Audit bab 2 langkah langkah audit

10,446 views

Published on

langkah langkah audit

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,446
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
206
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Audit bab 2 langkah langkah audit

  1. 1. Nama : Sugeng Setya C.Jurusan : AkuntansiAngkatan : 2008 RINGKASAN MATA KULIAH BAB 2 LANGKAH-LANGKAH AUDITI. PENDAHULUANLatar Belakang MasalahDalam melakukan audit, seorang auditor haruslah mengetahui langkah-langkah audit apa yangakan dilakukan. Langkah-langkah audit ini ditempuh untuk memenuhi tujuan audit yaitu untukmencapai perbaikan atas berbagai program/aktivitas dalam pengelolaan perusahaan yang masihmemerlukan perbaikan.Dan perbaikan ini dilakukan terhadap objek-objek audit yang meliputi keseluruhan perusahaandan/atau kegiatan yang dikelola oleh perusahaan tersebut dalam rangka mencapai tujuannya.II. PEMBAHASANAudit PendahuluanAudit pendahuluan dilakukan dalam rangka mempersiapkan audit lebih dalam. Audit ini lebihditekankan pada usaha untuk memperoleh informasi latar belakang tentang objek audit. Beberapahal penting yang harus diperhatikan berkaitan dengan pelaksanaan audit ini, antara lain:1. Pemahaman auditor terhadap objek auditObjek audit meliputi keseluruhan perusahaan dan/atau kegiatan yang dikelola oleh perusahaantersebut dalam rangka mencapai tujuannya. Untuk mencapai tujuannya, objek audit menetapkanberbagai program yang pelaksanaannya dijabarkan ke dalam berbagai bentuk kegiatan. Auditorharus mengkomunikasikan dengan atasan pengelola objek atau pemberi tugas audit tentangpemahamannya terhadap berbagai program/aktivitas objek audit untuk menghindari terjadinyakesalahpahaman. Komunikasi ini lebih efektif jika dilakukan secara tertulis, dengan memintatanggapan pemberi tugas audit tentang hal-hal berikut:- Informasi yang mendukung tujuan audit.- Informasi yang mengarahkan ruang lingkup audit
  2. 2. - Informasi yang mengarah pada tujuan audit2. Penentuan tujuan auditTujuan audit harus mengacu pada alasan mengapa audit harus dilakukan pada objek audit dandidasarkan pada penugasan audit. Dalam merumuskan tujuannya, auditor dapat melakukannyadengan cara sebagai berikut:- Mengidentifikasi tujuan yang ada, yang mungkin mempunyai arti penting pada pemberi tugas.- Mempertimbangkan tujuan audit yang telah ditetapkan pada masa sebelumnya.- Membahas dengan pemberi tugas dan pengelola objek audit3. Penentuan ruang lingkup dan tujuan auditRuang lingkup audit menunjukkan luas(area) dari tujuan audit. Penentuan ruang lingkup auditharus mengacu pada tujuan audit yang telah ditetapkan. Secara garis besar ruang lingkup auditmanajemen terdiri atas:Bidang keuanganKetaatan kepada peraturan dan kebijakan perusahaanEkonomisasiEfisiensiEfektivitasTujuan audit adalah target yang akan diaudit. Ada tiga elemen pentig dalam setiap tujuan audit,yaitu:KriteriaPenyebabAkibat4. Review terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berkaitan dengan objek auditReview(penelaahan) ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang peraturan-peraturan yangberhubungan dengan objek audit baik bersifat umum maupun yang berhubungan khusus denganberbagai program/aktivitas yang diselenggarakan pada objek audit. Dengan penelaahan iniauditor dapat memahami batas-batas wewenang objek audit dan berbagai program yangdilaksanakan dalam mencapai tujuannya.
