Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Lembaga (Institution) dan
Organisasi (Organization)
Syahyuti-20 Maret 2013
Richard Scott (Stanford University,
USA.) 2008. Institutions and
Organizations. Third Edition.
SAGE Publications, Inc
Inst...
Judul: Gampang-
Gampang Susah
Mengorganisasika
n Petani.
Penerbit: IPB Press
Tahun: 2012
Kekeliruan yang sering terjadi:
1. Menyebut “lembaga” sama dengan “organisasi”
2. Menganggap dengan membuat organisasi tel...
In English Biasa
diterjemahkan
menjadi
Terminologi
semestinya
Batasan dan materinya
1.
institution
Kelembagaan,
institusi
...
Institutions
(Lembaga) =
norma + aturan +
cultural cognitive
Organization
= organisasi
Network
= individu
6
Salah Benar
Kelembagaan petani Organisasi petani,
organisasi milik petani
Lembaga kelompok tani,
lembaga Gapoktan,
lembaga...
1.Regulative
pillar
 “rules define relationship among role”
 rule setting, monitoring, sanksi
 kapasitas untuk menegakk...
Berkenaan dengan
organisasi:
1. Individual organization? Anggotanya
individu. Misal kelompok tani, koperasi.
Aspek kepemim...
Analisis untuk organisasi:
Pedoman singkat untuk menilai sebuah
organisasi (Short Guide for Organizational
Assessment):
1....
Analisis KELEMBAGAAN
(Institutional Analysis)
Penyuluhan Pertanian
Penerapannya dalam
Analisis Kelembagaan Penyuluhan Pertanian
Aspek Objek nya Analisis kelembagaan
1. Aspek
regulatif
UU no...
Aspek Objeknya Analisis kelembagaan
2. Aspek
normatif
Norma-norma kerja
pada tenaga penyuluh
Bagaimana penyuluh memandang
...
Aspek Objeknya Analisis kelembagaan
3. Aspek
kultural
kognitif
Pengetahuan pengambil
kebijakan ttg kegiatan
penyuluhan
Bag...
Aspek Objeknya Analisis kelembagaan
Aspek
keorganisasia
n
Struktur keorganisasian
pelaksana penyuluhan
Organisasi apa saja...
TERIMA KASIH
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

1 lembaga dan organisasi penyuluhan (yuti)

1,465 views

Published on

Pembicaraan tentang lembaga, kelembagaan, dan organisasi di Indonesia membingungkan banyak orang. Saya menawarkan konsep yang lebih jelas dan mudah, sesuai dengan paham kelembagaan baru di bidang sosiologi (New Institutionalism)

Published in: Science
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

1 lembaga dan organisasi penyuluhan (yuti)

