Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Analisis Kelembagaan dalam KegiatanAnalisis Kelembagaan dalam Kegiatan
Pengkajian dan Strategi PengembanganPengkajian dan ...
Materi:Materi:
 ApaApa sihsih kelembagaan?kelembagaan?
 Bagaimana mengkaji sebuahBagaimana mengkaji sebuah
kelembagaan?k...
Arti kelembagaanArti kelembagaan
‘‘Kelembagaan’ diberi berbagai istilah yang beragam, yaitu:Kelembagaan’ diberi berbagai i...
BentukBentuk KesadaranKesadaran
akan jenisakan jenis
yang samayang sama
AdanyaAdanya
hubunganhubungan
sosialsosial
Orienta...
Dalam literatur, istilah “kelembagaan”Dalam literatur, istilah “kelembagaan” (social(social
institution)institution) disan...
Contoh ketidaksepahamanContoh ketidaksepahaman::
- ““What contstitutes an ‘institution’ is a subject of continuing debate ...
KKelembagaan adalahelembagaan adalah social formsocial form.. IIbarat organ-organ dalam tubuhbarat organ-organ dalam tubuh...
EEmpat carampat cara pembedaan antara “kelembagaan”pembedaan antara “kelembagaan”
dan “organisasi” di kalangan ahli:dan “o...
Dalam perkembanganDalam perkembangan ilmu sosiologiilmu sosiologi::
Pada awalnya istilah ‘Pada awalnya istilah ‘instituti...
Di kalangan ilmu ekonomiDi kalangan ilmu ekonomi,, “ekonomi kelembagaan” =“ekonomi kelembagaan” =
Prof. Mubyarto: memperha...
Menurut Syahyuti (2003): kelembagaan/organisasi terdiri atas duaMenurut Syahyuti (2003): kelembagaan/organisasi terdiri at...
Perbandingan karakteristik aspek-aspek kelembagaan dan aspek-aspek keorganisasian
Aspek KelembagaanAspek Kelembagaan Aspek...
Di dunia ini, hanya ada 3 bentuk dasar atau tipe dasarDi dunia ini, hanya ada 3 bentuk dasar atau tipe dasar
kelembagaan, ...
Perbedaaannya antara ketiganya adalah:
AspekAspek KelKel KomunitasKomunitas KelKel NegaraNegara KelKel PasarPasar
Orientas...
KelKel.. komunitaskomunitas KelKel.. negaranegara KelKel.. pasarpasar
Kel.Kel.
komunitaskomunitas
Rumah tangga,Rumah tangg...
Berbagai cara pengelompokkan kelembagaan:Berbagai cara pengelompokkan kelembagaan:
Pengelompokan berdasarkan sistem agribi...
Pengelompokkan atas Orientasi, Bentuk Pelayanan, danPengelompokkan atas Orientasi, Bentuk Pelayanan, dan
Sifat Keanggotaan...
MengkajiMengkaji KelembagaanKelembagaan
Analisis kelembagaan di desa dilakukan pada 3Analisis kelembagaan di desa dilakuka...
Superstruktur adalah:Superstruktur adalah:
kondisi lingkungan yang menyediakan sekaligus membatasikondisi lingkungan yang ...
DalamDalam community profilecommunity profile dipelajari 6 hal:dipelajari 6 hal:
1. Apa batasan komunitas dan apa asset ya...
DalamDalam organizational profileorganizational profile dipelajari:dipelajari:
1. Bagaimana karakteristik umum kelembagaan...
Langkah-langkah dalam mengembangkanLangkah-langkah dalam mengembangkan
kelembagaankelembagaan (contoh kasus Primatani)(con...
Kedua, pKedua, pahami jenis, bentuk, dan sifat interaksi yangahami jenis, bentuk, dan sifat interaksi yang
terdapat dalam ...
Ciri-ciri interaksi yang bersifat sosial vs bersifat ekonomi.
InteraksiInteraksi yangyang “sangat sosial”“sangat sosial” I...
KetigaKetiga, pahami sifat komunalitas (atau individualitas), pahami sifat komunalitas (atau individualitas)
masyarakatnya...
Ciri-ciri masyarakat dengan nilai-nilai komunalitasnya vs nilai individualitas.
Masyarakat dengan ciri komunalitasMasyarak...
KeempatKeempat, rumuskan opsi kelembagaan yang sesuai., rumuskan opsi kelembagaan yang sesuai.
BBentuk interaksi: mandiri,...
Opsi kelembagaan berdasarkan jenis dan sifat interaksi dalam tiap aktifitas.Opsi kelembagaan berdasarkan jenis dan sifat i...
