Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|1
TUGAS MANDIRI
SISTE...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|2
KATA PENGANTAR
Syuk...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|3
DAFTAR ISI
Kata Pen...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|4
4.1 Defenisi Implem...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|5
BAB I
PENDAHULUAN
1...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|6
1.2 Identifikasi Ma...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|7
maupun barang yang ...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|8
BAB II
LANDASAN TEO...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|9
Batas sistem merupa...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|10
2.1.2 Informasi
Is...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|11
John Burch dan Gar...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|12
 Data adalah fakt...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|13
disebut Database S...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|14
Mempunyai sifat te...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|15
dikenal di dunia. ...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|16
 Event, yaitu sua...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|17
Tampilan layar Vis...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|18
 Toolbar
Merupaka...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|19
window dapat dibuk...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|20
Gambar 2.6 Tampila...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|21
Gambar 2.7 Tampila...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|22
 Code Window
Yait...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|23
dibanding dengan A...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|24
Client
Oracle
IP :...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|25
SYSTEM
SUKRINO
Tab...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|26
Gambar 2.13 Tampil...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|27
 Kliklah administ...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|28
Gambar 2.15 Tampil...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|29
 Klik apply chang...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|30
BAB III
ANALISIS K...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|31
 Struktur Tabel P...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|32
Nama Varchar 25 - ...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|33
 Hasil Perancanga...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|34
 Kode
Gambar 3.2 ...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|35
 Master
Gambar 3....
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|36
 Hubungan antar T...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|37
3.3 Diagram Kontek...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|38
3.4 Diagram Alir D...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|39
Gambar 3.6 DFD Lev...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|40
Laporan stok
obat ...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|41
3.5 Algoritma
Algo...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|42
 Jika diklik tomb...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|43
 Selesai.
 Algor...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|44
BAB IV
IMPLEMENTAS...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|45
4.3 Komponen Utama...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|46
 Programmer yaitu...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|47
Pengujian tingkat ...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|48
 Mengganti pemeli...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|49
 Tampilan Form En...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|50
 Tampilan Form Pe...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|51
 Tampilan Form Pe...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|52
 Tampilan Help
Ga...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|53
BAB V
PENUTUP
5.1 ...
Tugas Mandiri
Rekayasa Perangkat Lunak
Sukrino
100210015
Teknik informatika
Universitas Putera Batam|54
DAFTAR PUSTAKA
Har...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sistem informasi persediaan obat pada apotik dunia

18,593 views

Published on

Sistem informasi persediaan obat pada apotik dunia

  1. 1. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|1 TUGAS MANDIRI SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT PADA APOTIK DUNIA Mata Kuliah : Rekayasa Perangkat Lunak Nama Mahasiswa : Sukrino NIM : 100210015 Kode Kelas : 122-55002-M5 Dosen : Pastima Simanjuntak, S.Kom, M.si PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS PUTERA BATAM TAHUN 2013
  2. 2. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|2 KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala Rahmat dan KaruniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah yang merupakan salah satu persyaratan untuk menyelesaikan program studi strata satu (S1) pada Jurusan Teknik Informatika Universitas Puetra Batam. Penulis menyadari bahwa Makalah ini masih jauh dari sempurna. Karena itu, kritik dan saran akan senantiasa penulis terima dengan senang hati. Dengan segala keterbatasan, penulis menyadari pula bahwa Makalah ini takkan terwujud tanpa bantuan, bimbingan, dan dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. Ibu Pastima Simanjuntak, S.Kom, M.si. Selaku Dosen pengajar mata kuliah Rekayasa Perangkat Lunak, di Universits Putera Batam, sekaligus Dosen penguji tugas mandiri ini. 2. Dosen dan Staff Universitas Putera Batam 3. Kedua Orang Tua dan keluarga yang telah banyak memberikan dorongan moril dan doanya sehingga proposal penelitian ini dapat terselesaikan dengan baik. 4. Teman-teman mahasiswa yang tidak dapat disebutkan satu persatu, telah banyak memberikan saran dan bantuan yang berharga dalam menyelesaikan tugas mandiri ini Semoga Allah SWT membalas kebaikan dan selalu mencurahkan hidayah serta taufikNya, Amin. Batam, Juni ,2013 Penulis
  3. 3. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|3 DAFTAR ISI Kata Pengantar..............................................................................................................i Daftar Isi .......................................................................................................................ii BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................1 1.1 Latar Belakang............................................................................................1 1.2 Identifikasi Masalah....................................................................................2 1.3 Batasan Masalah .........................................................................................2 1.4 Maksud dan Tujuan.....................................................................................2 BAB II LANDASAN TEORI.......................................................................................4 2.1 Sistem Dan Informasi .................................................................................4 2.1.1 Sistem.................................................................................................4 2.1.2 Informasi............................................................................................6 2.1.3 Komponen Sistem Informasi .............................................................7 2.2 Data Dan Database Management System (DBMS)....................................7 2.2.1 Data....................................................................................................7 2.2.2 Database Management System (DBMS) ...........................................8 2.2.3 Kompenen Utama DBMS..................................................................10 2.3 Bahan Pemprograman Visual Basic 6.0......................................................10 2.3.1 Sekilas Tentang Bahasa Pemprograman Visual Basic 6.0.................10 2.3.2 Struktur Bahasa Pemprograman Visual Basic 6.0 .............................11 2.4 Oracle 10 XE.........................................................................................18 BAB III ANALISIS KEBUTUHAN ............................................................................25 3.1 Perancangan Sistem ....................................................................................25 3.2 Perancangan Database ................................................................................25 3.3 Diagram Konteks ........................................................................................32 3.4 Diagram Alir Data (Data Flow Diagram) ...................................................33 3.5 Algoritma....................................................................................................36 BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM ...........................................................................39
  4. 4. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|4 4.1 Defenisi Implementasi Sistem ....................................................................39 4.2 Tujuan Implementasi Sistem.......................................................................39 4.3 komponen Utama Implementasi Sistem .....................................................40 4.4 Pengajuan Sistem........................................................................................41 4.5 Pemeliharaan Sistem...................................................................................42 4.6 Tampilan .....................................................................................................43 BAB V PENUTUP .......................................................................................................48 5.1 Kesimpulan .................................................................................................48 5.2 Saran ...........................................................................................................48 Daftar Pustaka...............................................................................................................49
  5. 5. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|5 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan sistem komputerisasi tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang hampir mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia. Dalam perkembangan sistem komputerisasi, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan dan manajemen data sangat diperlukan. Dengan berbagai kelebihan dan kemudahan yang ditawarkannya tentu akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja dari suatu perusahaan. Salah satu kelebihan dari sistem komputerisasi ialah menghasilkan informasi secara relevan, tepat waktu dan akurat. Informasi yang dihasilkan tidak terlepas dari manajemen informasi yang baik dan mampu menjaga kelancaran kebutuhan informasi dalam sirkulasi data suatu sistem. Manajemen sistem informasi juga menyangkut adanya suatu database yang mampu mengorganisasikan data yang ada di dalamnya secara akurat dan mampu mengatur relasi antar data sehingga informasi yang dihasilkan berdaya guna dan berpengaruh pada proses pengambilan keputusan pihak manajemen perusahaan. Membangun suatu sistem informasi memerlukan pemahaman yang baik dan jelas mengenai sistem yang akan digunakan baik dalam prosedur sistem, input, output maupun hal-hal yang mempengaruhi kinerja sistem baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang, untuk itu diperlukan suatu sistem informasi yang mampu meningkatkan kinerja sistem agar dapat memberikan hasil yang maksimal serta dapat meningkatkan efiensi dan efektivitas kerja. Berdasarkan uraian di atas bahwa sistem informasi sangat diperlukan dalam suatu perusahaan sehingga penulis melakukan dan menuangkannya dalam bentuk Makalah yang berjudul “Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia ”.
