Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
1
Paper Review
dan Tulisan Populer
Oleh: Syahyuti
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah
DKP Jakarta, 13 November 2009
2
What is a REVIEW PAPER?
• Tujuan: menginformasikan perkembangan terakhir
pengetahuan ttg topik tertentu
• summarizes the...
3
• paper review dapat menjadi "gold mines" jika
menggunakan literatur yang relevan,
• Hanya jika penulisnya telah mengkom...
4
Beberapa jurnal review paper biasanya
menggunakan kata-kata di covernya
misalnya:
• "Perspectives" and "Reviews" section...
5
Tips menulis tulisan ilmiah populer:
• Bukan berarti menulis hasil penelitian secara lengkap.
• Mencari sudut pandang ya...
6
Memilih topik menarik:
• Tulisan ilmiah populer anda dedikasikan untuk
pembaca awam, bukan untuk expert yang
memang berk...
7
Choosing a topic:
• Finding a general topic: Telusuri tabel-tabel dan isi
hasil-hasil riset terakhir di pustaka, baca ju...
8
Bagian-bagian dalam Paper Review:
• Judul
• Abstrak
• Pendahuluan
• Tubuh tulisan
• Kesimpulan
• Daftar Pustaka
9
Berbagai point untuk menyusun
paper review:
1. Vision
2. Before you write
3. Starting checks
4. The actual paper
5. Abou...
10
(1) Vision:
• Visi = describe your grand scheme of the world
and why it is good.
• Perlu data untuk mendukung pernyataa...
11
(2) Before You Write...
• Jika mungkin, sampaikan idemu dalam 5-
10 menit ke kolega.
• Identifikasi kelemahan dan kekua...
12
(3) Starting Checks:
• Write from an outline. Setidaknya,
gambarkan sketsa kasar ide Anda. Bullets
are what you want.
•...
13
(4) The Actual Paper: Revising/Editing
• Pengorganisasian tulisan biasanya dirubah-
rubah 3-4 kali. Ini menunjukkan and...
14
(5) Writing: agar konsisten, readable,
& terorganisasi logis:
• Mulai dari outline.
• Outline mesti merefleksikan level...
15
Writing:
• Dapat dikatakan, sebagian besar technical people tidak ditulis dengan baik.
Lemah dalam pengorganisasian par...
16
(6) Final Checks:
• Ingat: pembaca mungkin tak kenal anda, tak kenal
kegiatan anda, dan mereka membaca banyak bidang
se...
17
Final Checks:
• Before telling me what you did, tell me why I should
care.
• Apakah point-point penting telah hadir 3 k...
18
Meramu karya ilmiah populer:
• Leading
• Komposisi klasik karya ilmiah (skripsi, disertasi atau laporan riset) = 20%
pe...
19
Problematika angka:
• Penting untuk menunjukan akurasi atau memperkuat
argumentasi.
• Pencantuman angka cukup seperluny...
20
Berbagai cara pemaparan :
1. Piramida terbalik (deduktif). Dimulai dari informasi yang terpenting
sampai ke detail yang...
21
Resep lain:
• Menggunakan defisini. Definisi cukup diberikan
sekali diawal.
• Menggunakan terjemahan. Bila tidak terlal...
22
Informal vs Formal Writing:
• Istilah “paper review” kurang dikenal dalam khasanah berbahasa Inggris,
namun “informal w...
23
Informal Formal
Use colloquial words, expressions (kids, guy,
awesome, a lot, etc.)
Avoid colloquial words/ (children, ...
24
formal and informal writing:
Formal features Informal features
Vocabulary items
Latin based words
Uncommon words
Anglo ...
25
17 pantangan menulis opini ke Kompas:
Menurut Pepih Nugraha (Redaktur Kompas) :
1. Topik atau tema kurang aktual
2. Arg...
26
Pandauan presentasi Paper review:
• Kenali audien pembaca: gunakan istilah mereka,
tekankan kekhususan anda,
• Keep the...