PermodalanPermodalan
usahausaha
PetaniPetani
Petani-petaniPetani-petani
Petani-petaniPetani-petani
Petani-pasarPetani-pasa...
Wassalam,Wassalam,
Terimakasih, danTerimakasih, dan
Mudah-mudahan bermanfaatMudah-mudahan bermanfaat
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Yuti pelatihan pse 2005

256 views

Published on

Bagaimana melakukan analisis kelembagaan pertanian di pedesaan

Published in: Science
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Yuti pelatihan pse 2005

  1. 1. Analisis Kelembagaan dalam KegiatanAnalisis Kelembagaan dalam Kegiatan Pengkajian dan Strategi PengembanganPengkajian dan Strategi Pengembangan Kelembagaan PedesaanKelembagaan Pedesaan Oleh: SyahyutiOleh: Syahyuti (email:(email: syahyuti@yahoo.comsyahyuti@yahoo.com, syahyuti@plasa.com), syahyuti@plasa.com) Pelatihan Analisa Finansial dan EkonomiPelatihan Analisa Finansial dan Ekonomi bagi Pengembangan Sistem dan Usahatani Agribisnis Wilayahbagi Pengembangan Sistem dan Usahatani Agribisnis Wilayah Bogor, 28 November – 8 Desember 2005Bogor, 28 November – 8 Desember 2005
  2. 2. Materi:Materi:  ApaApa sihsih kelembagaan?kelembagaan?  Bagaimana mengkaji sebuahBagaimana mengkaji sebuah kelembagaan?kelembagaan?  Bagaimana strategi mengembangkanBagaimana strategi mengembangkan kelembagaan?kelembagaan?
  3. 3. Arti kelembagaanArti kelembagaan ‘‘Kelembagaan’ diberi berbagai istilah yang beragam, yaitu:Kelembagaan’ diberi berbagai istilah yang beragam, yaitu: kkelembagaaelembagaan, ln, lembagaembaga, l, lembagaembaga ssosialosial, i, institusinstitusi, i, institusinstitusi ssosialosial,, oorganisasirganisasi, o, organisasirganisasi ssosialosial, k, kelompok sosialelompok sosial,, ggrouproup, g, grouproup ssosialosial,, aasosiasisosiasi, b, birokrasiirokrasi, b, biroiro, d, dewanewan,m,majelisajelis, k, kesatuanesatuan,, pperserikatanerserikatan,h,himpunanimpunan, dll., dll.
  4. 4. BentukBentuk KesadaranKesadaran akan jenisakan jenis yang samayang sama AdanyaAdanya hubunganhubungan sosialsosial Orientasi padaOrientasi pada tujuan ygtujuan yg ditentukanditentukan 1. Kategori statistik1. Kategori statistik -Tidak ada-Tidak ada -Tidak ada-Tidak ada -Tidak ada-Tidak ada 2. Kategori sosial2. Kategori sosial -Ada-Ada -Tidak ada-Tidak ada -Tidak ada-Tidak ada 3. Kelompok sosial3. Kelompok sosial -Ada-Ada -Ada-Ada -Tidak ada-Tidak ada 4. Kelompok tak4. Kelompok tak teraturteratur -Bisa ada atau-Bisa ada atau tidak adatidak ada -Bisa ada atau-Bisa ada atau tidak adatidak ada -Tidak ada-Tidak ada 5. Organisasi5. Organisasi formalformal -Ada-Ada -Ada-Ada -Ada-Ada Berbagai tingkatan kelompok sosial dalam masyarakat
  5. 5. Dalam literatur, istilah “kelembagaan”Dalam literatur, istilah “kelembagaan” (social(social institution)institution) disandingkandisandingkan atauatau disilangkan dengandisilangkan dengan “organisasi”“organisasi” (social(social oorganization)rganization).. Terdapat kebelumsepahaman tentang artiTerdapat kebelumsepahaman tentang arti “kelembagaan” di kalangan ahli.“kelembagaan” di kalangan ahli.
  6. 6. Contoh ketidaksepahamanContoh ketidaksepahaman:: - ““What contstitutes an ‘institution’ is a subject of continuing debate amongWhat contstitutes an ‘institution’ is a subject of continuing debate among social scientist….. The term institution and organixation are commonly usedsocial scientist….. The term institution and organixation are commonly used interchangeably and this contributes to ambiguityand confusion” (Normaninterchangeably and this contributes to ambiguityand confusion” (Norman Uphoff, 1986).Uphoff, 1986). - “…belum terdapat istilah yang mendapat pengakuan umum- “…belum terdapat istilah yang mendapat pengakuan umum dalam kalangan para sarjana sosiologi untuk menterjemahkandalam kalangan para sarjana sosiologi untuk menterjemahkan istilah Inggrisistilah Inggris ‘social institution‘social institution’……. Ada yang’……. Ada yang menterjemahkannya dengan istilah ‘pranata’ ….. ada pula yangmenterjemahkannya dengan istilah ‘pranata’ ….. ada pula yang ‘bangunan sosial’” (Koentjaraningrat, 1997).‘bangunan sosial’” (Koentjaraningrat, 1997).
