Laporan World Watch ttg kontribusi peternakan 51% terhadap gas rumahkaca

3,409 views

Published on

Laporan WorldWatch Oleh Robert Goodland dan Jeff Anhang: Hewan ternak telah dikenal sebagai penyumbang emisi GRK. “Bayangan Panjang Peternakan (Livestock’s Long Shadow)”, laporan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) tahun 2006 yang telah dikutip secara luas, memperkirakan emisi sebesar 7.516 juta metrik ton ekuivalen CO2 (CO2e) per tahun, atau 18 persen emisi GRK dunia setiap tahun, dihasilkan oleh hewan ternak sapi, kerbau, domba, kambing, unta, kuda, babi, dan unggas. Dengan jumlah sebesar itu, peternakan sangat jelas memenuhi syarat untuk mendapat perhatian besar dalam mencari cara-cara untuk menangani perubahan iklim. Tetapi analisa kami memperlihatkan bahwa peternakan dan hasil sampingnya sebenarnya bertanggung jawab atas setidaknya 32.564 juta metrik ton CO2e per tahun, atau 51 persen dari seluruh emisi GRK dunia setiap tahun.

Published in: Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,409
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
113
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Laporan World Watch ttg kontribusi peternakan 51% terhadap gas rumahkaca

  1. 1. Peternakan dan Perubahan Iklim © Lyle Rosbotham Bagaimana bila pemain kunci dalam perubahan iklim adalah … Duncan Rawlinson sapi, babi, dan ayam? Philip MacKenzie www.worldwatch.org November/Desember 2009 | World Watch
  2. 2. Oleh Robert Goodland dan Jeff Anhang keseluruhan GRK terkait dalam pembukaan lahan untuk menggembala dan menanam pakan ternak, memelihara hewan Setiap kali mendiskusikan penyebab perubahan iklim, ternak, pengolahan dan pengiriman produk jadi. Perhitungan bahan bakar fosil menempati urutan teratas. Minyak bumi, kami menunjukkan 25.048 juta ton CO2e yang disebabkan gas alam, dan terutama batu bara memang sumber utama peternakan telah dihitung lebih rendah dari kenyataan atau emisi karbon dioksida (CO2) dan gas-gas rumah kaca lainnya dilewatkan; dari subtotal itu, 3.000 juta ton ditempatkan secara (GRK). Tetapi kami yakin bahwa siklus kehidupan dan mata salah, dan 22.048 juta ton semuanya tidak dihitung. Ketika rantai pasokan hewan yang dipelihara sebagai makanan telah jumlah ton yang tidak dihitung ditambahkan ke dalam persediaan sangat disepelekan sebagai sumber GRK, padahal kenyataannya GRK global di atmosfer, persediaan itu meningkat dari 41.755 industri peternakan bertanggung jawab terhadap setidaknya juta ton menjadi 63.803 juta ton. Laporan FAO sebesar 7.516 setengah dari seluruh GRK yang disebabkan oleh manusia. juta ton CO2e yang disebabkan peternakan kemudian menurun Jika argumen ini benar, berarti penggantian produk peternakan dari 18 persen GRK dunia menjadi 11,8 persen. Marilah melihat dengan makanan alternatif yang lebih baik akan menjadi strategi masing-masing kategori GRK yang tidak dihitung atau salah terbaik dalam membalik perubahan iklim. Kenyataannya, penempatan: pendekatan ini memiliki pengaruh yang lebih cepat untuk Pernafasan. FAO meniadakan pernafasan hewan ternak mengurangi emisi GRK dan tingkat konsentrasinya di atmosfer dari perkiraannya, dengan penjelasan berikut: – sehingga mengurangi laju memanasnya iklim – dibandingkan Pernafasan dari hewan ternak bukanlah sumber CO2 dengan tindakan-tindakan untuk menggantikan bahan bakar bersih… Emisi dari pernafasan hewan ternak adalah bagian fosil dengan energi yang dapat diperbaharui. dari sistem biologi yang cepat berubah, dimana tanaman yang Hewan ternak telah dikenal sebagai penyumbang emisi dikonsumsi terbuat dari proses pengubahan CO2 di atmosfer GRK. “Bayangan Panjang Peternakan (Livestock’s Long menjadi senyawa organik. Karena jumlah yang dikeluarkan Shadow)”, laporan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) dan diserap dianggap sama, pernafasan hewan ternak tidak tahun 2006 yang telah dikutip secara luas, memperkirakan emisi dianggap sebagai sumber emisi yang bersih oleh Protokol sebesar 7.516 juta metrik ton ekuivalen CO2 (CO2e) per tahun, Kyoto. Sesungguhnya, karena sebagian karbon yang dikonsumsi atau 18 persen emisi GRK dunia setiap tahun, dihasilkan oleh disimpan dalam jaringan hidup hewan yang bertumbuh itu, hewan ternak sapi, kerbau, domba, kambing, unta, kuda, babi, pertumbuhan kawanan ternak global bahkan bisa dianggap dan unggas. Dengan jumlah sebesar itu, peternakan sangat jelas sebagai penyimpan karbon. Tingkat persediaan biomasa memenuhi syarat untuk mendapat perhatian besar dalam mencari peternakan meningkat secara signifikan pada dekade terakhir… cara-cara untuk menangani perubahan iklim. Tetapi analisa Pertumbuhan yang terus-menerus ini… dapat dianggap sebagai kami memperlihatkan bahwa peternakan dan hasil sampingnya proses penyimpanan karbon (perkiraan kasar 1 atau 2 juta ton sebenarnya bertanggung jawab atas setidaknya 32.564 juta karbon per tahun). metrik ton CO2e per tahun, atau 51 persen dari seluruh emisi Tetapi ini adalah cara yang keliru dalam melihat perkara GRK dunia setiap tahun. ini. Kita periksa kenyataan penyimpanan karbon terlebih dulu: Ini adalah pernyataan tegas yang memerlukan bukti kuat, Penyimpanan karbon yang baik mengacu pada penyaringan CO2 maka kami meninjau kembali secara menyeluruh sumber- dari atmosfer dan menimbunnya di dalam tempat penyimpanan sumber emisi GRK dari peternakan baik secara langsung atau dalam senyawa yang stabil sehingga ia tidak bisa lepas maupun tidak langsung. Sebagian