Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

2002agrariaagribisnis

232 views

Published on

Agraria dan agribisnis, bisakah disatukan.? Apakah kedua ini sejalan?

Published in: Science
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

2002agrariaagribisnis

  1. 1. Kabupaten Jember: -Konflik terjadi karena belum terjaminnya perlindungan dan kepastian hukum, karena belum sempurnanya perundang-undangan. -Penguasaan lahan yang kecil mendorong penjarahan tanah negara, misalnya Kasus Jenggawah, Kebun Jati Ketajek, Desa Nogosari Kec. Rambipuji, Desa Sukorejo Kec. Ajung, dan Desa Curahnongko Kec. Tempurejo. -Solusi konflik pertanahan harus dengan pedoman untuk kesejahteraan sebagian besar masyarakat. - PP No. 10 tahun 1961 dan PP No. 24 tahun 1997 telah mengatur batas bentuk penguasaan oleh swasta yaitu HGU dan Hak Pakai, sedangkan hak milik status quo. Ini lebih cepat, murah, dan adil. Kabupaten Landak (Kalbar): -Ditemukan banyak konflik pemanfaatan tanah adat oleh swasta. -Secara “ideologis” pemanfaatan tanah adat memiliki kesamaan dengan pemilikan oleh negara. -LSM berhasil melakukan “pemetaan partisipatif” sebagai upaya meningkatkan daya tawar politik masyarakat adat terhadap pasar dan negara dalam pemanfaatan lahan.

×