalam mengajar <br />menunggu peserta didik berperilaku negative baru ditegur<br />menggunakan destructive discipline saat membina siswa<br />mengabaikan keunikan peserta didik saat mengajar (siswa kurang mampu dan siswa mampu diperlakukan sama saja dalam KBM) <br />malas belajar dan meningkatkan ketrampilan karena merasa paling pandai dan tahu<br />tidak adil (deskriminatif), dan <br />memaksa hak peserta didik.<br />
  7. 7. KONSEP DASAR PEMBELAJARAN<br />
  8. 8. Konsep Tentang Pembelajaran<br />Pembelajaran merupakan proses aktif<br />Pembelajaran memerlukan refleksi mental<br />Pembelajaran merupakan aktivitas sosial<br />Pembelajaran dibangun atas pengetahuan yang telah dimiliki siswa (prior knowledge)<br />Pembelajaran memerlukan waktu<br />Pembelajaran memerlukan motivasi<br />Pembelajaran merupakan peningkatan pengetahuan secara kuantitatif<br />Pembelajaran merupakan proses memperoleh fakta, ketrampilan, dan metode yang dapat disimpan dan digunakan apabila diperlukan<br />
  9. 9. PERAN GURU/DOSEN DALAM KONTEKS PEMBELAJARAN<br />PeranGURU/DOSEN sebagaipenyebarinformasisemakinkecil, lebihbanyakberfungsisebagaipembimbing, pendamping, danpendorong<br />Mahasiswaadalahindividu-individu yang kompleks, merekamempunyaiperbedaancarabelajar.<br />Prosesbelajarmengajarditekankanpadabelajardaripadamengajar<br />
  10. 10. 1. PENGETAHUAN<br />PENGETAHUAN DIPANDANG SEBAGAI SESUATU YANG SUDAH JADI , YANG TINGGAL DIPINDAHKAN ( DITRANSFER ) DARI GURU/DOSEN KE MAHASISWA.<br />PENGETAHUAN ADALAH HASIL KONSTRUKSI (BENTUKAN) ATAU HASILTRANSFORMASI SESEORANG YANG BELAJAR.<br />
  11. 11. BELAJAR BUKAN MENERIMA PENGETAHUAN ( PASIF - RESEPTIF )<br />BELAJAR ADALAH MENCARI DAN MENGKONSTRUKSI ( MEMBENTUK )PENGETAHUAN <br />AKTIF DAN SPESIFIK CARANYA<br />2. BELAJAR<br />
  12. 12. 3. MENGAJAR <br />Berpartisipasidenganmahasiswadalammembentukpengetahuan (individual / kelompok)<br />·  Menyampaikan pengetahuan <br /> (bisa Klasikal)<br />Menjalankanberbagaistrategi yang membantumahasiswauntukdapatbelajar.<br /><ul><li>Menjalankan sebuah instruksi yang telah dirancang .</li></li></ul><li>BUKAN LAGI BAGAIMANA GURU/DOSEN MENGAJAR DENGAN BAIK(TEACHER CENTER),<br />TAPI…….<br />TEACHING<br />(TRANSFER OF KNOWLEDGE)<br />BAGAIMANA MAHASISWA BISA BELAJAR DENGAN BAIK DAN BERKELANJUTAN(STUDENT CENTERED LEARNING)<br />LEARNING<br />(METHOD OF INQUIRY )<br />
  13. 13. MELAKUKAN PROSES PEMBEKALAN METHOD OF INQUIRYSESEORANG YANG BERKOMPETEN DALAM BERKARYA DI MASYARAKAT<br />MELAKSANAKAN TRANSFER OF KNOWLEDGE<br />PERUBAHAN PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI<br />
  14. 14. Model pembelajaran dewasa<br />
  15. 15. Teknik Pengaktivan Siswa<br />Think-pair-share<br />Minute papers<br />Writing activities of many kinds<br />Brainstorming<br />Games<br />Debates<br />Group works<br />Case studies<br />
  16. 16. Keterampilan Utuh & Terintegrasi<br />Keterampilan Dasar Mengajar<br />KETERAMPILAN GENERIK<br />Bertanya<br />Memberi penguatan<br />Mengadakan variasi<br />Menjelaskan<br />Membuka & Menutup Pelajaran<br />Membimbing diskusi kelompok kecil<br />Mengelola kelas<br />Mengajar kelompok kecil dan perorangan<br />