  6. 6. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|6 1.2 Identifikasi Masalah Dalam membangun suatu sistem informasi perlu diperhatikan terlebih dahulu akar permasalahan yang timbul dalam sistem yang telah ada ataupun dari data-data yang akan dikumpulkan, berdasarkan hasil penelitian terhadap sistem yang telah berjalan di apotik tersebut, maka identifikasi permasalahan pokok terdapat pada :  Kegiatan pengontrolan obat baik dalam persediaan, pembelian dan penjualan serta mengolah data pelanggan yang masih dikerjakan dengan aplikasi perkantoran yaitu Microsoft Office sehingga tidak dapat melihat secara rinci sisa obat sehingga tidak dapat diketahui persediaan obat minimum di gudang.  Laporan persediaan yang dihasilkan kurang terperinci sehingga menyulitkan pihak manajemen dalam mengambil keputusan tentang persediaan obat. Dari uraian di atas, maka yang menjadi masalah adalah bagaimana merancang suatu sistem informasi yang mampu mengolah data dengan cepat, tepat dan akurat sehingga mendukung kelancaran operasional dengan lebih terkomputerisasi. 1.3 Batasan Masalah Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis mambatasi masalah hanya pada kegiatan persediaan obat , pembelian dan penjualan obat serta pengelolaan data pelanggan pada Apotik Dunia. Hal tesebut dilakukan agar pembahasan tidak menyimpang dari tujuannya serta keterbatasan waktu dan kemampuan penulis. Dari permasalahan tersebut, penulis berusaha mengatasinya dengan membuat suatu sistem informasi untuk mengontrol persediaan obat di Apotik Dunia dengan manggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0. 1.4 Maksud dan Tujuan Maksud dari penyusunan Tugas Akhir ini adalah sistem informasi persediaan yang dirancang penulis dapat membantu dalam menyajikan laporan persediaan dengan cepat dan akurat sehingga dapat mencegah terjadinya penimbunan barang yang berlebihan di gudang
  7. 7. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|7 maupun barang yang sudah habis tidak di order kembali, Adapun tujuan dari penyusunan Tugas Akhir ini adalah untuk merancang suatu sistem informasi persediaan obat yang lebih efektif dan efisien untuk dapat dipergunakan pada Apotik Dunia.
  8. 8. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|8 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Dan Informasi 2.1.1 Sistem Sistem merupakan serangkaian prosedur yang saling berhubungan dalam melaksanakan suatu pekerjaan tertentu. Sistem terdiri dari unsur yang dapat dikenal, saling melengkapi karena satu maksud, tujuan dan sasaran. Suatu sistem dapat terdiri dari beberapa sub sistem dan sub sistem dapat pula terdiri dari beberapa sub sistem. Ada beberapa defenisi mengenai sistem yaitu:  David (1985) mendefinisikan sistem sebagai bagian yang saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa saran atau maksud.  Lucas (1989) mendefinisikan sistem sebagai suatu komponen atau variabel yang terorganisasi , saling tergantung satu dengan yang lainnya dan terpadu serta mempunyai sasaran.  Mulyadi (2001) mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegitan pokok perusahaan.  Robert G.Murdick (1993) mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemenelemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Jadi sistem dapat diartikan juga sebagai sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur. Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat- sifat tertentu , yaitu :  Komponen Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen- elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem.  Batas Sistem
  9. 9. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|9 Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara satu sistem dengan system lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas ini memungkinkan suatu system dipandang sebagai satu kesatuan.  Lingkungan Luar Sistem Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat bersifat merugikan sistem tersebut.  Penghubung Sistem Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem lainnya membentuk satu kesatuan.  Masukan Sistem Masukan adalah energi yang diimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Masukan perawatan adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.  Keluaran Sistem Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain.  Pengolah Sistem Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.  Sasaran Sistem Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan dari sistem dan keluaran yang akan dihasilkan dari sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran yang telah ditetapkannya.