dari hal ini sudah jelas tetapi dalam jangka waktu lama. Bahkan jika seseorang menganggap ditaksir lebih rendah, sebagian terlewatkan, dan sebagian tubuh hewan ternak sebagai penyimpan karbon, dari perkiraan adalah sumber emisi yang telah dihitung tetapi ditempatkan FAO sendiri jumlah karbon yang tersimpan dalam hewan ternak pada sektor yang salah. Data peternakan sangat beragam dari terlalu kecil dibandingkan dengan jumlah yang disimpan pada lokasi ke lokasi dan dipengaruhi oleh ketidak-akuratan yang tak bisa Emisi Gas Rumah Kaca yang Tidak Dihitung, Terlewatkan, dan Salah Penempatan dihindari; dan tidaklah mungkin terkait dengan Peternakan untuk menghindari ketidak-akuratan Emisi Gas Rumah Kaca Total Persentase dalam memperkirakan jumlah Tahunan (CO2e) di seluruh dunia GRK, sehingga kami berusaha keras mengurangi jumlah itu agar dalam juta ton perkiraan kami secara keseluruhan Perkiraan FAO 7.516 11,8 dapat diterima sebagai konservatif. Yang tidak dihitung dalam Inventaris Gas Rumah Kaca sekarang: 1. Pernafasan hewan ternak yang terlewatkan 8.769 13,7 Gambaran Besar 2. Pemakaian lahan yang terlewatkan ≥ 2.672 ≥ 4,2 Tabel di sebelah kanan adalah 3. Perhitungan Metana lebih rendah dari kenyataan 5.047 7,9 ringkasan dari kategori-kategori 4. Empat kategori lainnya (lihat artikel) ≥ 5.560 ≥ 8,7 emisi peternakan dan perkiraan kami Subtotal ≥ 22.048 ≥ 34,5 terhadap angkanya. Kami memulai Salah Penempatan dalam Inventaris Gas Rumah Kaca sekarang: dengan angka dari FAO 7.516 juta 5. Tiga kategori (lihat artikel) ≥ 3.000 ≥ 4,7 ton CO2e per tahun yang disebabkan oleh peternakan, sebuah angka yang Total Gas Rumah Kaca yang diakibatkan oleh ≥ 32.564 ≥ 51,0 produk-produk peternakan didapat dengan menambahkan 2 World Watch | November/Desember 2009 www.worldwatch.org
  3. 3. Beatrice Murch Sapi-sapi bernafas pada pagi yang dingin di pasar ternak di Buenos Aires, Argentina. hutan yang dibabat untuk lahan menanam pakan ternak dan fosil sebagai sumber GRK, sementara ratusan juta orang tidak ladang merumput. mengendarainya, maka sama sahnya untuk memperhitungkan Lebih jauh lagi, industri peternakan (seperti mobil) adalah pernafasan hewan ternak. Ratusan juta manusia hanya sedikit penemuan manusia demi kenyamanan, yang tidak ada pada atau tidak mengonsumsi produk hewani, dan pernafasan ternak zaman prasejarah manusia, dan molekul CO2 yang dihembuskan (tidak seperti pernafasan manusia) tidak dibutuhkan untuk ternak sama tidak alaminya seperti CO2 yang dikeluarkan dari kelangsungan hidup manusia. Dengan mengeluarkan GRK pipa knalpot mobil. Selain itu, meskipun dengan berjalannya yang disebabkan oleh pernafasan ternak dari neraca GRK, dapat waktu mungkin ada keseimbangan antara jumlah CO2 yang diperkirakan bahwa hal itu tidak dikelola dan jumlahnya akan dihembuskan hewan dengan jumlah yang difotosintesiskan meningkat – seperti yang terjadi dalam kenyataan. oleh tumbuhan, tapi keseimbangan tersebut tidak pernah statis. Karbon dioksida dari pernafasan hewan bertanggung Saat ini ada puluhan miliar hewan ternak lebih banyak yang jawab atas 21% GRK antropogenik di seluruh dunia, menurut menghembuskan CO2 dibandingkan dengan zaman praindustri, perkiraan ahli fisika Inggris Alan Calverd pada tahun 2005. Dia sementara kapasitas fotosintesis Bumi (kemampuan untuk tidak memberikan jumlah CO2, tapi ternyata ada sekitar 8.769 menghilangkan karbon di atmosfer dengan menyerapnya ke juta ton. Calverd adalah satu-satunya pencetus awal perkiraan dalam tumbuhan) telah menurun tajam karena penebangan dalam bidang ini, tetapi karena hanya melibatkan satu variabel hutan. (Sementara itu, tentu saja, kita juga menambahkan karbon (total berat seluruh hewan ternak, karena semuanya kecuali ikan ke udara melalui pembakaran bahan bakar fosil, yang semakin budidaya berdarah dingin, menghembuskan CO2 yang secara memberatkan sistem penyerapan karbon.) kasar berjumlah sama per kilogramnya), seluruh kalkulasi CO2 FAO menyatakan bahwa pernafasan hewan ternak dari pernafasan untuk berat tertentu pada hewan ternak akan tidak tercantum sebagai sumber GRK yang diakui dalam berkisar sama. Protokol Kyoto, meskipun kenyataannya, Protokol tersebut Perkiraan Calverd tidak memperhitungkan fakta bahwa mencantumkan CO2 tanpa pengecualian, dan “yang lainnya” CO2 dari pernafasan hewan ternak dikesampingkan dari dimasukkan dalam kategori rupa-rupa. Agar jelas, ini seharusnya persediaan GRK global. Juga tidak memperhitungkan GRK baru juga dicantumkan secara terpisah dalam protokol apapun yang yang diakibatkan oleh peternakan dalam analisis kami. Setelah menggantikan Kyoto. menambahkan semua GRK yang relevan bagi persediaan GRK Memang menggoda untuk mengeluarkan satu atau sumber global, persentase GRK yang diakibatkan pernafasan peternakan emisi antropogenik (yang dihasilkan oleh kegiatan manusia) turun dari 21 persen menjadi 13,7 persen. lainnya dari perhitungan karbon – berdasarkan kepentingan Lahan. Sejalan dengan berkurangnya luas padang pribadi seseorang – dengan alasan bahwa hal tersebut diimbangi rumput secara global, otomatis cara satu-satunya untuk oleh fotosintesis. Akan tetapi, jika mereka menganggap sah untuk memproduksi lebih banyak hewan ternak dan pakannya adalah menghitung mobil-mobil yang digerakkan oleh bahan bakar dengan membabat hutan alami. Pertumbuhan pasar produk- www.worldwatch.org November/Desember 2009 | World Watch