  17. 17. Keterampilan Bertanya<br /><ul><li> mengungkapkan pertanyaan secara jelas & singkat
  18. 18. memberi acuan
  19. 19. memusatkan perhatian
  20. 20. menyebarkan pertanyaan
  21. 21. memindahkan giliran
  22. 22. memberikan waktu berpikir
  23. 23. memberikan tuntunan</li></li></ul><li>Keterampilan Memberi Penguatan<br />JENIS<br /><ul><li> Verbal
  24. 24. Non verbal :
  25. 25. gerak mendekati
  26. 26. mimik
  27. 27. sentuhan
  28. 28. kegiatan</li></ul>PERSYARATAN<br /><ul><li> Hangat dan antusias
  29. 29. Bermakna
  30. 30. Respon positif
  31. 31. Jelas sasaran
  32. 32. Segera
  33. 33. Bervariasi</li></li></ul><li>Keterampilan Mengadakan Variasi<br />Variasi Gaya Mengajar<br /><ul><li> suara
  34. 34. memusatkan perhatian
  35. 35. kesenyapan
  36. 36. kontak pandang
  37. 37. variasi gerakan badan
  38. 38. mengubah posisi</li></ul>Variasi Media & Bahan<br /><ul><li> visual
  39. 39. audio
  40. 40. taktil</li></ul>Variasi Pola Interaksi & Kegiatan<br /><ul><li> klasikal
  41. 41. kelompok
  42. 42. perorangan
  43. 43. diskusi, latihan, demonstrasi</li></li></ul><li>Keterampilan Menjelaskan<br />TUJUAN<br /><ul><li> membimbing siswa:
  44. 44. memahami konsep
  45. 45. memberi penalaran
  46. 46. terlibat dalam berpikir
  47. 47. mendapat balikan dari siswa</li></ul>KOMPONEN<br /><ul><li> merencanakan penjelasan
  48. 48. isi pesan
  49. 49. karakteristik siswa
  50. 50. menyajikan penjelasan
  51. 51. kejelasan
  52. 52. contoh & ilustrasi
  53. 53. pemberian tekanan
  54. 54. balikan</li></li></ul><li>Keterampilan Membuka & Menutup Pelajaran<br />TUJUAN<br /><ul><li> memberi motivasi
  55. 55. menjelaskan batas tugas
  56. 56. hubungan materi
  57. 57. mengetahui tingkat pemahaman</li></ul>MEMBUKA<br /><ul><li> menarik perhatian
  58. 58. menimbulkan motivasi
  59. 59. memberi acuan
  60. 60. membuat kaitan</li></ul>MENUTUP<br /><ul><li> meninjau kembali
  61. 61. evaluasi penguasaan siswa
  62. 62. tindak lanjut</li></li></ul><li>StrategiPembelajaran<br />Strategipembelajarandimaksudkansebagaibentuk/polaumumkegiatanpembelajaran yang akandilaksanakan. <br />Strategipembelajarandapatdipilihantarakegiatantatapmukadan non tatapmuka (pengalamanbelajar).<br />MetodeberupaaktivitaspembelajarandilihatdarisudutGURU/DOSEN.<br />Pengalamanbelajardilihatdarisudutmahasiswa<br />
  63. 63. STRATEGI PEMBELAJARAN<br />Pedekatandalammengelolakegiatanpembelajaran denganmengintegrasikankomponen :<br />urutankegiatan<br />carapengorganisasianmateripelajaran<br />Pesertadidik<br />Peralatandanbahan<br />Waktu yang digunakan<br />Untukmencapaitujuanpembelajaran yang telahditentukansecaraefektifdanefisien.<br />
  64. 64. Pengalaman Belajar<br />AdalahAktifitasbelajar yang dilakukanmahasiswadalamberinteraksidenganobyekbelajar .<br />Bentuknyadapatberupa :<br />kegiatanmendemonstrasikan, <br />mempraktikan, <br />mensimulasikan, <br />mengadakaneksperimen, <br />menganalisis, <br />mengaplikasikan, <br />menemukan, <br />mengamati, <br />meneliti, menelaah, dll. <br />
  65. 65. TATAP MUKA<br />Kegiatantatapmukadimaksudkansebagaikegiatanpembelajaran yang dilakukandenganmengembangkanbentuk-bentukinteraksilangsungantaraGURU/DOSEN denganmahasiswa, seperti : <br />ceramah, <br />diskusi, <br />presentasi, <br />ujianblok, <br />kuis, <br />dll. <br />