  7. 7. KKelembagaan adalahelembagaan adalah social formsocial form.. IIbarat organ-organ dalam tubuhbarat organ-organ dalam tubuh manusiamanusia.. Kata “kelembagaan” menunjuk kepada:Kata “kelembagaan” menunjuk kepada:  Sesuatu yang bersifat mantapSesuatu yang bersifat mantap (established)(established) yang hidupyang hidup (constitued)(constitued) di dalam masyarakat.di dalam masyarakat.  Suatu pemantapan perilakuSuatu pemantapan perilaku (ways)(ways) yang hidup pada suatuyang hidup pada suatu kelompok orang.kelompok orang.  Merupakan sesuatu yang stabil, mantap, dan berpola.Merupakan sesuatu yang stabil, mantap, dan berpola.  Berfungsi untuk tujuan-tujuan tertentu dalam masyarakat.Berfungsi untuk tujuan-tujuan tertentu dalam masyarakat.  Ditemukan dalam sistem sosial tradisional dan modernDitemukan dalam sistem sosial tradisional dan modern  Berfungsi untuk mengefisienkan kehidupan sosial.Berfungsi untuk mengefisienkan kehidupan sosial.  Merupakan kelompok-kelompok sosial yang menjalankanMerupakan kelompok-kelompok sosial yang menjalankan masyarakat.masyarakat.  Tiap kelembagaan dibangun untuk satu fungsi tertentuTiap kelembagaan dibangun untuk satu fungsi tertentu (kelembagaan pendidikan, ekonomi, agama, dan lain-lain).(kelembagaan pendidikan, ekonomi, agama, dan lain-lain).
  8. 8. EEmpat carampat cara pembedaan antara “kelembagaan”pembedaan antara “kelembagaan” dan “organisasi” di kalangan ahli:dan “organisasi” di kalangan ahli:  KelembagaanKelembagaan adalahadalah tradisional, organisasi moderntradisional, organisasi modern..  Kelembagaan dari masyarakat itu sendiri, organisasiKelembagaan dari masyarakat itu sendiri, organisasi datang dari atas.datang dari atas.  Kelembagaan dan organisasi berada dalam satuKelembagaan dan organisasi berada dalam satu kontinuum. Organisasi adalah kelembagaan yangkontinuum. Organisasi adalah kelembagaan yang belum melembaga (lihat Norman Uphoff). Yangbelum melembaga (lihat Norman Uphoff). Yang sempurna adalah organisasi yang melembaga.sempurna adalah organisasi yang melembaga.  Organisasi merupakan bagian dari kelembagaanOrganisasi merupakan bagian dari kelembagaan.. OrganisasiOrganisasi sebagaisebagai organ kelembagaan.organ kelembagaan.
  9. 9. Dalam perkembanganDalam perkembangan ilmu sosiologiilmu sosiologi:: Pada awalnya istilah ‘Pada awalnya istilah ‘institution’institution’ dandan ‘organization’‘organization’ tidaktidak dibedakan, dan digunakan secara bolak balik.dibedakan, dan digunakan secara bolak balik. Semenjak tahun 1950-an, mulai tampak pembedaanSemenjak tahun 1950-an, mulai tampak pembedaan yang semakin tegas, bahwa “kelembagaan” danyang semakin tegas, bahwa “kelembagaan” dan “keorganisasian” berbeda.“keorganisasian” berbeda. Artinya, terjadi perubahan dari pengertian yang “luasArtinya, terjadi perubahan dari pengertian yang “luas dan baur” menjadi “sempit dan tegas”.dan baur” menjadi “sempit dan tegas”.