  4. 4. merambah hutan. Atau misalkan tanah yang digunakan sebagai tempat merumput hewan ternak dan menanam pakannya, digunakan sebagai lahan pertanian yang hasilnya dapat dimakan langsung oleh manusia atau dijadikan biofuel (bahan bakar dari tanaman). Bahan bakar ini dapat menggantikan setengah dari batu bara yang digunakan di seluruh dunia, USDA/NRCS, Jeff Vanuga yang bertanggung jawab atas 3.340 juta ton emisi CO2e setiap tahunnya. Jumlah tersebut mewakili 8 persen persediaan GRK seluruh dunia di luar tambahan GRK yang dihitung dalam artikel ini, atau 5,6 persen GRK seluruh dunia jika GRK yang dihitung di artikel ini dimasukkan. Jika jumlah biomasa dari Operasi pemberian makan ternak di Kansas dengan kolam pengolahan limbah di latar depan. pakan ternak dipilih dan diproses dengan benar, maka biofuel dapat menghasilkan produk hewan ternak paling banyak terjadi di negara-negara 80 persen lebih sedikit GRK per unit energi dibandingkan batu berkembang dengan hutan hujan normalnya dapat menyimpan bara. Oleh karena itu, emisi ekstra yang dihasilkan karena setidaknya 200 ton karbon per hektar. Ketika hutan berubah penggunaan lahan untuk berternak dan menanam pakan ternak menjadi padang rumput, muatan karbon yang dapat disimpan bisa diperkirakan menjadi 2.672 juta ton CO2e, atau 4,2 persen per hektarnya berkurang menjadi 8 ton saja. dari emisi GRK tahunan di seluruh dunia. Secara rata-rata, setiap hektar padang rumput mendukung Mengingat dua skenario yang masuk akal ini, paling tidak tak lebih dari seekor sapi, yang kandungan karbonnya berkisar 4,2 persen GRK dunia seharusnya dihitung sebagai emisi terkait satu ton saja. Bandingkan dengan hutan yang dapat menyerap lenyapnya pengurangan GRK karena penggunaan lahan untuk lebih dari 200 ton karbon per hektar yang mungkin akan merumput hewan ternak dan menanam makanannya. dilepaskan dalam waktu singkat setelah hutan dan tumbuhan Metana. Menurut data FAO, 37 persen metana yang lain dipotong, dibakar, atau dikunyah. Dari dalam tanah, per dihasilkan oleh manusia berasal dari hewan ternak. Meskipun hektarnya ada 200 ton karbon lainnya yang mungkin dilepaskan, efek pemanasan metana di atmosfer jauh lebih kuat daripada yang bakal ditambah lagi dengan GRK lainnya dari pernafasan CO2, tetapi umur paruhnya di atmosfer hanya sekitar 8 tahun, dan kotoran hewan ternak. Jadi, hewan ternak dari jenis apapun dibandingkan CO2 yang setidaknya selama 100 tahun. Sebagai merupakan “celengan” karbon kecil yang memicu pelepasan hasilnya, pengurangan pemeliharaan hewan ternak secara “celengan” karbon luar biasa besar yang tersimpan di dalam signifikan di seluruh dunia akan mengurangi GRK secara lebih tanah dan hutan-hutan. Tetapi jika produksi hewan ternak dan cepat dibandingkan dengan menerapkan kebijakan dalam energi pakan ternak berhenti maka hutan seringkali akan meremajakan terbarukan dan efisiensi energi. dirinya kembali. Fokus utama dalam upaya-upaya untuk Kapasitas GRK dalam menyerap panas di atmosfer disebut mengurangi GRK selama ini adalah pengurangan emisi, tetapi sebagai potensi pemanasan global / global warming potential hutan yang mempunyai kemampuan untuk mengurangi dampak (GWP), dengan CO2 ditentukan mempunyai potensi pemanasan GRK secara cepat dan murah telah lenyap lebih dahulu. 1 (GWP-nya = 1). Hitungan GWP terbaru yang secara luas telah FAO menghitung emisi yang disebabkan peralihan disepakati untuk metana adalah 25 dalam jangka waktu 100 penggunaan lahan terkait dengan adanya hewan ternak, tapi tahun - tetapi angkanya menjadi 72 jika menggunakan jangka nilai GRK yang dihitung dari perubahan itu setiap tahunnya waktu 20 tahun. Hal ini lebih cocok karena dampak metana relatif kecil. Anehnya, mereka tidak menghitung jumlah yang yang besar akan berkurang dalam jangka 20 tahun dan dampak jauh lebih besar dari pengurangan penyerapan GRK tahunan buruk perubahan iklim diperkirakan akan terjadi dalam jangka karena telah hilangnya proses fotosintesis, yang menempati 26 20 tahun ke depan jika tidak ada pengurangan GRK secara persen lahan di seluruh dunia untuk merumput hewan ternak signifikan. Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim juga dan 33 persen lahan subur di seluruh dunia untuk menanam mendukung penggunaan jangka waktu 20 tahun untuk metana. pakan ternak, alih-alih menganggap lahan itu berkembang FAO memperkirakan peternakan menghasilkan sekitar kembali menjadi hutan. Membiarkan lahan tropis dalam jumlah 103 juta ton emisi metana di tahun 2004 dari proses fermentasi besar yang dipakai untuk merumput hewan ternak dan menanam di dalam pencernaan hewan dan pengelolaan kotoran ternak, ini pakan ternak, untuk kembali menjadi hutan bisa berpotensi setara dengan 2.369 juta ton CO2e. Jumlah ini adalah 3,7 persen untuk menyerap sampai setengah (bahkan lebih) dari seluruh dari GRK dunia, nilai yang dipakai FAO dengan acuan GWP GRK antropogenik. Penyebab utama hal ini tidak terjadi adalah 23 yang sudah kadaluwarsa. Jika menggunakan GWP 72, maka karena upaya reboisasi tanah yang telah digunakan untuk metana dari peternakan bertanggung jawab terhadap 7.416 juta memelihara ternak dan bercocok tanam pakan ternak belum ton CO2e atau 11,6 persen GRK di seluruh dunia. Jadi dengan menjadi prioritas; sebaliknya, produksi pakan ternak dan menggunakan jangka waktu 20 tahun dan bukannya 100 tahun perluasan lahan untuk merumput malah terus berkembang pesat maka kenaikan jumlah metana yang diakibatkan oleh produk- World Watch | November/Desember 2009 www.worldwatch.org