  3. 3. 5. Pengembangan kriteria awal dalam auditKriteria adalah norma atau standar yang merupakan pedoman bagi setiap individu maupunkelompok dalam melakukan aktivitasnya di dalam perusahaan. Faktor yang mempengaruhikriteria yang akan digunakan dalam audit antara lain:Tujuan dari kegiatan yang diauditPendekatan auditAktivitas tujuan auditKarakteristik kriteria yang baik antara lain:- Realistis- Dapat dipercaya- Bebas dari pengaruh kelemahan manusia- Mengarah pada temuan-temuan dan kesimpulan untuk memenuhi kebutuhan informasi pemberitugas audit- Dirumuskan secara jelas dan tidak mengandung arti ganda yang dapat menimbulkaninterpretasi yang berbeda- Dapat dibandingkan- Diterima semua pihak- Lengkap- Memastiksn adanya rentang waktu pada saat suatu kejadian/kegiatan berlangsung6. Kesimpulan Hasil Audit PendahuluanDrai hasil audit pendahuluan, auditor harus membuat kesimpulan atas hasil audit pendahuluanyang telah dilakukan. Kesimpulan ini akan menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkahyang akan diambil dalam tahapan audit selanjutnya.Review Terhadap Pengendalian ManajemenSistem pengendalian manajemen merupakan sistem yang digunakan untuk mengumpulkan,menganalisis informasi, mengevaluasi dan memanfaatkannya serta berbagai tindakan yangdilakukan olehmanajemen dalam melakukan pengendalian. Suatu sistem pengendalianmanajemen harus dapat menjamin bahwa perusahaan telah melaksankan strateginya dengan
  4. 4. efektif dan efisien. Karakteristik sistem pengendalian manajemen yang baik mencakup hal-halsebagai berikut:1. Pernyataan tujuan perusahaan.Tujuan suatu perusahaan harus dinyatakan dengan jelas dan disosialisasikan ke berbagaitingkatan manjemen untuk dipahami. Tujuan dapat menunjukkan untuk apa perusahaan didirikandan apa yang ingin dicapai.2. Rencana perusahaan yang digunakan untuk mencapai tujuan.Rencana yang merupakan penjabaran dari tujuan perusahaan, harus disusun untuk mencapaisasaran perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang biasanya juga diikutidengan penentuan strategi untuk mengimplementasikannya. Rencana biasanya disusunberdasarkan pencapaian terbaik perusahaan pada waktu sebelumnya untuk menentukanpencapaian terbaik berikutnya.3. Kualitas dan kuantitas SDM yang sesuai dengan tanggung jawab yang dipikul dan adanyapemisahan fungsi yang memadai.Perencanaan yang telah ditetapkan perusahaan harus didukung oleh ketersediaan SDM yangmemadai dalam merealisasikan rencana tersebut.4. Sistem pembuatan kebijakan dan praktik yang sehat pada masing-masing unit organisasi.Untuk mendukung praktik yang sehat, berbagai kebijakan yang dibuat perusahaan harusdikomunikasikan kepada seluruh pihak yang berkepentingan agar terjadi komunikasi timbal balikantar kedua kelompok kepentingan utama yaitu pihak perusahaan yang diwakili oleh manajemen(direksi) dan karyawan.5. Sistem penelaahan yang efektif pada setiap aktivitas untuk memperoleh keyakinan bahwakebijakan dan praktik yang sehat telah dilaksanakan dengan baik.Sistem review menyangkut bagaimana pihak-pihak yang berwenang melakukan review terhadapberbagai aktivitas/kegiatan yang dilakukan. Elemen sistem review yang baik, pelaksanaansupervisi harus dilaksanakan secarai memadai.Audit Lanjutan