  10. 10. Di kalangan ilmu ekonomiDi kalangan ilmu ekonomi,, “ekonomi kelembagaan” =“ekonomi kelembagaan” = Prof. Mubyarto: memperhatikan perbedaan-perbedaan budaya diProf. Mubyarto: memperhatikan perbedaan-perbedaan budaya di masyarakat yang dipelajarinya.masyarakat yang dipelajarinya. Douglass C. NorthDouglass C. North:: kelembagaan ekonomi dibentuk olehkelembagaan ekonomi dibentuk oleh formalformal constraintsconstraints berupaberupa rules, laws,rules, laws, dandan constitutionsconstitutions; dan; dan informalinformal constraintsconstraints berupa norma, kesepakatan, dan lain-lain.berupa norma, kesepakatan, dan lain-lain. InstitutionInstitution adalah “adalah “the rules of the game”the rules of the game”.. OOrganizationsrganizations adalahadalah “their“their entrepreneurs are the players”entrepreneurs are the players”.. Lionel Robin:Lionel Robin: institutions = “the rules of the game in economic, politicalinstitutions = “the rules of the game in economic, political and social interactions.and social interactions. Kelembagaan merupakan wadah tempatKelembagaan merupakan wadah tempat organisasi-organisasi hidup.organisasi-organisasi hidup.
  11. 11. Menurut Syahyuti (2003): kelembagaan/organisasi terdiri atas duaMenurut Syahyuti (2003): kelembagaan/organisasi terdiri atas dua aspek, yakni: “aspek kelembagaan” dan “aspek keorganisasian”.aspek, yakni: “aspek kelembagaan” dan “aspek keorganisasian”. 1. Aspek kelembagaan = aspek kultural = aspek dinamis. Hal-hal1. Aspek kelembagaan = aspek kultural = aspek dinamis. Hal-hal yang abstrak, merupakan “jiwa” kelembagaan. Berupa nilai,yang abstrak, merupakan “jiwa” kelembagaan. Berupa nilai, aturan, norma, kepercayaan, moral, ide, gagasan, doktrin,aturan, norma, kepercayaan, moral, ide, gagasan, doktrin, keinginan, kebutuhan, orientasi, dan lain-lain.keinginan, kebutuhan, orientasi, dan lain-lain. 2. Aspek keorganisasian = aspek struktural = aspek statis. Lebih2. Aspek keorganisasian = aspek struktural = aspek statis. Lebih visual. Berupa struktur, peran, keanggotaan, hubungan antarvisual. Berupa struktur, peran, keanggotaan, hubungan antar peran, integrasi antar bagian, struktur kewenangan, hubunganperan, integrasi antar bagian, struktur kewenangan, hubungan kegiatan dengan tujuan, aspek solidaritas, klik, profil, polakegiatan dengan tujuan, aspek solidaritas, klik, profil, pola kekuasaan, dan lain-lain.kekuasaan, dan lain-lain. Keduanya membentuk : “perilaku kelembagaan” atau “kinerjaKeduanya membentuk : “perilaku kelembagaan” atau “kinerja kelembagaan”.kelembagaan”.
  12. 12. Perbandingan karakteristik aspek-aspek kelembagaan dan aspek-aspek keorganisasian Aspek KelembagaanAspek Kelembagaan Aspek KeorganisasianAspek Keorganisasian 1. Fokus1. Fokus padapada perilaku sosial.perilaku sosial. 1. Fokus kajian1. Fokus kajian padapada struktur sosial.struktur sosial. 2. Inti kajiannya adalah nilai2. Inti kajiannya adalah nilai (value),(value), aturanaturan (rule)(rule),, dan normadan norma (norm)(norm).. 2. Inti kajiannya pada peran2. Inti kajiannya pada peran (roles)(roles).. 3. Kajian lebih jauh3. Kajian lebih jauh:: custom, mores,custom, mores, folkways, usagefolkways, usage, kepercayaan, moral,, kepercayaan, moral, ide, gagasan, doktrin, keinginan,ide, gagasan, doktrin, keinginan, kebutuhan, orientasi, pola-polakebutuhan, orientasi, pola-pola kelakuan, fungsi dari tata kelakuan,kelakuan, fungsi dari tata kelakuan, dll.dll. 3. Kajian lebih jauh tentang: peran,3. Kajian lebih jauh tentang: peran, hubungan antar peran, integrasihubungan antar peran, integrasi sosial, struktur, kewenangansosial, struktur, kewenangan,, kekuasaan, aspek solidaritas, klik,kekuasaan, aspek solidaritas, klik, dll.dll. 4.4. PPerubahan sosial bersifat kulturalerubahan sosial bersifat kultural 4. Bersifat struktural4. Bersifat struktural 5.5. PProses perubahan lebih lama.roses perubahan lebih lama. 5.5. LLebih cepat.ebih cepat. 6. Bersifat lebih abstrak dan dinamis.6. Bersifat lebih abstrak dan dinamis. 6. Lebih visual dan statis.6. Lebih visual dan statis. 7. Dalam ilmu sosiologi berada dalam7. Dalam ilmu sosiologi berada dalam topik “proses sosial”.topik “proses sosial”. 7. Berada dalam topik kajian “struktur7. Berada dalam topik kajian “struktur sosial”.sosial”.
