Seni film & tv slide share

827 views

Published on

informasi singkat tentang seni film dan televisi

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
827
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
32
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Seni film & tv slide share

  1. 1. Seni Film dan Televisi untuk pendidikan. Subagyo, cikini-Jkt
  2. 2. Seni Film dan Televisi adalah bagian dari 14 Sektor Industri/ Ekonomi Kreatif
  3. 3. 14 Sektor Industri Kreatif Indonesia 3Sumber : Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009-2015, KEMENDAG RI
  4. 4. Film dan Industri Kreatif Sub sektor film, video dan fotografi adalah : Kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi produksi film,video dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video dan film. Termasuk di dalamnya penulisan skrip, dubbing film, sinematografi, sinetron, dan eksibisi film. (Sumber : Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009-2015) • Film adalah karya seni budaya yang merupakan pranata sosial dan media komunikasi massa yang dibuat berdasarkan kaidah sinematografi dengan atau tanpa suara dan dapat dipertunjukkan. (UU perfilman 2009)
  5. 5. Jalur Pendidikan Pendidikan Formal • Pendidikan Dasar SD dan SMP : ekskul prod film/ sinematografi • Pendidikan Menengah : SMA/ MA/ SMK : ekskul / mulok produksi film SMK Multimedia yang mengajarkan prod film sebagai salah satu mata pelajaran. SMK Program Keahlian broadcast
  6. 6. Jalur Pendidikan • Pendidikan Tinggi : • Pohon Seni terdiri : • Seni Rupa – Prodi Seni Murni, Prodi Kria Seni Prodi Desain Poduk, Prodi Interior Prodi Desain Komunikasi Visual. • Seni Pertunjukkan – Prodi Tari, Prodi Teater, Prodi Musik, Prodi Karawitan Prodi Pedalangan Prodi Etnomusikologi • Seni Media Rekam – Prodi Televisi dan Film Prodi Fotografi
  7. 7. Jalur Pendidikan • TV dan Film di Pendidikan Tinggi : • Rumpun Seni : • Prodi Televisi dan Film D-3 dan S-1 • Prodi DKV yang memiliki MK Audio visual • Prodi Pengkajian dan Penciptaan Seni S-2 dan S-3 (termasuk bid TV dan Film)
  8. 8. Jalur Pendidikan Pendidikan Non Formal • Kursus yang diselenggarakan LPK dalam berba- gai ragam keahlian bidang Film dengan jangka waktu pendek (1 bulan, 4 bulan, 1 dan 2 tahun) • Pelatihan/ workshop yang diselenggarakan secara internal oleh Institusi untuk menambah wawasan bidang film
  9. 9. Profesi bidang Film dan TV • Produser • Penulis Skenario/Naskah • Sutradara • Sinematografer/ Video- grafer/Camera Person • Lightingman, Grip • Art Director/Penata Visual. Propertyman, set builder/dresser • Sound recordist, sound editor,sound enginer • Editor • Casting director • Presenter, Reporter • Ilustrator musik • Animator clay, stop motion, 2D, 3D • Colorist pasca produksi
  10. 10. Ragam materi pengajaran • Apresiasi Film dan Televisi Belajar memahami film dan Televisi dengan menonton berbagai judul untuk mendapatkan manfaat. • Literasi Media (Film dan Televisi) Mempelajari dampak dari media Film dan Televisi serta belajar berkreasi dengan membuat film/ program televisi. • Produksi Film pendek (independent) Mempelajari bahasa visual dan kaidah-kaidah sinematografi. Praktek pembuatan film dari penulisan Skenario hingga editing.
  11. 11. BAHASABAHASA VISUALVISUAL
  12. 12. FRAMINGFRAMING
  13. 13. SHOTSHOT
  14. 14. ELEMENELEMEN SINEMATIKSINEMATIK ADEGANADEGAN VIDEOGRAFIVIDEOGRAFI EDITINGEDITING SUARASUARA
  15. 15. SEMUA YANG DIDEPAN KAMERASEMUA YANG DIDEPAN KAMERA PENGATURAN KAMERAPENGATURAN KAMERA CARA MENYAJIKANCARA MENYAJIKAN
  16. 16. ADEGAN (MISE EN SCENE) • SETTING (TEMPAT KEJADIAN) • FIGURE (KARAKTER/PENAMPIL) • ATRIBUT (KOSTUM, PROPERTI, MAKE-UP TATA RAMBUT DLL) • PENCAHAYAAN DAN TATA CAHAYA • SUARA (DIALOG-SUARA NATURAL-MUSIK NATURAL)
  17. 17. VIDEOGRAFI • FRAMING • JENIS SHOT • SUDUT PENGAMBILAN • DURASI • GERAK • FORMAT VIDEO
  18. 18. FRAMING • SEBERAPA BANYAK/SEBERAPA BESAR YANG AKAN “DIREKAM” ATAU DITUNJUK- KAN PADA PENONTON - ASPEK RASIO : PERBANDINGAN ANTARA - LEBAR DAN TINGGI GAMBAR/FRAME - STANDAR ( 4 : 3 ) - WIDE SCREEN ( 1,85 : 1 ) - SINEMASKOP ( 2,35 : 1 )
  19. 19. FRAMING • FRAMING AKAN MENGHASILKAN : - ON SCREEN SPACE - OFF SCREEN SPACE ( 6 ) - KIRI - KANAN - ATAS - BAWAH - BELAKANG KAMERA - DIBALIK SUBYEK
  20. 20. JENIS SHOT • WIDE SHOT • EKSTREM LONG SHOT • LONG SHOT • MEDIUM LONG SHOT • MEDIUM SHOT • MEDIUM CLOSE UP • CLOSE UP • BIG CLOSE UP • EKSTREM CLOSE UP
  21. 21. SUDUT PENGAMBILAN • EYE LEVEL • HIGH ANGLE - HIGH LEVEL • LOW ANGLE - LOW LEVEL • FRONTAL • ¾ DEPAN (OVER SHOULDER) • PROFIL • ¾ BELAKANG (OVER SHOULDER) • BELAKANG • CANTED ANGLE
  22. 22. DURASI • PANJANG PENDEKNYA SHOT • MINIMAL 1 FRAME (Film The Graduate) • MAKSIMAL SEPANJANG FILM (Film “Rusian Ark”)
  23. 23. GERAK • GERAK SUBYEK • GERAK KAMERA • GERAK KOMBINASI (SUBYEK DAN KAMERA)
  24. 24. GERAK SUBYEK • KIRI KANAN - KANAN KIRI FRAME • ATAS BAWAH – BAWAH ATAS FRAME • MENDEKAT MENJAUH KAMERA • DIAGONAL • GERAK KOMPLEKS
  25. 25. GERAK KAMERA • PAN • TILT • ZOOM • TRACK • CRANE • ROLL
  26. 26. FORMAT PENYAJIAN • KASET • LANGSUNG DARI KOMPUTER • VCD / DVD /DVD HD • BLUE RAY • HARD DISK / FLASH DISK KE DVD PLAYER ATAU PROYEKTOR DIGITAL
  27. 27. EDITING • MENYAMBUNG SHOT SATU DENGAN SHOT LAINNYA METODE PENYAMBUNGAN : - CUT (MATCH CUT – CUT AWAY) - OPTICAL EFFECT (FADE – DISSOLVE – WIPE – DIGITAL EFFECT)

×