BELAJAR-MENGAJAREFEKTIF<br />oleh<br /> La Tahang<br />PendidikanFisika FKIP Unhalu<br />MateriKuliah SBM<br /><ul><li> La...
3<br />MANAJEMEN KELAS ?<br />APA ARTINYA ?<br />Membuat Kelas sebagai  tempat belajar.<br />Menciptakan Proses Belajar   ...
 Pendidikan terjadi dengan Proses Belajar-	         Mengajar :</li></ul>1. Pemberian motivasi untuk belajar.<br />2. Menun...
 Belajar adalah suatu perubahan perbuatan sebagai akibat dari mengalami.
 Belajar adalah proses perbaikan pengetahuan dan 		keterampilan dengan cara mengalami sendiri.
 Belajar adalah mengubah perbuatan, yaitu pengetahu-	an dan keterampilan, yang hasilnya dapat benar  atau salah.
 Belajar adalah suatu proses untuk mendapatkan  kemampuan agar dapat menggantikan perilaku 		yang buruk 	menjadi baik.
 La Tahang</li></li></ul><li>7<br />Hampir semua perilaku manusia adalah hasil dari proses belajarnya, sehingga dapat dika...
 La Tahang</li>
Belajar mengajar efektif
Belajar mengajar efektif
Belajar mengajar efektif
Belajar mengajar efektif
Belajar mengajar efektif
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Belajar mengajar efektif

5,250 views

Published on

Prinsip-prinsip belajar mengajar efektif

Published in: Education
3 Comments
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
5,250
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1,269
Actions
Shares
0
Downloads
162
Comments
3
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Belajar mengajar efektif