  13. 13. Di dunia ini, hanya ada 3 bentuk dasar atau tipe dasarDi dunia ini, hanya ada 3 bentuk dasar atau tipe dasar kelembagaan, yaitu:kelembagaan, yaitu: (1) kelembagaan komunitas,(1) kelembagaan komunitas, (2) kelembagaan negara, dan(2) kelembagaan negara, dan (3) kelembagaan pasar.(3) kelembagaan pasar. Namun, juga ada “kelembagaan-kelembagaan antara” yangNamun, juga ada “kelembagaan-kelembagaan antara” yang merupakan gabungan beberapa tipe dasar tersebut.merupakan gabungan beberapa tipe dasar tersebut.
  14. 14. Perbedaaannya antara ketiganya adalah: AspekAspek KelKel KomunitasKomunitas KelKel NegaraNegara KelKel PasarPasar Orientasi utamaOrientasi utama PemenuhanPemenuhan kebutuhan hidupkebutuhan hidup komunalkomunal Melayani penguasaMelayani penguasa dan masyarakat.dan masyarakat. KeuntunganKeuntungan (profit(profit oreinted)oreinted) Sifat kerja sistemSifat kerja sistem sosialnyasosialnya Demokratis,Demokratis, berdasarkanberdasarkan kesetaraankesetaraan MonopolisMonopolis Kompetitif.Kompetitif. Sandaran kontrolSandaran kontrol sosialsosial Kultural (culturalKultural (cultural compliance)compliance) PemaksaaanPemaksaaan coersifcoersif compliancecompliance Penuh perhitunganPenuh perhitungan (renumeration(renumeration compliance)compliance) Bentuk simbol yangBentuk simbol yang diterapkanditerapkan MitisMitis PseudorealisPseudorealis RealisRealis Bentuk normaBentuk norma utamautama Komunal danKomunal dan kepatuhankepatuhan Modifikasi perilakuModifikasi perilaku IndividualisIndividualis
  15. 15. KelKel.. komunitaskomunitas KelKel.. negaranegara KelKel.. pasarpasar Kel.Kel. komunitaskomunitas Rumah tangga,Rumah tangga, keluarga besar,keluarga besar, paguyuban seni,paguyuban seni, kesatuan adatkesatuan adat RT, RW,RT, RW, dukuh, dusun.dukuh, dusun. Arisan, usahaArisan, usaha simpan pinjam,simpan pinjam, koperasi,koperasi, kelompok tani,kelompok tani, subaksubak Kel. negaraKel. negara PemerintahanPemerintahan desa,desa, kecamatan,kecamatan, dstdst.. Bank penyalurBank penyalur bantuan pem.bantuan pem. (kredit(kredit usahatani)usahatani) Kel. pasarKel. pasar Kios saprodi,Kios saprodi, jaringanjaringan pedagangpedagang gabah, pengolahgabah, pengolah gabah, bankgabah, bank komersialkomersial Ragam kelembagaan akibat perpaduan ketiga tipe dasar tsb:
  16. 16. Berbagai cara pengelompokkan kelembagaan:Berbagai cara pengelompokkan kelembagaan: Pengelompokan berdasarkan sistem agribisnis, yaitu:Pengelompokan berdasarkan sistem agribisnis, yaitu: (1)(1) kelembagaan pengadaan sarana,kelembagaan pengadaan sarana, (2)(2) kelembagaan dalam aktivitas budidaya,kelembagaan dalam aktivitas budidaya, (3)(3) kkelembagaan pengolahan hasil produksielembagaan pengolahan hasil produksi,, (4)(4) kelembagaan pemasarankelembagaan pemasaran, dan, dan (5)(5) kelembagaan pendukung.kelembagaan pendukung.
  17. 17. Pengelompokkan atas Orientasi, Bentuk Pelayanan, danPengelompokkan atas Orientasi, Bentuk Pelayanan, dan Sifat Keanggotaannya (Sifat Keanggotaannya (UphoffUphoff,, 1986)1986) 1.1. Local administrationLocal administration 2.2. Local governmentLocal government 3.3. Membership organizationsMembership organizations 4.4. CooperativesCooperatives 5.5. Service OrganizationService Organization 6.6. Private businessPrivate business
  18. 18. MengkajiMengkaji KelembagaanKelembagaan Analisis kelembagaan di desa dilakukan pada 3Analisis kelembagaan di desa dilakukan pada 3 level:level: 1.1. Level superstrukturLevel superstruktur 2.2. Level desa. MelaluiLevel desa. Melalui “community profile”.“community profile”. 3.3. Level internal kelembagaan. MelaluiLevel internal kelembagaan. Melalui “Organizational Profile”“Organizational Profile”..