  10. 10. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|10 2.1.2 Informasi Istilah informasi berasal dari bahasa Inggris to inform yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai memberitahukan. Pada dasarnya informasi merupakan hal yang sangat penting bagi berbagai pihak dalam perusahaan terutama bagi pihak manajemen perusahaaan di dalam pengambilan suatu keputusan yang dapat diperoleh dari suatu sistem yaitu processing system atau information generating sistem. Defenisi umum mengartikan informasi sebagai data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang berguna bagi pihak yang menerimanya dan bermanfaat di dalam pengambilan suatu keputusan pada saat ini maupun saat mendatang. Menurut Davis (1999), informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang. Menurut Mardick Et Al (1984) menyatakan informasi terdiri dari data yang telah diambil kembali, diolah atau digunakan untuk memberi dukungan keterangan bagi pengambilan kesimpulan, argumentasi, atau sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Informasi dihasilkan oleh suatu sistem informasi perusahaan untuk dimanfaatkan oleh pengguna intern atau ekstern. Pengguna intern terdiri dari para manajer dan karyawan perusahaan. Pengguna ekstern terdiri dari pihak-pihak yang berkepentingan di luar perusahaan, seperti kreditor, badan-badan pemerintah dan serikat pekerja. Berdasarkan pengertian sistem dan informasi di atas, maka dapat disimpulkan pengertian dari sistem informasi yaitu sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambilan keputusan atau untuk pengendalian organisasi. Menurut Joseph W.Wilkinson (2000), sistem informasi adalah suatu kerangka kerja dengan sumber daya (manusia dan komputer) dikoordinasikan untuk mengubah masukan (data) menjadi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan. 2.1.3 Komponen Sistem Informasi
  11. 11. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|11 John Burch dan Gary Grudnitski mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebutnya dengan istilah blok bangunan (building block), yaitu sebagai berikut:  Blok masukan (input block), inputnya berupa metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.  Blok model (model block), terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan model metematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara tertentu untuk menghasilkan suatu keluaran.  Blok keluaran (output block), menghasilkan keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatanmanajemen serta semua pemakai sistem.  Blok teknologi (technology block), digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.  Blok basis data (database block), merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras computer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.  Blok kendali (controls block), untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi. 2.2 Data dan Database Management System (DBMS) 2.2.1 Data Data berasal dari bahasa Latin yaitu datum yang berarti fakta, kenyataan, kejadian atau peristiwa. Jadi, data atau fakta adalah kenyataan dari suatu kejadian atau peristiwa. Menurut Murdick,dkk (1984) merumuskan bahwa :
  12. 12. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|12  Data adalah fakta yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan, biasanya dicatat dan diarsipkan tanpa maksud untuk segera diambil kembali untuk pengambilan keputusan.”  Data merupakan komponen dasar dari informasi yang akan diproses lebih lanjut untuk menghasilkan informasi. Himpunan data akan memiliki sifat yang unik, antara lain sebagai berikut:  Saling berkaitan (Interreted), data-data tersebut akan saling berkaitan/ terintegrasi dan tersimpan secara terorganisir di dalam suatu media penyimpanan.  Kebersamaan (Shared), data yang terintegrasi tersebut dapat diakses oleh berbagai macam pengguna / orang tetapi hanya satu yang dapat merubahnya yaitu Database Administrator (DBA). Sifat kebersamaan (Shared) dalam himpunan data tersebut akan membutuhkan perubahan berupa cara berfikir pengguna yang terbiasa dengan pola pemilikan data sendiri dan cara penanganan dan manajemen data dalam organisasi. Data bersama (Sharing Data) merupakan data yang dapat digunakan secara bersama oleh beberapa pemakai pada lokasi yang sama ataupun berbeda. Data bersama memiliki tiga tipe, yaitu:  Data bersama di antara unit fungsional,  Data bersama pada berbagai tingkatan pengguna,  Data bersama yang tersebar secara geografis,  Terkendali (Controlled), data yang terintegrasi tersebut hanya dapat diubah olehseorang Database Administrator (DBA). 2.2.2 Database Management System (DBMS) Database adalah sekumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasi data. Database merupakan salah satu komponen utama dalam sistem informasi karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi pemakai. Penerapan database di dalam informasi
  13. 13. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|13 disebut Database System. Sistem Database (Database System) adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang berhubungan satu dengan yang lainnya dan membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam di dalam suatu organisasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Database Management System (DBMS) merupakan suatu alat komputer yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah data yang bertujuan untuk menciptakan keadaan yang mudah dan efisien dalam pemakaian dan penyimpanan data. Adapun tujuan dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan data mencapai independensi data. Pengulangan data (redundancy data) adalah aplikasi data yang disimpan didalam beberapa file. Independensi data adalah kemampuan untuk membuat suatu struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses dalam table dan kamus data yang terpisah secara fisik dari program. Database adalah kumpulan file-file yang saling berelasi. Relasi tersebut biasa ditunjukkan dengan kunci dari file yang ada. Satu database menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi. Dalam satu file terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk merupakan satu kumpulan entri yang seragam. Satu record terdiri dari field-field yang saling berhubungan untuk menunjukkan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan direkam dalam satu record. Untuk menyebut isi dari field tersebut maka digunakan atribut atau merupakan judul dari satu kelompok entity tertentu. Entity adalah suatu objek yang nyata dan akan direkam. Set program pengelola merupakan satu paket program yang dibuat agar memudahkan dan mengefesiensikan pemasukan atau perekaman informasi dan pengambilan atau pembacaan informasi ke dalam database. 2.2.3 Komponen Utama DBMS Komponen utama DBMS dapat dibagi dalam 4 macam yaitu:  Perangkat keras berupa komputer dan bagian-bagian di dalamnya seperti processor, memori dan harddisk.  Data