  5. 5. produk hewan ternak adalah sebesar 5.047 juta ton CO2e atau 7,9 persen. (Perhitungan lebih jauh diperlukan untuk menyesuaikan kembali emisi metana selain hasil emisi yang terkait dengan produk-produk hewan ternak dengan mengunakan jangka waktu 20 tahun.) Sumber-sumber lainnya. Empat kategori tambahan dari GRK setidaknya berjumlah 5.560 ton CO2e (8,7 persen emisi GRK) yang telah diabaikan atau dihitung lebih kecil oleh FAO dan tidak dihitung dalam total GRK di seluruh USDA/NRCS, Bob Nichols dunia saat ini: Pertama, Bayangan Panjang Peternakan mengutip data statistik FAO pada tahun 2002 sebagai sumber utama untuk perhitungan 18 persennya. Dari tahun 2002 sampai 2009, perkembangan produk hewan ternak di seluruh dunia telah naik 12 persen. Hal ini tentunya Menambah jejak karbon: kipas-kipas besar menjaga babi-babi tetap sejuk di Carolina Utara. menghasilkan kenaikan emisi GRK secara proporsional. Melalui ekstrapolasi dari perkiraan FAO CO2e, atau 4,7 persen emisi GRK di seluruh dunia. serta perkiraan kami, kami menghitung bahwa kenaikan dalam Pertama, FAO menyatakan bahwa “pembabatan hutan produk hewan ternak dari tahun 2002 sampai 2009 bertanggung yang berhubungan dengan hewan ternak seperti yang dilaporkan, jawab terhadap kira-kira 2.560 juta ton CO2e, atau 4,0 persen contohnya oleh Argentina tidak dimasukkan” dalam perhitungan emisi GRK. GRKnya. Kedua, FAO dan yang lainnya telah mencatat sering Kedua, FAO mengabaikan peternakan ikan dari definisi terjadinya perhitungan yang lebih kecil pada statistik resmi hewan ternaknya sehingga gagal untuk menghitung GRK dari jumlah hewan ternak di pedesaan dan industri. Bayangan siklus hidup dan rantai pasokan mereka. FAO juga mengabaikan Panjang Peternakan tidak hanya menggunakan faktor yang emisi-emisi GRK dari konstruksi dan operasi industri-industri belum dikoreksi dalam perhitungan itu, tetapi pada beberapa di lautan serta di daratan untuk menangani organisme laut yang bagian ternyata menggunakan jumlah yang lebih rendah diperuntukkan memberi makan hewan ternak (sampai separuh daripada yang ada dalam statistik FAO dan lainnya. Sebagai dari tangkapan organisme laut tahunan). contoh, Bayangan Panjang Peternakan melaporkan bahwa ada Terakhir, FAO tidak menghitung jumlah GRK yang 33,0 juta ton unggas yang dihasilkan di seluruh dunia pada tahun jumlahnya lebih tinggi pada masing-masing tahapan untuk 2002, sementara Gambaran Makanan (Food Outlook) FAO pada menghasilkan produk hewani dibandingkan produk nabati: bulan April 2003 melaporkan bahwa ada 72,9 juta ton unggas • Fluorokarbon (Diperlukan untuk mendinginkan produk- diproduksi di seluruh dunia pada tahun 2002. Laporan itu juga produk hewani, jumlahnya jauh lebih banyak daripada menyatakan bahwa ada 21,7 miliar hewan ternak yang dipelihara produk nabati), yang memiliki potensi pemanasan global di seluruh dunia, sementara banyak organisasi non-pemerintah sampai beberapa ribu kali lebih tinggi daripada CO2. melaporkan bahwa ada sekitar 50 miliar hewan ternak dipelihara • Memasak, yang biasanya memerlukan suhu yang lebih setiap tahunnya di awal tahun 2000-an. Jika jumlah yang benar tinggi dan waktu yang lebih lama untuk memasak daging mendekati 50 miliar dan bukannya 21,7 miliar, maka persentase daripada produk nabati, dan di negara berkembang mereka GRK di seluruh dunia yang didasarkan atas statistik jumlah memakai banyak arang (dengan menebang pohon sehingga hewan ternak resmi yang dihitung lebih kecil itu kemungkinan mengurangi penyerapan karbon) dan minyak tanah. Masing- besar berada di atas 10 persen. masing menghasilkan jumlah GRK yang tinggi. Ketiga, FAO menggunakan kutipan tentang berbagai aspek • Pembuangan kotoran cair ternak yang tak terelakkan, juga GRK dari hewan ternak pada tahun-tahun sebelumnya seperti limbah dari produk hewan ternak lainnya dalam bentuk tahun 1964, 1982, 1993, 1999, dan 2001. Emisi-emisi saat ini tulang, lemak, dan produk-produk rusak, yang semuanya pasti jauh lebih tinggi. menghasilkan GRK dalam jumlah besar ketika dibuang di Keempat, FAO menyebutkan Minnesota sebagai sumber tempat pembuangan sampah, tempat pembakaran sampah, data yang kaya. Tetapi jika data ini disama-ratakan ke seluruh dan saluran air. dunia maka mereka mengecilkan nilai-nilai yang sebenarnya, • Produksi, distribusi, dan pembuangan produk-produk karena kegiatan peternakan di Minnesota lebih efisien daripada sampingan seperti kulit, bulu, dan kemasannya. kegiatan peternakan di sebagian besar negara-negara berkembang • Produksi, distribusi, dan pembuangan kemasan yang yang sektor peternakannya tumbuh paling cepat. digunakan untuk produk-produk hewani, yang untuk alasan Terakhir, kami percaya bahwa FAO telah mengabaikan kesehatan dibutuhkan lebih banyak daripada produk-produk beberapa emisi yang telah dihitung di sektor lain di luar nabati. peternakan. Emisi-emisi ini berjumlah sedikitnya 3.000 juta ton • Perawatan medis yang intensif karbon karena jutaan kasus www.worldwatch.org November/Desember 2009 | World Watch
