Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Penelitian untuk Pengembangan Diri dan Institusi

Oleh : Ibu Warti Ratnasari,Dosen STIE.Muhammadiyah Tanjung Redeb-Berau

  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Penelitian untuk Pengembangan Diri dan Institusi

  1. 1. Lahir di: Sampit, 23 Januari 1968 Pendidikan: • S1 STIE Indonesia Banjarmasin • Attestation DEA-IGR France • S2 Unhas Makassar • S3 Unhas Makassar Jabatan/Pengalaman Profesional: • Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan Tahun 2006-2010, • Koordinator Rayon Kehamasiswahaan PTS Kalsel, Tahun 2006-2010, • Pemandu Kemahasiswaan Kopertis Wilayah XI Kalimantan, • Peneliti pada PT Tritata Konsulindo, Peneliti CSR pada PT Pertamina, • Sekum BAPOMI Prov. Kalsel, Anggota FKDM Kalsel • Direktur Pojok Bursa Efek Indonesia-STIE Indonesia Banjarmasin, 2011- 2013 Alamat Rumah: Jln. Teluk Tiram Darat Gang Tiram 12/Bhakti no. 1 RT 15 Banjarmasin 70112 Telp. 0511-3361129 HP 081349384938 e-mail: yanuarbachtiar@yahooo.co.id
  2. 2. Tujuan Renstra Pendidikan Tinggi 2010-2014 nomor tiga, yaitu ketersediaan pendidikan tinggi Indonesia yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional sehingga berkontribusi secara nyata kepada peningkatan daya saing bangsa. PENDIDIKAN/ PENGAJARAN PENELITIAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
  3. 3. Otonomi keilmuan, kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik dijamin. Pendidikan Penelitian Pengabdian pada masyarakat Misi Pendidikan Tinggi: SDM dan IPTEK Unggul
  4. 4. PROFESI: SERTIFIKAT PROFESI INDUSTRI: FUNGSI JABATAN KERJA PENDIDIKAN: GELAR AKADEMIS OTODIDAK: PENGALAMAN KEAHLIAN KHUSUS S M P S M A D 1 D 2 D 3 S1 P R O S2 S3 99 U 88 M D 77 M 66 55 44 33 22 11 OPERATOR ANALIS AHLI
  5. 5. LEVEL 8 (MAGISTER)LEVEL 8 (MAGISTER) • Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya atau praktik profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji. • Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner . • Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
  6. 6. Program Profesi Program Sarjana Program D-1 Program D-2 Program D-3 Program D-4 Program Magister Program Doktor Kementerian, Kementerian lain, LPNK, Profesi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  7. 7. Bentuk PT Jenis Program PT Akademik Vokasi Profesi/Spesiali s Akademi Komunitas Akademi Sekolah Tinggi Institut Universitas Politeknik S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 D1 D2 D1 D2 D3 D3 D4 MT DR T D3 D4 MT DR T D4 MT DR T D1 D2 D3 PR SP PR SP PR SP MT D3 Pengaturan eksisting Pengaturan baru D3 D4 MT DR T PR SP
  8. 8. DOSEN PADA PT JABATAN AKADEMIK Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala Profesor Akademi Komunitas Akademi Sekolah Tinggi Institut Universitas PoliteknikPengaturan eksisting Pengaturan baru BUP PROFESOR: 70 TAHUN
  9. 9. DOSEN PADA PT Kualifikasi Pendidikan/Pengakuan Tingkat Kompetensi KKNI D3+/5 S1/SST/6 S2/MST/8 S3/DRT/9 Akademi Komunitas Akademi Sekolah Tinggi Institut Universitas Politeknik Pengaturan eksisting Pengaturan baru
  10. 10. Jenjang Isi Proses Lulusan PTK Sarpras Kelola Biaya Penilaia n Lingkup Pendidikan Dasar Delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) Pendidikan Pendidikan Menengah Pendidikan Pendidikan Tinggi Delapan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kpd Masy. 11 Baru
  11. 11. PT Institusi Program Studi Izin Terbit Terbit Akreditas i Minimum Minimum Pendirian Prodi baru harus telah memenuhi syarat minimum akreditasi, sehingga pada saat izin Prodi keluar, otomatis sudah terakreditasi minimum
  12. 12. TRI DARMA PERGURUAN TINGGI PENELITIAN PENDIDIKAN/ PENGAJARAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
  13. 13. DOSEN PENGEMBANGAN DIRI INSTITUSI
  14. 14. SEMINAR NASIONAL/ INTERNASIONAL BUKU LAPORAN PENELITIAN OUTPUT OUTPUT JURNAL NASIONAL / INTERNASIONAL BUKU REFERENSI
  15. 15. JURNAL NASIONAL TIDAK TERAKREDITASI/ TERAKREDITASI JURNAL ILMIAH JURNAL INTERNASIONAL Jurnal ilmiah merupakan salah satu jenis jurnal akademik di mana penulis (umumnya peneliti) mempublikasikan artikel ilmiah yang biasanya memberikan kontribusi terhadap teori atau penerarapan ilmu.
  16. 16. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review (review oleh orang-orang yang lebih berkompeten). Terdapat berbagai jurnal ilmiah yang mencakup semua bidang ilmu, baik ilmu alam maupun ilmu sosial. Penerbitan dalam bentuk artikel ilmiah biasanya lebih sering untuk bidang ilmu alam maupun kedokteran dibandingkan dengan bidang akademik lain.
  17. 17. Jurnal ilmiah memiliki aspek perkembangan ilmu, bukan artikel ilmiah biasa. Seleksinya pun cenderung sangat ketat, apalagi jurnal internasional. Jurnal memiliki cakupan materi yang luas namun sangat padat, hanya 6-8 halaman, namun setiap kalimatnya bernilai ilmu pengetahuan. Jurnal bersifat sangat efektif, tidak memuat gambar atau tabel. Untuk jurnal matematika, umumnya banyak teori rumus dasar yang tidak ditulis, sehingga hanya orang-orang yang sebidang yang dapat memahami isi dari jurnal ilmiah tersebut.
  18. 18. Karena penulisan jurnal ilmiah diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas, maka diharapkan yang membaca adalah ilmuwan yang tepat, dapat membantu penelitian selanjutnya, sehingga tidak terjadi banyak peneliti melakukan penelitan yang sama persis. Hal ini bertujuan agar penelitian sejenis bisa saling bekerja sama dan saling menjadi acuan, karena IPTEK akan berkembang sangat pesat, jika para ilmuwan bekerjasama dengan baik. Selain itu jurnal ilmiah adalah suatu upaya untuk memasyarakatkan IPTEK.
  19. 19. Menulis jurnal ilmiah bukan merupakan pekerjaan yang mudah, tetapi tidak ada salahnya jika dilatih. Jika anda punya artikel yang siap dijurnalkan, sebelum menulis jurnal ilmiah disarankan untuk: (1) Mengetahui lingkup bidang keilmuan suatu jurnal, untuk mengecek apakah artikel kita sesuai (2) Mengunduh/membuat template sesuai aturan jurnal tersebut, (3) Menulis artikel yang sesuai dengan gaya (bahasa, alur, dll.) jurnal tesebut.

×