  14. 14. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|14 Mempunyai sifat terpadu yang berarti bahwa berkas data yang ada pada basis data saling terkait, namun kemubajiran data tidak akan terjadi dan sifat berbagi (share) yang berarti bahwa data dapat diakses oleh sejumlah pengguna dalam waktu yang bersamaan.  Perangkat lunak Berkedudukan di antara basis data (data yang disimpan dalam harddisk) dan pengguna.  Pengguna, Dapat dikategorikan menjadi tiga yaitu:  Pengguna akhir,  Pemrogram aplikasi,  Administrator basis data 2.3 Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 2.3.1 Sekilas Tentang Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 Visual Basic 6.0 berawal dari bahasa pemrograman BASIC (Beginners All-purpose Symbolic Instruction Code). Microsoft Visual Basic pertama kali dikeluarkan pada tahun 1991 dengan nama Thunder yang merupakan development pertama yang berbasis visual yang dibuat oleh Microsoft untuk menandingi bahasa pemrograman lainnya, seperti bahasa pemrograman C,C++, dan bahasa pemrograman lainnya. Aplikasi Visual Basic mulai diproduksi pertama kali pada tahun 1991. Pada tahun 1993 Microsoft mengeluarkan Visual Basic versi 2.0 yang memulai menarik perhatian pengembang dan ketika Visual Basic versi 3.0 dikeluarkan, versi ini menjadi bahasa pemrograman yang paling pesat berkembang dan banyak diminati oleh para programmer. Pada tahun 1997 Microsoft mengeluarkan Visual Basic versi 5.0 yang memiliki kemampuan untuk menciptakan ActiveX Control yang mampu ditempatkan di internet dan membuat bahasa HTML lebih dinamis. Pada tahun 1998 Microsoft mengeluarkan Visual Basic versi 6.0 yang merupakan salah satu bahasa pemrograman aplikasi yang sangat
  15. 15. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|15 dikenal di dunia. Visual Basic versi 6.0 dapat digunakan dalam tiga edisi, yang setiap edisinya menunjukkan fasilitas dan kemampuannya, yaitu:  Edition Learning ( Standard Edition), yang berisi berbagai sarana dasar dari Visual Basic 6.0 untuk mengembangkan aplikasi.  Professional Edition, yang berisi tambahan sarana yang dibutuhkan oleh para programmer profesional, misalnya tambahan kontrol program, pemrograman internet, compiler untuk membuat file help dan sarana pengembangan database yang lebih baik.  Enterprise edition, yang memungkinkan profesional programmer untuk membuat aplikasi client-server yang dapat terhubung ke internet. 2.3.2 Struktur Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang terstruktur. Struktur aplikasi Visual Basic terdiri dari:  Form, yaitu jendela desain dari sebuah program aplikasi dan juga merupakantempat untuk merancang user interface. Programmer dapat mendesain sebuah program aplikasi dengan menempatkan kontrol-kontrol yang ada di bagian toolbox pada area form.  Toolbox, merupakan kotak perangkat yang berisi kumpulan tombol objek atau kontrol untuk mengatur desain dari aplikasi yang akan dibuat.  Properties, yaitu nilai atau karakter yang dimiliki oleh sabuah objek Visual Basic. Contoh : name, size,colour, position, text dan lain sebagainya. Property dapat diubah saat mendesain program atau run time ketika program dijalankan.  Method, yaitu suatu kumpulan perintah yang memiliki kegunaan yang hamper sama dengan suatu fungsi atau prosedur, tetapi perintah tersebut sudah disediakan dalam suatu objek. Suatu method dapat dipanggil dengan cara menyebutkan nama objek dan diikuti dengan tanda titik dan nama methodnya.
  16. 16. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|16  Event, yaitu suatu kejadian yang akan diterima oleh suatu objek. Event yang diterima oleh objek berfungsi untuk menjalankan kode program yang ada di dalam objek tersebut.6.  Code Window, merupakan suatu jendela yang digunakan untuk menuliskan kode program dari kontrol yang telah dipasang pada jendela form dengan cara memilih terlebih dahulu kontrol tersebut pada kotak objek.  Module, berisi kode program atau prosedur yang dapat digunakan oleh program aplikasi dan juga merupakan kumpulan dari prosedur umum, deklarasi variabel dan defenisi konstanta yang digunakan di dalam aplikasi.
  17. 17. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|17 Tampilan layar Visual Basic adalah sebagai berikut: Gambar 2.1 Layar Interface Visual Basic 6. 0  Secara rinci, tampilan layar Visual Basic terdiri dari :  Menu Bar Merupakan batang menu yang terletak di bawah title bar yang berfungsi untuk menampilkan pilihan menu atau perintah untuk mengoperasikan program Visual Basic. Menu bar digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project dan lain sebagainya. Gambar 2.2 Tampilan Menu Bar
  18. 18. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|18  Toolbar Merupakan sbuah batang yang berisi kumpulan tombol yang terletak di bagian bawah menu bar yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu perintah dan mengendalikan tampilan seperti mengatur pemunculan jendelaproperties, project dan form layout. Gambar 2.3 Tampilan Toolbar  Form Merupakan tempat untuk merancang user interface dari aplikasi. Form dapat disebut juga sebagai objek, yang befungsi sebagai latar belakang dari suatu program aplikasi. Pada waktu membuat program aplikasi yang baru, akan secara otomatis tersedia form yang baru dengan nama Form 1. Gambar 2.4 Tampilan Form  Properties Window Berisi daftar properti untuk objek (form atau kontrol) yang dipilih dan berfungsi untuk mengatur karakteristiknya, seperti warna, ukuran dan lain-lain. Properties
  19. 19. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|19 window dapat dibuka dengan cara mengklik tombol properties window yang berada pada toolbar atau dengan cara mengklik kanan pada objek. Gambar 2.5 Tampilan Properties Window  Form Layout Window Merupakan sebuah jendela yang digunakan untuk mengatur posisi dari form pada form saat program dijalankan. Untuk memindahkan posisi form pada layar monitor dapat dilakukan melalui proses drag and drop.
  20. 20. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|20 Gambar 2.6 Tampilan Form Layout Window  Toolbox Yaitu sebuah jendela yang mengandung semua objek atau control yang akan digunakan untuk membuat suatu program aplikasi. Toolbox dapat ditampilkan dengan menggunakan prosedur:  Klik tombol Toolbox di bagian Toolbar Standard.  Pilih perintah View-Toolbox.