  19. 19. Superstruktur adalah:Superstruktur adalah: kondisi lingkungan yang menyediakan sekaligus membatasikondisi lingkungan yang menyediakan sekaligus membatasi berkembangnya sebuah kelembagaan. Dalam konteks ini perluberkembangnya sebuah kelembagaan. Dalam konteks ini perlu dipahami seluruh kebijakan pemerintah nasional dan kebijakandipahami seluruh kebijakan pemerintah nasional dan kebijakan lokal yang berperan kuat dalam menentukan aktifitas sosiallokal yang berperan kuat dalam menentukan aktifitas sosial ekonomi di desa, dan yang relevan dengan kelembagaan yangekonomi di desa, dan yang relevan dengan kelembagaan yang dipelajari.dipelajari.
  20. 20. DalamDalam community profilecommunity profile dipelajari 6 hal:dipelajari 6 hal: 1. Apa batasan komunitas dan apa asset yang dimiliki?1. Apa batasan komunitas dan apa asset yang dimiliki? 2. Bagaimana aksi kolektif yang berjalan?2. Bagaimana aksi kolektif yang berjalan? 3. Bagaimana struktur kekuasaan dan pengambilan3. Bagaimana struktur kekuasaan dan pengambilan keputusan?keputusan? 4. Apa kelembagaan yang eksis, dan kinerjanya?4. Apa kelembagaan yang eksis, dan kinerjanya? 5. Bagaimana hubungan kelembagaan dengan5. Bagaimana hubungan kelembagaan dengan komunitas?komunitas? 6. Bagaimana jaringan kelembagaan yang terbangun?6. Bagaimana jaringan kelembagaan yang terbangun?
  21. 21. DalamDalam organizational profileorganizational profile dipelajari:dipelajari: 1. Bagaimana karakteristik umum kelembagaan?1. Bagaimana karakteristik umum kelembagaan? 2. Bagaimana aspek keorganisasian? (struktur, tujuan,2. Bagaimana aspek keorganisasian? (struktur, tujuan, keanggotaan, dan kepemimpinan)keanggotaan, dan kepemimpinan) 3. Bagaimana aspek kelembagaan? (tata nilai, norma,3. Bagaimana aspek kelembagaan? (tata nilai, norma, kultur kelembagaan, dan kapasitas kelembagaan)kultur kelembagaan, dan kapasitas kelembagaan)
  22. 22. Langkah-langkah dalam mengembangkanLangkah-langkah dalam mengembangkan kelembagaankelembagaan (contoh kasus Primatani)(contoh kasus Primatani) Pertama,Pertama, identifikasi jenis-jenis aktifitas yang akanidentifikasi jenis-jenis aktifitas yang akan dibuatkan kelembagaannyadibuatkan kelembagaannya.. Aktifitas dalam Primatani:Aktifitas dalam Primatani: 1.1. Pemenuhan teknologi (Pemenuhan teknologi (software),software), berupa ilmu, pengetahuan, dan keterampilan;berupa ilmu, pengetahuan, dan keterampilan; bukan barang.bukan barang. 2. Pemenuhan input sarana produksi berupa benih, bibit, pupuk, obat-obatan,2. Pemenuhan input sarana produksi berupa benih, bibit, pupuk, obat-obatan, serta alsintan.serta alsintan. 3. Pemenuhan permodalan usaha, berupa uang tunai ataupun berupa materi.3. Pemenuhan permodalan usaha, berupa uang tunai ataupun berupa materi. 4. Pemenuhan tenaga kerja untuk budidaya, panen dan pasca panen.4. Pemenuhan tenaga kerja untuk budidaya, panen dan pasca panen. 5. Usahatani, yaitu kegiatan di sawah, di ladang, di kandang, dan di kolam.5. Usahatani, yaitu kegiatan di sawah, di ladang, di kandang, dan di kolam. 6. Pemasaran hasil produksi, mulai dari mencari informasi pasar, menjual, sampai6. Pemasaran hasil produksi, mulai dari mencari informasi pasar, menjual, sampai memperoleh uang.memperoleh uang.
  23. 23. Kedua, pKedua, pahami jenis, bentuk, dan sifat interaksi yangahami jenis, bentuk, dan sifat interaksi yang terdapat dalam masing-masing kelompok aktifitas.terdapat dalam masing-masing kelompok aktifitas. Bagaimana lBagaimana level ekonomi dari interaksi ?evel ekonomi dari interaksi ? Rendah,Rendah, sedang, atau tinggi?sedang, atau tinggi?