  6. 6. Foto atas izin dari Farm Sanctuary Pemandangan di pabrik ternak: produksi babi. penyakit zoonosis (yang disebabkan oleh hewan) di seluruh berbagai usaha praktis, hanya sedikit jumlah energi terbarukan dunia (seperti flu burung) dan penyakit degenerasi kronis serta efisiensi energi yang sudah dikembangkan (bersama (seperti penyakit jantung koroner, kanker, diabetes, dan dengan lebih banyak prasarana energi nuklir dan energi hipertensi yang mengarah pada stroke) berhubungan erat fosil). Emisi GRK terus meningkat sejak protokol Kyoto dengan konsumsi produk peternakan. Perhitungan GRK ditandatangani pada tahun 1992 dan menyebabkan perubahan yang dihasilkan produk peternakan secara menyeluruh iklim semakin cepat. Betapapun dikehendaki, bahkan kemajuan harus memasukkan juga emisi untuk konstruksi dan operasi besar dalam mengganti energi yang tidak terbarukan saja tidak industri-industri farmasi dan kesehatan yang digunakan bisa menggantikan peranan penting dari tindakan mengurangi untuk mengobati penyakit-penyakit ini. emisi GRK terkait peternakan. Tindakan untuk menghilangkan produk peternakan Mitigasi tidak hanya dapat mencapai pengurangan GRK di atmosfer dengan cepat, namun juga bisa membalik krisis pangan dan air Ancaman utama dari perubahan iklim adalah pertumbuhan yang sedang berlangsung di dunia. Seandainya rekomendasi populasi manusia, yang diperkirakan sekitar 35 persen antara yang dijabarkan di bawah ini diikuti, setidaknya 25 persen tahun 2006 hingga 2050. Dalam periode yang sama, FAO pengurangan produk peternakan di seluruh dunia dapat dicapai memproyeksikan bahwa jumlah peternakan di seluruh dunia antara saat ini hingga tahun 2017, akhir periode komitmen yang akan meningkat dua kali lipat, sehingga emisi GRK terkait akan dibicarakan dalam konferensi iklim PBB di Kopenhagen peternakan juga akan meningkat kurang lebih dua kali lipat pada bulan Desember 2009. Hal ini akan menghasilkan paling (atau meningkat sedikit lebih kecil bila semua rekomendasi tidak pengurangan 12,5 persen emisi GRK antropogenik global, FAO diterapkan sepenuhnya), sementara secara luas diharapkan yang sudah hampir mencapai pengurangan seperti yang secara bahwa GRK dari industri-industri lain akan turun. Hal ini umum diharapkan untuk dinegosiasikan di Kopenhagen. akan menyebabkan jumlah emisi terkait peternakan bahkan Karena mendesaknya untuk memperlambat perubahan lebih tidak dapat diterima dibandingkan tingkat saat ini yang iklim, kami percaya bahwa merekomendasikan perubahan sudah membahayakan. Hal ini juga berarti bahwa strategi yang kepada industri secara langsung akan lebih efektif dibandingkan efektif harus melibatkan penggantian produk peternakan dengan merekomendasikan pemerintah untuk mengubah kebijakan alternatif yang lebih baik, alih-alih hanya mengganti satu produk yang belum tentu bisa menghasikan perubahan pada industri. daging dengan produk daging lainnya yang dianggap lebih Hal ini benar meskipun industri dan investor biasanya berhasil rendah jejak karbonnya. jika tanggap terhadap konsumen serta pemegang saham dalam Teori, keyakinan, dan bahkan kepentingan yang kuat telah jangka pendek, sementara iklim hanya dipandang sebagai risiko dibangun di sekitar gagasan untuk memperlambat perubahan jangka panjang. iklim melalui energi terbarukan serta efisiensi energi. Namun Gas rumah kaca yang berkaitan erat dengan peternakan setelah perundingan iklim internasional bertahun-tahun dan dapat diatur oleh pemerintah dengan mengenakan pajak karbon World Watch | November/Desember 2009 www.worldwatch.org
  7. 7. Foto atas izin dari WhiteWave Susu nabati: deretan pilihan susu kedelai. (walaupun ada tentangan dari industri peternakan), dengan karena menurunnya produksi (fenomena “puncak minyak”). begitu para pemimpin dalam industri makanan dan para investor Harga minyak bumi akan meningkat sangat tajam sehingga akan mencari peluang lain dan pajak karbon dapat membantu akan menghancurkan banyak bagian dari ekonomi sekarang. mewujudkannya. Kenyataannya, mereka mungkin akan mencari Produk-produk hewani akan menderita pukulan tambahan keuntungan dari peluang semacam ini meskipun tidak ada pajak karena setiap gram biofuel dari hasil panen yang bisa diproduksi karbon, karena emisi GRK terkait peternakan adalah risiko yang untuk menggantikan bahan bakar konvensional kemungkinan besar bagi industri makanan. Bencana iklim diramalkan akan besar akan diproduksi – dan dengan demikian dialihkan dari lebih besar mengancam pasar yang sudah ada, dan akibatnya peternakan – sebagai usaha untuk menghindari bencana. Hal akan lebih membahayakan pasar yang sedang berkembang, tersebut telah diperkirakan oleh mereka yang bergerak di sektor di mana industri makanan diramalkan akan mendapatkan peternakan dan sektor finansial karena fenomena “puncak pertumbuhan terbesarnya jika tidak ada bencana tersebut. minyak” dapat membawa kehancuran pada sektor peternakan dalam beberapa tahun. Untuk menjadi pemenang pada kompetisi Peluang dalam skenario tersebut adalah alasan lain bagi para pemimpin dalam industri makanan agar secepatnya mulai menggantikan Sebuah perusahaan makanan setidaknya mempunyai tiga produk hewaninya dengan alternatif yang lebih baik. insentif untuk menanggapi risiko dan peluang pada industri Insentif ketiga yaitu sebuah perusahaan makanan dapat makanan secara umum. Insentif pertama adalah perusahaan memproduksi dan memasarkan produk alternatif pengganti makanan telah rugi akibat bencana iklim, jadi kepentingan produk hewani yang memiliki rasa serupa, tetapi lebih mudah perusahaan itu sendiri bisa dilindungi dengan memperlambat dimasak, lebih murah, dan lebih sehat, sehingga lebih baik perubahan iklim. Di daerah-daerah yang terlanda, bencana daripada produk hewani. Produk-produk alternatif ini dapat iklim bisa diperkirakan tidak hanya mengurangi pasar industri berupa daging sapi, babi dan ayam dari