  1. 1. BELAJAR-MENGAJAREFEKTIF<br />oleh<br /> La Tahang<br />PendidikanFisika FKIP Unhalu<br />MateriKuliah SBM<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>2<br />PERGESERAN FOKUS PERHATIAN<br />MENGAJAR : Fokus pada Pengajar + <br />materi + metoda mengajar<br />2. PROSES BELAJAR-MENGAJAR : <br />Fokus pada Pengajar + Siswa/Mahasiswa<br />3. PEMBELAJARAN : Fokus pada terjadinya<br />proses belajar pada Siswa/Mahasiswa.<br />
  2. 2. 3<br />MANAJEMEN KELAS ?<br />APA ARTINYA ?<br />Membuat Kelas sebagai tempat belajar.<br />Menciptakan Proses Belajar terjadi dalam kelas.<br />Menciptakan suasana kelas yang kondusif untuk terjadinya proses belajar.<br />Selalu berusaha agar Siswa/Mahasiswa benar-benar aktif belajar.<br />Mengupayakan sarana-sarana yang membantu proses belajar menjadi lebih efektif dan efisien.<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>4<br />INTERAKSI UNSUR-UNSUR UTAMA<br />Siswa/Mahasiswa<br />Motivasi belajar :<br />Belajar :<br />Pengalaman belajar<br />Tujuan belajar Minat,<br />Pengarahan belajar<br />MATERI<br />PELAJARAN<br />Guru/Dosen<br />Penguasaan :<br /> Kompetensi Guru/Dosen<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>5<br />DEFINISI PENDIDIKAN<br /><ul><li> Pendidikan adalah suatu proses membentuk atau mengubah perilaku (Kemampuan).
  3. 3. Pendidikan terjadi dengan Proses Belajar- Mengajar :</li></ul>1. Pemberian motivasi untuk belajar.<br />2. Menunjukkan arah dan tujuan belajar.<br />3. Memberi / Menunjukkan materi yang perlu dipelajari.<br />4. Memberi tahu manfaat belajar.<br />5. Memberi petunjuk cara belajar yang efisien.<br />6. Menilai hasil belajar.<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>6<br />B E L A J A R<br />PENGERTIAN :<br /><ul><li> Belajar adalah usaha aktif dari seseorang yang dilakukan secara sadar untuk mengubah perilakunya sendiri. Pembelajaran !!
  4. 4. Belajar adalah suatu perubahan perbuatan sebagai akibat dari mengalami.
  5. 5. Belajar adalah proses perbaikan pengetahuan dan keterampilan dengan cara mengalami sendiri.
  6. 6. Belajar adalah mengubah perbuatan, yaitu pengetahu- an dan keterampilan, yang hasilnya dapat benar atau salah.
  7. 7. Belajar adalah suatu proses untuk mendapatkan kemampuan agar dapat menggantikan perilaku yang buruk menjadi baik.
  8. 8. La Tahang</li></li></ul><li>7<br />Hampir semua perilaku manusia adalah hasil dari proses belajarnya, sehingga dapat dikatakan bahwa proses belajar adalah proses pematangan atau pendewasaan seseorang.<br />Belajar didorong oleh kebutuhan atau keinginanyang dimiliki dan dirasakan oleh orang yang bersangkutan.<br />Memiliki Kemampuan<br />Pemenuhan kebutuhan/ Kepuasan<br />Kebutuhan / Keinginan<br />Tak memiliki Kemampuan<br />Kemampuan<br />Belajar<br />Proses Belajar yang didorong oleh motif mencari kepuasan<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>8<br />CIRI-CIRI BELAJAR<br />1. Belajar adalah proses aktif dari orang yang bersangkutan.<br />2. Belajar hanya dapat dilakukan secara individual.<br />3. Kemampuan belajar setiap individu berbeda.<br />4. Belajar dipengaruhi oleh pengalaman.<br />5. Belajar melalui indera.<br />6. Belajar dipengaruhi oleh kebutuhan yang terasa oleh pelajar.<br />7. Belajar didorong ataupun dihambat oleh hasil belajar.<br />8. Belajar dipengaruhi oleh keadaan fisik orang yang belajar dan lingkungannya.<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>9<br />PRINSIP-PRINSIP BELAJAR<br />1. PRINSIP KESIAPAN : Tingkat keberhasilan belajar tergantung pada kesiapan pelajar. Apakah dia sudah dapat mengkonsentrasikan pikiran, atau apakah kondisi fisiknya sudah siap untuk belajar.<br />2. PRINSIP ASOSIASI : Tingkat keberhasilan belajar juga tergantung pada kemampuan pelajar mengaso- siasikan atau menghubung-hubungkan apa yang se- dang dipelajari dengan apa yang sudah ada dalam ingatannya : pengetahuan yang sudah dimiliki, penga- laman, tugas yang akan datang, masalah yang pernah dihadapi, dll.<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>10<br />(Lanjutan)<br />3. PRINSIP LATIHAN : Pada dasarnya mempe- lajari sesuatu itu perlu berulang-ulang atau di- ulang-ulang, baik mempelajari pengetahuan maupun keterampilan, bahkan juga dalam kawas- an afektif. Makin sering diulang makin baiklah hasil belajarnya.<br />4. PRINSIP EFEK (AKIBAT) : Situasi emosi- onal pada saat belajar akan mempengaruhi hasil belajarnya. Situasi emosional itu dapat disim- pulkan sebagai perasaan senang atau tidak senang selama belajar.<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>11<br />FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGI YANG MEMPENGARUHI PROSES BELAJAR<br />Tujuan Belajar<br />Tingkat Aspirasi<br />Kapasitas untuk Belajar<br />Proses Belajar<br />Umur Pelajar<br />Pemahaman segala sesuatu yang dipelajari<br />Pengetahuan tentang Keberhasilan dan Kegagalan<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>12<br />FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFISIENSI BELAJAR<br />SIFAT Siswa/Mahasiswa <br />MATA AJARAN<br />SIFAT Guru/Dosen<br />EFISIENSI BELAJAR<br />FASILITAS FISIK<br />INTERAKSI Siswa/Mahasiswa-Guru/Dosen<br />SIFAT KELOM POK Siswa/Mahasiswa<br />LINGKUNGAN<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>13<br />INTERAKSI Siswa/Mahasiswa-PENGAJAR<br />1. Hubungan Pengajar-Siswa/Mahasiswa: intensitas, frekuensi, suasana.<br />2. Interaksi Pengajar-Siswa/Mahasiswa: bersambut, relevan, sesuai.<br />3. Metoda mengajar: kuliah, ceramah, tanya-jawab, diskusi kelompok, latihan, studi kasus, widyawisata, praktek lapang, seminar, memberi pekerjaan rumah, dll<br />4. Pengalaman belajar : mendengarkan kuliah, mencatat pelajaran, menjawab pertanyaan, bertanya, menyanggah pendapat, mengkritik, membuat PR, melakukan praktek, membaca buku, menulis makalah, praktikum, menonton slide/film/video, dll<br />Belajar<br /><ul><li> La Tahang</li></li></ul><li>14<br />KONSEP-KONSEP PENTING LAINNYA<br />1. RETENSI (PENGENDAPANINGAT)<br /> (Retention) Dapat mengungkap kembali.<br />2. KELUPAAN (Forgeting) Tak dapat mengungkap kembali.<br />3. BELAJAR MENTRANSFER (Transfer of learning)<br /> Dapat menggunakan hasil belajar.<br />4. MOTIVASI BELAJAR (Learning motivation)<br /> Kemauan & Kebutuhan untuk belajar.<br />Mengajar dimulai dari No.4 untuk mencapai<br />No.1 dan 3, serta menghindari No.2<br /><ul><li> La Tahang
  9. 9. La Tahang</li>

×