27
Sumber bacaan:
• http://www.eecs.berkeley.edu/~fox/paper_
writing.html
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Paper review

3,533 views

Published on

Paper REVIEW ga mudah loh menyusunnya, tidak sekedar potong dan temple. Juga jangan dikira kurang penting dibandingkan tulisan primer ya, Ati-ati.

Published in: Science

Paper review

  1. 1. 1 Paper Review dan Tulisan Populer Oleh: Syahyuti Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah DKP Jakarta, 13 November 2009
  2. 2. 2 What is a REVIEW PAPER? • Tujuan: menginformasikan perkembangan terakhir pengetahuan ttg topik tertentu • summarizes the current state of knowledge of the topic. • It creates an understanding of the topic for the reader by discussing the findings presented in recent research papers. • it is not a "term paper" or book report. • synthesizes the results from several primary literature papers to produce a coherent argument about a topic or focused description of a field. • provides the evidence for a particular point of view in a field. • The emphasis: interpreting the primary literature on the subject.
  3. 3. 3 • paper review dapat menjadi "gold mines" jika menggunakan literatur yang relevan, • Hanya jika penulisnya telah mengkompilasi dan mengintegrasikan major articles dalam topik yang bersesuaian • Karena pekerjaan ilmiah adalah KUMULATIF, tidak repetitif Sebuah paper review yang baik 1. mengintegrasikan banyak artikel (ada yang menyebut sampai 100 artikel) 2. show what major research directions in the field, 3. summarize the major conclusions. What is a REVIEW PAPER?
  4. 4. 4 Beberapa jurnal review paper biasanya menggunakan kata-kata di covernya misalnya: • "Perspectives" and "Reviews" sections • "News and Views" section • Current Opinion in …. • Annual Review of ….. • Trends in …..
  5. 5. 5 Tips menulis tulisan ilmiah populer: • Bukan berarti menulis hasil penelitian secara lengkap. • Mencari sudut pandang yang unik dan cerdas, serta menggugah rasa ingin tahu pembaca awam. • Menerjemahkan ilmu yang njelimet ke dalam bahasa yang dimengerti secara umum. • Posisikan diri anda pada pembaca. Pikirkan, mengapa anda perlu membagi ilmu anda? Apa yang membuat pembaca dapat tertarik dengan tulisan anda? • Pikirkan apa yang kira-kira yang diperlukan pembaca, dan pertanyaan apa yang akan mereka ajukan.
  6. 6. 6 Memilih topik menarik: • Tulisan ilmiah populer anda dedikasikan untuk pembaca awam, bukan untuk expert yang memang berkecimpung di bidangnya. • Beberapa cara menggelitik motivasi pembaca: – Mengaitkan dengan kondisi aktual – Mengaitkan dengan kegiatan sehari-hari – Menyajikan value added – Memperkenalkan ilmu atau temuan baru
  7. 7. 7 Choosing a topic: • Finding a general topic: Telusuri tabel-tabel dan isi hasil-hasil riset terakhir di pustaka, baca jurnal artikel review • Preliminary survey of literature: browsing internet dengan search engines, cari di technical reference books, artikel di peer-reviewed journals, telusuri berbagai pertanyaan riset terakhir • Formulate a focused topic question, hypothesis, or thesis: pilih topik dengan latar belakang yang cukup, jangan terlalu luas, perhatikan topik-topik yang muncul di thesis, hypothesis, atau pertanyaan penelitian, dan hasil penelitian. • Researching your topic: temukan di berbagai paper relevan, analisa data yang terkumpulkan. Riset mana yang mendukung topik anda?
