Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

3 sikap mental sang juara yang perlu anda miliki

1,204 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

3 sikap mental sang juara yang perlu anda miliki

  1. 1. 3 Sikap Mental Sang Juara Yang Perlu Anda Miliki2011 JULY 18by Muhammad NoerBeberapa waktu lalu saya mengikuti forum leadership buat para manajer UnileverIndonesia. Salah satu pembicara yang tampil adalah Adam Khoo, seorang motivatorasal negeri jiran Singapura. Dengan gayanya yang bersemangat dan logat InggrisSingapore yang khas, Adam memberikan beberapa pelajaran berharga.Dari materi yang disampaikan Adam, ada 3 pelajaran penting yang saya petik.Setelah saya renungkan kembali, saya mencoba memahaminya sebagai sikapmental juara. Sikap ini perlu dimiliki oleh siapa saja yang ingin maju.Berikut saya ingin membaginya bersama Anda.1. Berani BertindakSetiap orang tentu memiliki tujuan yang hendak dicapai. Apakah itu untuk meraihpekerjaan tertentu, menciptakan sebuah alat, atau menulis sebuah buku. Adakalanya tujuan yang hendak dicapai sudah bulat dan jelas. Namun tak jarang tujuanitu masih buram. Sebuah tujuan dapat dicapai dengan berbagai cara yang disebutdengan strategi. Pepatah mengatakan, banyak jalan menuju Roma. Demikian halnyauntuk mencapai target dan tujuan Anda, ada banyak strategi yang bisa dipilih.Namun sehebat apapun tujuan yang hendak dicapai, secanggih apapun strategiyang dipersiapkan, semuanya tidak akan berguna tanpa tindakan. Ya, sebuahtindakan akan menentukan apakah Anda berhasil atau tidak. Sebuah tindakan akanmenguji apakah strategi yang Anda pakai sudah tepat atau tidak. Namunsayangnya, banyak orang hanya berhenti dengan sebuah cita-cita dan strategi saja.Ingat tanpa tindakan, tidak ada yang terjadi.Jadi, setelah Anda merumuskan tujuan dan merancang strategi, selanjutnyakerjakan.Beranilah bertindak.TAKE ACTION to make it happen.2. Menyikapi KegagalanAda banyak alasan ketika seseorang menghindar dan menunda sebuah tindakan:takut, malas, dan khawatir gagal. Apakah sebenarnya kegagalan itu? Mengapa kitatakut gagal?
  2. 2. Setiap tindakan akan membawa konsekuensi: berhasil atau gagal. Kita mengatakansesuatu berhasil jika apa yang ditargetkan tercapai. Dan kita mengatakan gagal jikahasil yang diperoleh tidak sesuai harapan. Karena itu, berhasil dan gagal merupakanbagian dari permainan kehidupan. Ada kalanya Anda berhasil dan ada kalanya pulagagal.Dengan bertindak maka Anda membuka peluang 50% berhasil dan 50% gagal.Sedangkan jika Anda menunda-nunda dan tidak melakukan apapun, sebenarnyaAnda kehilangan kesempatan 50% untuk berhasil.Jadi jangan takut gagal. Thomas Alfa Edison gagal ribuan kali sebelum berhasilmenemukan filamen lampu pijar. Orang-orang yang kita kagumi atas prestasi dankeberhasilan mereka dalam berbagai bidang juga telah mengalami kegagalansebelumnya. Tidak percaya? Coba tanyakan mereka.Seringkali orang yang berhasil adalah orang yang telah berkali-kali gagal. Merekapernah terjatuh, tersandung, namun bangkit kembali. Kegagalan memberi kitasebuah pelajaran untuk merumuskan kembali apa yang menjadi tujuan sebenarnyadan strategi yang kita pakai dalam bertindak.Seorang bayi yang belajar berjalan pun gagal berkali-kali sebelum akhirnya bisaberdiri tegak dan melangkahkan kaki dengan mantap.Sikapi kegagalan dengan bijak. Ambil hikmah dari setiap kegagalan danjadikan masukan untuk menentukan tindakan dan strategi Anda selanjutnya.3. Menyikapi KeadaanPekerjaan paling gampang adalah mencari kesalahan dari pihak lain. Sayangnya, inipula yang sering dilakukan banyak orang. Ketika target tidak tercapai, kitamenyalahkan atasan yang tidak memberi dukungan, rekan kerja yang tidakkooperatif. Ketika hari hujan, kita menyalahkan pakaian yang basah dan jalananyang macet.Dunia dipenuhi oleh berbagai kejadian yang bisa menyenangkan atau tidakmenyenangkan. Dan ada begitu banyak kejadian yang tidak bisa kita aturkeadaannya. Berita baiknya, kita bisa memilih respon apa yang ingin kita berikan.Respon inilah yang akhirnya menentukan hasil. Bukan keadaan atau situasi yangada di sekitar kita.Ketika Apple berencana membuat iPhone, mereka dihadapkan pada situasi yangtidak menguntungkan. Mereka tidak punya pengalaman sama sekali di bidang
  3. 3. handphone dan harus bersaing langsung dengan produsen berpengalaman panjangseperti Nokia.Jika ingin menyalahkan keadaan, maka sangat gampang mengatakan, “Kita tidakpunya keahlian membuat handphone. Pemain yang ada sudah sangatberpengalaman. Sebaiknya kita membuat yang lain saja.”Namun Apple memilih respon yang berbeda. Mereka tidak ingin menyalahkankeadaan dan situasi yang tidak menguntungkan. Sejarah membuktikan akhirnyamereka bisa membuat handphone revolusioner yang tidak dibayangkan orangsebelumnya.Situasi yang tidak menguntungkan diubah menjadi kesempatan membuathandphone yang berbeda dari kebanyakan sekaligus membuat standard baru.Meskipun tidak punya pengalaman sama sekali di bidang handphone, mereka punyakeunggulan lain: pengalaman di bidang komputer dan antar muka yang intuitif.Maka jadilah sebuah komputer mini yang bisa digunakan untuk berkomunikasi.Dalam hidup, Anda akan berhadapan dengan orang yang mengesalkan dan kejadianyang mengecewakan. Anda akan rugi jika terus menerus dipengaruhi oleh keadaan.Jika Anda menanggapinya dengan kesal dan kecewa, maka hari indah menjadimuram. Sebaliknya jika kita menyikapi dengan positif, melihat kesempatan dibalik situasi sulit, maka kita bisamengubah setiap hari jadi menyenangkan.Hidup akan lebih sehat, jiwa dan raga.Demikian tiga pelajaran yang ingin saya bagi buat Anda.Mulai sekarang, jangan tunda untuk bertindak ketika Anda harus melakukannya.Jangan takut gagal karena gagal merupakan langkah awal keberhasilan.Pilih sikap dan respon yang positif terhadap apapun yang terjadi di sekitar Anda.Niscaya Anda dapat menjalani peristiwa apapun dengan kebaikan.Selamat bekerja dan bertindak.

×