  1. 1. Lembaga (Institution) dan Organisasi (Organization) Syahyuti-20 Maret 2013
  2. 2. Richard Scott (Stanford University, USA.) 2008. Institutions and Organizations. Third Edition. SAGE Publications, Inc Institution= “….are composed of cultured-cognitive, normative, and regulative elements that, together with associated activities and resources, provide stability and meaning of social live”. 2
  3. 3. Judul: Gampang- Gampang Susah Mengorganisasika n Petani. Penerbit: IPB Press Tahun: 2012
  4. 4. Kekeliruan yang sering terjadi: 1. Menyebut “lembaga” sama dengan “organisasi” 2. Menganggap dengan membuat organisasi telah menyelesaikan masalah kelembagaan 3. Kajian kelembagaan biasanya hanya meneliti kebijakan-kebijakan
  5. 5. In English Biasa diterjemahkan menjadi Terminologi semestinya Batasan dan materinya 1. institution Kelembagaan, institusi Lembaga norma, regulasi, pengetahuan-kultural. Menjadi pedoman dalam berperilaku aktor 2. institutional Kelembagaan, institusi Kelembagaa n Hal-hal berkenaan dengan lembaga. 3. organizatio n Organisasi, lembaga Organisasi social group, yg sengaja dibentuk, punya anggota, utk mencapai tujuan tertentu, aturan dinyatakan tegas. (kelompok tani, koperasi, Gapoktan) 4. organizatio Keorganisasia n, Keorganisasi an Hal-hal berkenaan dengan organisasi (struktur org, Rekonseptualisasi “Lembaga” dan “Organisasi” 5
  6. 6. Institutions (Lembaga) = norma + aturan + cultural cognitive Organization = organisasi Network = individu 6
  7. 7. Salah Benar Kelembagaan petani Organisasi petani, organisasi milik petani Lembaga kelompok tani, lembaga Gapoktan, lembaga koperasi Organisasi kelompok tani, organisasi Gapoktan, organisasi koperasi Mengembangkan kelembagaan permodalan petani Mengorganisasikan petani dalam pemenuhan permodalan
  8. 8. 1.Regulative pillar  “rules define relationship among role”  rule setting, monitoring, sanksi  kapasitas untuk menegakkan aturan  reward and punishment  melalui mekanisme informal (folkways) dan formal (polisi, pengeadilan)  represi, constraint, dan meng-empower aktor 2.Normative pillar  norma menghasilkan preskripsi (=lebih dari antisipasi dan prediksi), evaluatif, dan tanggung jawab  mencakup: value (= prefered and desirable) dan norm (how things should be done)  Gunanya agar tahu apa goal dan objectives kita, dan cara mencapainya  meng-constraint dan meng-empower aktor 3.Cultural- cognitive pillar  Intinya meaning  Konsep bersama tentang kehidupan sosial dan kerangka dimana makna-makna diproduksi  Sedimentasi makna dan kristalisasi makna dalam bentuk objektif  Berisi proses interpretatif internal yang dibentuk oleh kerangka kultural eksternal  Situation shared secara kolektif Menurut New Institutionalism, ada 3 pilar dalam lembaga:
  9. 9. Berkenaan dengan organisasi: 1. Individual organization? Anggotanya individu. Misal kelompok tani, koperasi. Aspek kepemimpinan, keanggotaan, manajemen, keuangan organisasi, dll. 2. Second level organization / interorganization? Anggotanya ind org. Misal Gapoktan 3. Supporting organization? Misal Pemda, penyuluh, dll 4. Inter relation organization? Misal relasi antar kelompok tani, relasi vertikal, dll.
  10. 10. Analisis untuk organisasi: Pedoman singkat untuk menilai sebuah organisasi (Short Guide for Organizational Assessment): 1. Kinerja organisasi (Organizational Performance) 2. Kemampuan organisasi tumbuh di lingkungannya (The Enabling Environment and Organizational Performance) 3. Motivasi organisasi (Organizational Motivation) 4. Kapasitas Organisasi (Organizational 10
  11. 11. Analisis KELEMBAGAAN (Institutional Analysis) Penyuluhan Pertanian
  12. 12. Penerapannya dalam Analisis Kelembagaan Penyuluhan Pertanian Aspek Objek nya Analisis kelembagaan 1. Aspek regulatif UU no 16 tahun 2006 merupakan pedoman Apakah UU ini diterapkan, dijadikan pedoman, diterima, ditolak? Bagian mana yg diterima, kenapa? Permentan No. 61 Tahun 2008 ttg Pedoman Pembinaan Penyuluh Pertanian Swadaya Dan Penuyuh Pertanian Swasta Persepsi penyuluh dan pihak lain terhadap aturan ini? Realisasi dan kendalanya bagaimana? Peraturan daerah Pemda ttg penganggaran dan pengorganisasian Kajian kebijakan, konsistensi nya dengan UU di atasnya, bagaimana realisasinya? Dll. Pedoman untuk manajemen kerja penyuluh Apakah pedoman dijalankan, apa masalahnya, bagaimana konsistensinya dengan teori dan
  13. 13. Aspek Objeknya Analisis kelembagaan 2. Aspek normatif Norma-norma kerja pada tenaga penyuluh Bagaimana penyuluh memandang pekerjaannya, apakah sesuatu yang baik atau tidak? Pakah mereka bangga menjadi penyuluh? Persepsi ttg peran penyuluh dalam pembangunan pedesaan Apakah penyuluhan pertanian harus? Adakah opsi lain? Apakah metodenya masih efektif? Nilai-nilai atau adab dalam komunikasi yang diterapkan Apakah komunikasi menunjukkan dominansi, pemaksaan? Apakah itu boleh? Baik? Nilai-nilai dalam materi penyuluhan Apakah memberikan materi yang sesuai dengan etika petani?
  14. 14. Aspek Objeknya Analisis kelembagaan 3. Aspek kultural kognitif Pengetahuan pengambil kebijakan ttg kegiatan penyuluhan Bagaimana tingkat pengetahuan pengambil kebijakan tentang konsep dan teori penyuluhan? Apa agenda tersembunyi di belakangnya? Pengetahuan tenaga penyuluh tentang kebijakan, organisasi, dan metode penyuluhan Bagaimana pengetahuan dan persepsi tenaga penyuluh (tua, muda, laki-laki, perempuan) ttg kegiatan penyuluhan? Bagaimana dan mengapa persepsi itu terbentuk? Pengetahuan petani tentang kegiatan penyuluhan, pembangunan pertanian, dll Apa pengetahuan petani ttg kegiatan penyuluhan? Apakah perlu atau tidak? Apa latar sosial ekonomi sehingga itu terbentuk? Pengetahuan petani tentang materi penyuluhan Bagaimana persepsi petani tentang materi yang disampaikan? Sesuai dengan kebutuhan petani atau tidak? Bagaimana itu terbentuk? Bagaimana persepsi petani dapat menjadi feed back?
  15. 15. Aspek Objeknya Analisis kelembagaan Aspek keorganisasia n Struktur keorganisasian pelaksana penyuluhan Organisasi apa saja yang terlibat dari atas sampai bawah? Pusluh, Badan Penyuluhan Pemda, perguruan tinggi, NGO? Kinerja organisasi Bagaimana kinerja organisasi penyuluhan yg eksis? Kuat, atau lemah? Dimana dan kenapa? Kapasitas organisasi penyuluhan Bagaimana kemampuan BPP menjalankan penyuluhan? Apakah Gapoktan mampu membantu nya? Mengapa? Kondisi dan kinerja organisasi petani Apa saja organisasi petani yang eksis? Apa perannya? Mengapa demikian? Bagaimana agar bisa membantu penyuluhan? Perlu kah bentuk baru Hubungan antar organisasi Bagaimana relasi antar organisasi? Adakah dominansi ataukah demokratis? Analisis Keorganisasian Penyuluhan
  16. 16. TERIMA KASIH

×