  8. 8. 8 Bagian-bagian dalam Paper Review: • Judul • Abstrak • Pendahuluan • Tubuh tulisan • Kesimpulan • Daftar Pustaka
  9. 9. 9 Berbagai point untuk menyusun paper review: 1. Vision 2. Before you write 3. Starting checks 4. The actual paper 5. About Writing 6. Final checks
  10. 10. 10 (1) Vision: • Visi = describe your grand scheme of the world and why it is good. • Perlu data untuk mendukung pernyataan, namun tak usah detail. • Intinya, menyampaikan ke pembaca, apa yang anda sampaikan ini menarik, berbeda, lebih baik melihatnya, melahirkan pertanyaan riset baru.
  11. 11. 11 (2) Before You Write... • Jika mungkin, sampaikan idemu dalam 5- 10 menit ke kolega. • Identifikasi kelemahan dan kekuatan, dan kontribusi paper anda. • Know when to say when. Menulis tidak seperti membunyikan data, yang kapan saja bisa. Dapatkan saat yang tepat,yaitu ketika ide ditemukan.
  12. 12. 12 (3) Starting Checks: • Write from an outline. Setidaknya, gambarkan sketsa kasar ide Anda. Bullets are what you want. • Don't even try to write the title or abstract until after the whole rest of the paper is written. • Ini bukan tesis Doktor. Pointnya hanya 2 sampai 4. Tiap point akan muncul 3 kali: di pendahuluan, body, dan kesimpulan.
  13. 13. 13 (4) The Actual Paper: Revising/Editing • Pengorganisasian tulisan biasanya dirubah- rubah 3-4 kali. Ini menunjukkan anda paham apa yg anda kerjakan • Setelah diedt, lakukan full top-to-bottom reading to evaluate its coherence and flow of ideas. Jangan sampai anda “missing the forest for the trees” • Berikan draft ke kolega untuk dinilai. Dapatkan komentar dari orang yang paham topik tulisan anda. • Cite, cite, cite! Tanyakan dan kutip apa saran dan point yang diberikan orang lain. Jadikan paper anda lebih baik dari yang telah ada.
  14. 14. 14 (5) Writing: agar konsisten, readable, & terorganisasi logis: • Mulai dari outline. • Outline mesti merefleksikan level subsections. Tiap subsection tulis dalam 2 baris intinya. Fungsinya sebagai kontrol. • Untuk tiap subsection, rencanakan praragraf spesifik. Untuk tiap calon paragraf tulis satu kalimat pokok. Satu paragraf = satu ide. • Baca lagi, lihat logikanya. Apakah telah merepresentasikan ide dan keinginan Anda dengan baik. • Berikan kerjaan Anda ke kolega yang completely unfamiliar dengan pekerjaan Anda. Biarkan ia baca dan beri komentar. • Jika semua oke, tulis dalam pragraf-paragraf lengkap.
  15. 15. 15 Writing: • Dapat dikatakan, sebagian besar technical people tidak ditulis dengan baik. Lemah dalam pengorganisasian paragraf. • Jangan paksa diri untuk meniru-niru gaya orang lain. Technical writing mestilah clear dan ringkas. Bad: "Problem X is clearly a critical area that impacts our research agenda and hypothesis. Our ideas about problem X are embryonic and still evolving, and doubtless our ongoing work in this area will quickly yield fruitful results." Better: "We recognize that problem X is central to our agenda, but we have only begun to investigate it." • Hilangkan kata-kata tak berguna. Setidaknya 30-40% kata-kata mestilah kata-kata anda sendiri. • Berikan paper kepada rekan yang paham grammar dan tata bahasa untuk melihat kesalahan-kesalahan bahasa. Temukan bagian-bagian yang tak berguna yang biasanya ada pada anak kalimat (misuse of which and that), perhatikan kesejajaran struktur kalimat (dari aktif ke pasif, dll)
  16. 16. 16 (6) Final Checks: • Ingat: pembaca mungkin tak kenal anda, tak kenal kegiatan anda, dan mereka membaca banyak bidang sekaligus. • Pembaca hanya punya waktu 5 menit untuk memutuskan akan membaca paper anda atau berhenti. • Tanyakan: apa sebenarnya kontribusi tulisan anda, apakah cukup pantas dipublikasikan, dan apakah kontribusi anda akan "feasible“, dan apakah implementable. • Apakah paper ini telah cukup jelas menunjukkan kontribusi anda kepada publik? Apa kelebihan paper ini dari tulisan-tulisan sebelumnya? • Apakah struktur tulisan (sections, subsections, etc.) telah cukup mampu menyampaikan pemikiran anda?