  21. 21. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|21 Gambar 2.7 Tampilan Toolbox  Project Window Yaitu jendela yang menampilkan semua file di dalam aplikasi Visual Basic yang sedang aktif. Project merupakan suatu kumpulan module atau merupakan program aplikasi itu sendiri. Gambar 2.8 Tampilan Project Window
  22. 22. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|22  Code Window Yaitu jendela yang berisi kode program yang merupakan instruksi (perintah) untuk aplikasi Visual Basic. Gambar 2.9 Tampilan Code Window  Immediate Window Merupakan sebuah jendela yang digunakan untuk mencoba beberapa perintah dengan mengetikkan baris program dan dapat secara langsung dilihat hasilnya. Hal tersebut dilakukan untuk membantu proses pengujian suatu perintah sebelum dipasang di dalam program. Gambar 2.10 Tampilan Immediate Window 2.4 Oracle 10 XE Oracle adalah sebuah DBMS untuk level menengah ke atas. Kelebihan Oracle
  23. 23. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|23 dibanding dengan Access / SQL Server adalah :  Multi platform artinya bisa dijalankan di berbagai OS, misalnya Unix, Linux, Sun, OS/2, Apple, Windows.  Memiliki homepage / layanan berbasis web sehingga data dapat disebar / data dapat diakses secara remote / jarak jauh.  Memiliki software khusus kllien mulia versi 10 ke atas sehingga dengan enggunakan command line / SQL Plus di Oracle, sehingga kita bias mengerjakan semua operasi SQL dari jarak jauh seolah-olah kita berada di localhost.  Hasil Query di layanan web service atau Application Express dapat diekspor ke dalam Excel. Salah satu kelebihan utama Oracle adalah kemampuannya yang sangat baik untuk mendistribusikan database. Mendistribusikan database berarti datanya dapat dipakai oleh banyak user / multi user. Itu berarti user dapat tersebar di berbagai tempat bahkan di berbagai negara sehingga databasenya memiliki kemampuan diakses secara Remote. Atau lebih dikenal dengan sebutan Remote Query. Untuk bisa merealisasikan database tersebar / multi user, tentu saja server dan klien dapat berkomunikasi melalui jaringan komputer/network. Karena itu penulis ingin menambahkan sedikit penjelasan tentang network. Secara umum topologi jaringan komputer terbagi 4 :  Bus  Star  Ring  Pear to Pear  FDDI
  24. 24. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|24 Client Oracle IP : 192.168.01 IP : 192.168.02 Gambar 2.11 Topologi Pear to Pear Terlihat dari dua komputer tersebut database Oracle berlokasi di alamat / IP : 192.168.02 , itu berarti tabel-tabel yang menjadi tugas akhir saya ini:  Tabel Master  Tabel Kartu_Stok  Tabel Kode_Master  Tabel Pembelian Semua tabel tersebut berada dalam sebuah database default yang bernama XE. singkatan dari Ekspress Edition. Karena penulis menggunakan Oracle versi 10.0.2 XE. Tabel-tabel tersebut hanya bisA diakses dengan menggunakan user Id terdaftar yaitu : User Id : Sukrino Password : 123 Gambar skemanya sebagai berikut. Server Database Oracle Stop Database Start Database
  25. 25. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|25 SYSTEM SUKRINO Tabel Kode Tabel Kartu Stok Tabel Kode Master Tabel Pembelian Gambar 2.12 Skema Rancangan Database Oracle Untuk mengakses database server digunakan dengan 2 cara yaitu :  Berbasis web service yaitu dengan menggunakan browser internet seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Caranya, di bagian address, ketikkanlah http:// [IP server] : port default / service name misalnya : http : // 192.168.02 : 8080 / XE  Menggunakan command line berbasis DOS. Untuk melakukan ini harus terlebih dahulu diinstal di komputer client yaitu OracleXEClient. File ini cukup kecil hanya 29.5 MB. Langkah-langkah menjalankan komputer client dengan menggunakan web service / application express yaitu:  Start database di database server  Di database server tersebut setting application express dengan langkah-langkah sebagai berikut:  Jalankan application express (bukalah database home page)  Loginlah dengan nama system(password:123).
  26. 26. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|26 Gambar 2.13 Tampilan home page Oracle
  27. 27. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|27  Kliklah administration Gambar 2.14 Tampilan Halaman administration  Kliklah Manage HTTP Access  Klik Access dan pilihlah Available from local server and remote clients.
  28. 28. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|28 Gambar 2.15 Tampilan Halaman Access
  29. 29. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|29  Klik apply changes. Gambar 2.16 Tampilan Halaman Access Updated  Maka ketikkanlah di komputer client di bagian addressnya yaitu : http://192.168.1.102 : 1521/XE.
  30. 30. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|30 BAB III ANALISIS KEBUTUHAN 3.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem merupakan salah satu unsur atau tahapan dari keseluruhan pembangunan sistem komputerisasi. Perancangan sistem untuk pengembangan system informasi biasanya memerlukan jangka waktu yang lebih lama daripada pemecahan masalah pada umumnya. Salah satu unsur pokok yang harus dipertimbangkan dalam pembangunan sistem komputerisasi yaitu masalah perangkat lunak, karena perangkat lunak yang digunakan haruslah sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan, disamping masalah perangkat itu sendiri. Inti dari perancangan sistem adalah berusaha memandang seluruh pengolahan secara terpadu serta untuk menilai pilihan-pilihan dalam melaksanakan studi kelayakan. Adapun tujuan dari perancangan sistem, yaitu:  Menentukan tujuan dari sistem yang dibuat,  Menentukan gambaran dari rancang bangun yang lengkap kepada pemakai komputer tersebut. 3.2 Perancangan Database Dalam pembuatan suatu sistem yang baik diperlukan perancangan database yang baik. Database sebagai tempat penyimpanan data merupakan salah satu aspek penting yang akan menentukan mutu kerja data program yang dibuat. Perancangan sebuah database berdasarkan bagaimana cara merancang dari sistematika proses dari sistem tersebut. Pada umumnya database telah disiapkan untuk menghasilkan sebuah laporan informasi tertentu yang dikehendaki. Pada Sistem Informasi Persediaan Obat ini menggunakan software database Oracle 10 XE. Secara garis besar Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia menggunakan struktur database sebagai berikut:
  31. 31. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|31  Struktur Tabel Pembelian Nama Field Tipe Data Ukuran Index Keterangan Tanggal Date 8 - Tgl Masuk Pembelian Nama_Per Varchar 30 - Nama Perusahaan Jenis Varchar 30 - Jenis Obat Nama Varchar 25 - Nama Obat No_Batch Varchar 35 - No Produk Harga Number 10 - Harga Pembelian Banyak Number 8 - Banyak Obat Diskon Number 5 - Jumlah Barang yang Dibeli Total Number 20 - Total Pembelian Tabel 3.1. Table Pembelian  Struktur Tabel Master Nama Field Tipe Data Ukuran Index Keterangan Kode Varchar 10 - Kode untuk Obat Jenis Varchar 30 - Jenis Obat Banyak Number 8 - Banyak Obat Tabel 3.2. Tabel Master  Struktur Tabel Kode Nama Field Tipe Data Ukuran Index Keterangan No Number 8 - No Kode Kode Number 10 - Kode Untuk Obat Jenis Varchar 30 - Jenis Obat Tanggal Date 8 - Tanggal Masuk
  32. 32. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|32 Nama Varchar 25 - Nama Obat No_Batch Varchar 35 - No Produk Exp_Date Date 8 - Tanggal aduwarsa Harga_Pokok Number 10 - Harga Penjualan Harga Number 10 - Harga_Pembelian Rata-Rata Number 8 - Rata-Rata Harga Banyak Number 8 - Banyak Obat Nama_Per Varchar 30 - Nama_Perusahaan Jumlah Number 8 - Total Banyak Obat Total Number 20 - Total Pembelian Laba Number 8 - Keuntungan Penjualan Tabel 3.3. Tabel Kode  Tabel Kartu Stok Nama Field Tipe Data Ukuran Index Keterangan Nama Varchar 25 - Nama Obat Tanggal Date 8 - Tgl Masuk Pembelian No_Batch Varchar 35 - No Produk Exp_Date Date 8 - Tanggal Kaduwarsa Masuk Number 10 - Jumlah Obat yang masuk Keluar Number 10 - Jumlah Obat yang keluar Sisa Number 10 - Sisa Obat Tabel 3.4. Tabel Kartu_Stok
  33. 33. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|33  Hasil Perancangan Database  Pembelian Gambar 3.1 Tampilan tabel pembelian
  34. 34. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|34  Kode Gambar 3.2 Tampilan tabel kode
  35. 35. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|35  Master Gambar 3.3 Tampilan tabel master
  36. 36. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|36  Hubungan antar Tabel Master Kode Jenis Banyak Gambar 3.4 Relasi antar Tabel Kode No Kode_Brg Jenis Tanggal Nama No_Batch Exp_Date Harga_Pokok Harga Rata-rata Banyak Nama_Per Jumlah Total Laba Pembelian Kode_Fak Tanggal Nama_Per Jenis Nama No_batch Harga Banyak Diskon Total Kartu_Stok Kode_Fak Nama Tanggal No_Batch Exp_Date Masuk Keluar Sisa Penjualan Nama Banyak Harga Diskon Jumlah Rata-rata Total
  37. 37. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|37 3.3 Diagram Konteks Diagram konteks merupakan alat bantu dalam perancangan global bagi program aplikasi yang dibuat. Tujuannya adalah untuk mencerminkan keadaan sistem yang akan dibangun secara umum. Adapun diagram konteks untuk Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia adalah: Laporan Pembelian Data Obat Data Obat Laporan Stok Obat Data Obat Laporan Penjualan Gambar 3.5 Diagram Konteks Berikut penjelasan mengenai diagram konteks di atas yaitu sistem menyerahkan data obat kepada pemasok berupa data obat yang akan dipesan, setelah itu pemasok akan menyerahkan laporan obat yang dibeli kepada sistem dan menghasilkan laporan pembelian. Sistem akan menyerahkan data obat yang ada (menyediakan obat yang akan dijual) dan jika pelanggan berminat maka sistem akan menyerahkan data obat yang diinginkan pelanggan dan akan menghasilkan laporan penjualan. Sistem akan memberikan keseluruhan data obat (obat yang telah dijual dan dibeli) untuk diproses dalam bagian stok obat. Bagian stok obat akan memeriksa apakah obat tersebut masih ada atau sudah habis, setelah diperiksa maka bagian stok barang akan membuat laporan stok barang untuk dikirim ke sistem. PEMASOK Sistem Persediaan Obat Stok Obat PELANGGAN
  38. 38. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|38 3.4 Diagram Alir Data (Data Flow Diagram) Diagram Arus Data digunakan untuk menggambarkan aliran informasi dan proses data yang bergerak dari pemasukan data hingga keluaran. Keuntungan penggunaan DFD adalah memudahkan pemakai yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan atau dikembangkan. Berikut Data Flow Diagram dari Sistem Persediaan Obat pada Apotik Dunia.  DFD Level 0 DFD Level 0 merupakan awal dari aliran data. Pada DFD Level 0 menggambarkan aliran data secara umum. Pada DFD Level 0 ini menggambarkan bagian stok barang memberikan laporan stok barang kepada sistem dari data obat yang telah diproses. Bagian Penjualan akan memberikan laporan penjualan mengenai obat yang telah terjual kepada sistem setelah sistem memberikan data obat yang telah terjual kepada bagian penjualan. Sistem akan memberikan data barang yang telah dibeli dari pemasok kepada bagian pembelian untuk diproses lebih lanjut sehingga bagian pembelian akan menghasilkan laporan pembelian untuk dikirimkan ke sistem. Laporan yang telah diproses dalam sistem yang berupa laporan pembelian, laporan penjualan dan laporan stok obat akan dikirm ke pimpinan. Laporan Penjualan Data Obat yang terjual Laporan Stok Obat Laporan Data Obat Laporan Pembelian Data Obat yang dibeli PENJUALAN Sistem Persediaan Obat Stok Obat PIMPINAN
  39. 39. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|39 Gambar 3.6 DFD Level 0  DFD Level 1 Bagian Stok barang memberikan laporan stok obat yang kemudian diproses dalam pembuatan laporan data obat (proses 1). Pada proses ini akan menghasilkan data obat dan data pemasok. Jika stok obat habis, maka bagian ini akan memberikan laporan tentang stok barang yang habis yang akan diproses dalam transaksi pembelian (proses 2). Pada proses 2 akan menghasilkan data pembelian untuk melaksanakan pembelian barang yang akan dilakukan oleh bagian pembelian. Data pembelian juga diperlukan untuk membuat proses laporan pembelian (proses 5). Setelah itu akan menghasilkan laporan jumlah pembelian yang akan diberikan kepada pimpinan. Bagian penjualan melakukan transaksi penjualan (proses 3) yang akan menghasilkan data pelanggan dan data penjualan. Setelah melakukan transaksi, data penjualan akan diproses untuk pembuatan laporan penjualan. Setelah laporan jumlah penjualan selesai akan diberikan kepada pimpinan sebagaimana yang ditunjukkan pada gambar 3.7.