  24. 24. Ciri-ciri interaksi yang bersifat sosial vs bersifat ekonomi. InteraksiInteraksi yangyang “sangat sosial”“sangat sosial” Interaksi yang “sangat ekonomi”Interaksi yang “sangat ekonomi” Tujuan interaksi untuk berbuat baikTujuan interaksi untuk berbuat baik,, tanpatanpa mengharap imbalan.mengharap imbalan. Tujuannya adalah mendapatkan materiTujuannya adalah mendapatkan materi atau keuntungan.atau keuntungan. IInteraksi personal yang melibatkan hubungannteraksi personal yang melibatkan hubungan batin, perasaan, dan emosi mendalam.batin, perasaan, dan emosi mendalam. Bersifat impersonal, tidak perlu kenalBersifat impersonal, tidak perlu kenal dan dekat.dan dekat. Mengenal secara baikMengenal secara baik (face to face relation).(face to face relation). Tidak mengenal secara baik.Tidak mengenal secara baik. PunishmentPunishment berupa hukuman non-materiberupa hukuman non-materi Berupa hukuman materiBerupa hukuman materi TTerjadi pada dua orang di satu wilayah geografis.erjadi pada dua orang di satu wilayah geografis. Dapat terjadi antar orang berjauhanDapat terjadi antar orang berjauhan Ikatan hutang budi kuat.Ikatan hutang budi kuat. Tak ada ikatan hutang budi.Tak ada ikatan hutang budi. BersifatBersifat multistrandedmultistranded MonostrandedMonostranded MMerupakan relasi yang sudah lamaerupakan relasi yang sudah lama Dapat pada dua orang yang baruDapat pada dua orang yang baru
  25. 25. KetigaKetiga, pahami sifat komunalitas (atau individualitas), pahami sifat komunalitas (atau individualitas) masyarakatnya. Bagaimana tingkat individualitas masyarakat?masyarakatnya. Bagaimana tingkat individualitas masyarakat? Sangat komunalis, ataukah sangat individualistis?Sangat komunalis, ataukah sangat individualistis? (Jika individualistis, aktifitas kolektif akan sulit. Kalau mau(Jika individualistis, aktifitas kolektif akan sulit. Kalau mau membangun kelembagaan, pilihlah’tipe pasar’).membangun kelembagaan, pilihlah’tipe pasar’).
  26. 26. Ciri-ciri masyarakat dengan nilai-nilai komunalitasnya vs nilai individualitas. Masyarakat dengan ciri komunalitasMasyarakat dengan ciri komunalitas tinggitinggi Masyarakat dengan ciri individualitasMasyarakat dengan ciri individualitas tinggitinggi Karakter ’setting’ masyarakatnya:Karakter ’setting’ masyarakatnya: Desa cenderung tertutupDesa cenderung tertutup Desa sudah terbukaDesa sudah terbuka Penduduk memiliki pekerjaan yang samaPenduduk memiliki pekerjaan yang sama Penduduk memiliki pekerjaan beragamPenduduk memiliki pekerjaan beragam Terdapat sumberdaya penting yang dikelolaTerdapat sumberdaya penting yang dikelola bersamabersama Tidak adaTidak ada Tingkat perekonomian seimbangTingkat perekonomian seimbang TimpangTimpang Indikator ’visual’:Indikator ’visual’: Pertemuan warga berjalan rutinPertemuan warga berjalan rutin Tidak berjalan.Tidak berjalan. Pertemuan diikuti sebagian besar wargaPertemuan diikuti sebagian besar warga Diikuti sedikit wargaDiikuti sedikit warga Terdapat kelembagaan tradisionalTerdapat kelembagaan tradisional Tidak adaTidak ada Mudah mengumpulkan wargaMudah mengumpulkan warga Sulit mengumpulkan warga.Sulit mengumpulkan warga. Penghormatan warga terhadap pemimpin desaPenghormatan warga terhadap pemimpin desa Penghormatan rendah.Penghormatan rendah. Sanksi-sanksi sosial berjalanSanksi-sanksi sosial berjalan Sanksi-sanksi sosial lemahSanksi-sanksi sosial lemah Banyak medan-medan sosialBanyak medan-medan sosial Medan-medan sosial terbatas.Medan-medan sosial terbatas.