kedelai dan seitan (gluten makanan, tetapi juga merusak prasarana dan kemampuannya gandum); susu, keju dan es krim dari kedelai dan beras. untuk beroperasi. Sebagai contoh, semua resiko ini terjadi di Penjualan produk-produk kedelai pengganti daging di wilayah New Orleans pada tahun 2005 karena badai Katrina, Amerika Serikat saja telah mencapai US$1,9 miliar pada ketika perusahaan Whole Foods Market melaporkan kerugian tahun 2007, meningkat dari US$1,7 miliar pada tahun 2005, sebesar US$16,5 juta pada tahun itu karena toko-tokonya rusak menurut Asosiasi Makanan Kedelai Amerika Utara. Sebagai dan tutup di wilayah New Orleans, tidak ada penjualan, dan perbandingan, penjualan produk daging di Amerika Serikat harus memperbaiki toko-toko yang rusak itu. Risiko seperti ini (termasuk unggas) mencapai $100 miliar pada tahun 2007. akan diperburuk oleh bencana iklim ekstrem di kemudian hari, Rasio 1,9 berbanding 100 ini menunjukkan banyak ruang yang kejadiannya dan kekuatannya diperkirakan akan meningkat untuk tumbuh bagi penjualan produk pengganti daging dan di seluruh dunia. susu. Produk pengganti daging dan susu telah dijual di seluruh Insentif kedua muncul dari besarnya kemungkinan setelah negara berkembang, dan seperti di Amerika Serikat, penjualan krisis ekonomi saat ini selesai, permintaan terhadap minyak telah meningkat pada tahun-tahun belakangan ini. Jadi, berbagai akan naik ke tingkat yang tidak mungkin untuk dipenuhi usaha untuk meningkatkan penjualan produk-produk ini di www.worldwatch.org November/Desember 2009 | World Watch
  8. 8. Lyle Rosbotham Daging nabati. Bahan-bahan alternatif termasuk protein kedelai, lesitin kedelai, beras coklat, biji bunga matahari giling, mikoprotein, dan gluten dari gandum. negara berkembang tidak harus menunggu usaha yang serupa keuntungan utama setidaknya selama resesi ekonomi saat ini sukses terlebih dulu di negara maju. Di seluruh dunia, pasar masih berlangsung di banyak negara. Selanjutnya akan terjadi untuk produk pengganti daging dan susu memiliki potensi penurunan harga dari skala ekonomi dan peningkatan persaingan hampir sebesar pasar untuk produk hewan ternak. di antara para pembuat produk pengganti, juga karena bahan Perusahaan makanan organik skala besar mungkin melihat baku utama untuk biodiesel adalah minyak kedelai. Memenuhi kesempatan-kesempatan ini sangat menarik. Perusahaan seperti perkiraan permintaan biodiesel yang jauh lebih tinggi akan itu dapat membentuk anak perusahaan untuk menjual produk menghasilkan surplus makanan kedelai, yang tidak hanya pengganti daging dan susu, mungkin secara khusus. Mereka merupakan produk sampingan dari minyak kedelai, tetapi juga dapat secara signifikan meningkatkan produksi dan penjualan adalah bahan baku produk pengganti daging dan susu. Kelebihan produk pengganti dalam beberapa tahun dengan biaya modal persediaan makanan kedelai bisa menurunkan harganya secara yang masuk akal dan pengembalian investasi yang menarik. signifikan. Dan karena produk pengganti daging dan susu diproduksi Bagi konsumen yang tidak suka makan produk pengganti tanpa proses intensif GRK yang digunakan dalam memelihara daging dan susu, kacang polong dan padi-padian berprotein ternak – seperti emisi CO2 dan metana dari hewan, dan tinggi telah tersedia sebagai alternatif. Pilihan lainnya adalah penggunaan lahan untuk menanam pakan dan penggembalaan daging buatan yang ditumbuhkan di laboratorium dari sel- ternak – produk pengganti jelas menghasilkan GRK yang jauh sel hewan ternak, kadang-kadang disebut daging “in vitro”. lebih sedikit daripada produk peternakan. Jadi, pendapatan Beberapa percobaan telah dilakukan dan sejumlah paten telah tambahan mungkin bisa diperoleh dari penjualan kredit karbon didaftarkan, tapi produksi dan kemungkinan pemasarannya baru untuk pengurangan emisi GRK yang diperoleh melalui produk bisa dilakukan beberapa tahun lagi dan ini akan cukup lama pengganti dibandingkan dengan produk ternak. sebelum diketahui apakah daging in vitro bisa bersaing dengan Produk pengganti susah dibedakan dari daging dan produk produk pengganti dalam hal harga dan rasa, serta dampaknya susu ketika mereka dipotong, dilapisi bubuk roti, diberi saus, terhadap kesehatan dan lingkungan. dibumbui, atau proses yang lain, jadi berada di antara strategi berisiko paling kecil bagi anak perusahaan untuk membangun Pemasaran jaringan gerai makanan cepat saji yang menghidangkan burger kedelai, produk ayam kedelai, sandwich yang dibuat dengan Untuk mencapai pertumbuhan yang dibahas di atas akan berbagai produk pengganti daging dan/atau es krim kedelai. membutuhkan investasi yang signifikan dalam pemasaran, Jika jaringan ini berkembang dengan pesat, maka perusahaan terutama karena produk pengganti daging dan susu merupakan makanan lainnya akan tergoda untuk mengikuti pelopor itu. hal baru bagi banyak konsumen. Kampanye yang sukses akan Jika produksi produk pengganti daging dan susu menghindari tema negatif dan menekankan hal-hal yang positif. meningkat secara signifikan, maka harganya akan turun – suatu Misalnya, merekomendasikan agar tidak makan daging satu hari World Watch | November/Desember 2009 www.worldwatch.org