  17. 17. 17 Final Checks: • Before telling me what you did, tell me why I should care. • Apakah point-point penting telah hadir 3 kali (di pendahuluan, body, dan kesimpulan) • Sudahkah setidaknya satu orang yang paham masalah di paper anda telah membacanya? • Sudahkah anda menelusuri secara hati-hati berbagai tulisan dengan topik yang sesuai? Ingat: prinsip kerja keilmuan adalah kumulatif, bukan repetitif • Apakah pembukaan pada paper anda akan cukup mampu membuat kalangan awam tertarik membacanya? Apakah bagian pokok tulisan cukup memberi impresi? • Lihat lagi abstrak dan kesimpulan: apakah mampu membuat pembaca terkesan dalam 30 detik?
  18. 18. 18 Meramu karya ilmiah populer: • Leading • Komposisi klasik karya ilmiah (skripsi, disertasi atau laporan riset) = 20% pembukaan, 60% inti tulisan, dan 20% kesimpulan atau masukan untuk riset ke depan. • Karya ilmiah populer berusaha mengail minat pembaca dari sejak awal tulisan. Leading (pembukaan) harus merangsang motivasi pembaca. • Leading memuat informasi singkat apa isi tulisan, tapi bukan rangkuman yang mengurai semuanya. • Setelah membaca leading seharusnya masih tersisa sejumlah pertanyaan yang memotivasi pembaca mengetahui jawabannya dalam tubuh tulisan. • Pemaparan informasi • harus fokus, sesuai dengan leading. Buat alur yang menarik, sehingga pembaca mau mengikuti paragraf demi paragraf sampai selesai.
  19. 19. 19 Problematika angka: • Penting untuk menunjukan akurasi atau memperkuat argumentasi. • Pencantuman angka cukup seperlunya. Jika terlalu banyak, perhatian pembaca akan tertuju pada angka. • Angka sebagai penguat informasi belaka • Angka saja tidak cukup: perlu keterangan lanjut • Hindari pencantuman angka yang tidak perlu • Hindari multi interpretasi angka statistik • Bila mencantumkan angka statistik, jelaskan metode pengambilan samplenya serta satuan-satuan lagi yang mendukung. • Grafik mungkin bisa lebih membantu.
  20. 20. 20 Berbagai cara pemaparan : 1. Piramida terbalik (deduktif). Dimulai dari informasi yang terpenting sampai ke detail yang kurang penting. Cocok untuk penulisan hard news (berita singkat). 2. Merubah numerasi dan pembagian bab. Gunakan kekuatan kata- kata untuk memperjelas struktur tulisan. Misalnya pada bab utama tuliskan rangkuman informasi yang mewakili sub-sub bab selanjutnya, barulah sub-sub bab memuat detail informasi. 3. Alur kronologis. Alur cerita mengikuti satuan waktu: jam, hari, bulan atau tahunan. Patokan waktu eksplisit tercantum. 4. Alur proses. Mirip dengan alur kronologis, dimana alur mengikuti proses-proses yang berurutan. 5. Piramida (Induksi). Dimulai dari informasi atau fakta-fakta khusus untuk menentukan kesimpulan yang berlaku umum. Misalnya sebutkan ”contoh-contoh kecil”, yang lalu ditarik menjadi isu besar. 6. Reportase. Bertutur tentang apa yang anda rekam, lihat atau rasakan dari tempat kejadian. Ceritakan kejadian dari awal sampai akhir. Ambil fokus tertentu, angkat ke permukaan.