  5. 5. Audit ini bertujuan untuk memperoleh bukti yang cukup untuk mendukung tujuan audit yangsesungguhnya, yang telah ditetapkan berdasarkan hasil review dan pengujian pengendalianmanajemen. Pada tahap ini auditor harus mampu mengungkap lebih lanjut dan menganalisissemua informasi yang berkaitan dengan tujuan audit, sehingga akhirnya dapat disusun suatukesimpulan audit dan dibuat rekomendasi yang dapat diterima oleh objek audit. Langkah-langkah audit pada tahap ini meliputi:1. Mengumpulkan tambahan informasi latar belakang objek audit yang diperlukan.Langkah ini menekankan pada usaha untuk mendapatkan data yang lebih lengkap alammenganalisis aktivitas yang diaudit sebagai dasar pembuatan kesimpulan audit.2. Memperoleh bukti-bukti yang relevan, material, dan kompeten.Dari sudut pandang auditor, bukti adalah fakta dan informasi yang dapat digunakan sebagai dasarpembuatan kesimpulan audit. Agar dapat digunakan sebagai dasar pembuatan kesimpulan audit,semua bukti yang diperoleh dalam audit harus memenuhi kriteria:- Relevan- Material- Kompeten- Cukup3. Membuat ringkasan atas bukti yang telah diperoleh dan mengelompokkannya ke dalamkelompok kriteria, penyebab, dan akibat.Bukti-bukti yang telah diperoleh dalam audit kemudian diringkas dan dikelompokkan sesuaidengan elemen tujuan audit yang meliputi : kriteria, penyebab, dan akibat.4. Menyusun kesimpulan atas dasar ringkasan bukti yang telah diperoleh dan mengidentifikasibahwa akibat yang ditimbulkan dari ketidaksesuaian antara kondisi dan kriteria cukup pentingdan material. Kesimpulan ini merupakan pemantapan temuan hasil audit.Pengembangan temuan merupakan pengumpulan dan sintesa informasi khusus yangbersangkutan dengan program/aktivitas yang diaudit, dievaluasi dan yang dianalisis karenadiperkirakan akan menjadi perhatian dan berguna bagi pengguna laporan. Pengembangan temuan
  6. 6. harus dilanjutkan terus selama temuan tersebut diyakini memberikan informasi yang mendukungkeakuratan kesimpulan audit.PelaporanBagian akhir dari proses audit manajemen adalah pelaporan hasil audit. Ada dua cara penyajianlaporan audit manajemen, yaitu :1. Cara penyajian yang mengikuti arus informasi yang diperoleh selama tahapan-tahapan audit.2. Cara penyajian yang mengikuti arus informasi yang menitikberatkan penyajian kepadakepentingan para pengguna laporan hasil audit ini.Laporan memuat kesimpulan audit tentang elemen-elemen atas tujuan audit dan rekomendasiyang diberikan untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang terjadi serta rencana tindak lanjutdalam mengaplikasikan rekomendasi tersebut.Tindak LanjutImplementasi tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan auditor merupakan bentukkomitmen manajemen dalam meningkatkan proses dan kinerja perusahaan atas beberapakelemahan/kekurangan yang masih terjadi. Auditor tidak memiliki kewenangan memaksa danmenuntut manajemen untuk melaksanakan tindak lanjut sesuai dengan rekomendasi yangdiberikan, tetapi lebih menempatkan diri sebagai supervisor atas rencana, pelaksanaan, danpengendalian tindak lanjut yang dilakukan. Rekomendasi seharusnya merupakan hasil diskusidan rumusan bersama antara manajemen dan auditor, dan juga harus menyajikan analisis danmanfaat yang diperoleh perusahaan jika rekomendasi tersebut dilaksanakan, serta kerugian yangmungkin terjadi jika rekomendasi tidak dilaksanakan karena tidak ada tindakan perbaikan yangdilakukan perusahaan.III. KESIMPULANLangkah-langkah audit meliputi lima tahap, yaitu:1. Audit pendahuluan2. Review terhadap pengendalian manajemen3. Audit lanjutan
  7. 7. 4. Pelaporan5. Tindak lanjutSeluruh tahapan audit ini pada akhirnya akan menghasilkan rekomendasi yang kemudian harusditindaklanjuti, yang menyajikan analisis dan manfaat yang diperoleh perusahaan jikarekomendasi tersebut dilaksanakan, serta kerugian yang mungkin terjadi jika rekomendasi tidakdilaksanakan karena tidak ada tindakan perbaikan yang dilakukan perusahaan.

×