  9. 9. setiap minggu berkesan mengurangi hak. Alih-alih, kampanye produk pengganti daging dan susu melalui kerja sama strategis sebaiknya menyuarakan tema makan selama seminggu dengan dengan perusahaan lain. Mereka dapat bekerja sama dengan berbagai makanan yang lezat, mudah disiapkan, dan memasukkan sekolah, pemerintah, dan organisasi non-pemerintah. Aktivis “makanan super” seperti kedelai, yang akan memperkaya lingkungan dengan keahlian terkait dapat diminta untuk kehidupan mereka. Ketika orang mendengar pesan menarik melakukan pelacakan terus-menerus dan menyeluruh terhadap tentang makanan, mereka mendengarkan terutama pada kata- GRK yang disebabkan oleh produk peternakan dan produk kata yang menimbulkan kenyamanan, keakraban, kebahagiaan, pengganti. Politikus dan selebriti dapat dilibatkan untuk kemudahan, kecepatan, harga murah, dan popularitas. Karena mempromosikan kepada konsumen agar memilih alternatif dari itu, beberapa tema lain harus digunakan untuk membangun produk peternakan. kampanye pemasaran yang efektif: Kami merekomendasikan agar sewaktu penjual bahan Dengan menggantikan produk ternak dengan produk makanan merencanakan peragaan dan penetapan biaya pengganti, konsumen dapat mengambil tindakan tunggal yang penempatan (untuk penempatan rak yang menguntungkan), kuat secara kolektif untuk mengurangi sebagian besar GRK mereka mempertimbangkan keuntungan dari meletakkan produk di seluruh dunia. Pelabelan produk pengganti pengganti berdampingan dengan daging dan produk susu. Hal ini dengan sertifikat tentang berapa jumlah GRK membuat produk pengganti dapat terlihat oleh banyak konsumen yang dihindari dapat memberikan keunggulan dan dengan demikian akan meningkatkan penjualan mereka. yang signifikan. Ini akan dapat memberikan hasil penjualan yang baik yang Produk pengganti lebih murah, lebih secara normal terjadi apabila konsumen diperlihatkan kepada hemat, lebih mudah dimasak, dan lebih sehat bermacam bentuk produk di rak yang sama. Dengan harga produk daripada produk ternak. pengganti yang lebih murah daripada produk daging, meletakkan Produk pengganti daging dan susu dapat saling berdampingan akan dapat meningkatkan keuntungan diposisikan sebagai produk yang jelas jauh penjual bahan makanan. Jika konsumen membandingkan dan lebih unggul daripada produk ternak, sehingga menemukan bahwa produk pengganti lebih murah daripada menarik konsumen yang sama dan mendorong produk peternakan maka penempatan saling bersebelahan dapat pembelian produk-produk pengganti lainnya, menolong penjual mempertahankan volume penjualan mereka seperti halnya Rolex imitasi. di saat kondisi ekonomi menurun. Di negara berkembang, yang konsumsi daging dan susu per kapitanya lebih rendah daripada di negara maju, konsumen Sumber Investasi sering menganggap daging dan produk susu sebagai bagian dari pola makan yang lebih baik dan kehidupan yang lebih baik, dan Sebuah perusahaan dengan rencana yang baik untuk belum diberitahu tentang dampak buruk dari makanan tersebut. meningkatkan penjualan produk pengganti daging dan susu Namun, produk pengganti daging dan susu bahkan dapat sangat mungkin mendapatkan modal usaha yang cukup dari para memberikan hasil yang lebih baik, terutama jika dipasarkan investor yang mencari peluang investasi yang dapat membantu dengan maksud seperti ini. memperlambat perubahan iklim. Ia juga bisa mendapatkan Seperti yang telah ditunjukkan oleh pengalaman bisnis pinjaman konsesi melalui lembaga kredit pembangunan dan hijau, target kampanye yang paling tepat adalah aktivis “dana iklim”. Tetapi, mungkin perlu untuk meningkatkan lingkungan, dengan alasan bahwa mengonsumsi produk kesadaran di antara para investor yang tidak akrab dengan pengganti daging dan susu adalah cara terbaik untuk melawan produk pengganti daging dan susu. perubahan iklim. Mereka diharapkan dapat menyebarkan pesan Para investor dapat ditunjukkan bahwa adalah demi tersebut kepada orang lain, dan dapat meminta agar produk kepentingan mereka sendiri untuk menghindari investasi pengganti dihidangkan pada pertemuan-pertemuan yang baru dalam produksi daging dan susu dan sebaiknya mencari mereka hadiri untuk menghindari GRK dan hal ini bisa menjadi investasi dalam produk-produk pengganti. Dibandingkan dengan publikasi yang baik. proyek energi dan transportasi, proyek produk pengganti dapat Mungkin anak-anak adalah sasaran yang paling mudah diterapkan dengan cepat, dengan tingkat penambahan investasi dipengaruhi dengan makanan baru dan makanan cepat saji yang relatif rendah, tingkat pengurangan GRK yang lebih besar karena mereka cenderung untuk mengikuti iklan, memiliki untuk jumlah investasi yang sama, dan pengembalian investasi kebiasaan tertanam yang lebih sedikit daripada orang dewasa, yang lebih cepat. dan sering mencari tren baru. Orangtua sering ikut menyantap Investasi untuk meminimalkan dan mengurangi GRK makanan cepat saji atau produk makanan lain yang diminta oleh kebanyakan terfokus pada energi terbarukan di bidang energi dan anak mereka. Pada saat yang sama, anak-anak semakin banyak transportasi. Namun, prasarana energi terbarukan mempunyai dididik mengenai perubahan iklim di sekolah dan mencari siklus pengembangan produk yang lama dan kompleks dan aktivitas yang memungkinkan mereka melakukan eksperimen memerlukan modal yang besar. Mengubah armada kendaraan terhadap apa yang mereka pelajari. Tetapi, mereka adalah target dan pembangkit listrik diperkirakan membutuhkan triliunan utama pemasaran produk ternak, walaupun produk ini memiliki dolar dan memerlukan kemauan politik dan konsensus yang risiko iklim yang sangat tinggi. Untuk memperbaiki hal ini, masih harus diupayakan. Sekalipun uang dan politik bersama- harus dipertimbangkan untuk mengubah standar yang dapat sama setuju melakukan tugas itu, solusi seperti ini diperkirakan dipakai dalam pemasaran kepada anak-anak. Dalam berbagai membutuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk diterapkan kegiatan, penjualan produk pengganti daging dan susu kepada secara penuh, saat di mana titik kritis dari bencana iklim yang anak-anak seharusnya menjadi prioritas. tidak bisa dipulihkan mungkin telah lama terlampaui. Sebagai tambahan, perusahaan makanan dapat memasarkan Sebagian besar bank komersial, sejumlah agen kredit www.worldwatch.org November/Desember 2009 | World Watch 9
