Strategi peningkatan pendapatan daerah

3,792 views

Published on

about strategic to increase regional income

Published in: Economy & Finance
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,792
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
210
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Strategi peningkatan pendapatan daerah

  1. 1. STRATEGI PENINGKATAN Pendapatan Daerah Suparmono, SE,M.Si Widyaiswara-SCBDP Sleman
  2. 2. Bagaimana Meningkatkan Pendapatan Daerah dan Mencari Alternatif Pembiayaan Daerah ?
  3. 3. ADB IBRD UNDP Multilateral UN Sumber Inggris Belanda Bilateral Amerika Dll. Pinjaman Bantuan Hibah ProyekPINJAMAN Jenis Bantuan Teknis softloan dan HUTANG Bantuan Program SPL • CASH Bentuk Hibah • Bantuan Proyek • Bantuan Teknis • Bant. Kemanusiaan Hibah • Government to Gov’t • Hibah pemerintah Penyaluran • asing utk NGO • NGO Internasional • ke Pemerintah • NGO to NGO • Trust fund (dana perwalian)
  4. 4. MEMBANGUN KEUNGGULAN DAYA SAING DAERAH Produk • SDM • Kompetensi • Spesialisasi Organisasi/Perus. ~ Mikro • Himpunan SDM & Entitas Organisasi • Hubungan - Jaringan - Interaksi • Kolaborasi - Sinergi SISTEM INOVASI - KLASTER INDUSTRI ~ Meso Faktor Lokalitas & Konteks Global DAERAH ~ Makro
  5. 5. FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN Kesejahteraan/Kemakmuran & Peradaban Bangsa Knowledge Economy Knowledge Society Daya Saing dan Kohesi Sosial1. SDM yang terdidik, kreatif, dan terampil2. Infrastruktur komunikasi yang dinamis3. Sistem inovasi yang efektif4. Pemerintahan, insentif ekonomi dan rejim kelembagaan yang mendukung Sistem Inovasi Isu-isu Kontekstual Kecenderungan dan Tantangan Universal  Kemajuan Iptek, Ekonomi Ekonomi Faktor-faktor Globalisasi Inovasi Pengetahuan Jaringan Lokalitas
  6. 6. Pinjaman Daerah
  7. 7. Sumber Pinjaman Daerah • Pemerintah, • Pemerintah daerah lain, • Lembaga keuangan bank, • Lembaga keuangan bukan bank • Masyarakat. Debt Service Coverage Ratio (DSCR) tidak boleh kurang dari 2,5
  8. 8. Jenis Pinjaman Daerah• Pinjaman Jangka Panjang a. Jumlah kumulatif pokok pinjaman daerah yang wajib dibayar tidak melebihi 75% dari jumlah penerimaan umum APBD tahun sebelumnya b. Berdasarkan proyeksi penerimaan dan pengeluaran daerah tahunan selama jangka waktu pinjaman DSCR paling sedikit 2.5.
  9. 9. • Pinjaman Jangka Pendek a. Maksimal pinjaman adalah 1/6 dari jumlah biaya belanja APBD tahun anggaran berjalan b. Pinjaman dilakukan dengan mempertimbangkan kecukupan penerimaan daerah untukmembayar kembali pinjaman tersebut tepat pada waktunya. c. Pelunasannya diselesaikan dalam tahun anggaran yang berjalan
  10. 10. Obligasi Daerah
  11. 11. Obligasi Daerah Sebagai Alternatif Penerimaan Daerah• Dasar hukum : UU No 32 Tahun 2004 pasal 169 ayat 2• Pengertian Obligasi Daerah surat berharga pinjaman jangka panjang yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah atau badan usaha milik daerah dimana pemegang surat berharga tersebut berhak atas pembayaran kembali utang pokok dan bunganya sesuai dengan jangka waktu dan persyaratan yang telah disepakati.
  12. 12. Kendala Obligasi Daerah• Resistensi dari Investor• Tingkat bunga sama dengan di pasar modal atau pasar uang.• Persyaratan hukum rumit.
  13. 13. Prinsip Penerbitan Obligasi• bunga lunak dan ada masa tenggang• mempunyai multiplier effect dan cost recovery• tidak mempunyai persyaratan politik• Minimized sunk cost• Pengawasan yang efektif dan efisien.
  14. 14. Jenis Obligasi• Obligasi Umum ( General Bond )• Obligasi Pendapatan ( Revenue Bond)• Obligasi Barelled atau Hybrid Obligation
  15. 15. Alternatif Pembiayaan Melalui CSR
  16. 16. Suatu komitmen perusahaan untukberperilaku etis dan memberi kontribusiterhadap pembangunan ekonomi yangberkelanjutan serta meningkatkan kualitashidup karyawan dan keluarga, komunitaslokal serta masyarakat secara luas
  17. 17. Manfaat bagi Stakeholder• Pencitraan Perusahaan• Promosi Perusahaan• Memperoleh SDM Berkualitas• Tanggung Jawab Sosial

×