Kesebangunan

3,750 views

Published on

  • Be the first to comment

Kesebangunan

  1. 1. KESEBANGUNAN DANISH FIQHI ARROZY OLEH:
  2. 2. KESEBANGUNAN Skala adalah suatu perbandingan antara ukuran pada gambar dan ukuran sebenarnya . Contoh Soal 1: Pada suatu peta dengan skala 1 : 4.250.000, jarak antara Surabaya dan Malang adalah 2 cm. Berapa kilometer jarak sebenarnya? Jawab: Skala 1 : 4.250.000 Jarak pada gambar = 2 cm Jarak sebenarnya = 2 cm x 4.250.000 = 8.500.000 cm = 85 km A. Gambar Berskala, Foto Dan Model Berskala
  3. 3. Contoh Soal 2: Jarak dua kota adalah 60 km. Tentukan jarak kedua kota itu pada peta yang mempunyai skala 1 : 1.500.000 Jawab: Contoh Soal 3: Jarak dua kota pada peta adalah 8 cm, sedangkan jarak sebenarnya adalah 72 km. Tentukan skala peta tersebut. Jawab: Skala 1 : 1.500.000 Jarak sebenarnya = 60 km Jarak dua kota pada peta = x 6.000.000 cm = 4 cm Jarak pada peta = 8 cm Jarak sebenarnya = 72 km = 7.200.000 cm Skala = = = Jadi skalanya adalah 1 : 900.000
  4. 4. Contoh Soal 4: Tinggi sebuah gedung adalah 25 m dan lebarnya 35 m. Jika pada layar TV ternyata lebar gedung adalah 21 cm, hitung tinggi gedung pada TV. Jawab: Tinggi sebenarnya = 25 m = 2.500 cm Lebar sebenarnya = 35 m = 3.500 cm Lebar pada TV = 21 cm Tinggi pada TV = x cm = = Jadi tinggi gedung pada TV adalah 15 cm 3500x = 2500 . 21 3500x = 52500 x = x = 15
  5. 5. B. Bangun-Bangun Yang Sebangun <ul><li>Syarat Dua Bangun yang Sebangun </li></ul><ul><li>Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar </li></ul><ul><li>Sisi-sisi yang bersesuaian sebanding. </li></ul>Perhatikan gambar berikut Apakah ABCD sebangun dengan KLMN? Jawab: 1) Sudut A = sudut K Sudut B = sudut L Sudut C = sudut M Sudut D = sudut N 2) AD bersesuaian dgn KN AD : KN = 3 : 9 = 1 : 3 AB bersesuaian dgn KL AB : KL = 5 : 15 = 1 : 3 maka AD : KN = AB : KL = 1:3 Jadi ABCD sebangun dg KLMN 5 cm 3 cm A B D C 10 cm 5 cm P Q S R 15 cm 9 cm K L N M
  6. 6. Perhatikan gambar berikut Apakah ABCD sebangun dengan PQRS? Jawab: 1) Sudut A = sudut P Sudut B = sudut Q Sudut C = sudut R Sudut D = sudut S 2) AD bersesuaian dgn PS AD : PS = 3 : 5 AB bersesuaian dgn PQ AB : PQ = 5 : 10 = 1 : 2 karena AD:PS  AB:PQ maka ABCD tidak sebangun dgn PQRS 5 cm 3 cm A B D C 10 cm 5 cm P Q S R 15 cm 9 cm K L N M
  7. 7. Contoh Soal 5: Perhatikan gambar berikut. Apakah segitiga KLM sebangun dengan segitiga TRS? Jawab: Untuk menunjukkan sebangun atau tidaknya kedua segitiga itu, maka kita periksa perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian mulai yang terpendek sampai sisi yang terpanjang = = = = = = Jadi = = Ini berarti sisi-sisi yang bersesuaian dari kedua segitiga itu memiliki per-bandingan yang sama. Dengan kata lain segitiga KLM sebangun dengan segitiga TRS K L M 15 12 9 T S R 10 8 6
  8. 8. Contoh Soal 6: Perhatikan gambar berikut. Jika segitiga ABC sebangun dengan segitiga AEF, maka tentukan nilai c dan d ! Jawab: Karena segitiga ABC sebangun dengan segitiga AEF, maka berlaku : = = = = Sehingga diperoleh: = = 3 C + 6 = 3 x 6 = 18 C = 18 – 6 = 12 = = 3 d = 3 x 4 = 12 Jadi panjang c = 12 cm Jadi panjang d = 12 cm E F B C A 5 cm 10 cm 4 cm d 6 cm c
  9. 9. Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar. Kompetensi Dasar : Menggunakan konsep kesebangunan dua bangun. Indikator : - Memecahkan masalah yang melibatkan konsep kesebangunan . Materi Prasyarat : - Memahami syarat dua bangun yang sebangun - Menentukan perbandingan sisi dua segitiga sebangun dan menghitung panjangnya . DUA SEGITIGA SIKU-SIKU SEBANGUN