  40. 40. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|40 Laporan stok obat akhir Data Pelanggan F4 Pelanggan Data penjualan Data Obat F5 Penjualan F1 Obat Data pemasok Laporan Stok Laporan obat F2 Pemasok obat yang habis Pimpinan yang terjual Data Pembelian F3 Pembelian Laporan Jumlah Penjualan Laporan Jumlah Pembelian Laporan Gambar 3.7 DFD Level 1 Bag.Stok Bag.Penjualan 1.Pembuatan laporan data obat 3.Transaksi Penjualan 2.Transaksi Pembelian 4.Laporan Penjualan 5.Laporan Pembelian Pimpinan Bag.Pem belian
  41. 41. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|41 3.5 Algoritma Algoritma adalah langkah-langkah penyelesaian dari suatu permasalahan dengan menggunakan kalimat logika yang diterima dalam membuat program. Algoritma Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia adalah :  Algoritma Untuk Menampilkan Menu Utama  Tampilkan Menu Utama, yang terdiri atas :  Entry  Penjualan  Pembelian  About  Help  Keluar  Selesai.  Algortima Untuk Menu Entry  Tampilkan data Entry  Jika dipilih Tambah maka pengisian data bisa dikerjakan  Jika diklik Simpan maka data yang diinput akan masuk ke dalam tabel  Jika diklik Menu, maka akan kembali ke menu utama  Jika diklik Batal, maka akan membatalkan semua penginputan data yang akan dilakukan  Jika diklik Refresh maka akan merefresh data entry secara keseluruhan  Jika diklik tombol Nama, maka akan mendaftarkan seluruh nama obat yang ada pada system  Jika diklik tombol Tanggal Masuk, maka akan mendaftarkan seluruh tanggal masuk obat yang ada pada system  Jika diklik tombol Jenis Barang, maka akan mendaftarkan seluruh jenis obat yang ada pada system
  42. 42. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|42  Jika diklik tombol Expired Date, maka akan mendaftarkan seluruh expire date obat yang ada pada system  Jika diklik tombol No_Batch, maka akan mendaftarkan seluruh no batch obat yang ada pada system  Jika dipilih Cari maka akan menampilkan data dari obat yang dicari  Selesai.  Algoritma Untuk Menu Penjualan  Tampilkan data Penjualan  Jika dipilih Tambah maka pengisian data bisa dikerjakan  Jika dipilih Cari maka akan menampilkan data dari obat yang dicari  Jika diklik Refresh maka akan merefresh data entry secara keseluruhan Jika diklik Batal, maka akan membatalkan semua penginputan data yang akan dilakukan  Jika diklik Menu, maka akan kembali ke menu utama  Jika diklik Tambah Item, maka preose penginputan data obat akan dikerjakan  Selesai.  Algoritma Untuk Menu Pembelian  Tampilkan data Pembelian  Jika dipilih Tambah maka pengisian data bisa dikerjakan  Jika diklik Simpan maka data yang diinput akan masuk ke dalam tabel.  Jika diklik Menu, maka akan kembali ke menu utama  Jika diklik Batal, maka akan membatalkan semua penginputan data yang akan dilakukan  Jika diklik Refresh maka akan merefresh data entry secara keseluruhan  Selesai.  Algoritma Untuk Menu About  Tampilkan data About  Jika dipilih Tambah maka pengisian data bisa dikerjakan  Jika diklik Menu, maka akan kembali ke tampilan Menu Utama
  43. 43. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|43  Selesai.  Algoritma Untuk Menu Help  Tampilkan data Help  Jika diklik Scroll bar atas maka text akan diulang  Jika diklik Menu, maka akan kembali ke tampilan Menu Utama  Selesai.
  44. 44. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|44 BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM 4.1 Defenisi Implementasi Sistem Implementasi Sistem adalah langkah-langkah atau prosedur sistem yang dilakukan untuk menyelesaikan perancangan sistem yang telah disetujui seperti menguji, menginstal dan memulai menggunakan sistem yang baru atau sistem yang diperbaiki. Pada tahap implementasi, terlebih dahulu dilakukan pengujian sistem. Setelah terlihat ada kesalahan yang ditemukan di dalam pengujian maka sistem tersebut akan diperbaiki dan pengujian sistem dilanjutkan ke tahap operasi yang nyata. 4.2 Tujuan Implementasi Sistem Tujuan Implementasi Sistem adalah :  Menyelesaikan desain sistem yang ada dalam dokumen desain system  Menguji dan mendokumentasikan program dan prosedur system  Memastikan bahwa user dapat mengoperasikan sistem baru dengan mempersiapkan manual pemakaian dan melatih user  Memperhitungkan bahwa sistem memenuhi permintaan user yaitu dengan menguji sistem secara menyeluruh  Memastikan bahwa konversi ke sistem baru berjalan dengan benar yaitu dengan membuat rencana, mengontrol dan melakukan instalasi sistem baru dengan benar. Langkah-langkah dalam mengimplementasikan sistem adalah sebagai berikut :  Pemilihan dan pelatihan user  Menyelesaikan desain system  Pemilihan tempat dan instalasi software dan hardware  Menulis, menguji dan mengontrol dan mendokumentasikan program  Menyelesaikan manual pemakai  Konversi system
  45. 45. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|45 4.3 Komponen Utama Implementasi Sistem Untuk mewujudkan sistem yang telah dirancang memerlukan beberapa sarana pendukung utama yaitu komponen-komponen yang berperan penting dalam menunjang sistem yang telah dirancang terhadap pengolahan data.  Hardware Hardware (Perangkat Keras) adalah komponen atau mesin yang secara fisik bekerja sama dalam melaksanakan pengolahan data. Untuk memperoleh hasil yang baik, maka perlu diperhatikan beberapa hal yaitu :  Satu unit personal computer  Memori minimal 256 MB  Harddisk sesuai dengan kebutuhan  Printer, mouse, keyboard.  Software Software (Perangkat Lunak) adalah susunan instruksi yang dibuat secara sistem dalam bentuk program agar dapat dilaksanakan oleh komputer. Untuk sistem ini diperlukan perangkat lunak yaitu:  Sistem Operasi Windows 98 atau versi yang lebih tinggi  Aplikasi Oracle 10 XE  Microsoft Visual Basic 6.0.  Brainware Brainware merupakan faktor sumber daya manusia yang sangat diperlukan dalam mengolah sebuah program maupun menangani fasilitas komputer. Faktor brainware yang dibutuhkan yaitu :  Sistem analis yaitu orang yang bergerak dalam bidang pengembangan system yang akan membentuk dan membangun fasilitas desain sistem.