  10. 10. adanya perkembangan dramatis dalam penggunaan komputer, komunikasi bergerak, perbankan bergerak, kredit mikro, dan listrik luar jaringan (off- grid electricity) pada tahun-tahun belakangan ini, telah menciptakan banyak kesempatan baru bagi komunitas yang kurang mampu di pedesaan. Selama bertahun-tahun, anjuran kepada alternatif dari produk peternakan didasarkan atas argumen tentang gizi dan kesehatan, kasih sayang kepada hewan, dan masalah-masalah lingkungan selain intensitas karbon. Penjelasan ini sebagian besar telah diabaikan dan konsumsi produk ternak di seluruh dunia telah meningkat, menyebabkan sebagian orang percaya bahwa anjuran semacam itu mungkin tidak akan pernah berhasil. Bahkan mendesak pemerintah untuk mengharuskan pengurangan produksi ternak atas dasar perubahan iklim mungkin tidak efektif karena industri makanan mempunyai kemampuan lobi yang kuat. Tetapi, Scott Robinson bila bisnis produk pengganti daging dan susu jelas, maka mereka yang biasa melobi pemerintah dapat langsung menarik perhatian pemimpin di bidang industri makanan, yang mungkin akan menyambut mereka sebagai juara. Risiko bisnis Pengganti yang hebat: kedelai menunggu dipanen di sebuah ladang di Maryland. proyek produk pengganti sama dengan sebagian besar proyek pabrikan makanan lainnya, tapi risiko ekspor, dan bahkan dana ekuitas telah menerima Prinsip Ekuator, akan dikurangi oleh fakta bahwa sebagian besar prasarana yang yaitu mereka memiliki komitmen untuk mematuhi sekumpulan diperlukan (seperti untuk penanaman dan pengolahan biji- standar lingkungan dan kinerja sosial yang ketat untuk proyek bijian) sudah ada. investasi di negara-negara berkembang. Jika standar-standar itu Perubahan kuncinya adalah pengurangan produk menentang investasi dalam proyek peternakan skala besar, maka peternakan secara signifikan. Pertumbuhan yang dipacu industri perusahaan dengan proyek produk pengganti daging dan susu atau permintaan telah berhasil dalam industri lain, seperti memiliki posisi yang baik untuk menarik investasi. industri komputer dan ponsel, yang berarti bahwa produk pengganti daging dan susu juga dapat meraih sukses. Pada Paket Manfaat umumnya, industri makanan di seluruh dunia memiliki kapasitas pemasaran yang sangat canggih, menjadikan pertumbuhan yang Proyek produk pengganti daging dan susu tidak hanya tinggi dari pemasaran produk makanan baru praktis adalah hal akan memperlambat perubahan iklim, tetapi juga membantu yang wajar – bahkan sebelum seseorang mempertimbangkan mengurangi krisis pangan global, karena dibutuhkan jauh keuntungan esktra yang bisa diraih dari manfaat memperlambat lebih sedikit hasil pertanian untuk menghasilkan jumlah kalori perubahan iklim. tertentu dalam bentuk produk pengganti daripada produk ternak. Risiko bisnis seperti biasanya mengungguli risiko Produk pengganti juga akan mengurangi krisis air global karena perubahan. Pertimbangan untuk perubahan tidak lagi hanya air dalam jumlah besar yang diperlukan untuk produksi ternak sebuah kebijakan publik atau masalah etis, tetapi sekarang juga akan bisa dihentikan. Kesehatan dan gizi yang diberikan kepada menjadi pertimbangan bisnis. Kami yakin bahwa membalik konsumen akan lebih baik daripada produk ternak. Proyek perubahan iklim dengan cepat adalah pertimbangan bisnis produk pengganti akan lebih padat karya daripada proyek ternak terbaik bagi semua industri. sehingga akan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dan pekerjaan yang butuh keterampilan. Mereka juga akan Robert Goodland pensiun sebagai penasihat utama terhindar dari praktik-praktik kerja berbahaya yang ditemukan lingkungan Kelompok Bank Dunia (World Bank Group) setelah di sektor peternakan (tetapi tidak ada dalam produksi produk melayani di sana selama 23 tahun. Pada tahun 2008, dia pengganti), termasuk pekerja budak di beberapa daerah seperti dianugerahi Medali Coolidge Memorial yang pertama oleh kawasan hutan Amazon. Pekerja yang menghasilkan produk IUCN atas sumbangannya yang besar terhadap pelestarian ternak dapat dengan mudah dilatih kembali untuk menghasilkan lingkungan. Jeff Anhang adalah petugas riset dan spesialis produk pengganti. lingkungan di Perusahaan Keuangan Internasional Kelompok Tentu saja, sebagian hewan ternak akan terus dikembang- Bank Dunia, yang menyediakan pembiayaan sektor swasta dan biakkan, terutama jika diperlukan dalam sistem usaha tani saran di negara-negara berkembang. campuran. Mereka juga penting di daerah-daerah di mana sektor pertenakan merupakan salah satu cara bagi penduduk pedesaan Untuk informasi lebih banyak mengenai masalah yang yang kurang mampu untuk menciptakan aset dan mendapatkan diangkat dalam artikel ini, kunjungi : www.worldwatch.org/ww/livestock penghasilan. Akan tetapi, hal itu semakin berkurang karena 0 World Watch | November/Desember 2009 www.worldwatch.org

×