  21. 21. 21 Resep lain: • Menggunakan defisini. Definisi cukup diberikan sekali diawal. • Menggunakan terjemahan. Bila tidak terlalu rumit, cukup berikan terjemahan dalam kurung • Istilah asing. Bila lebih mudah diingat, gunakan. Contoh: ''Less is more'' = tulisan yang baik hanya mengatakan satu hal. • Istilah asing. Bila tak perlu, tinggalkan • Bila memang efisien, padukan dengan gambar. ”A picture tells thousand words”
  22. 22. 22 Informal vs Formal Writing: • Istilah “paper review” kurang dikenal dalam khasanah berbahasa Inggris, namun “informal writing” sangat banyak. • Contoh tulisan informal: You know that book I wrote? Well, the publishing company rejected it. They thought it was awful. But hey, I did the best I could, and I think it was great. I’m not gonna redo it the way they said I should. • Contoh tulisan formal: This is to inform you that your book has been rejected by our publishing company as it was not up to the required standard. In case you would like us to reconsider it, we would suggest that you go over it and make some necessary changes. • Keduanya adalah BENAR, hanya beda style.
  23. 23. 23 Informal Formal Use colloquial words, expressions (kids, guy, awesome, a lot, etc.) Avoid colloquial words/ (children, man/boy, wonderful, many) May use contractions (can’t, won’t, shouldn’t, etc.). Avoid contractions (full words – cannot, will not, should not, etc.). Write in third person (except in business letters where first person may be used). May use first, second, or third person. May use clichés (loads of, conspicuous by absence, etc.) Avoid clichés (use many, was absent, etc.) May address readers using second person pronouns (you, your, etc) Avoid addressing readers using second person pronouns (one, one’s, the reader, the reader’s, etc.) May use abbreviated words (photo, TV, etc) Avoid using abbreviated words (full versions – like photograph, television, etc.) May use imperative voice (e.g. Remember….) Avoid imperative voice (use Please refer to.….) May use active voice (We have notice that…..) Use passive voice (e.g. It has been noticed that….) May use short and simple sentences. Longer and more complex sentences are preferred (short simple sentences reflects poorly on the writer) Difficulty of subject may be acknowledged and empathy shown to the reader. State your points confidently and offer your argument firm support.
  24. 24. 24 formal and informal writing: Formal features Informal features Vocabulary items Latin based words Uncommon words Anglo Saxon words (phrasal verbs) Common words Punctuation (tanda baca) Full words Abbreviations Contractions Grammar Passive constructions Noun phrases Complext sentences Active constructions Verb phrases Simple sentences
  25. 25. 25 17 pantangan menulis opini ke Kompas: Menurut Pepih Nugraha (Redaktur Kompas) : 1. Topik atau tema kurang aktual 2. Argumen dan pandangan bukan hal baru 3. Cara penyajian berkepanjangan 4. Cakupan terlalu mikro atau lokal 5. Pengungkapan dan redaksional kurang mendukung 6. Konteks kurang jelas 7. Bahasa terlalu ilmiah/akademis, kurang populer 8. Uraian Terlalu sumir 9. Gaya tulisan pidato/makalah/kuliah 10. Sumber kutipan kurang jelas 11. Terlalu banyak kutipan 12. Diskusi kurang berimbang 13. Alur uraian tidak runut 14. Uraian tidak membuka pencerahan baru 15. Uraian ditujukan kepada orang 16. Uraian terlalu datar 17. Alinea pengetikan panjang-panjang
  26. 26. 26 Pandauan presentasi Paper review: • Kenali audien pembaca: gunakan istilah mereka, tekankan kekhususan anda, • Keep the big picture in mind: apa level atas dari apa yang terjadi? Pecah-pecah dalam sub masalah? Apa yang anda tawarkan? • Tell me a story, don't read me an article • Pace yourself • What did you just say again? • There will be questions...
  27. 27. 27 Sumber bacaan: • http://www.eecs.berkeley.edu/~fox/paper_ writing.html

×