  66. 66. MATERI POKOK/PEMBELAJARAN<br />Arti:<br />Adalah pokok-pokok materi yang harus dipelajari oleh mahasiswa sebagai sarana pencapaian kompetensi <br />Jenis:<br />Pengetahuan, keterampilan, sikap<br />Fakta, konsep, prinsip, prosedur<br />Urutan<br />Prosedural, hirarkhis, kombinasi<br />
  67. 67. MATERI PEMBELAJARAN<br />Fakta:<br /><ul><li>Menyebutkannama, kapan, berapa, dandimana
  68. 68. Nama-namaobjek
  69. 69. Namatempat
  70. 70. Namaorang
  71. 71. Lambang
  72. 72. Namabagian
  73. 73. Komponensuatubenda</li></ul>Konsep:<br /><ul><li>Pengertian
  74. 74. Definisi
  75. 75. Identifikasi
  76. 76. Klasifikasi
  77. 77. Ciri-ciri
  78. 78. Hakikat
  79. 79. Inti Isi</li></li></ul><li>MATERI PEMBELAJARAN<br />Prinsip:<br /><ul><li>Dalil
  80. 80. Rumus
  81. 81. Hukum
  82. 82. Hipotesis
  83. 83. Hub. Atar variabel
  84. 84. Paradigma</li></ul>Prosedur:<br /><ul><li>Langkah-langkah mengerjakan sesuatu secara urut</li></li></ul><li>KITA BELAJAR MELALUI<br /><ul><li>Apa yang kita lihat
  85. 85. Apa yang kita dengar
  86. 86. Apa yang kita kecap
  87. 87. Apa yang kita sentuh
  88. 88. Apa yang kita baui
  89. 89. Apa yang kita lakukan
  90. 90. Apa yang kita bayangkan
  91. 91. Apa yang kita intuisikan
  92. 92. Apa yang kita rasakan</li></li></ul><li>METODE PEMBELAJARAN<br />Metodepembelajaranadalahcaramenyajikanisiperkuliahankepadamahasiswauntukmencapaitujuaninstruksionaltertentu.<br />
  93. 93. MemilihMetodePembelajaran<br />TujuanPembelajaran/Kompetensi<br />WaktudanFasilitas<br />Pengetahuanawalmahasiswa<br />Jumlahmahasiswa<br />Jenismatakuliah/PokokBahasan<br />PengalamandanKepribadian<br />
  94. 94. PASSIVE<br />Verbal reciving<br />Watching video<br />Visual reciving<br />Watching a demonstration<br />Seeing it done on location<br />Partici- pating<br />Giving a talk<br />ACTIVE<br />Doing a Dramatic Presentation<br />Simullating the Real Experience<br />Doing<br />Reading<br />10%<br />20%<br />Hearing words<br />30%<br />Looking at picture<br />50%<br />Looking at an exhibition<br />Participating in a discussion<br />70%<br />Doing the Real Thing<br />90%<br />TINGKAT MEMORISASI<br />TINGKAT KETERLIBATAN<br />MODEL PEMBELAJARAN<br />
  95. 95. KADAR KETERLIBATAN MAHASISWA<br />
  96. 96. Keterkaitan praktik dalam dunia kerja<br />Keterkaitan pengetahuan berbasis antar disiplin<br />Simulated learning stimulus<br />“real world situation”<br />Enquiry process<br />Response to situation<br />Justified from related learning<br />Keterkaitan pengetahuan/ ketrampilan berdasarkan pengalaman<br />Keterkaitan pengembangan ketrampilan<br />Keterkaitan nilai & perilaku profesional<br />
  97. 97. HubunganMetodePembelajaran danPrinsipBelajar<br />Motivasi<br />Keefektifanberfikirmahasiswa<br />Umpanbalikdanpenguatan<br />Kecepatanbelajar<br />
  98. 98. CONTOH METODE PEMBELAJARAN<br />PembelajaranTuntas<br />PembelajaranKooperatif<br />Problem Based Learning<br />Proyect Based Learning<br />E-Learning<br />Work Based Learning<br />
  99. 99. Terima Kasih<br />

×