  27. 27. KeempatKeempat, rumuskan opsi kelembagaan yang sesuai., rumuskan opsi kelembagaan yang sesuai. BBentuk interaksi: mandiri, individual, ataukah kolektif?entuk interaksi: mandiri, individual, ataukah kolektif? Derajat ekonominya: rendah, sedang, atau tinggi?Derajat ekonominya: rendah, sedang, atau tinggi?
  28. 28. Opsi kelembagaan berdasarkan jenis dan sifat interaksi dalam tiap aktifitas.Opsi kelembagaan berdasarkan jenis dan sifat interaksi dalam tiap aktifitas. KelompokKelompok aktifitasaktifitas PelakuPelaku interaksiinteraksi (petani,(petani, pemerintah,pemerintah, pasar)pasar) CiriCiri ekonomiekonomi dlmdlm interaksiinteraksi *)*) PilihanPilihan kolektfitaskolektfitas **)**) Opsi Solusi “kelembagaan” yang dibutuhkanOpsi Solusi “kelembagaan” yang dibutuhkan PemenuhanPemenuhan teknologiteknologi (software)(software) Petani-pem.Petani-pem. Petani-pemPetani-pem Petani-petaniPetani-petani Petani-petaniPetani-petani Pem-pemPem-pem RendahRendah RendahRendah RendahRendah RendahRendah RendahRendah IndividualIndividual KolektifKolektif KolektifKolektif IndividualIndividual KolektifKolektif Pertemuan grup, dg kontak tani langsung.Pertemuan grup, dg kontak tani langsung. Dalam kelompok tani atau klinik agribisnisDalam kelompok tani atau klinik agribisnis Dalam kelompok taniDalam kelompok tani (biarkan saja)(biarkan saja) Koordinasi antar dinas, sosialisasi, rapat,Koordinasi antar dinas, sosialisasi, rapat, seminarseminar Materi inputMateri input usahataniusahatani PetaniPetani Petani-pemPetani-pem Petani-pemPetani-pem Petani-petaniPetani-petani Petani-petaniPetani-petani Petani-pasarPetani-pasar Petani-pasarPetani-pasar ---- SedangSedang SedangSedang SedangSedang SedangSedang TinggiTinggi TinggiTinggi MandiriMandiri individualindividual kolektifkolektif kolektifkolektif individualindividual individualindividual kolektifkolektif (biarkan saja)(biarkan saja) langsung ke individulangsung ke individu Koperasi atau kelompok tani.Koperasi atau kelompok tani. Interaksi antar kel tani (Gapoktan)Interaksi antar kel tani (Gapoktan) (biarkan saja)(biarkan saja) (biarkan saja)(biarkan saja) Kelompok tani, koperasi, klinik agribisnisKelompok tani, koperasi, klinik agribisnis
  29. 29. PermodalanPermodalan usahausaha PetaniPetani Petani-petaniPetani-petani Petani-petaniPetani-petani Petani-pasarPetani-pasar Petani-pasarPetani-pasar ---- SedanSedan gg SedanSedan gg TinggiTinggi tinggitinggi MandiriMandiri KolektifKolektif IndividualIndividual IndividualIndividual kolektifkolektif (biarkan saja)(biarkan saja) Arisan, simpan pinjam, lembaga kreditArisan, simpan pinjam, lembaga kredit mikro.mikro. (biarkan saja)(biarkan saja) Perbankan, lembaga komersial keuanganPerbankan, lembaga komersial keuangan lainlain Kelompok tani, koperasiKelompok tani, koperasi PemenuhanPemenuhan TKTK PetaniPetani Petani-petaniPetani-petani Petani-pasarPetani-pasar ---- sedansedan gg tinggitinggi MandiriMandiri KolektifKolektif IndividualIndividual (biarkan saja)(biarkan saja) Arisan kerja, sambat sinambatArisan kerja, sambat sinambat Buruh upahanBuruh upahan UsahataniUsahatani PetaniPetani Petani-petaniPetani-petani ---- sedansedan gg MandiriMandiri kolektifkolektif (birakan saja)(birakan saja) Pengelolaan lahan bersama dalamPengelolaan lahan bersama dalam kelompok tani.kelompok tani. PemasaranPemasaran hasilhasil Petani-pasarPetani-pasar Petani pasarPetani pasar TinggiTinggi TinggiTinggi kolektifkolektif individualindividual Kelompok usaha, klinik agribisnisKelompok usaha, klinik agribisnis Perkuat jaringan, bantuan informasiPerkuat jaringan, bantuan informasi pasar, dllpasar, dll
  30. 30. Wassalam,Wassalam, Terimakasih, danTerimakasih, dan Mudah-mudahan bermanfaatMudah-mudahan bermanfaat

×