  10. 10. Perhatikan  ABC berikut ! Lebih jelasnya, lihat langkah berikut ini !  ABC siku-siku di B. Jika BD adalah garis tinggi  ABC, coba diskusikan dengan teman kamu dan jelaskan tahap demi tahap bagaimana menentukan rumus panjang garis tinggi BD dengan menggunakan dua segitiga sebangun yang telah kalian pelajari sebelumnya. DUA SEGITIGA SIKU-SIKU SEBANGUN
  11. 11. Menentukan rumus panjang garis tinggi pada segitiga siku-siku. Diketahui :  ABC siku-siku di B. BD adalah garis tinggi  ABC. Ditanya : panjang BD Jawab : Pada gambar animasi di samping , tampak bahwa : <ul><li> ADB =  BDC </li></ul><ul><li> DBA =  DCB dan </li></ul><ul><li> BAD =  CBD </li></ul><ul><li>Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ADB sebangun dengan  BDC </li></ul>5. Akibatnya berlaku : AD DB BD DC BD 2 = AD x DC atau BD =  AD x DC
  12. 12. Mudah dipahami bukan ? Coba tentukan pula panjang AB. Ada kesulitan dan perlu penjelasan? a. Ya b. Tidak Dan temukan bahwa : AB 2 = AC x AD atau AB =  AC x AD
  13. 13. Diketahui :  ABC siku-siku di B. BD adalah garis tinggi  ABC. Ditanya : panjang AB Jawab : Pada gambar animasi di samping , tampak bahwa : <ul><li> ABC =  ADB </li></ul><ul><li> BCA =  DBA dan </li></ul><ul><li> CAB =  BAD </li></ul><ul><li>Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ABC sebangun dengan  ADB </li></ul>Penjelasan menentukan panjang AB. 5. Akibatnya berlaku : AB AC AD AB AB 2 = AD x AC atau AB =  AD x AC
  14. 14. Tentunya sekarang kalian bisa menentukan sendiri panjang BC. Bagaimana ? Masih ada kesulitan dan perlu penjelasan lagi ? <ul><li>ya b. tidak </li></ul>
  15. 15. Diketahui :  ABC siku-siku di B. BD adalah garis tinggi  ABC. Ditanya : panjang BC Jawab : Pada gambar animasi di samping , tampak bahwa : <ul><ul><li> ABC =  BDC </li></ul></ul><ul><ul><li> BCA =  DCB dan </li></ul></ul><ul><ul><li> CAB =  CBD </li></ul></ul><ul><ul><li>Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ABC sebangun dengan  BDC </li></ul></ul>Penjelasan menentukan panjang BC. 5. Akibatnya berlaku : BC CA DC CB BC 2 = CD x CA atau BC =  CD x CA
  16. 16. K e s i m p u l a n: Pada segitiga siku-siku, jika dari sudut siku-sikunya ditarik garis tegak lurus pada sisi hipotenusanya, maka berlaku: B A C D B A C D B A C D BD 2 = DA x DC atau BD =  AD x DC BA 2 = AD x AC atau BA =  AD x AC BC 2 = CD x CA atau BC =  CD x CA
  17. 17. <ul><li>LATIHAN SOAL: </li></ul><ul><li>Pilihlah satu jawaban yang benar! </li></ul><ul><li>Panjang garis tinggi pada  PQR adalah : </li></ul>P Q R S 9 cm 13 cm a. 5 cm c. 7 cm d. 8 cm b. 6 cm
  18. 18. Keciaaaan...nnnn ...deh loo.!!! Aku akan coba lagi dan pasti bisa! Aku nyerah dehhh, dan lihat penyelesaiannya Refreshing dulu aaa….hhhhhhh………..
  19. 19. Penyelesaian soal latihan 1: Diket : SR = 9 cm PR = 13 cm Ditanya : QS Jawab : QS 2 = SP x SR , SP = PR – SR = 13 - 9 = 4 = 4 x 9 QS =  36 = 6 Jadi panjang QS adalah 6 cm P Q R S 9 cm 13 cm
  20. 20. 2 . Panjang PQ pada  PQR adalah : P Q R S 4 cm 16 cm a. 3 cm b. 3  5 cm c. 4 cm d. 4  5 cm
  21. 21. Keciaannnnn ….deh loo…!!! Aku akan coba lagi dan pasti bisa Aku nyerah dehhh, dan lihat penyelesaiannya Refreshing dulu aaa….hhhhhhh………..
  22. 22. Penyelesaian soal latihan 2: Diket : PS = 4 cm SR = 16 cm Ditanya : QP Jawab : QP 2 = PS x PR = 4 x 20 QP =  80 = 4  5 Jadi panjang QP adalah 4  5 cm ? P Q R S 4 cm 16 cm
  23. 23. HEBAT DEH KAMU !!! MAU COBA LAGI ? SIAPA TAKUT...... ISTIRAHAT DULU AA...HHH.....
  24. 24. SUNGGUH HEBAT DEH KAMU !!! ISTIRAHAT DULU AA...HHH..... Selanjutnya cari soal lain yang sesuai dan selesaikan Diakhiri saja …..
  25. 25. DENGERIN LAGU AA...HHH..... Teruskan ke soal no. 2 Diakhiri saja boss… Kembali ke soal no.1
  26. 26. sampai jumpa ...... WASSALAMU'ALAIKUM Wr.Wb.

×