  46. 46. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|46  Programmer yaitu orang yang akan menyusun instruksi bagi komputer dan merancang antar muka pemakai (interface) pada program agar dapat digunakan oleh pemakai (user),diman programmer terdiri dari :  Pemrogram aplikasi yaitu programmer yang membuat aplikasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan para pemakai,  Pemrogram pemeliharaan yaitu programmer yang bertangg ng jawab dalam memelihara, memodifikasi, memperbaiki dan menjaga agar program dapat dipakai selama mungkin atau dalam kurun waktu yang lama,  Pemrogram sistem yaitu programmer yang membuat perangkat lunak sistem untuk mengontrol operasi perangkat keras komputer dan dapat menjalankan program aplikasi.  Personalia Operasi Komputer terdiri dari :  Operator komputer yaitu orang yang menangani pengolahan data, mulai dari mempersiapkan data, tampilan sampai dengan pengentrian data ke dalam computer,  Manajer operasi komputer yaitu orang yang bertanggung jawab atas seluruh aktifitas pengoperasian computer,  Personalia pemasukan data yaitu orang yang bertugas memasukkan data ke sistem komputer dan memastikan data yang masuk terjamin kebenarannya, akurat dan kelengkapannya,  Pustakawan sistem yaitu orang yang bertugas mengelola penyimpanan data pada peralatan perekam. 4.4 Pengujian Sistem Tahap pengujian bertujuan untuk memastikan sistem yang telah dibuat sesuai dengan keinginan pemakai dan dapat digunakan oleh pemakai dan dioperasikan oleh operator sistem. Beberapa tingkat pengujian sebelum mengimplementasikan sistem yaitu :  Pengujian Bagian
  47. 47. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|47 Pengujian tingkat ini dilakukan pada setiap modul program untuk mengetahui bahwa setiap modul program tersebut telah memenuhi spesifikasinya,  Pengujian Integrasi Pada tingkat ini akan diuji setiap kelompok logika modul program untuk mengetahui bahwa setiap kelompok tersebut sudah memenuhi spesifikasi logika.  Pengujian Sistem Menguji sistem yang telah dibuat untuk memperhitungkan bahwa sistem barutersebut telah memenuhi spesifikasinya.  Pengujian Penerimaan Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua komponen dalam sistem baru dalam keadaan siap pakai.  Pengujian Operasi dan Pengujian Lingkungan Sistem Sistem yang telah dibuat akan dicoba ke lingkungan yang sesungguhnya untuk memastikan bahwa semua peralatan sistem baru dapat berjalan dengan baik. 4.5 Pemeliharaan Sistem Sebuah kegiatan pengolahan data akan terus berlangsung dengan melibatkan sejumlah fungsi yang terlibat atau tidak terlibat, dengan pemanfaatan sistem tersebut secara maksimal sangat diperlukan. Kegiatan pengolahan data yang akan melibatkan penyelenggaraan data yang berkualitas baik dalam pengolahan atau menampilkan laporan tersebut sebagai sajian informasi, Dengan demikian diperlukan adanya pemeliharaan sistem agar sistem tersebut dapat berjalan dengan baik dan dapat digunakan semaksimal mungkin. Adapun tujuan dari pemeliharaan sistem adalah sebagai berikut :  Mencegah modifikasi sistem yang akan menyebabkan masalah-masalah yang lain,  Membuat modifikasi sistem yang sesuai dengan kebutuhan organisasi,  Menyempurnakan proses penyusunan sistem dan proses pemeliharaan system dengan menganalisa informasi tentang modifikasi system,
  48. 48. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|48  Mengganti pemeliharaan sistem dengan survei sistem jika modifikasi yang diminta relatif besar,  Meminimalkan gangguan kontrol dari gangguan operasi yang disebabkan oleh pemeliharaan sistem. 4.6 Tampilan Tampilan suatu program aplikasi sangat penting untuk pengguna aplikasi tersebut. Bila tampilan suatu aplikasi menarik akan menambah nilai dari program tersebut. Berikut tampilan output dari Sistem Informasi Persediaan Obat pada Apotik Dunia :  Tampilan Form Utama Gambar 4.1 Tampilan Form Utama
  49. 49. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|49  Tampilan Form Entry Gambar 4.2 Tampilan Form Entry
  50. 50. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|50  Tampilan Form Penjualan Gambar 4.3 Tampilan Form Penjualan
  51. 51. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|51  Tampilan Form Pembelian Gambar 4.4 Tampilan Form Pembelian
  52. 52. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|52  Tampilan Help Gambar 4.5 Tampilan Form Help
  53. 53. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|53 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Melalui pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu:  Informasi memegang peranan penting dalam perkembangan system komputerisasi,  Dalam kegiatan operasional, perusahaan maupun organisasi membutuhkan suatu sistem informasi yang dapat mengatur sistem persediaan barang sehingga proses produksi dan distribusi dapat berjalan dengan lancer,  Sistem Informasi sangat diperlukan dalam pengolahan data ke dalam bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi pemakainya untuk pengambilan keputusan pada masa kini maupun yang akan datang. 5.2 Saran Saran yang dapat penulis kemukakan adalah sebagai berikut:  Adanya pelatihan khusus kepada karyawan untuk meningkatkan skill (keahlian/keterampilan) dalam penggunaan aplikasi program komputer agar pengolahan data menjadi lebih cepat dan akurat,  Diharapkan dengan program ini dapat membantu pengolahan data persediaan obat.
  54. 54. Tugas Mandiri Rekayasa Perangkat Lunak Sukrino 100210015 Teknik informatika Universitas Putera Batam|54 DAFTAR PUSTAKA Hartano , Jogianto. 1999. Analisis & Disain. Yogyakarta: Penerbit Andi. Kurniadi, Andi. 2000. Pemrograman Microsoft Visual Basic 6. Yogyakarta:Penerbit Andi. Malik, Jaja Jamaludin. 2006. Animasi Form pada Visual Basic. Yogyakarta: Penerbit Andi. Imbar, Radiant Victor. 2006. Oracle&Asp. Bandung: Informatika Bandung. Ladjumudin, A.B. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi.Edisi Pertama.Yogyakarta:Graha.

×